Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 15 of 37
http://idgs.in/507931
  1. #1
    shin~'s Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    spain
    Posts
    170
    Points
    58.60
    Thanks: 0 / 44 / 8

    Default The Power of Money

    Saya bukan manusia munafik.

    Karena saya bukan manusia munafik, maka saya sama sekali tidak menampik pentingnya eksistensi alat transaksi bernama uang dalam hidup saya dan hidup orang banyak, terutama di masa seperti sekarang ini.

    Kasarnya, kita memang tidak bisa lagi hidup tanpa uang di zaman ini.

    Tapi tentu saja, saya juga tidak akan membenarkan jika keberadaan uang kemudian bisa dengan seenaknya mengeliminasi kedudukan hati nurani pada diri seseorang.

    Kecuali orang yang bersangkutan memang punya indikasi mengidap penyakit hati, misalnya tega menyengsarakan kehidupan orang lain agar ia mendapatkan keuntungan dari hal itu.

    Cikal bakal seperti ini mungkin bisa dikatakan sebagai embrio dari tindakan kriminal yang tengah ramai dibicarakan masyarakat negeri ini sekarang, korupsi.

    Karena seringnya kita dibombardir dengan kejadian bernada "saya-rela-melakukan-apapun-asal-saya-mendapat-untung" ini, mungkin banyak dari kita yang kemudian bersikap cenderung resisten atau imun, termasuk saya. Namun saya tegaskan, imun di sini bukan berarti kita menerima dengan lapang dada dizhalimi dengan cara demikian, kita tetap harus melawan, caranya saja yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    Saat saya menyaksikan berita di televisi yang membahas tentang tindak-tanduk para koruptor misalnya, biasanya saya hanya akan mengutuk dalam hati atau mengeluarkan sedikit sumpah serapah. Atau saat saya mengalami kejadian 'pemalakan secara halus' di kantor pemda atau di kantor lurah agar urusan dipercepat prosesnya misalnya, biasanya saya akan memilih untuk tetap menggunakan jalur 'normal' yang memakan waktu jauh lebih lama, meskipun saya tidak menyangkal pernah juga satu-dua kali terpaksa meladeni tindak 'pemalakan secara halus' itu dalam keadaan kepepet.

    Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa mayoritas kita juga akan melakukan hal serupa. Namun bagaimana kiranya jika pelaku tindakan rendah itu adalah orang yang kita kenal..?? Tidak hanya mengenal mungkin, tapi sangat mengenal baik..??

    Bagaimana jika hal tersebut dilakukan oleh orang yang sebelumnya kita kenal sebagai seseorang yang jujur, baik hati, suka menolong, taat beribadah, pintar, dan sebenarnya hidup berkecukupan..?? Orang yang sepertinya kalap (atau istilah 'norak' mungkin lebih tepat untuk digunakan) saat harus bergelut dengan sebuah dunia konsumtif, penuh persaingan, dan konon kabarnya banyak godaan..??

    Wajarkah jika kemudian kita berasumsi bahwa hal tersebut adalah sebagai sesuatu yang lumrah..?? Mungkinkah ajaran agama yang telah berpuluh tahun dipegang erat kemudian luntur tak bersisa hanya karena keakraban dengan benda bernama uang selama beberapa bulan..??

    Ah, ironis sungguh jika seorang manusia yang kerap dimintai saran dan pendapat tentang beragam hal baik tiba-tiba berubah wujud menjadi monster bermata hijau saat melihat uang.


    Sore ini, saya benar-benar merasa tertampar oleh kenyataan mengenai kekuatan uang.


    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi sombong.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa diri.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa nurani.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa asal.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa teman.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa saudara.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa orang tua.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa Tuhan.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa terhadap impian yang sudah dirajutnya sejak lama jauh sebelum ia mengenal uang.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi monster pemakan kaumnya.


