Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 15 of 39
http://idgs.in/492199
  1. #1
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Cool Tips N Trick untuk LINUX

    Spoiler untuk LINUX ? :

    Spoiler untuk Apa itu LINUX? :

    Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

    Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

    Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

    Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.


    Spoiler untuk Sejarah LINUX :

    Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.


    Spoiler untuk Proyek GNU :

    Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu. Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.


    Spoiler untuk MINIX :

    MINIX, sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.

    Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki.[9] Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan menjadi kernel Linux.

    Pada tahun 1992, Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah "kesalahan mendasar". Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah debat tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.

    Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.


    Spoiler untuk Pengucapan :

    Pada tahun 1992, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata Linux:
    Code:
    'li' dieja dengan bunyi [ee] pendek, 'nux' juga pendek, non-diftong, seperti dalam pUt. Linux hanya merupakan nama kerja untuk sesuatu, dan karena saya menulisnya untuk menggantikan minix di sistemku, hasilnya adalah apa adanya... linus' minix menjadi linux.
    Torvalds membuat sebuah contoh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam bahasa Inggris dan Swedia. Tetapi, sebuah wawancara dari dokumentasi tahun 2001 Revolution OS mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.

    Dalam bahasa Inggris, banyak orang cenderung mengeja Linux sebagai [ˈlɪnʊks] atau [ˈlɪnəks].


    Spoiler untuk Desain :

    Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.

    Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.


    Spoiler untuk Antarmuka pengguna :

    Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).

    Pada komputer meja, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer, walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas X Window System (X), yang menyediakan transparansi jaringan yang memperolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin yang lain.

    GUI yang lain memiliki X window manager seperti FVWM, Enlightenment, Fluxbox, Icewm dan Window Maker. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.

    Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah antarmuka baris perintah lewat sebuah shell, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix. Sebuah distro Linux yang dikhususkan untuk lingkungan peladen mungkin hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki monitor hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti SSH atau telnet.

    Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, termasuk GNU Userland, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau tertunda, dan menyediakan komunikasi inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.


    Spoiler untuk Pengembangan :

    Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

    Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX,SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.

    Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

    Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.


    Spoiler untuk Komunitas :

    Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.

    Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki milis dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.

    Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux. Linux Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU dalam proyek GNU. Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.[21][22]

    Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.


    Spoiler untuk Pemrograman di Linux :

    Sebagian besar distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.

    Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.


    Spoiler untuk Penggunaan :

    Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.

    Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.


    Spoiler untuk Komputer meja :

    Walaupun masih terdapat kekurangan dalam hal porting Linux untuk beberapa perangkat lunak Mac OS X dan Microsoft Windows untuk domain seperti desktop publishing dan audio profesional, aplikasi yang secara kasar sama dengan aplikasi-aplikasi untuk Mac dan Windows tersebut tersedia di Linux.

    Kebanyakan distribusi Linux menyediakan sebuah program untuk melihat daftar ribuan perangkat lunak bebas yang telah diuji dan dikonfigurasi untuk sebuah distribusi yang spesifik. Program-program bebas ini dapat diunduh dan diinstal dengan satu klik tetikus dan sebuah tanda tangan digital menjamin bahwa tidak ada seorangpun yang menambahkan virus atau spyware ke program-program tersebut.

    Banyak perangkat lunak bebas yang populer di Windows seperti Pidgin, Mozilla Firefox, OpenOffice.org dan GIMP. Jumlah perangkat lunak berbayar di Linux juga semakin bertambah seperti Adobe Flash Player, Acrobat Reader, Matlab, Nero Burning ROM, Opera, RealPlayer, dan Skype. Dalam animasi dan efek visual, terdapat juga perangkat lunak di Linux seperti halnya Windows seperti AutoDesk Maya, Softimage XSI dan Apple Shake. CrossOver merupakan perangkat lunak berbayar berbasis proyek sumber terbuka Wine yang dapat menjalankan versi lama dari Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Microsoft Office 2007 dan Adobe Photoshop CS3 diketahui dapat dijalankan.


    Spoiler untuk Hak cipta dan merek dagang :

    Linux kernel dan sebagian besar perangkat lunak GNU menggunakan GNU General Public License (GPL) sebagai basis lisensinya. GPL mengharuskan siapapun yang mendistribusikan kernel linux harus membuat kode sumber (dan semua modifikasi atas itu) tersedia bagi pengguna dengan kriteria yang sama. Tahun 1997, Linus Torvald menyatakan, “Menjadikan Linux berbasis GPL sungguh merupakan hal terbaik yang pernah saya lakukan.” Komponen penting lain dalam sistem Linux diijinkan menggunakan lisensi selain dari GPL; banyak pustaka menggunakan GNU Lesser General Public License (LGPL), varian GPL yang lebih moderat, dan sistem X Window System menggunakan MIT License.

    Linus Torvald telah menyatakan ke khayalak umum bahwa ia tidak akan memindahkan lisensi kernel Linux yang saat ini menggunakan GPL versi 2 ke GPL versi 3, yang ditembangkan pada pertengahan tahun 2007, dengan alasan beberapa ketentuan yang terdapat pada lisensi baru tersebut melarang penggunaan perangkat lunak dalam manajemen hak digital (Inggris: Digital rights management).

    Penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 terhadap Red Hat Linux 7.1 menemukan bahwa distro perangkat lunak tersebut terdiri atas 30 juta baris kode. Dengan menggunakan algoritma model biaya konstruktif (Inggris:Constructive Cost Model), penelitian itu memperkirakan bahwa distro tersebut membutuhkan waktu kira-kira delapan ribu tahun kerja untuk mengembangkannya. Menurut penelitian tersebut, jika semua elemen dari perangkat lunak tersebut dikembangkan dengan cara konvensional dalam artian sebagai perangkat lunak tertutup, pengembangan distro tersebut akan menelan biaya sebesar 1,08 miliar dolar (basis nilai tukar dolar tahun 2000) untuk dikembangkan di Amerika Serikat.

    Sebagian besar kode (71%) ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman C, namun banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti C++, Assembly, Perl, Python, Fortran, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhan.

    Penelitian lainnya menghasilkan analisis yang sama terhadap distro Debian GNU/Linux versi 4.0. Distro tersebut terdiri atas lebih dari 283 juta baris kode, dan penelitian tersebut memperkirakan biaya pengembangan yang dibutuhkan sebesar 5,4 miliar euro jika dikembangkan sebagai perangkat linak tertutup.

    Di Amerika Serikat, Linux merupakan merek dagang (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai "Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi". Merek dagang ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan megklaim trademark Linux adalah hakmiliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.


    Spoiler untuk Distribusi Linux :

    Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

    Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.


    Spoiler untuk Aplikasi sistem operasi Linux :

    Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.

    Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.

    Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.

    Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.


    Spoiler untuk Pasar serta kemudahan pemakaian :

    Saat ini, linux yang pada awalnya hanya merupakan sistem operasi yang digunakan oleh peminat komputer, telah menjadi sistem yang lebih mudah digunakan (user-friendly), dilengkapi dengan antarmuka grafis dan ketersediaan berbagai macam aplikasi yang lebih mirip dengan sistem operasi lainnya, daripada hanya sebatas baris perintah Unix. Namun kesan ini telah menimbulkan banyak kritikan, termasuk dari pendukung Linux. Mereka berpendapat bahwa Linux dan proyek program bebas masih belum mencapai faktor "kemudahanan dalam pemakaian" yang memuaskan. Persoalan tentang kemudahan Linux dibanding Windows atau Macintosh masih menjadi isu perdebatan yang hangat. Pasaran Linux pada segmen komputer meja masih lebih kecil namun semakin berkembang. Menurut Lembaga Penyelidikan Pasaran IDC, besar pasaran Linux pada tahun 2002 adalah 25% pada segmen server, dan 2.8% pada segmen pasar Komputer pribadi.

    Bagi mereka yang terbiasa menggunakan Windows atau Macintosh, Linux mungkin terasa lebih sukar, hal ini disebabkan karena perbedaan dalam melakukan berbagai kerja komputer. Dan lagi, pengguna perlu mengganti program yang sering mereka gunakan dengan program lain sebagai pengganti bila program tersebut tidak didapati dalam Linux (atau pilihan yang agak terbatas, misalnya permainan komputer). Faktor lain adalah sifat keraguraguan pengguna untuk melepaskan sistem operasi mereka yang biasa mereka pergunakan (banyak pengguna masih menggunakan Windows). Selain itu, kebanyakan komputer baru telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows siap pakai (preinstalled). Faktor-faktor ini menyebabkan perkembangan Linux yang agak lambat.

    Walau bagaimanapun, kelebihan Linux seperti biaya rendah, sekuritas yang lebih aman, dan tidak bergantung pada vendor, telah meningkatkan penggunaan yang luas di kalangan korporasi dan perkantoran. Dalam situasi ini, halangan yang disebut di atas dapat dikurangi karena hanya aplikasi/utiliti yang terbatas digunakan, serta administrasi dan konfigurasi komputer (administration) dikendalikan oleh sekumpulan pekerja pakar IT yang sedikit.

    Terdapat berbagai kajian yang dilakukan terbatas biaya serta kemudahanan Linux. Relevantive (sebuah lembaga berpusat di Berlin, yang mengkhususkan diri dalam riset lembaga tentang ke'mudahan'an program, serta servis web) telah membuat kesimpulan bahawa ke-dapatpakai-an Linux dalam pekerjaan dengan menggunakan komputer meja adalah hampir sama dengan Windows XP. Bagaimanapun, kajian oleh IDC (yang dibiayai oleh Microsoft) mengklaim bahwa Linux mempunyai biaya pemilikan (Total Cost of Ownership) yang lebih tinggi dibanding Windows.

    Linux juga sering dikritik karena jadwal penembangannya yang tidak dapat diduga. Secara langsung, menyebabkan minat penggunaan linux pada lapisan pengguna Enterprise lebih kecil dibandingkan sistem operasi lain (Sumber:Marcinkowski, 2003). Disamping itu, ragam pilihan distribusi Linux yang cukup banyak juga dikatakan membingungkan konsumer, dan vendor program.


    Spoiler untuk Instalasi :

    Proses instalasi Linux yang sukar seringkali menjadi penghalang bagi pengguna baru, namun proses ini sekarang sudah menjadi lebih mudah. Dengan penerimaan Linux oleh beberapa pabrikan komputer pribadi besar, komputer terpasang (built up) dengan distribusi Linux siap pakai saat ini banyak tersedia. Selain itu, terdapat juga distribusi Linux yang dapat dijalankan (boot) secara langsung dari cakram optik (CD) tanpa perlu diinstalasi ke cakram keras (hard disk); hal ini dikenal dengan istilah Live CD. Contoh distribusi dalam bentuk Live CD adalah Knoppix/Gnoppix, Kubuntu/Ubuntu dan Gentoo. Saat ini hampir semua distribusi Linux menyediakan versi Live CD untuk produknya. ISO image untuk cakram optik untuk distribusi Linux tersebut biasanya dapat diunduh dari Internet, dibakar ke CD, dan selanjutnya dapat digunakan sebagai CD yang siap untuk proses boot. Bahkan ISO image untuk beberapa distro dapat langsung di jalankan tanpa perlu membakar kedalam CD/DVD.

    Instalasi Linux juga merupakan instalasi berupa suite, yaitu dimana penginstalasian tersebut secara otomatis menginstalasi program-program standar, seperti pemutar MP3, Office Suite, dan pengolah gambar.

    Spoiler untuk Konfigurasi :

    Konfigurasi setelan Linux dan aplikasi di atasnya banyak yang dilakukan lewat berkas teks di direktori /etc. Pada perkembangan selanjutnya, utilitas seperti Linuxconf dan GNOME System Tools memudahkan pekerjaan ini lewat antarmuka grafik. Kendati demikian, baris perintah (command line) tetap merupakan cara yang paling umum digunakan.




    Spoiler untuk Linux OpenSuse Dengan Tampilan Windows7 :

    Secara umum saya pribadi tidak memiliki kendala berarti dengan sistem menu dan berbagai macam tampilan sistem Linux, apalagi sekarang tampilan Linux memiliki berbagai variasi yang menarik. Hal berbeda saya alami sewaktu masih bekerja di Tanjung Priok dan melakukan migrasi sistem dari Windows ke Linux, ada beberapa kendala minor terkait dengan tampilan yang dianggap berbeda dengan tampilan Windows.

    Untuk mengatasi hal seperti itu biasanya saya menggunakan sedikit trik, antara lain dengan mengganti baju (tampilan) Linux menjadi mirip dengan Windows. Untuk contoh kali ini saya menggunakan Linux openSUSE 11.4 64 bit dengan desktop environment Gnome. Hal yang sama sudah saya ujicoba pada Linux Fedora, LinuxMint dan Ubuntu, panduannya akan saya tuliskan pada artikel selanjutnya.



    Bagi rekan-rekan yang bermaksud melakukan hal yang sama, silakan ikuti panduan berikut ini :

    1 Download file themes untuk Windows 7 melalui link berikut ini : http://mirror.linux.or.id/linux/etc/. Ambil file Win2-7Pack_v6.5_Multilang_Aero.tar.lzma.
    2 Ekstrak ke folder lokal dengan memilih menu Klik kanan, Extract Here.
    3 Jalankan file GUIInstall.sh. Hati-hati jangan tertukar dengan file GUIUninstall.sh :-P
    4 Ikuti wizard yang diberikan. Saya mendapat peringatan bahwa ada kemungkinan themes ini tidak cocok dengan openSUSE 11.4 karena developernya melakukan testing pada openSUSE versi sebelumnya. Meski demikian saya proof test tidak ada masalah
    5 Dalam sekejap, tampilan akan berubah menjadi model Windows 7. Hanya satu yang belum berubah yaitu menu Start. Silakan logout untuk memastikan update tampilan yang dilakukan





    Khusus untuk start menu, silakan ikuti panduan berikut untuk mengubahnya agar semakin mirip dengan model menu Windows 7 :

    1 Buka Open Build Services (OBS) : http://software.opensuse.org/search
    2 Klik pada pilihan Search Options dan berikan tanda centang pada pilihan Include users’ home projects
    3 Ketik “Gnomenu” pada kotak pencarian (tanpa tanda kutip)

    4 Pilih 1-Click-Install
    5 Jika sudah selesai terinstall, klik kanan pada bagian panel bar, kemudian pilih “Add to Panel”, pilih Gnomenu


    6 Klik kanan pada Gnomenu yang baru ditambahkan, pilih properties dan lakukan setting sesuai keinginan. Lihat pada contoh gambar berikut :



    Lumayan untuk membuat para fans Windows di kantor beradaptasi dengan Linux secara bertahap.


    Beberapa rekan yang skeptis bilang ke saya, “Nggak sanggup beli Windows ya, sampai-sampai menyamarkan tampilan” :-P . Saya menerima pendapat itu dengan baik karena memang demikian adanya, hehehe…

    Spoiler untuk Tips n trick LINUX Januari 2012 :


    Spoiler untuk Disable the overlay scrollbars in Ubuntu 11.04 :
    Dengan Ubuntu baru 11.04, scrollbars dalam hampir semua aplikasi dan jendela terlihat radikal berbeda dari yang kita tumbuh terbiasa dengan. Berikut adalah cara untuk kembali mereka ke tampak tua:

    Code:
    sudo apt-get remove overlay-scrollbar
    sudo su
    echo "export LIBOVERLAY_SCROLLBAR=0" > /etc/X11/Xsession.d/80overlayscrollbars


    Spoiler untuk Install Firefox 4.0 di Ubuntu 10.10 via apt :

    Cara termudah untuk menginstal versi terbaru dari Firefox di Ubuntu Anda adalah dengan meluncurkan perintah berikut:

    Code:
    sudo apt-add-repositori ppa: mozillateam / firefox-stabil & & sudo apt-get update & & sudo apt-get install firefox
    Ini akan memperbarui versi sekarang Anda dari Firefox untuk 4.0.


    Spoiler untuk Mencegah Ubuntu dari meminta password setelah melanjutkan dari Hibernate :

    Ketika Anda menutup tutup laptop Anda dan Ubuntu berjalan, komputer masuk ke mode Suspend Sama berlaku untuk chosing Hibernate dari menu shutdown, ketika laptop masuk ke dalam tidur nyenyak dan mengkonsumsi daya yang lebih kecil.. Ketika melanjutkan dari kedua negara, Ubuntu akan meminta Anda untuk password Anda. Jika Anda ingin menyingkirkan bidang ini password, anda perlu untuk memulai gconf-editor dan navigasikan ke aplikasi> gnome-power-manager> kunci. di sana Anda akan menemukan kotak centang untuk hibernate dan satu untuk menangguhkan. Hapus tanda centang ini dan menutup waktu Editor. Konfigurasi Selanjutnya Anda melanjutkan dari suspend dan Hibernate, Anda tidak akan diminta untuk password.
    Anda masih dapat secara manual mengunci layar Anda sebelum menutup tutup dengan menggunakan Ctrl + Alt + L.


    Spoiler untuk 40 Basic LINUX command-line dan Master find command LINUX + TIPS CARA MERESET PASSWORD ROOT YANG LILO/GRUB-NYA DIBERI PA :


    Spoiler untuk 40 Basic LINUX command-line :

    1. Semuanya di Linux adalah file termasuk perangkat keras dan bahkan direktori.

    2. #: Menunjukkan super (root) pengguna

    3. $: Menunjukkan user biasa

    4. / Root: direktori Menunjukkan super user itu

    / Home: Menunjukkan direktori pengguna normal.

    5. Beralih di antara Terminal

    § Ctrl + Alt + F1-F6: Konsol Login

    § Ctrl + Alt + F7: GUI Login

    6. Sihir Tab: Daripada mengetik nama file tersebut, jika pola yang unik untuk file tertentu diberikan maka karakter yang tersisa tidak perlu diketik dan dapat diperoleh secara otomatis dengan menggunakan tombol Tab.

    7. ~ (Tilde): Menunjukkan direktori home pengguna saat ini

    8. Ctrl + Z: Untuk menghentikan perintah yang bekerja secara interaktif tanpa perlu menghentikan hal itu.

    9. Ctrl + C: Untuk menghentikan perintah yang tidak menanggapi. (Pembatalan).

    10. Ctrl + D: Untuk mengirim EOF (End of File) sinyal untuk perintah biasanya ketika Anda melihat '>'.

    11. Ctrl + W: Untuk menghapus teks yang telah Anda masukkan sebuah kata pada suatu waktu.

    12. Up tombol panah: Untuk menampilkan kembali perintah dieksekusi terakhir. Tombol panah Down dapat digunakan untuk mencetak perintah berikutnya digunakan setelah menggunakan tombol panah Up sebelumnya.

    13. Perintah sejarah bisa dibersihkan menggunakan pilihan c-sederhana (jelas).

    14. cd: Perintah cd dapat digunakan trickily dengan cara berikut:

    cd: Untuk beralih ke pengguna rumah

    cd *: Untuk mengubah direktori ke file pertama dalam direktori (hanya jika file pertama adalah sebuah direktori)

    cd .. : Untuk mundur folder

    cd -: Untuk kembali ke direktori terakhir Anda berada di

    15. File dimulai dengan titik (.) Adalah file tersembunyi.

    16. Untuk melihat file tersembunyi: ls-a

    17. ls: Perintah ls dapat digunakan trickily dengan cara berikut:

    ls-lR: Untuk melihat daftar panjang dari semua file (termasuk direktori) dan subdirektorinya secara rekursif.

    *.* ls: Untuk melihat daftar semua file dengan ekstensi saja.

    18. ls-ll: Memberikan daftar panjang dalam format berikut

    drwxr-xr-x 2 root root 4096 2010-04-29 05:17 bin mana

    drwxr-xr-x: ijin dimana d adalah singkatan untuk direktori, rwx singkatan hak istimewa pemilik, rx singkatan hak istimewa kelompok dan rx singkatan izin lain masing-masing.

    Berikut r berdiri untuk membaca, w untuk write dan x untuk dieksekusi.

    2 => link yang menghitung

    root => pemilik

    root => Grup

    4096 => ukuran direktori

    2010-04-29 => tanggal pembuatan

    05:17 => waktu penciptaan

    bin => direktori file (warna biru)



    Kode warna dari file adalah sebagai berikut:

    Biru: Direktori File

    Putih: Normal File

    Hijau: executable file yang

    Kuning: Perangkat berkas

    Magenta: File Gambar

    Cyan: link file

    Merah: Compressed file

    Berkas Simbol

    - (Tanda hubung): file normal

    d = direktori

    l = link file

    b = Blok file device

    c file = device karakter

    19. Menggunakan perintah rm: Ketika digunakan tanpa opsi perintah rm menghapus file atau direktori (opsi-rf) tanpa peringatan apapun. Sebuah kesalahan sederhana seperti rm / somedir bukan rm / somedir dapat menyebabkan kekacauan besar dan menghapus seluruh isi direktori / (root). Oleh karena itu selalu dianjurkan untuk menggunakan perintah rm dengan-i (yang meminta sebelum penghapusan) pilihan. Juga tidak ada pilihan hapus di Linux.

    20. Menyalin file tersembunyi: cp .* (salinan file tersembunyi hanya untuk tujuan baru)

    21. dpkg-l: Untuk mendapatkan daftar semua paket terinstal.

    23. Penggunaan '>' dan '>>': The '>' simbol (masukan tanda Redirector) dapat digunakan untuk menambahkan konten ke file ketika digunakan dengan perintah cat. Sedangkan '>>' dapat digunakan untuk menambahkan ke file. Jika '>>' simbol tidak digunakan dan konten ditambahkan ke file hanya dengan menggunakan '>' simbol isi sebelumnya file tersebut dihapus dan diganti dengan konten baru.

    e.g: $ text sentuh (menciptakan sebuah file kosong)

    $ Cat> teks

    Ini adalah teks teks. (Simpan perubahan pada file dengan menggunakan Ctrl + D)

    $ Cat>> teks

    Ini adalah teks baru. (Ctrl + D)

    Output dari file:

    Ini adalah teks teks.

    Ini adalah teks baru.



    23. Untuk menghitung jumlah pengguna login: yang | wc-l



    24. cat: Perintah cat dapat digunakan untuk trickly dengan cara berikut:

    - Untuk menghitung ada. baris dari sebuah file: cat <filename> | wc-l

    - Untuk menghitung ada. kata-kata dari sebuah file: cat <filename> | wc-w

    - Untuk menghitung ada. karakter dari file: cat <filename> | wc-c



    25. Untuk mencari istilah yang mengembalikan pola: kucing <filename> | grep [pola]



    26. The 'tr' perintah: Digunakan untuk menerjemahkan karakter dari sebuah file.

    tr 'a-z' 'A-Z' <text> text1: Perintah misalnya digunakan untuk menerjemahkan semua karakter dari huruf kecil ke huruf besar dari 'teks' file dan menyimpan perubahan ke file baru 'text1' .

    27. Berkas izin menggunakan chmod: 'chmod' dapat digunakan secara langsung untuk mengubah izin file file dalam cara yang sederhana dengan memberikan izin untuk root, pengguna dan lain-lain dalam bentuk numerik dimana nilai numerik adalah sebagai berikut:

    r (read-only) => 4

    w (write) => 2

    x (eksekusi) => 1

    misalnya chmod 754 teks akan mengubah kepemilikan pemilik untuk membaca, menulis dan dieksekusi, yaitu kelompok untuk membaca dan eksekusi dan orang lain untuk membaca hanya dari file teks.

    28. lebih lanjut: Ini adalah filter untuk paging melalui teks satu screenful pada suatu waktu.

    Gunakan dengan semua perintah setelah simbol pipa untuk meningkatkan keterbacaan.

    misalnya ls-ll | more

    29. cron: Daemon untuk menjalankan perintah dijadwalkan. Cron memungkinkan pengguna untuk menjadwalkan pekerjaan (perintah atau skrip shell) untuk menjalankan secara berkala pada waktu tertentu atau tanggal.

    1 * * * * echo "hi"> / dev/tty1 menampilkan teks "hi" setelah setiap menit 1 di tty1

    Menit (0 - 59) .------

    | .----- Jam (0 - 23)

    | | .---- Hari dari bulan (1 - 31)

    | | | .--- Bulan (1 - 12) ATAU Januari, Februari, mar, April ...

    | | | | .-- Hari minggu (0 - 7) (Minggu = 0 atau 7) ATAU matahari, mon, tue, wed, Kam, Jum, Sab

    * * * * * Perintah yang akan dieksekusi

    Sumber contoh: Wikipedia

    30. fsck: Digunakan untuk memeriksa sistem file. Pada sistem file non-journal perintah fsck dapat mengambil waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan. Menggunakan dengan opsi-c menampilkan sebuah progress bar yang tidak meningkatkan kecepatan namun memungkinkan Anda tahu berapa lama Anda masih harus menunggu proses untuk menyelesaikan.

    misalnya fsck-C

    31. Untuk menemukan jalan perintah: perintah yang

    misalnya yang jelas yang

    32. Menyiapkan alias: Mengaktifkan penggantian kata dengan string lainnya. Hal ini terutama digunakan untuk menyingkat perintah sistem, atau untuk menambahkan argumen default untuk perintah teratur digunakan

    misalnya alias cls = 'jelas' => Untuk alias penyangga yang jelas

    33. Du (penggunaan disk) perintah dapat digunakan dengan opsi-h untuk mencetak ruang yang ditempati dalam bentuk yang dapat dibaca manusia. Lebih khusus dapat digunakan dengan opsi penjumlahan (-s).

    misalnya du-sh / home meringkas penggunaan disk total dengan direktori home dalam bentuk yang dapat dibaca manusia.

    34. Dua atau lebih perintah dapat dikombinasikan dengan & & operator. Namun perintah berhasil dijalankan jika dan hanya jika sebelumnya adalah benar.

    misalnya ls & & tanggal daftar isi dari direktori yang pertama dan kemudian memberikan tanggal sistem.

    35. Surfing internet dalam modus teks hanya dari terminal: elinks [URL]

    e.g: elinks www.google.com

    Perhatikan bahwa paket elinks harus diinstal dalam sistem.

    36. Perintah ps menampilkan banyak yang lebih besar informasi dari perintah kill tidak.

    37. Untuk mengekstrak tidak. garis dari sebuah file:

    misalnya kepala-n 4 abc.c digunakan untuk mengekstrak 4 baris pertama dari file yang abc.c

    misalnya ekor-n 4 abc.c digunakan untuk mengekstrak 4 baris terakhir dari file yang abc.c

    38. Setiap perubahan ke file dapat menyebabkan hilangnya data penting tanpa sadar. Oleh karena itu Linux menciptakan sebuah file dengan nama yang sama diikuti oleh ~ (tilde) tanda tanpa perubahan terbaru. Ini datang dalam sangat berguna ketika bermain dengan file-file konfigurasi sebagai semacam cadangan yang dibuat.

    39. Sebuah variabel dapat didefinisikan dengan operator '='. Sekarang blok panjang teks dapat ditugaskan untuk variabel dan dibawa ke gunakan berulang kali dengan hanya mengetik nama variabel diawali dengan tanda $ daripada menulis sepotong keseluruhan teks lagi dan lagi.

    e.g ldir = / home / saya / Desktop / abc

    cp abcd $ ldir salinan file abcd ke / home / saya / Desktop / abc.

    40. Untuk menemukan semua file dalam direktori home Anda diubah atau dibuat hari ini:

    misalnya menemukan ~-type f-mtime 0


    Spoiler untuk 40 Basic command-line part II :

    1. BASH (Bourne-Again Shell) adalah shell yang paling umum di Linux. Ini freeware shell.

    cat / etc / shells -> Untuk menemukan kerang yang tersedia di sistem anda
    / Bin / shell-nama -> Untuk sementara mengubah dari shell

    / Bin / sh: Untuk mengubah ke shell sh.

    Untuk kembali ke shell bash: / bin / bash

    2. Untuk mencetak lokasi direktori home Anda:

    echo $ BERANDA

    3. Untuk mencetak teks colouful

    echo-e "\ 033 [31m Hello World" Catatan: Tidak ada ruang antara \ dan 0
    Output:
    Hello World (di Red)

    Set warna foreground:
    echo-e "\ 033 [3xm" (di mana x = 0 - 7) Catatan: Tidak ada ruang antara \ dan 0
    Mengatur warna latar belakang:
    echo-e "\ 033 [4ym" (di mana y = 0 - 7) Catatan: Tidak ada ruang antara \ dan 0

    4. Perintah semacam dapat digunakan untuk mengurutkan baris dari file teks. Hal ini dapat digunakan untuk menyortir dari kedua angka dan karakter atau kata-kata.