    Semoga kau cepat sadar, kembali ke jalan yang benar, dan kembali yakin bahwa masih banyak hal yang jauh lebih penting daripada lembaran-lembaran kertas menyilaukan berjudul uang

    curhat ku hari ini smg tidak salah tempat--

    di tunggu grp coment dan thanks nya dari kawan" semua : i Love Idgs


    Terimakasih untuk teman" idgs forum untuk cendol dan thanks nya : teman yang baik pasti akan meninggalkan komentar yg baik juga..hehehehe
    Last edited by shin~; 22-02-12 at 17:57.

  2. Hot Ad
  3. The Following 37 Users Say Thank You to shin~ For This Useful Post:
  4. #2
    febichristian's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,264
    Points
    80.17
    Thanks: 157 / 79 / 50

    Default

    Tulisan tanganmu sendiri bro?
    Saya salut kalau itu tulisan tangan kamu sendiri

    Gue sambung curhat ya soal benda yang namanya duit ini

    Sebenarnya pola pikir dan tingkah laku masyarakat kita yang jadi mata ijo ini sedikit banyak juga "diajari" oleh pemerintah kita..
    Setuju ga?

    Ga usah jauh jauh deh.. kamu daftar sekolah atau kampus, ada bayar uang gedung? Uang almameter? Uang ini? Uang itu?
    Secara ga langsung ya memang sudah dipola seperti itu..
    Jadi jangan heran kalau yang namanya duit bisa bikin manusia lupa bahwa dirinya itu manusia..
    lha wong kita aja dididik dengan kekuatan duit..

    Nice share TS, semoga harapanmu terkabul

    note: kalo saya sih ngarepnya IDGS yang ga money oriented

    DISTRIBUTOR ID DOTA TERMURAH
    DENGAN REKOR PENJUALAN 2000 ID
    ID NON-TAG | ID TAG CLAN | ID TAG KOTA | ICON | SEWA BOT

  5. #3
    shin~'s Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    spain
    Posts
    170
    Points
    58.60
    Thanks: 0 / 44 / 8

    Default

    Quote Originally Posted by febichristian View Post
    Tulisan tanganmu sendiri bro?
    Saya salut kalau itu tulisan tangan kamu sendiri

    Gue sambung curhat ya soal benda yang namanya duit ini

    Sebenarnya pola pikir dan tingkah laku masyarakat kita yang jadi mata ijo ini sedikit banyak juga "diajari" oleh pemerintah kita..
    Setuju ga?

    Ga usah jauh jauh deh.. kamu daftar sekolah atau kampus, ada bayar uang gedung? Uang almameter? Uang ini? Uang itu?
    Secara ga langsung ya memang sudah dipola seperti itu..
    Jadi jangan heran kalau yang namanya duit bisa bikin manusia lupa bahwa dirinya itu manusia..
    lha wong kita aja dididik dengan kekuatan duit..

    Nice share TS, semoga harapanmu terkabul

    note: kalo saya sih ngarepnya IDGS yang ga money oriented
    ia kak iseng di kantor
    ada beberapa hal yg menyebab kan tulisan itu ada
    duit itu memang bukan segalanya ya kak
    tp tanpa duit gmn dong :hehehe
    makasih kak uda mampir

  6. #4
    trueleon_jr's Avatar
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    BOK BOK
    Posts
    5,387
    Points
    33,118.96
    Thanks: 79 / 247 / 188

    Default

    "money isn't everything but everything is about money"

    nice hand writing bro, keep share ~
    EPIC LOL !!

    Quote Originally Posted by strgywr
    Dampeer bug
    No
    yang jelas kalo di tambah riftshard
    darah 600 sekali ulti aja bisa mati (Riftshard mengremove armor magic )
    Sekedar info aja :)
    Berbagi pengalaman itu gak salah kan
    Quote Originally Posted by Cai
    ga salah bagi pengalaman tapi klo sotoy jgn keterlaluan,
    item yg bener itu spellshard