    Sebagai contoh jika myfile.txt file Anda berisi data sebagai berikut:

    Raju
    Khanal
    aayush

    Jika Anda ingin menyortir perintah berikut memberi Anda daftar diurutkan

    semacam myfile.txt
    Output:
    aayush
    Khanal
    Raju

    5. Perintah cut digunakan untuk menghilangkan bagian dari setiap baris dari file. Misalnya mempertimbangkan myfile.txt file dengan data berikut

    IIT2009009: Raju: Khanal
    IIT2009010: Pankaj: Bhansali

    cut-c1-10 myfile.txt
    Output:
    IIT2009009
    IIT2009010

    cut-c4, 8 myfile.txt
    Output:
    20
    20

    cut-d:-f2 myfile.txt
    Output:
    Raju
    Pankaj

    6. Perintah paste digunakan untuk menggabungkan baris file.

    pasta <file1> <file2>
    Output yang menunjukkan bahwa dua file digabungkan baris demi baris dengan tab memisahkan dua.

    7. Perintah bergabung digunakan untuk bergabung dengan baris dua file di lapangan umum.

    Data file1
    IIT2009009 30
    IIT2009010 40

    File2 data:
    IIT2009009 40
    IIT2009010 50

    bergabung file1 file2
    Output:
    IIT2009009 30 40
    IIT2009010 40 50

    Catatan: Pastikan file-file tersebut dalam rangka diurutkan.

    8. uniq Perintah ini digunakan untuk menghilangkan garis diulang.

    Myfile.txt Data
    Raju Khanal
    Raju Khanal
    Aayush Khanal

    uniq-u myfile.txt -> Untuk non-duplikasi baris menggunakan-u bendera.
    Output:
    Aayush Khanal

    uniq-c myfile.txt -> Untuk menghitung jumlah setiap kali muncul-c digunakan.
    Output:
    2 Raju Khanal
    1 Aayush Khanal

    9. mantra: Ini adalah program yang memeriksa ejaan kata yang salah eja setiap mencetak pada baris sendiri. Ketika digunakan dengan n-opsi itu memberikan nomor baris sebelum baris.

    mantra-n myfile .. txt memberikan nomor baris dan kata salah eja di myfile tersebut .. txt file.

    10. Perintah jari: jari Perintah menampilkan informasi tentang pengguna sistem.

    11. Katakanlah Anda ingin menambahkan pengguna tetapi tidak tahu perintah untuk melakukannya. Jangan khawatir dengan kekuatan dari baris perintah Linux Anda tidak perlu cangkir up perintah. Anda dapat menggunakan perintah man dengan opsi-k untuk mencari oleh pengguna kata kunci untuk perintah yang relevan.
    Catatan: Orang-k adalah setara dengan perintah apropos yang digunakan untuk mencari deskripsi halaman buku panduan pendek untuk kata kunci dan menampilkan setiap pertandingan.

    12. Bentuk umum dari perintah sed adalah sebagai berikut:

    Pergantian sed: 's / regexp / penggantian / g' <file>
    Penghapusan sed: "<mulai>, <akhirnya> d '<file>

    sed 's / raju / aayush / g' myfile.txt:
    => Untuk mengubah semua kejadian dari kata 'raju' ke 'aayush' dalam filewhere myfile.txt.txt "s" berarti pengganti, dan "g" berarti membuat perubahan global. Jika Anda meninggalkan dari "g" hanya kejadian pertama pada setiap baris berubah

    sed '2, 'myfile.txt 3d
    => Untuk menghapus baris yang dimulai dari nomor baris 2 dan berakhir di nomor baris 3 baris ketiga termasuk

    13. Dengan perintah 'awk', Anda dapat mengganti kata-kata dari file masukan baris untuk kata-kata dalam sebuah template atau melakukan perhitungan pada angka dalam file.
    Ex: Pertimbangkan sebuah file dengan data berikut

    Raju adalah 57 Kg dan Aayush adalah 60 Kg.
    Pankaj adalah 60 Kg dan Pramod adalah 55 Kg.

    awk '{print $ 1 "dan" $ 6}' <nama file>
    Output:
    Raju dan Aayush
    Pankaj dan Pramod

    awk '{print "Rata-rata dari keduanya" ($ 3 + $ 8) / 2}' <nama file>
    Output:
    Rata-rata keduanya 58,5
    Rata-rata keduanya 57,5

    14. expr digunakan untuk mengevaluasi ekspresi.

    Ex: expr 10 + 3 memberikan 13.

    Catatan: Untuk perkalian itu adalah \ * dan bukan *.

    15. bc,, Linux Program kalkulator dapat digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika.
    Misalnya jika Anda ingin mengalikan 10 dan 3, hanya menggunakan perintah bc dan kemudian memberikan ekspresi 10 * 3 untuk mendapatkan output yang diinginkan.
    Catatan: Dalam hal ini simbol perkalian adalah "*" tradisional bukan "\ *" seperti yang kita digunakan dalam expr.

    16. whatis adalah perintah yang menampilkan deskripsi halaman buku panduan. Jika Anda menjelajahi sistem Linux Anda, Anda akan menemukan banyak program dan Anda mungkin tidak tahu apa yang mereka lakukan.

    Ex: whatis kucing
    Output:
    kucing (1) - file menggabungkan dan mencetak pada output standar.

    Catatan: man-f kucing memberikan output yang sama.

    17. Perintah tee membaca dari input standar dan menulis ke output standar dan file.

    ls-l | tee dir_list => Untuk mengarahkan output dari ls-l untuk file dir_list.

    Ketika digunakan dengan opsi-a digunakan untuk append (ingat operator>>)

    18. zcat akan membaca file gzip tanpa perlu uncompress mereka terlebih dahulu.

    zcat myfile.txt.gz => Untuk membaca file gzip myfile.txt.gz

    19. Perintah file ini digunakan untuk menentukan jenis file.
    Sebuah direktori yang dikenal sebagai abc jika tidak dapat diidentifikasi dari warna, dapat diidentifikasi dari file perintah.

    File abc
    Output:
    abc: direktori


    20. Perintah diff digunakan untuk membandingkan file baris demi baris. Ketika digunakan dengan opsi-y (berdampingan) output diperoleh dalam dua kolom membedakan dua file meningkat mudah dibaca.
    Catatan: tanda "|" pada output menunjukkan bahwa ada perbedaan sedangkan tanda ">" dan "<" menunjukkan apa yang ditinggalkan atau ditambahkan.

    21. Perintah cat menyediakan tiga opsi-v yang berguna untuk menampilkan karakter non-cetak,-t mencetak "^ Saya" untuk setiap Tab dalam file dan mencetak-e "$" pada akhir setiap baris untuk menunjukkan karakter NULL.

    kucing-dokter hewan <nama file>

    22. mkdir digunakan dengan opsi-p menciptakan direktori bersarang.

    23. Para merangkai perintah tac dan file cetak secara terbalik.

    24. Perintah dict dapat digunakan untuk mengetahui arti dari setiap kata.

    dict terbebani
    memberikan arti, kata-kata dan kalimat thesarus sampel dari kata terbebani.

    Catatan: Paket dict diperlukan untuk penggunaan perintah dict.

    25. Perintah Gaya menganalisis karakteristik permukaan dari sebuah dokumen yang memberikan info kalimat, penggunaan kata, kalimat awal dan seterusnya.

    26. Perintah locate dapat digunakan untuk menemukan file dengan nama. Ini adalah sebuah alternatif untuk perintah find dan dapat benar-benar berguna.

    cari <filename> memberikan jalan nama file itu.


    Spoiler untuk Master FIND command LINUX :

    Pencarian di UNIX command-line bisa menjadi tugas yang sangat frustasi. Seringkali kita lupa jalan di mana kita telah menyelamatkan file kita atau kita tidak tahu mana file-file kita telah di-download atau disimpan. Dalam situasi ini "menemukan" perintah dapat hidup hemat.

    Melanjutkan dengan batu kami Navigasi VIM, saya telah berfokus pada perintah 'temukan' di batu ini. Perintah ini adalah sebuah alat yang sangat berguna untuk programmer dalam shell script dan tugas berbagai sistem lainnya administratif. Bahkan, Anda akan menghemat banyak waktu dengan menggunakan perintah find yang akan dinyatakan telah terbuang mencoba untuk mencari file. Dengan pilihan pengenaan berbagai kriteria sementara mencari file, menemukan adalah perintah yang ideal untuk mencari.

    Ada beberapa versi dari find misalnya POSIX menemukan, AIX menemukan, GNU menemukan dll Karena kita prihatin dengan Linux, posting ini akan didasarkan pada GNU temukan.

    1. Menggunakan perintah find

    $ Find myfile.txt

    Pencarian untuk myfile.txt di direktori saat ini.

    $ Find. -Nama myfile.txt

    Pencarian untuk myfile.txt dalam direktori saat ini dan sub-direktori.

    Di sini, mewakili '.' Direktori saat ini.

    Anda dapat menentukan banyak tempat untuk pencarian, misalnya

    $ Find / home / usr. -Nama "*. txt"

    Cari semua file dengan ekstensi txt. Di / home, direktori saat ini dan / usr.

    Untuk mencari file tanpa sensitivitas kasus, gunakan

    $ Find. -Iname myfile.txt


    2. Dengan Wildcard

    $ Find / home-type f-name * myfile

    Cari semua file yang dimulai dengan nama file myfile di dalam direktori home dan sub-direktori.

    -Type f: untuk mencari file hanya

    $ Find / home-type d-name * john

    Demikian pula, itu akan mencari semua direktori dengan nama direktori berakhir dengan john.

    $ Find / home-type f-name [LDT] UCK

    Ini akan mencari file dengan nama file atau keberuntungan bebek atau selipkan di direktori home dan sub-direktori.

    $ Find. -Type f-name? UCK

    Dengan memperkenalkan '?' Dalam contoh di atas, perintah untuk menemukan pencarian nama file 4 digit huruf yang awal dapat karakter apapun.

    Check out:

    $ Find. -Type f-eksekusi-nama f * bola

    $ Find. -Type f-name f * b *

    $ Find. -Type f-writable-nama * woo *

    $ Find. -Ketik l-dibaca-nama *. jpg (-ketik l: untuk link)

    3. Dengan Tanggal / Waktu

    Menemukan perintah memungkinkan Anda untuk mencari file berdasarkan

    (*) Waktu modifikasi data terakhir (mtime atau mmin)

    (*) Waktu akses terakhir (atime atau amin)

    (*) Status terakhir diubah waktu (kriminal atau Cmin)

    a. mmin / mtime

    $ Find / home-mmin -10

    Cari semua file yang diubah data kurang 10 menit yang lalu.

    $ Find / home-mmin 10

    Pencarian untuk file yang telah dimodifikasi data yang tepat 10 menit lalu

    $ Find / home-mmin +10

    Pencarian untuk file yang telah dimodifikasi data yang lebih dari 10 menit lalu

    Demikian pula, jika Anda menggunakan mtime bukan mmin, perintah find akan mencari file diubah dalam periode 24 jam.

    $ Find / home-mtime -1

    Mencari file diubah dalam 24 jam terakhir.

    b. amin / atime

    $ Find / home-amin -10

    Demikian pula, akan mencari file yang diakses dalam waktu 10 menit yang lalu.

    $ Find / home-atime +10

    Pencarian untuk file yang diakses lebih dari 10 hari yang lalu.

    c. Cmin / kriminal

    $ Find / home-Cmin 10

    Ini akan daftar file yang statusnya (perubahan yaitu dalam kepemilikan atau hak akses) diubah tepat 10 menit yang lalu.

    $ Find / home-ctime -10

    Pencarian untuk file yang statusnya diubah kurang dari 10 hari yang lalu.

    Ingat: Anda selalu memiliki pilihan untuk menggabungkan pilihan ini.

    $ Find / home-atime 2-amin -10

    (Mencari file-file yang terakhir kali diakses 2 sampai 10 menit lalu)

    4. Parameter-exec

    Parameter-exec mendefinisikan apa yang harus dilakukan dengan file tersebut. Ini memang berguna dan pilihan penting untuk belajar.

    $ Find / home-kosong-exec rm {} \;

    (Mencari file kosong di direktori home dan sub-direktori dan menghapus mereka menggunakan perintah rm)

    $ Find / home-name "*. doc"-exec ls {} \;

    (Mencari file dokumen dan daftar mereka);

    $ Find / home-name "*. doc" rm-ok {} \;

    (Mencari file dokumen dan menghapus mereka. Tapi itu akan meminta tanda tanya setelah setiap file).

    5. Dengan Permissions

    $ Find. -Perm 644

    (Mencari file dengan permisi 644 yaitu membaca dan menulis izin untuk pemilik, membaca izin untuk grup dan pengguna lainnya.)

    $ Find. -Perm -644

    (Sama seperti di atas tapi tanpa memperhatikan kehadiran setiap bit izin tambahan, misalnya. Bit executable)

    $ Find. -Perm / 444

    (Mencari file yang dibaca oleh seseorang yaitu. Pemilik atau kelompok atau orang lain)

    Ingat: $ find. -Perm -440

    $ Find. -Perm-u + r, g + r

    $ Find. -Perm-u = r, g = r

    Semua tiga perintah mencari file yang dapat dibaca oleh pemilik mereka dan kelompok mereka.

    Demikian pula, $ find. -Perm / 440

    $ Find. -Perm / u + r, g + r

    $ Find. -Perm / u = r, g = r

    Semua tiga perintah mencari file yang dapat dibaca baik oleh pemiliknya atau kelompok mereka.

    6. Operator

    Tercantum dalam urutan penurunan prioritas:

    a. (Expr)

    $ Find / home \ (-ukuran 200 c \)

    Pencarian untuk file dengan ukuran lebih besar dari 200 byte (c untuk byte).

    b. ! expr: expr Benar jika salah

    $ Find / home \! -Perm 644

    Ini tidak akan daftar file atau direktori dengan izin 644.

    c. expr1 expr2: expr2 tidak dievaluasi jika expr1 adalah palsu

    $ Find / home-perm 644-ukuran-2k

    Mencari file dengan izin 644 dan ukuran kurang dari 2 kilobyte.

    (Expr1-a expr adalah sama seperti expr1 expr2

    yaitu $ find / home-perm 644-ukuran-2k sama seperti

    $ Find / home-perm 644-ukuran 2k)

    d. expr1-o expr2: expr2 tidak dievaluasi jika expr1 benar.

    $ Find / home-ukuran 6M-o-ukuran 1G

    Pencarian untuk file yang adalah 6 Megabyte atau file dengan 1 Gigabytes.

    e. expr1, expr2: baik expr1 dan expr2 selalu dievaluasi.

    $ Find / home-name "*. doc"-cetak,-nama "*. pdf"-cetak


    7. Dengan Redirection I / O dan Pipa

    $ Find /-ukuran 4 M> list_of_files.txt

    Pencarian untuk file lebih besar dari 4 Megabyte dan redirect output standar untuk list_of_files.txt file.

    $ Find / home-ukuran 4 M | wc-l

    Pencarian untuk file lebih besar dari 4 Megabyte dan jumlah hitungan file (dengan menghitung jumlah baris).


    8. Dengan Pengguna dan Grup

    Pencarian untuk file milik pengguna

    $ Find /-user rabi "*. doc"

    Pencarian untuk file milik grup

    $ Find /-kelompok fortystones "*. doc"

    Pencarian untuk file yang tidak dimiliki setiap pengguna

    $ Find /-nouser "*. pdf"

    Pencarian untuk file yang tidak termasuk kelompok manapun

    $ Find /-nogroup "*. pdf"


    9.

    $ Find /-baru mydoc.doc

    Mencari file yang dimodifikasi lebih baru daripada mydoc.doc.

    $ Find /-anewer mydoc.doc

    Pencarian untuk file yang terakhir diakses lebih baru daripada file yang telah dimodifikasi mydoc.doc.

    $ Find /-cnewer mydoc.doc

    Pencarian untuk status file 'terakhir diubah lebih baru daripada file yang telah dimodifikasi mydoc.doc.

    $ Find /-digunakan 2

    Pencarian untuk file yang terakhir diakses 2 hari setelah statusnya berubah terakhir.

    10. Dengan-cetak,-print0,-printf

    $ Find /-name "*. pdf"-cetak

    (Mencetak ke output standar, diikuti dengan baris baru)

    $ Find /-name "*. pdf"-print0

    (Mencetak ke output standar, diikuti oleh karakter null bukannya newline)

    $ Find /-name "*. pdf"-printf "%% g% s p \ n"

    Pencarian untuk file pdf dan mencetak ke output standar, nama grup, ukuran dalam byte dan nama file. Berikut \ n adalah untuk baris baru.

    Untuk pilihan lebih lanjut mengenai printf, lihat halaman manual temukan.

    misalnya % A: waktu akses terakhir file

    % C: Status terakhir file waktu perubahan

    % D: kedalaman file dalam pohon direktori

    % M: bit izin file

    % T: waktu modifikasi terakhir file

    % U: file nama pengguna dll

    Sampai Anda tidak bermain dengan perintah find dengan pergi melalui halaman manual, bereksperimen dengan pilihan nya, pencampuran pilihan ini bersama-sama, Anda tidak akan dapat menggunakan perintah ini indah penuh percaya diri.


    Spoiler untuk TIPS CARA MERESET PASSWORD ROOT YANG LILO/GRUB-NYA DIBERI PA :

    Jika komputer anda terdapat floppy disk :
    - Buatlah rescue disk terlebih dahulu dari sistem linux anda yang lain, atau anda bisa menggunakan tomsrtbt
    - Set BIOS komputer anda untuk boot melalui floppy, kemudian boot komputer anda dengan menggunakan rescue disk yang telah dibuat
    - Tentukan dan temukan letak dari partisi root hardisk anda (/), kemudian mount dengan mode read write (misalnya jika partisi / ada di /dev/hda1, mount -w /dev/hda1 /mnt)
    - Edit file shadow anda, misalnya /mnt/etc/shadow, ubah entry pada user root
    misalnya dari :
    root:$1$MTTebOSA$7vHsaltVqfRiWdA74Ik6T.:11864:0:99 999:7:::
    menjadi :
    root::11864:0:99999:7:::
    - Restart, dan jangan lupa pastikan untuk mengeluarkan floppy dan set BIOS anda untuk boot menggunakan harddisk Jika komputer anda tidak terdapat floppy :
    - Lepas hardisk anda, kemudian pasang hardisk tersebut ke linux anda yang lain sebagai slave (primary/secondary)
    - Tentukan dan temukan letak dari partisi root hardisk anda tersebut, kemudian mount dengan mode read write (misalnya jika partisi / ada di /dev/hda1, mount -w /dev/hda1 /mnt)
    - Edit file shadow anda, misalnya /mnt/etc/shadow, ubah entry pada user root
    misalnya dari :
    root:$1$MTTebOSA$7vHsaltVqfRiWdA74Ik6T.:11864:0:99 999:7:::
    menjadi :
    root::11864:0:99999:7:::
    - Lepas kembali hardisk anda, kemudian pasang seperti biasa





    Selamat mencoba


    Spoiler untuk Belajar dasar-dasar LINUX :

    Belajar dasar-dasar linux ini saya khususkan untuk mengenal Linux dari dasar. Untuk pengenal Linux tingkatan menengah dan lanjutan akan Saya buatkan dalam thread lanjutan tersendiri. Thread ini akan membahas mengenai perintah-perintah dasar Linux. Tetapi maaf, thread ini tidak membuat cara installasinya, silakan lihat thread yang lain untuk mengetahui cara installasinya. Dan karena keterbatasan waktu Saya, maka thread ini akan Saya lengkapi dalam beberapa hari, jadi tidak akan diselesaikan dalam 1 waktu. Tidak jadi masalah khan? Selamat membaca dan belajar bersama sahabat BinusHacker di www.binushacker.net

    Distro Linux yang akan Saya gunakan dalam contoh ini adalah Linux Mandriva 2006, untuk Linux yang lain pun sama saja caranya, perbedaannya sangat sedikit kok. Oh iya, dalam pembahasan ini Saya akan mengajarkan Linux secara text based, bukan GUI. Karena menurut Saya, kekuatan utama Linux terletak dari CLI (Common Line Interface).



    Harap maklum jika pembahasannya kurang jelas, karena Saya pun masih awam di Linux dan belum mahir menggunakan Linux. Jadi mari Kita lengkapi thread ini mengenai dasar-dasar Linux.

    Daftar Pembahasan:

    Struktur Folder di Linux
    Persiapan Installasi Linux
    Perintah Dasar Linux
    Fungsi Keyboard di Linux
    Membuat user dan group
    User Permissions file dan direktori di Linux
    Memberikan permission kepada file dan direktori
    Contoh kasus User Permission
    Menggunakan VI Teks Editor
    Instalasi Program di Linux

    Spoiler untuk 1. Struktur Foder Di Linux :


    Seperti Windows yang mempunyai struktur folder tersendiri (mis: \Windows, \Program files, \Document and settings), di Linux pun mempunyai struktur file tersendiri. Berikut adalah struktur folder yang ada di Linux
    / = root
    |-bin = binary
    |-boot = kernel save
    |-etc = file-file konfigurasi
    |-home = user data file
    |-lib = library
    |-usr = aplikasi
    |-var = mail/log/database
    |-mnt = mount point
    |-tmp = temporary
    |-sbin = binary super user

    Spoiler untuk 2. Persiapan Installasi Linux (Mandriva 2006) :


    Media untuk insallasi dapat berupa: CD/DVD, HDD dan Network (ftp, http, nfs)
    Partisi di Linux, minimal terdiri dari 2 partisi, yaitu:
    Partisi / (root)
    Partisi ini digunakan sebagai system dari Linux itu sendiri. Partisi ini dapat bertipe: ext3, ext2, reiserfs, dsb. Saya menyarankan menggunakan tipe partisi ext3, karena bersifat Journalized FS.
    Partisi swap
    Partisi ini digunakan sebagai virtual memory, bila RAM yang ada tidak mencukupi. Ukuran minimal yang disarankan adalah 2X ukuran RAM, tetapi bila RAM Anda di atas 1 GB, tidak harus 2X ukuran RAM.
    Partisi home
    Partisi home ini tidak mesti ada, tetapi Saya menyarankan untuk membuat partisi ini, karena dengan adanya partisi ini, maka dokumen-dokumen Anda akan dipisahkan dari partisi / (root). Apa keuntungannya? Bila Linux Anda diinstall ulang, atau berganti windows, maka data Anda tidak akan hilang. Ini sama saja dengan Anda membuat 2 partisi di Windows, yaitu partisi untuk Windows dan partisi untuk dokumen Anda. Partisi home ini dapat bertipe ext3, ext2, reiserfs, dsb.
    Bagi Anda yang menggunakan CD/DVD untuk installasi Linux, maka Anda cukup boot dari CD/DVD tersebut untuk melakukan installasi. Karena CD/DVD Linux pada umumnya bersifat bootable
    Tetapi bagi Anda yang ingin melakukan install via jaringan (network), Anda cukup membuat boot disk ataupun bootable Flash Disk. Pembuatan boot disk harus dilakukan di komputer yang telah terinstall Linux. Berikut caranya:
    Untuk membuat boot disk, diperlukan file network.img dan network_drivers.img. Untuk membuat bootable Flash Disk, diperlukan file all.img. Biasanya file-file tersebut terletak di direktori install/images yang berada di CD/DVD Mandriva atau di direktori Mandriva yang terletak di server.
    Copy file tersebut ke disket atau ke flash disk, caranya adalah sebagai berikut:
    Untuk disket, harap format dulu disketnya. Ini untuk menghindari error yang terjadi pada disket. Cara format disket, ketik di Console: mformat a:
    Kemudian, image yang sudah dibuat tersebut harus dicopy ke disket atau flash disk. Untuk disket, copy image tersebut dengan perintah:
    $ dd if=network.img of=/dev/fd0
    $ dd if=network_drivers.img of=/dev/fd0

    Network.img untuk disket 1 (Disket booting) dan network_drivers.img untuk disket 2.

    Untuk flash disk, copy image tersebut dengan perintah:
    # dd if=all.img of=/dev/sda1

    Perhatikan tanda $ dan #. Tanda $, artinya Anda login sebagai user biasa, sedangkan tanda # artinya Anda login sebagai root.
    Setelah disket/flash disk booting selesai dibuat, Anda tinggal boot komputer menggunakan disket atau flash disk tersebut, selanjutnya tinggal mengikuti instruksi yang ada. Cara installasi-nya silakan lihat thread yang lain.


    Spoiler untuk 3. Perintah Dasar Linux :


    Keterangan:
    Perintah Linux = Perintah DOS = Keterangan perintah

    ls = dir = melihat isi file
    clear = cls = membersihkan tampilan di layar monitor
    cp = copy = menyalin file
    mv = ren, move = mengubah nama file, dan bisa juga untuk memindahkan file ke direktori tertentu
    cd = cd = berpindah direktori (jika tanpa parameter akan menuju ke home direktori)
    mkdir = md = membuat direktori
    rmdir = rd = menghapus direktori kosong
    cat = type = melihat isi file
    rm = del = menghapus file atau direktori
    pwd = cd = melihat direktori aktif saat ini
    more = more = melihat tampilan per halaman
    grep = <<tidak ada>> = menyaring tampilan atau file berdasarkan kata tertentu
    free = mem = melihat informasi memory

    Jika di DOS untuk menampilkan keterangan suatu perintah digunakan /?, maka di Linux dapat menggunakan perintah man. Contoh, untuk mengetahui fungsi dari perintah ls, maka dapat menggunakan man ls

    Untuk menampilkan daftar perintah yang ada di linux, gunakan perintah info.

    Beberapa contoh penggunaan perintah dasar Linux:

    Menampilkan daftar file atau direktori
    ls -a = Melihat semua file atau direktori termasuk yang disembunyikan (diawali dengan tanda . (titik))
    ls -l = Menampilkan file dan direktori dalam tampilan lengkap, termasuk ukuran, tanggal modifikasi, pemilik, group dan mode atributnya
    ls -R = Menapilkan semua file atau direktori. Jika terdapat direktori, isi direktori itu akan ditampilkan juga
    Membuat direktori beberapa level dalam 1 perintah. Contohnya direktori yang mempunyai susunan seperti ini:
    Komputer
    |-Hardware
    |-CPU
    |-Memori
    |-HDD
    |-Software
    |-OS
    |-Office
    Maka Anda dapat menggunakan perintah berikut:
    $ mkdir -p Komputer/{Hardware/{CPU,Memori,HDD},Software/{OS, Office}}
    Untuk melihat strukturnya, gunakan perintah tree (bila tidak ada, install dulu tree-nya dengan perintah urpmi tree)
    Untuk menghapus direktori Komputer termasuk yang berada di bawahnya (di DOS dilakukan dengan perintah deltree), gunakan perintah
    $ rm -rf Komputer
    Parameter -rf artinya adalah menghapus seluruh direktori yang berada di dalamnya (-r) tanpa bertanya lagi (-f).
    Membuat file dan melihat isinya:
    Membuat file dapat dilakukan dengan perintah cat, caranya hampir sama dengan perintah DOS (via copy con namafile), caranya adalah
    $ cat > namafile
    Untuk menyimpan file tersebut, tekan ^D.
    Melihat isi file, dilakukan dengan perintah cat namafile
    Melihat isi file tetapi hanya 10 baris pertama saja head namafile
    Melihat isi file tetapi hanya 10 baris terakhir saja tail namafile
    Melihat isi file tetapi hanya 5 baris pertama saja head -5 namafile
    Melihat isi file tetapi hanya baris 5 saja head -5 namafile | tail -1
    Perintah Pause:
    Di Linux ada 2 macam perintah untuk melihat tampilan daftar/isi file per layar. Perintah tersebut adalah more dan less

    Perbedaan more dengan less terletak pada apa yang ditampilkan dalam jumlah besar. Perintah more hanya dapat melihat tampilan per layar tanpa bisa melihat apa sudah ditampilkan, jadi tidak bisa scroll ke atas untuk melihat tampilan yang telah lewat.

    Perintah less, lebih lengkap dari more karena less dapat melihat tampilan yang telah lewat dengan menggunakan panah atas.


    Spoiler untuk 4. Fungsi Keyboard di Linux :


    Ctrl+Alt+Fn = (n=1..6) Pindah ke terminal ke-n. Kita dapat menjalankan beberapa terminal sekaligus, jadi artinya Kita bisa login sebanyak 6 kali secara simultan dalam terminal/konsol
    Ctrl+Alt+F7 = Pindah ke Xwindow yang telah berjalan
    Ctrl+Alt+Del = Restart komputer
    Ctrl+Alt+Backspace = Mematikan Xwindow server (dalam Xwindow), perintah ini berguna bila Xwindow rusak sehingga tidak dapat keluar secara normal.
    Ctrl+c = membatalkan proses yang sedang berjalan
    Ctrl+d = Mengirim pesan EOF (End of File) kepada proses yang sedang berlangsung
    Panah Atas = Menampilkan kembali daftar perintah yang telah Kita ketik.
    ~ = direktori user
    | (pipeline) = fungsinya sama dengan yang berada di DOS, yaitu untuk menjalankan beberapa perintah bersamaan. Tetapi perintah setelah pipeline akan menggunakan masukan yang dihasilkan oleh perintah sebelum pipeline. Contoh: ls | grep Desktop, artinya adalah perintah grep akan menyaring semua keluaran yang dihasilkan oleh perintah ls. Jadi output perintah ls menjadi input untuk perintah grep.

    Perintah Informasi System di Linux

    pwd = menampilkan direktori aktif saat ini.
    hostname = Menampilkan nama komputer yang sedang digunakan
    whoami = Menampilkan nama login Kita
    who = Menampilkan pengguna yang sedang aktif
    id username = Menampilkan ID user dan ID Group
    last = Menampilkan daftar user yang login terakhir kali
    ps = Menampilkan proses saat ini yang dijalankan oleh user yang sedang aktif. Jika ditambahkan parameter axu, maka proses yang ditampilkan adalah proses yang dijalankan oleh masing-masing user.
    top = sama seperti ps, tetapi diurutkan berdasarkan penggunaan CPU
    free = Informasi memori, termasuk RAM dan Virtual Memory
    df -h = Menampilkan kapasitas HDD (df=disk free)
    du -bh = Menampilkan detail pemakaian HDD untuk setiap subdirektori (du=disk usage)


    Spoiler untuk 5. Membuat User dan Group :


    Sistem operasi Linux dari awalnya memang sudah dirancang untuk bekerja dengan banyak user, artinya adalah di Linux Kita bisa melakukan login dengan berbagai nama user, dan tentu saja dengan hak yang berbeda-beda dan hak akses yang berbeda pula untuk file dan direktori.

    Tidak hanya membuat user saja, tetapi semua user yang ada dapat dikelompokkan. Contohnya, Kita dapat mengelompokkan user berdasarkan departemen yang ada di perusahaan, contohnya group Marketing, Purchasing, Finance, Accounting, dsb.

    Sekarang bagaimana caranya kita membuat user dan group di Linux? Caranya cukup mudah, dan seperti Saya beritahukan di awal thread, Kita akan melakukan semuanya melalui command line atau biasa disebut text based.

    Membuat user, gunakan perintah # useradd NamaUser
    Perintah tersebut akan membuat user baru sesuai dengan nama user yang kita masukan. Perhatikan juga bahwa pembuatan user tersebut akan membuatkan 1 direktori sesuai dengan nama user tersebut pada direktori /home. Selain itu, default group user ini adalah nama user itu juga.
    Melihat daftar user yang ada, perintahnya # cat /etc/passwd
    Daftar user tersebut, nantinya akan berbentuk seperti ini

    guest:x:500:500:guest:/home/guest:/bin/bash

    Dari daftar tersebut, terlihat kalau daftar tersebut terbagi menjadi 7 kolom/bagian yang dipisahkan oleh tanda : (titik dua).
    Kolom 1 berisi username
    Kolom 2 berisi password (hanya ditandi dengan tanda ‘x’ yang berarti mempunyai password)
    Kolom 3 berisi UID (user ID), UID ini selalu dimulai dari 500
    Kolom 4 berisi GID (Group ID), GUID ini juga selalu dimulai dari 500
    Kolom 5 berisi Full name user
    Kolom 6 berisi home direktori user
    Kolom 7 berisi shell user tersebut
    Melihat password user dalam bentuk terekripsi, perintahnya # cat /etc/shadow
    Menghapus user, gunakan perintah # userdel namauser
    Perintah ini akan menghapus user yang kita masukan, tetapi tidak menghapus direktori user di folder /home.
    Menghapus user dan folder home-nya, gunakan perintah # userdel -r namauser
    Membuat Group, gunakan perintah # groupadd NamaGroup
    Perintah tersebut akan membuat suatu group baru. Saat baru dibuat group ini akan kosong, artinya tidak ada anggota pada group ini. Seperti penjelasan di atas, bahwa setiap pembuatan GID ini akan dimulai dari 500. Sekarang bagaimana jika kita ingin memberikan GID ini dengan 700? Gunakan perintah # groupadd -g 700 NamaGroup.
    Melihat daftar group yang ada, gunakan perintah # cat /etc/group
    Menambahkan user ke group tertentu, perintahnya # usermod -G NamaGroup NamaUser
    Menghapus Group, gunakan perintah # groupdel NamaGroup


    Spoiler untuk 6. User Permissions File dan Direktori di Linux :


    Karena bekerja dengan banyak user, maka hak akses file dan direktori masing-masing user juga menjadi sangat vital. Seringkali user tertentu tidak ingin direktori dan file-filenya tidak ingin dilihat oleh orang lain. Dan bisa juga direktori atau file-file tertentu saja yang dibolehkan untuk dilihat orang lain. Atau bisa juga hanya group user tersebut yang boleh melihatnya tetapi group lain tidak boleh melihatnya. Itulah gunanya user permission di Linux. Kita bisa menentukan user atau group siapa saja yang boleh melihat file atau direktori tertentu.

    Coba Anda melakukan perintah ls -l, di sebelah paling kiri akan muncul user permission dari file dan direktori yang ditampilkan tersebut. Formatnya adalah seperti ini drwxrwxrwx yang terdiri dari 10 digit. Dari format tersebut, dibagi ke dalam 4 segmen, yaitu:
    d rwx rwx rwx

    Segmen 1 menandakan tipenya, apakah berupa direktori, regular file atau link file. Kodenya adalah:
    d = direktori
    - = regular file
    l = link file
    Segmen 2 menandakan permission untuk pemilik (owner)
    Segmen 3 menandakan permission untuk group
    Segmen 4 menandakan permission selain pemilik dan group (others)

    Untuk segmen 2, 3 dan 4 selalu berformat rwx, artinya:

    r = read, akses untuk melakukan pembacaan file
    w = write, akses untuk melakukan penulisan, pengeditan (rename, edit), penghapusan file atau direktori.
    x = execute, akses untuk menjalankan suatu file atau masuk ke suatu direktori.

    Jadi jika format permissionnya adalah seperti ini:

    drwxrwxr–maka hal ini berarti bahwa:
    Direktori tersebut (karena diawali huruf d yang berarti direktori) dapat dibaca, diedit oleh pemiliknya, dan pemilik tersebut juga dapat masuk ke direktori tersebut.
    Direktori tersebut dapat dibaca, diedit oleh groupnya, dan groupnya dapat masuk ke direktori tersebut.
    Direktori ini hanya dapat dilihat oleh user atau group lain, tidak bisa melakukan editing (rename dan hapus), dan tidak bisa masuk ke direktori tersebut.
    -rw-r—–
    File tersebut (karena diawali tanda – yang berarti file biasa) dapat dibaca, diedit oleh pemiliknya, tetapi tidak bisa dieksekusi/dijalankan (layaknya .exe di windows), karena tidak ada permission untuk execute (x)
    File tersebut hanya dapat dibaca oleh groupnya, tanpa dapat diedit/dihapus dan tidak dapat dieksekusi
    File ini tidak dapat dibaca, diedit/dihapus maupun dijalankan oleh user dan group yang lain.


    Spoiler untuk 7. Memberikan Permission Kepada File dan Direktori :


    Kita sudah mengetahui permission apa saja yang ada di file dan direktori di Linux. Tetapi Kita belum mengetahui bagaimana cara memberikan permission kepada file atau direktori tersebut. Di Linux, untuk memberikan permission dapat dilakukan dengan perintah chmod permission FileAtauDirektori.

    Option untuk perintah chmod ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan symbol huruf dan menggunakan symbol angka. Untuk menggunakan symbol huruf, maka huruf yang digunakan terdiri dari:

    u = owner
    g = group
    o = others
    a = all
    + = menambahkan permission
    - = mengurangi permission
    r = permission untuk membaca (read)
    w = permission untuk menulis (write)
    x = permission untuk menjalankan atau masuk ke direktori (execute)

    Untuk memberikan akses tulis kepada group, maka option yang harus kita berikan adalah g+w.
    Untuk menghilangkan akses baca kepada user atau group lainnya, maka option yang harus kita berikan adalah o-r.

    Selain dengan symbol huruf, Kita juga dapat menggunakan symbol angka. Symbol angka ini harus diberikan sekaligus untuk owner, group dan others. Jadi, kalau di symbol huruf kita bisa memberikan permission untuk owner, group atau others saja, maka di symbol angka ini harus diberikan sekaligus. Karena itu, symbol angka ini selalu berisi 3 digit, dimana digit pertama akan berisi mengenai permission owner, digit kedua untuk permission group dan digit ketiga untuk permission others. Symbol angkanya adalah:

    4 = untuk permission baca (read)
    2 = untuk permission tulis (write)
    1 = untuk permission menjalankan (execute)

    Jadi, jika kita ingin memberikan permission seperti ini kepada user

    drw-r-xr—maka perintahnya bila menggunakan symbol huruf adalah:
    $ chmod u+rw,u-x,g+r,g-wx,o+r,o-wx file

    bila menggunakan symbol angka, maka perintahnya:
    $ chmod 654 file

    Angka 6 berarti akses baca dan tulis, karena akses baca adalah 4 dan tulis adalah 2, maka jumlahnya adalah 6. Demikian juga untuk permission group, angka 5 berasal dari permission baca yang bernilai 4 dan permission menjalankan yang bernilai 1. Karena user atau group lainnya hanya boleh membaca saja, maka diberikan nilai 4.
    Contoh lain lagi, misalkan permission awalnya adalah seperti ini drwxrw—- dan kita ingin menggantinya menjadi seperti ini drw-r-x—, maka perintahnya:
    $ chmod u-x, g-w,g+x file

    atau
    $ chmod 654 file

    Untuk mengganti pemilik dari suatu file atau direktori, gunakan perintah berikut: chown PemilikBaru NamaFileAtauDirektori

    Untuk mengganti group dari suatu file atau direktori, gunakan perintah beikut: chgrp GroupBaru NamaFileAtauDirektor


    Spoiler untuk 8. Contoh Penggunaan User Permission :


    Untuk lebih jelasnya, Kita akan langsung masuk ke contoh kasus saja.

    Kita akan membuat 1 group dengan nama IT Dan juga membuatkan user dengan nama-nama: Benny, Budi, dan Iwan. Dan ingat jangan lupa untuk memberikan password. Perintahnya:
    # groupadd it
    # useradd benny
    # passwd benny
    # useradd budi
    # passwd budi
    # useradd iwan
    # passwd iwan
    Kecuali Iwan, user-user tersebut adalah anggota dari group IT. Perintahnya:
    # usermod -G it benny
    # usermod -G it budi
    Selanjutnya adalah membuatkan direktori untuk group dimana setiap anggota group it dapat membaca, menulis dan mengeksekusi direktori tersebut, tetapi tidak untuk user atau group lainnya. Dan setiap file atau direktori yang berada di dalamnya harus mempunyai hak akses yang sama dengan direktori tersebut, yaitu dapat membaca, menulis dan mengeksekusi direktori tersebut.
    Perintahnya:

    # mkdir /home/it
    # chgrp it /home/it
    # chmod g+rwxs, o-rwx /home/it (atau ditulis # chmod 2770 /home/it)
    Perhatikan ternyata untuk permissionnya ada tambahan hurus ‘s’ dan dalam symbol angka menjadi 4 digit. Huruf ‘s’ (atau angka 4 di symbol angka) berarti special permission. Efek dari special permission ini adalah, bila direktori tersebut sudah kita set groupnya menjadi it, maka setiap file atau direktori yang berada di dalamnya yang dibuat setelah permission dibuat, maka groupnya pun akan mengikuti direktori utamanya.

    Jika menggunakan symbol angka, maka special permission ini diletakan pada digit pertama. Berarti digit kedua adalah untuk permission owner, digit ketiga untuk permission group dan digit keempat untuk permission others. Bila tidak ada special permission, maka Kita dapat menuliskan dalam format 3 digit. Untuk symbol angka, berikut adalah artinya:
    4 = u+s
    2 = g+s
    1 = sticky bit (artinya yang bisa menghapusnya hanya owner, untuk symbol huruf ditandai dengan huruf ‘t’).
    Sekarang cobalah untuk login dengan user benny, dan cobalah untuk membuat file apa saja di direktori /home/it.
    Lalu cobalah login dengan user budi, editlah file tersebut. Ternyata user budi dapat mengedit file tersebut. Hal ini karena group file tersebut adalah it, dimana akses group tersebut adalah read, write dan execute.
    Sekarang coba login dengan user iwan, dan coba edit file yang dibuat oleh user benny tadi. Ternyata tidak bisa. Bahkan user iwan tidak bisa masuk ke direktori /home/it sama sekali. Hal ini terjadi, karena user iwan bukan merupakan anggota group it.


    Spoiler untuk 9. Menggunakan VI Teks Editor :


    Ada banyak teks editor yang tersedia di Linux, mulai dari yang berbasis CLI hingga yang berbasis GUI. Beberapa teks editor tersebut adalah

    vi
    emacs
    joe (bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan wordstar/ws, joe ini mirip sekali dengannya)
    pico
    dll

    Vi teks editor ini terdiri dari 2 macam mode, yaitu editing dan command. Saat berada dalam mode editing, Kita bisa mengedit file yang kita buat, seperti menambah, menghapus atau mengedit teks.

    Saat berada dalam mode command, artinya kita bisa memberikan perintah-perintah kepada vi. Perintah-perintah yang dimaksud itu seperti perintah keluar, simpan, copy, delete, dsb. Command ini juga bisa dalam bentuk visual. Saat berada dalam mode visual, kita bisa melakukan blok terhadap baris-baris tertentu dan melakukan copy terhadap baris tersebut dan sebagainya.

    Untuk masuk ke dalam mode editing, kita dapat menekan tombol i. Untuk berpindah mode, dari mode editing ke mode command, Kita dapat menekan tombol ESC.

    Membuat dan membuka file
    Untuk membuat atau membuka file, dapat dilakukan dengan perintah:
    $ vi nama_file
    Jika nama file yang diberikan adalah nama file baru (filenya belum ada), maka artinya kita akan membuat file baru. Tetapi jika nama filenya sudah ada, artinya kita akan membuka file tersebut.

    Berikut beberapa perintah lainnya dalam membuka file:
    $ vi +n nama_file
    Untuk membuka file langsung pada nomor baris n
    $ vi + nama_file
    Untuk membuka file langsung pada baris terakhir
    $ vi +/kata nama_file
    Untuk membuka file langsung pada kata pertama yang ditemukan
    $ vi -R nama_file
    Membuka file dalam modus baca, dan tidak untuk diedit. Perintahnya juga bisa dilakukan dengan perintah $ view nama_file
    Keluar dan menyimpan
    Untuk keluar dari vi, tekan tombol ESC kemudian dilanjutkan dengan menekan tombol :q dan diakhiri dengan ENTER
    Bila file telah sempat diedit, dan Kita ingin keluar tanpa menyimpannya, maka yang perlu Anda lakukan adalah tekan ESC, dilanjutkan dengan tombol :q! dan diakhiri dengan ENTER
    Untuk menyimpan dan keluar dari vi, tekan tombol ESC dan dilanjutkan dengan menekan tombol :wq
    Untuk menyimpan tanpa keluar, tekan tombol ESC dan dilanjutkan dengan menekan tombol :x
    Perintah-perintah pengeditan
    Menggerakkan kursor
    0 = Pindah ke awal baris
    $ = Pindah ke akhir baris
    w = Pindah ke kata selanjutnya
    b = Pindah kembali ke kata sebelumnya
    a = Untuk menyisipkan karakter
    c = untuk memotong kata atau baris
    p = Untuk menyalin kata atau kalimat yang terpotong (paste)
    yy = Untuk menyalin 1 baris.
    2yy = Untuk menyalin 2 baris.
    dd = Untuk menghapus baris.
    2dd = Untuk menghapus 2 baris

    Untuk melakukan copy+paste secara visual, dapat dilakukan dengan cara menekan tombol v, blok baris yang akan dicopy, kemudian tekan y. Letakkan kursor ke tempat tujuan dan tekan p.
    Mengedit teks
    cw = Menghapus satu kata di depan kursor
    c2b = menghapus 2 kata sebelumnya
    c$ = menghapus satu baris di depan kursor
    c0 = menghapus satu kata di belakang kursor
    ~ = mengubah huruf kecil menjadi huruf besar
    u = Undo, melakukan pembatalan terhadap editing terakhir.
    A = menyisipkan karakter di akhir baris
    I = menyisipkan karakter di awal baris
    o = membuka baris kosong di bawah kursor
    O = membuka baris kosong di atas kursor
    s = menghapus karakter pada kursor dan menukar teks
    S = menghapus baris dan menukar teks
    R = menempati karakter, kata, kalimat ke dalam baris yang telah dibuat.
    J = menggabungkan dua baris.
    Menukar teks
    Format umum perintah menukar teks ini adalah:
    :<jangkauan>s/<kata yang akan diganti>/<kata pengganti>/option

    Option yang dapat diberikan adalah
    g = mencari kata secara global
    i = mengabaikan huruf besar/huruf kecil

    Contoh:
    Kita akan mengganti kata “baris” menjadi kata “line”, maka perintahnya:
    :1,$s/baris/line/g
    Mencari kata
    /cari = mencari kata pertama di depan kursor yang sama dengan cari
    ?cari = mencari kata pertama di belakang yang sama dengan cari
    n = untuk mencari kata cari berikutnya tetapi ke arah sebelumnya
    N = untuk mencari kata cari berikutnya tetapi ke arah setelahnya.


    Spoiler untuk 10. Instalasi Program di Linux :


    Instalasi di Linux terdiri dari 2 macam, yaitu instalasi dari repositori dan instalasi program tambahan (non repositori). Instalasi dari repositori artinya Kita akan menginstall program-program tambahan yang sudah disediakan oleh distro Linux tersebut, seperti dari CD/DVD atau dari server (dan mirrornya) distro itu sendiri.

    Instalasi program tambahan (non repositori), artinya Kita akan menginstall program-program lain yang tidak terdapat di distro Linux tersebut atau bisa juga kita akan menginstall program-program yang berada di distro tersebut, tetapi mempunyai versi yang berbeda.

    Installasi Dari Repositori
    Untuk installasi dari repositori, tergantung dari distro yang kita gunakan, karena masing-masing distro mempunyai perintahnya masing-masing. Berikut beberapa perintah yang ada di beberapa distro:

    Mandriva = urpmi
    Red Hat & Fedor = yum
    OpenSUSE & SUSE = yast2
    Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu = apt-get
    PCLinuxOS = apt-get

    Contoh:
    Instalasi tree di Mandriva, urpmi tree
    Instalasi webmin di PCLinuxOS, apt-get install webmin
    Installasi Program Tambahan (non repostori)
    Ada kalanya Kita tidak menemukan aplikasi yang kita inginkan di distro Linux yang kita gunakan, atau aplikasi yang kita inginkan memang ada, tetapi kita membutuhkan versi yang lebih tinggi. Di saat seperti itulah Kita perlu menginstall program tambahan (non repositori) tersebut. Installasi program tambahan ini pun tergantung dari turunan distro yang kita gunakan.

    Secara umum, distro Linux yang ada saat ini dapat dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu:
    Turunan Red Hat (mempunyai installer yang berbentuk .rpm)
    Turunan Debian (mempunyai installer yang berbentuk .deb)
    Turunan Slackware (mempunyai installer yang berbentuk .tgz)

    Dalam pembahasan ini, Kita akan menggunakan installer yang berbentuk .rpm. Perintah untuk menginstall paket .rpm adalah rpm -ivh NamaPaket. Parameter i berarti Kita akan melakukan installasi.

    Parameter v berarti semua progress akan ditampilkan ke layar.

    Parameter h berarti tampilan progressnya dalam bentuk bar, sehingga akan kelihatan persentasenya.

    Untuk mengupgrade paket .rpm, gunakan parameter U untuk menggantikan parameter i. Untuk menghapus aplikasi, gunakan parametera e.

    Penjelasan dan contoh yang lebih lanjut mengenai installasi paket .rpm ini akan dijelaskan dalam thread lanjutan setelah thread ini. Di thread lanjutan nanti, akan dijelaskan cara install paket .rpm yang lebih lengkap, termasuk installasi yang membutuhkan dependensi, dan installasi melalui source code.




    Spoiler untuk Cara Menormalkan Windows Manager Error di Ubuntu 11.04 :

    Pertama-tama masuk di:
    Code:
    - systems/preperence/starup aplication
    - klik Add
    - ketik Metacity isi command /usr/bin/metacity –replace lalu comment Metacity


    Spoiler untuk Cara mempercepat kinerja OS LINUX :


    Spoiler untuk CARA MEMPERCEPAT KINERJA OS LINUX :


    Telah kita ketahui bersama bahwa Microsoft Windows bisa di Tweaking guna meningkatkan performanya. Lalu bagaimana dengan Ubuntu? Apakah kita bisa melakukan optimasi terhadap sistem Ubuntu guna meningkatkan performa seperti hal-nya kita meningkatkan performa dari Microsoft Windows? Dengan bangga (maaf bila sedikit terkesan euforia), saya katakan, Ya, kita bisa lakukan hal yang sama terhadap Ubuntu yang kita miliki. Berikut langkah-langkahnya :Matikan/Disable Fitur IPV

    Saat ini hampir semua server telah menggunakan IPv4, sehingga penggunaan IPv6 sudah kurang begitu efektif (jika tidak mau di bilang conflict). Efek yang paling terasa dari penggunaan IPv6 ini adalah lambatnya kinerja web browser pada saat kita berinternet. untuk mematikan fitur IPv6, bukalah terminal atau konsole dan ketikkan :

    Code:
    #sudo gedit /etc/modprobe.d/bad_list
    ketikkan / isikan perintah berikut ini :

    Code:
    #alias net-pf-10 off

    setelah itu save & exit, silahkan reboot Ubuntu anda untuk melihat perubahan efek nya.

    Matikan / Disable Swapping

    Bila komputer / laptop kita memiliki memory 1 Gb atau lebih, kita bisa mematikan fitur yang dinamakan swappinguntuk menaikan performa ubuntu secara keseluruhan. Nilai swapping ini berada di rentang 0 sampai 100. pada nilai 100, kernel akan mencari program yang tidak aktif dan akan men-swapp out-nya dari cache. Cara untuk menonaktifkan swapping ini adalah dengan cara : buka terminal dan ketikkan :

    Code:
    #sudo gedit /etc/sysctl.confscroll
    ke bagian bawah file dan masukkan line berikut :

    vm.swappiness=0


    Akhiri dengan menekan tombol save & exit dan reboot lah komputer anda untuk melihat efek dari perubahannya.

    Aktifkan / Enable Dual Core Processors

    Secara default Ubuntu tidak mengaktifkan Dual Core Processors, sehingga kemampuan atau performa komputer menjadi kurang maksimal. Agar Ubuntu mengaktifkan fasilitas atau feature Dual Core Processors ini, kita harus mengaktifkannya secara manual. Caranya buka terminal / konsole dan ketikkan:

    Code:
    #sudo gedit /etc/init.d/rc.
    Cari tulisan CONCURRENCY=none. dan bila telah ketemu, ganti nilai none menjadi CONCURRENCY=shell, setelah itu klik save & exit dan rebootkomputer untuk melihat perubahannya

    Speed Up Ubuntu Menus


    Apakah anda merasa respon komputer sedikit lambat saat kita mengakses menu di Ubuntu ? bila iya, kita bisa mempercepat loading menu dengan cara klik Places -> Home Folder. Disini kita perlu untuk membuat satu buah file yang bernama .gtkrc-2.0. caranya, klik kanan di area bebas di Home Folder dan pilih Create Document -> Empty File dan beri nama / Rename dengan .gtkrc-2.0.Ingat, jangan lupa untuk memberi titik(.) di depan nama gtkrc-2.0 yang berarti file tersebut nantinya akan bersifat hidden. Setelah itu klik 2x pada file .gtkrc-2.0 dan masukkan baris perintah berikut ini:gtk-menu-popup-delay=0

    Akhiri dengan menekan tombol Save & Exit. Anda harus Logout dan Login kembali untuk melihat efek perubahannya. Bila ternyata nilai 0 terlalu cepat, kita bisa menggantinya dengan nilai yang lebih tinggi misalnya 100. pada kasus yang penulis coba, penulis mendapatkan speed ideal dengan mengeset .gtkrc-2.0 dengan nilai 100.

    Dan apabila ternyata anda tidak menginginkan fungsi ini dikarenakan mungkin, komputer anda menjadi tidak stabil atau mungkin tombol shutdown di pojok kanan atas komputer anda jadi trouble, anda dengan bebas dapat menghapus file .gtkrc-2.0 untuk kembali ke settingan awal sebelumnya.


    Spoiler untuk Apakah LINUX/Ubuntu jalan di Android? :

    Nih gan saya Ryougi dapet pertanyaan di Inbox saya..
    Katanya "Apakah Linux/Ubuntu jalan di Android?"

    Pada dasarnya linux bisa jalan di PC dgn spec paling minimal. jadi apa linux bisa jalan di 'smartphone' ? tentu saja bisa. yg jelas pastikan smartphone android itu punya CPU. kalao ngga punya cpu kayak nexian ya ngga tau juga apa bisa apa nggak .
    selanjutnya ke sini aja... http://androlinux.com/android-ubuntu...tu-on-android/


    Spoiler untuk Menginstall Manual Nvidia Driver di Ubuntu 11.10 :


    Buat anda yang menggunakan kartu grafis Nvidia, setelah menginstall ubuntu 11.10 tentu sudah bisa merasakan efek unity yang ‘awesome’ banget. Tapi perlu diketahui tampilan tersebut tidak menggunakan Nvidia driver melainkan Nouveau driver yang otomatis include di setiap rilis ubuntu.

    Nouveau driver ini menurut saya masih sangat kurang dukungannya dengan openGL untuk 3D akeselerasi. Selain itu kompie jadi sering hang setelah beberapa menit di gunakan.

    Okay, berikut ini cara menginstall manual Nvida driver di Ubuntu 11.10

    Pertama download rilis paling update Nvidia Driver Disini ( cari aj ). Pilih produk Nvidia yang sesuai dengan milik anda. Saya menggunakan Nvdia driver versi 285.05.09.

    Setelah selesai mendownload, sekarang kita akan melakukan instalasi manual. Caranya masuk ke CLI mode dengan menekan Ctrl+Alt+F1 pada keyboard.

    Matikan desktop manager dengan menulis syntax
    Code:
    sudo stop lightdm
    Setelah itu kita harus meremove nouveau driver di kernel dengan mengetik syntax

    Code:
    sudo apt-get --purge remove xserver-xorg-video-nouveau
    Jika sudah sekarang arahkan ke folder tempat kita menyimpan driver Nvdia yang barusan kita download. Gunakan perintah ‘cd’. Contohnya :

    Code:
    cd /home/aditia/Download/
    Untuk meyakinkan kita sudah berada di folder yang benar, gunakan perintah ‘ls’ untuk mencari file yang sudah kita unduh. Jika sudah benar, maka langkah selanjutnya adalah menginstall driver Nvidia tersebut. Caranya dengan mengetik syntax

    Code:
    sudo sh ./NVIDIA-Linux-x86_64-285.05.09.run
    Ikuti wizard dari Nvidia driver tersebut, saya sarankan anda untuk memeriksa lebih seksama sebelum meng”iya’kan wizard tersebut.

    Jika proses instalasi telah selesai, kita bisa langsung kembali ke desktop dengan menggunakan perintah


    Spoiler untuk Special Tips Edisi 28 January 2012 :


    Spoiler untuk 1. Efek Aero-Glass Pada Window Border :

    Jalankan Configuration Editor (tekan alt+f2, ketikkan gconf-editor pada Run a command) lalu klik apps > gwd dan double-klik pada metacity_theme_opacity lalu ganti valuenya menjadi lebih kecil (0.8 / 0.5)



    Spoiler untuk 2. Sembunyikan Icon Hard Drive Pada Desktop :

    Masih menggunakan Configuration Editor (tekan alt+f2, ketikkan gconf-editor pada Run a command) lalu klik apps > nautilus > desktop dan uncheck pada volumes_visible



    Spoiler untuk 3. Cobalah GNOME 3 / GNOME Shell :


    utorial berikut adalah cara menginstal desktop GNOME 3 pada sistem operasi Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal).

    GNOME 3 adalah versi terbaru dari desktop GNOME, dan telah dirilis pada tanggal 6 April 2011 lalu. GNOME 3 adalah lingkungan desktop ringan yang digunakan dalam berbagai distribusi Linux populer, seperti Ubuntu, Mandriva, PCLinuxOS, dll

    Untuk menginstal GNOME 3 pada sistem anda ikuti langkah-demi-langkah tutorial berikut (dengan screenshot).
    Spoiler untuk PERINGATAN :

    Jika Anda mengikuti tutorial ini anda akan merubah session anda sebelumnya, dan belum ada metode downgrade untuk saat ini


    Mari Mulai Instalasi

    Tekan kombinasi tombol ALT + F2 pada keyboard Anda, check pilihan "Run in terminal" dan paste perintah berikut dalam dialog "Run Application":

    Code:
    sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3


    Masukkan password anda ketika ditanya dan tekan tombol OK. Sebuah jendela terminal akan muncul selama beberapa detik, dan secara otomatis akan menutup. Tekan kombinasi tombol ALT + F2 lagi, check pilihan "Run in terminal" dan paste perintah berikut dalam dialog "Run Application":

    Code:
    gksu apt-get update


    Masukkan password anda ketika ditanya dan tekan tombol OK. Sebuah jendela terminal akan muncul selama beberapa detik, dan secara otomatis akan menutup. Tekan kombinasi tombol ALT + F2 lagi, check pilihan "Run in terminal" dan paste perintah berikut dalam dialog "Run Application":

    Code:
    sudo apt-get dist-upgrade


    Sebuah jendela terminal akan muncul. Masukkan password anda dan tekan Enter. Ketika anda ditanya apakah anda ingin mengupgrade paket anda, ketik Y dan tekan Enter. Jendela terminal secara otomatis akan menutup ketika instalasi selesai.

    GNOME 3 kini selesai terinstal di mesin Ubuntu anda. Yang harus anda lakukan sekarang adalah reboot sistem anda dan pilih Ubuntu GNOME Shell Desktop di layar login.

    Selamat Mencoba Desktop GNOME 3.





    Pada waktunya, instalasi GNOME 3 anda secara otomatis akan mengupdate ke versi yang lebih baru, jadi pastikan anda memperbarui sistem anda secara berkala.


    Spoiler untuk 4. Mount Drive Otomatis Pada Saat Booting :

    Bila Ubuntu anda berdampingan dengan Windows (Dual Boot) lalu anda butuh untuk mengakses partisi NTFS anda di ubuntu maka anda dapat me-mountnya secara otomatis pada saat booting dengan menggunakan PySDM.

    Anda dapat menginstal PySDM menggunakan Synaptic Package Manager atau dengan menggunakan terminal dengan menjalankan perintah berikut:

    Code:
    sudo apt-get install pysdm
    Lalu jalan kan aplikasi di Applications > System > Storage Device Manager atau dengan mencarinya. Cukup pilih drive atau partisi dan klik pada mount atau pilihan lain yang ingin anda konfigurasikan.


    Spoiler untuk PERINGATAN :

    Berhati-hatilah saat mengkonfigurasi. Kesalahan sedikit bisa membuat anda menggigit keyboard



    Spoiler untuk 5. Beralih Menggunakan Desktop GNOME 2.3 Klasik :

    Mungkin, Banyak dari kita tidak suka Unity Desktop, jangan khawatir anda dapat menggunakan desktop klasik favorit anda - 'Gnome 2.3' di Ubuntu 11.04 tanpa masalah, yang diinstal secara default. Anda hanya perlu memilih pilihan desktop klasik di login screen, untuk menjalankan Gnome Desktop.


    Spoiler untuk 6. Instal Faenza Icons :

    Instal Faenza Icons dari terminal dengan menjalankan perintah berikut :
    Code:
    1.sudo add-apt-repository ppa:tiheum/equinox
    2.sudo apt-get update && sudo apt-get install faenza-icon-theme
    Lalu pilih dari Theme customize (Appearance >Themes, lalu sesuaikan setiap tema menggunakan faenza icons & simpan)



    Spoiler untuk 7. Konfigurasi Boot Option - Grub :

    Instal StartUp Manager untuk mengkustomisasi GRUB dan splash screen dalam mode GUI

    Code:
    sudo apt-get install startupmanager



    Spoiler untuk 8. Ubuntu Tweak :

    Ubuntu adalah OS bebas dan open source, jadi 100% dapat dikustomisasi. Jika anda ingin men-tweak settingan ubuntu gunakan beberapa aplikasi / utilitas seperti Ubuntu Tweak untuk mengkustomisasi Ubuntu 11.04. Ubuntu Tweak (aplikasi bebas dan open source) akan memungkinkan anda untuk mengkonfigurasi Ubuntu dengan cara mudah.

    Anda dapat mendownload aplikasinya di alamat ini http://www.ubuntu-tweak.com.

    Setelah berhasil mendownload instal menggunakan Ubuntu Software Center.



    Spoiler untuk 9. Login Sebagai Root Dalam Mode GUI :

    Meskipun tidak diperlukan karena anda dapat melakukan tugas administratif menggunakan perintah sudo, hanya jika anda ingin menikmati kekuasaan root dalam mode GUI maka ada sebuah trik sederhana untuk membuka root di Ubuntu 11.04. Tapi Anda harus - sangat berhati-hati ketika menggunakan Ubuntu sebagai root, karena kesalahan kecil dapat merusak sistem tersebut.


    Spoiler untuk 10. Memindahkan Tombol Window (close, maximize, minimize) Ke Kanan :

    Jika anda tidak terbiasa dengan tombol window yang berada di kiri atas, anda bisa memindahkannya kembali ke kanan atas. Jalankan Configuration Editor (tekan alt+f2, ketikkan gconf-editor pada Run a command) lalu klik apps > Metacity > General double klik pada button_layout ganti value menjadi menu:maximize,minimize,close




    Spoiler untuk Login sebagai root di Ubuntu :



    Spoiler untuk Login Sebagai Root Di Ubuntu :

    Seperti halnya dengan distribusi linux lainnya ubuntu juga menangani hak akses terhadap file. Tujuan utama dari sistem berkas adalah untuk melindungi file dari akses yang tidak sah. Pleh karena itu Ubuntu atau Sistem Operasi berbasis Linux sangat aman dan kuat.

    Sehubungan dengan aturan izin file, kadang itu sangat mengganggu, khususnya untuk pengguna tingkat lanjut. Ubuntu menyediakan perintah 'sudo' (Cukup tambahkan istilah 'sudo' pada awal perintah yang ingin anda eksekusi), yang memungkinkan user biasa untuk melakukan tugas administratif. Bila anda ingin mengaktifkan login root dengan mode GUI di ubuntu anda dapat mengikuti contoh di bawah ini.

    Code:
    Ini tidak disarankan untuk login sebagai root, pastikan anda berhati-hati dan tau apa yang ingin anda lakukan, kesalahan kecil bisa merusak sistem anda
    Buka terminal dan jalankan perintah berikut :
    Code:
    sudo passwd root
    Spoiler untuk ? :

    Masukkan password untuk root 2 kali






    Spoiler untuk Tips n Trick LINUX Febuary 2012 :


    Spoiler untuk Menghubungkan ke Desktop Windows dari Ubuntu melalui Remote Desktop Connection :




    Salah satu fitur yang sangat berguna dari Windows adalah menghubungkan desktop anda secara remote (jarak jauh). Sementara ini adalah fitur native dari Windows 7 dan versi sebelumnya, tidak didukung secara standar di distro-distro Linux, termasuk Ubuntu. Namun, dengan menggunakan salah satu tool yang tersedia anda dapat terhubung dengan Remote Desktop Windows dengan mudah.

    Code:
    Berjalan di Ubuntu 10.10 dan 11.04

    Spoiler untuk 1. Aktifkan Remote Desktop Connection :


    Anda harus mengaktifkan fitur ini untuk mengizinkan komputer lain melakukan koneksi Remote Desktop ke komputer anda.

    Spoiler untuk 2. Instal Remote Desktop Client :


    Secara default, Ubuntu tidak dilengkapi dengan klien remote desktop yang mendukung Remote Desktop Protocol (RDP) yang digunakan oleh sistem operasi Windows. Anda perlu menginstal salah satu klien yang tersedia di Software Center.

    Buka Ubuntu Software Center (Applications -> Ubuntu Software Center). Klik Get Software disebelah kiri lalu masukkan "remote desktop" pada search box pada kanan atas window. Pada tutorial ini menggunakan Remmina Remote Desktop Client lalu klik tombol Install.


    Masukkan password anda bila diminta


    Klik tombol Authenticate lalu aplikasi akan didownload dan diinstal.

    Spoiler untuk 3. Konfigurasi Remote Desktop Session :


    Jalankan Remmina Remote Desktop Client (Applications -> Internet -> Remmina Remote Desktop Client)


    Klik pada tombol New Connection



    Window Remote Desktop Preference akan terbuka, pada bagian Profile masukkan nama dari koneksi ini.

    Lalu pada tab Basic pada bagian text box Server masukkan IP dari komputer Windows yang ingin di remote. Kemudian isikan User name dan Password untuk melakukan koneksi.

    [attention]User dan Password yang sudah di definisikan pada komputer windows[/atttention]

    Anda juga dapat memilih resolusi dan kedalaman gambar pada bagian Resolution dan Color depth.



    Code:
    Memilih ukuran desktop yang lebih besar dan kedalaman warna dapat mempengaruhi kinerja sesi remote desktop anda. Jika anda mengalami lag ketika terhubung ke remote desktop coba kurangi kedalaman warna atau resolusi.
    Jika Anda ingin sharing folder yang ada di komputer Ubuntu anda dengan komputer Windows, cukup centang kotak Share folder dan pilih folder yang ingin anda share.

    Selain itu, untuk pengaturan lebih lanjut, buka tab Advanced. Disana anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan suara, berbagi printer, menonaktifkan sinkronisasi clipboard, dll.



    Setelah anda selesai mengkonfigurasikannya klik tombol Connect.



    Setelah anda menutup koneksi, Remmina Remote Desktop Client secara otomatis menyimpan koneksi tersebut sehingga anda dapat menyambung kembali di lain waktu, dengan mudah klik pada nama sambungan.




    Untuk tutorial Mengaktifkan Remote conection baca spoiler di bawah ini

    Spoiler untuk Tutorial Mengaktifkan Remote conection :



    Windows Remote Desktop Connection memungkinkan nnda untuk terhubung ke komputer berbasis Windows lewat internet atau jaringan. Ketika anda tersambung melalui Remote Desktop Connection, anda dapat melihat desktop komputer host dan mengakses file dan folder seolah-olah anda sedang duduk di depan komputer tersebut.

    Hal ini berguna untuk para administrator sistem atau sebagai end-user, yang mungkin ingin mengakses komputer kerja mereka dari rumah atau sebaliknya. Jika anda menjalankan Windows XP Professional, Windows Vista Business, Windows Vista Ultimate atau Windows 7 Professional, Windows 7 Ultimate atau Windows 7 Enterprise, anda dapat menggunakan Remote Desktop Connections.

    Dalam tutorial ini, anda akan mempelajari cara mengaktifkan Remote Desktop Connections pada komputer anda yang berbasis Windows sehingga dapat dikendalikan dari jarak jauh.

    Spoiler untuk Mengaktifkan Remote Desktop Connection :

    Untuk mengaktifkan Remote Desktop Connection, klik pada Start Menu Klik kanan pada Computer lalu pilih Properties.


    Pada window System Properties klik Remote settings pada sisi kiri window. Ini akan membuka tab Remote dari jendela System Properties disini terdapat tiga pilihan yang dapat anda pilih.
    • Don’t allow connections to this computer - Opsi ini akan mencegah pengguna terhubung ke komputer anda menggunakan Remote Desktop Connection atau RemoteApp. (koneksi RemoteApp adalah koneksi dimana klien hanya terhubung ke sebuah aplikasi tunggal.)
    • Allow connections from computers running any version of Remote Desktop - Ini akan memungkinkan pengguna menjalankan versi apapun dari RemoteApp atau Remote Desktop Connection untuk terhubung ke komputer anda. Gunakan ini jika anda tidak yakin versi berapa yang klien Remote Desktop gunakan, atau jika mereka menggunakan aplikasi Remote Desktop Connection pihak ketiga. (Sebagai contoh, klien Ubuntu kemungkinan akan memerlukan opsi kedua.)
    • Allow connections only from computers running Remote Desktop with Network Level Authentication - Koneksi Ini membatasi Remote Desktop ke versi yang menjalankan Remote Desktop yang memiliki Jaringan Level Authentication. Jaringan Tingkat Otentikasi diperkenalkan di Remote Desktop Client 6.0. Jika komputer client menjalankan Windows 7 atau mereka baru saja men-download klien Remote Desktop Connection, gunakan pilihan ini, karena lebih aman.




    Lalu klik pada tombol Select Users, untuk menambahkan user yang dapat melakukan koneksi ke remote desktop. Maka jendela Remote Desktop Users akan muncul, klik pada tombol Add.

    Masukkan Nama user yang akan di berikan akses lalu klik tombol Check Names (Windows akan memastikan bila nama yang anda masukkan terdapat di sistem).






    Spoiler untuk Membuka dan Membuat File rar Pada Ubuntu :


    Secara default Archive Manager di Ubuntu tidak mendukung file berekstensikan rar, sedangkan banyak file yang kita download berekstensikan file tersebut.

    Untuk membuka file rar di ubuntu kita terlebih dahulu menginstal modul yang dibutuhkan.
    Instalasi rar module

    Buka terminal dan ketikkan perintah berikut
    Code:
    sudo apt-get install rar unrar
    Setelah instalasi selesai anda sudah bisa membuka atau membuat kompresi dengan file rar.

    MEMBUKA FILE RAR

    Untuk melakukan unrar cukup klik kanan file tersebut lalu klik Extract Here, atau anda bisa membukanya dengan Archive manager dan menekan tombol extract dan memilih dimana lokasi anda akan mengextract file tersebut.


    MEMBUAT FILE RAR

    Sedangkan untuk membuat file rar anda cukup memilih file / beberapa file lalu klik kanan dan klik pilihan "Compress..". Window akan muncul dan isikan Filename pilih extensi .rar dari dropdown menu (anda juga dapat memberikan pasword dan membagi file / split dalam beberapa ukuran pada menu other options)


    Spoiler untuk Patching Kernel baru pada LinuxMint 9/10 :

    Banyak yang nanya disini kalo mint 9/10 bisa engga pake kernel baru ?? ane coba nih barusan. Ane coba pake kernel baru 2.6.38 customize dari Liquorix karena menurut ane kernel ini konfigurasi hardwarenya lebih banyak mendukung. Ane testnya di Ubuntu 10.10 Berhubung linuxmint dan ubuntu satu keluarga mungkin bisa diterapkan. Bagi yang mau nyoba di linuxmint harap lapor kalo sukses ,tapi ane ada catetan "Ane gag nanggung jawab apabila terjadi error"

    Saat ini Liquorix tidak menyediakan PAE kernel. Jadi apabila komputer kita memiliki lebih dari 3 GB RAM dan menggunakan 32bit,lebih baik jgn instal Liquorix !

    1. Masukin Repo Liquorix :
    Code:
    1. Synaptic Package Manager -> Setting -> Repositories -> Other Sofware -> Add
    2. Isi dengan : deb http://liquorix.net/debian sid main
    3. Close
    4. Masuk ke terminal ketik : sudo apt-get update
    5. Ketik lagi : sudo apt-get install '^liquorix-([^-]+-)?keyring.?'
    2. Install kernelnya :
    untuk 32 bit
    Code:
    sudo apt-get install linux-headers-2.6-liquorix-686 linux-image-2.6-liquorix-686
    untuk 64 bit
    Code:
    sudo apt-get install linux-headers-2.6-liquorix-amd64 linux-image-2.6-liquorix-amd64
    3. Restart Komputer anda setelah install kernel

    4. ketik lagi di terminal :
    Code:
    $ uname -a
    5. apabila muncul tulisan
    2.6.38-7.dmz.2-liquorix-686 #1 ZEN SMP PREEMPT Thu Jun 2 01:29:20 UTC 2011 i686 GNU/Linux
    berarti kenel sukses diinstall ,namun apabila muncul tulisan :

    W: Possible missing firmware /lib/firmware/rtl_nic/rtl8168d-2.fw for module r8169
    W: Possible missing firmware /lib/firmware/rtl_nic/rtl8168d-1.fw for module r8169
    berarti ada yang error pada firmwarenya ,solusinya

    1. Buka terminal ketik :
    Code:
    $ wget https://launchpad.net/ubuntu/+archiv...e_1.49_all.deb
    $ sudo dpkg -i linux-firmware_1.49_all.deb
    $ sudo update-initramfs -u
    $ sudo update-grub
    2. Restart Komputer anda.

    Namun apabila saat booting muncul tulisan seperti :
    init : ureadhead
    Solusinya ,masuk ke terminal lalu ketik :
    $ sudo mv /etc/init/ureadahead.conf /etc/init/ureadahead.conf.disable
    Apakah kernel 2.6.38 ini sudah disupport ATI ? .tentu saja sudah disupport, sebelumnya apabila sudah terinstall driver ATI kita hapus kembali agar menghindari bug saat pergantian kernel. Cara instalasi :
    Code:
    1. Download scriptnya di http://kanotix.net/files/install-fglrx-debian.sh
    2. Save script tersebut pada /tmp
    3. Buka Terminal ketik :
    $ cd /tmp
    $ chmod +x install-fglrx-debian.sh
    $ sudo ./install-fglrx-debian.sh
    $ sudo reboot

    PS :
    1. Backup terlebih dahulu data-data anda sebelum melakukan update kernel.
    2. Jangan dihapus kernel lama anda, ini memungkinkan untuk melakukan downgrade apabila terjadi error pada komputer anda.



    Spoiler untuk Tips n Trick LINUX Maret 2012 :

    Spoiler untuk Chrome / Chromium Sebagai Default di Linux :

    Mode penyamaran memungkinkan kita untuk browsing web tanpa menyimpan cookies, history, dll. Google Chrome (atau Chromium) menyediakan mode "penyamaran", yang memungkinkan untuk browsing secara pribadi. Mode ini dapat dijalankan dengan menggunakan kombinasi tombol "shift-ctrl-n" atau memilih "New Incognito Window" dari menu. Satu-satunya bagian yang hilang adalah sampai saat ini belum ada cara untuk memulai mode ini secara default.

    Pada artikel ini saya akan menguraikan cara memperbarui sistem anda untuk memulai Mode penyamaran Google Chrome secara default. Hal ini termasuk menjalankannya dari menu Aplikasi serta menjadikannya sebagai default saat membuka link baru.

    Langkah Pertama

    Menggunakan aplikasi "alacarte" edit menu aplikasi Google Chrome / chromium. Anda dapat menjalankan perintah ini secara langsung atau klik kanan pada menu "Applications" dan "Edit Menus". Arahkan ke bagian "Internet" dan pilih Google Chrome / Chromium.



    Seperti yang anda lihat pada gambar diatas tambahkan "--incognito" diantara chromium dan %U.. Ini akan menjadikan mode penyamaran sebagai default saat anda membuka chrome / chromium dari menu aplikasi.

    Langkah Kedua

    Selain itu, jika Anda ingin link akan dibuka dalam mode Penyamaran Anda juga harus memperbarui konfigurasi Aplikasi yang dipilih. Hal ini dilakukan dengan Preferences > Preferred Applications. Ini adalah asumsi bahwa Google Chrome / Chromium ditetapkan sebagai browser default. Pada screenshot di bawah ini, anda akan melihat bahwa pada dasarnya kita akan membuat perubahan yang sama seperti yang kita lakukan di atas.



    Spoiler untuk Alternatif :

    biar google-chrome / chromium jalan di root:

    Code:
    Google Chrome
    1. Buka terminal
    2. gedit /etc/bin/google-chrome ( buat Gnome, kalo KDE geditnya di ganti sama KWrite / Kate
    3. di ujung line tambahin --user-data-dir
    
    Ctrl + S
    Done
    Code:
    Chromium
    1. cd /usr/lib/chromium-browser
    2. hexedit chromium-browser
    3. pencet TAB
    5. ctrl + S buat buka tab search
    6. cari getuid terus ganti jadi getppid
    7. ctrl + x
    Done



    Spoiler untuk Menguasai Bash History :


    Anda sebagai pengguna sistem operasi linux sering berinteraksi di lingkungan terminal baik itu untuk mengkonfigurasi, menjalankan program atau memanajemen file dan banyak hal lainnya yang dapat anda lakukan. Tulisan ini adalah cara untuk membahas beberapa aspek yang paling berguna dari history, yang bertujuan untuk mempercepat kerja anda dalam pengetikan perintah.


    Tombol Panah Atas/Bawah

    Banyak dari anda mungkin tahu yang satu ini, tapi bagi siapa saja yang tidak, itu akan membuat hidup anda jauh lebih mudah. Setiap kali anda berada di command shell, cukup menggunakan panah atas dan bawah pada keyboard anda untuk melihat history yang pernah anda ketikkan sebelumnya. Lain kali anda memasukkan perintah panjang yang ternyata salah ketik, anda tidak perlu mengetik ulang semuanya hanya menekan panah atas dan lakukan pengeditan perintah yang salah.

    Ctrl + R

    Cukup dengan menekan tombol Ctrl + R di command shell anda. Ini akan melakukan pencarian di history tentang apa yang sudah anda ketikkan sebelumnya.Saat anda mengetik, bash akan mencari history dan menampilkan hasil saat anda mengetik. Jika anda telah menemukan perintah yang anda inginkan, cukup tekan enter untuk menjalankan perintah tersebut.



    Pencarian Manual

    Selain menggunakan perintah sebelumnya anda juga bisa melakukan pencarian history secara manual, bisa mencari dengan kata tertentu dengan menggunakan grep atau dengan menampilkan jumlah history yang anda ingin tampilkan.




    !!

    Karakter tanda seru ganda tersebut akan digantikan oleh perintah yang anda ketikkan sebelumnya. Sebagai contoh bila anda melakukan perintah yang memerlukan akses root pada perintah sebelumnya, anda tinggal mengetikkan perintah sudo !! di terminal



    !(perintah)

    Mungkin anda pernah mengetikkan perintah yang panjang dan kompleks. Anda dapat menemukan perintah tersebut cukup menambahkan beberapa huruf pertama dari perintah setelah ! dan bash akan menemukannya.



    Code:
    Berhati-hatilah saat menggunakan perintah ini. Ini bisa menjalankan perintah yang tidak anda harapkan. Hindari command yang berbahaya seperti "rm"
    !?(perintah)

    Hampir sama dengan perintah sebelumnya, hanya saja perintah ini akan mencari kata tidak hanya di awal perintah.


    Code:
    Berhati-hatilah saat menggunakan perintah ini. Ini bisa menjalankan perintah yang tidak anda harapkan. Hindari command yang berbahaya seperti "rm"
    !(nomor)

    Bila anda menggunakan command history untuk melihat daftar history, anda akan melihat setiap item dalam daftar memiliki nomor yang terkait dengannya. Anda dapat menggunakannya untuk memanggil perintah tertentu.




    Jgn lupa Cendolnya
    Last edited by RyougiShiki; 10-03-12 at 11:20.

  2. Hot Ad
  3. The Following 5 Users Say Thank You to RyougiShiki For This Useful Post:
  4. #2

    Join Date
    Dec 2011
    Posts
    11
    Points
    5.30
    Thanks: 0 / 2 / 2

    Default

    Saya pake linux tq ya inponya

  5. #3
    Public-TROYA's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    1,287
    Points
    43.06
    Thanks: 61 / 143 / 114

    Default

    Cara Buka Win2-7Pack_v6.5_Multilang_Aero.tar.lzma Pake Apa gan coba liat ss di PC ane ko ga bisa di buka


  6. #4

    Join Date
    Nov 2011
    Location
    Depan Kebun Ganja #1 Di indonesia
    Posts
    101
    Points
    87.25
    Thanks: 9 / 6 / 6

    Default

    Lebih Bagus LiNux UBUNTU gan .. CooL

  7. #5
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Default

    Quote Originally Posted by -HaRDCoRe- View Post
    Cara Buka Win2-7Pack_v6.5_Multilang_Aero.tar.lzma Pake Apa gan coba liat ss di PC ane ko ga bisa di buka


    Aneh...

    Kalo di gw bisa kok, ente pake linux v berapa?
    Last edited by RyougiShiki; 19-03-13 at 12:23.

  8. #6
    Public-TROYA's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    1,287
    Points
    43.06
    Thanks: 61 / 143 / 114

    Default

    gw blm pake linux

    gw pake Windows XP , jadi gmna nih dong ?

  9. #7
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Default

    Quote Originally Posted by -HaRDCoRe- View Post
    gw blm pake linux

    gw pake Windows XP , jadi gmna nih dong ?
    Jelas ngak bisa lah kalo di windows =_=" ni tuk linux

    Kalau di linux juga ngak bisa di buka coba ente cari program extractor utk Win2-7Pack_v6.5_Multilang_Aero.tar.lzma
    Kalo ngak bisa juga Mungkin ente kelewatkan salah satu petunjuk kek
    Buka Open Build Services (OBS) : http://software.opensuse.org/search
    Last edited by RyougiShiki; 19-03-13 at 12:24.

  10. #8
    Public-TROYA's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    1,287
    Points
    43.06
    Thanks: 61 / 143 / 114

    Default

    emang kalo mw ganti jadi linux gmna gan carana ?

    gw pengen pake linux tp g tau carana ..

  11. #9
    Analyst's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Rumah
    Posts
    6,070
    Points
    27.34
    Thanks: 8 / 260 / 200

    Default

    mantep banget ya

    Linux nya bener2 mirip sama windows 7..

  12. #10
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Default

    @ Hardcore

    Sorry ngak bisa di quotes lagi di HP

    beli cd linux la..
    Linux itu sama ky windows
    Jadi ya kalo km pake windows ya windows kalo linux ya linux..
    Ya kalo mau si kamu instal ulang os kamu pake linux...

    tapi kalau mau 2 os sekaligus juga bisa
    pake hiren bot cd bro
    Last edited by RyougiShiki; 19-03-13 at 12:25.

  13. #11
    Public-TROYA's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    1,287
    Points
    43.06
    Thanks: 61 / 143 / 114

    Default

    selain Lwat CD ada gak ?

    lwat download gt , jd tar gw download filenya ..

  14. #12
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Default

    y y lah beli cd...

    Kalo di donlod ya kaga bisa di instal =_=
    instal ulang ma harus belm masuk GUInya OS

    bole si donlod terus pake hiren bot cd masukin ke flashdisk
    petunjuk selanjutnya>>>>. di google.com
    wkwkkww
    Last edited by RyougiShiki; 19-03-13 at 12:26.

  15. #13
    gegehare's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    root@linux:~#
    Posts
    5,385
    Points
    12.50
    Thanks: 153 / 213 / 165

    Default

    Quote Originally Posted by -HaRDCoRe- View Post
    selain Lwat CD ada gak ?

    lwat download gt , jd tar gw download filenya ..
    bisa gan via usb flashdisk , ente download ISO linux nya dolo, tutor nya banyak di mbah google
    ini link contoh

    kalo br mw nyoba2 linux mah duet'in aje dolo ama si jendela

    @RyougiShiki

    sering2 share ttg linux ya ^^

    Who is Trafalgar Law? The Captain and Doctor of the Heart Pirates? a Man with bounty 200.000.000 Beli? Surgeon of Death? No , He is just a Rookie Pirate who know the meaning about "Will of D."

    "I told you, I'm waiting for the right time...Dont get rushed, "One Piece" isn't going anywhere...Now, enough talking, Shut up and follow my orders...I'll be sure, To steal the proper throne" - Trafalgar Law

    GeGeHaRe One Piece Predictions
    New Nakama - Country Of Brigands - Wano Country - X Mark - Fire Sword

  16. #14
    RyougiShiki's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Cimahi
    Posts
    511
    Points
    1.30
    Thanks: 34 / 90 / 66

    Default

    Quote Originally Posted by gegehare View Post
    bisa gan via usb flashdisk , ente download ISO linux nya dolo, tutor nya banyak di mbah google
    ini link contoh

    kalo br mw nyoba2 linux mah duet'in aje dolo ama si jendela

    @RyougiShiki

    sering2 share ttg linux ya ^^

    Kalo lewat USB biasanya suka ngak bisa... di bios biasanya ngak disediain utk USB... ( " Biasanya " )
    tergantung pas nyeting bios nyee
    coba setting bot flashdisk-drive ato flashdisk-hdd
    bios gw pheonix
    Last edited by RyougiShiki; 19-03-13 at 12:28.

  17. #15
    Public-TROYA's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    1,287
    Points
    43.06
    Thanks: 61 / 143 / 114

    Default

    Thx Infonya gan ..

    tar gw coba deh ..

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •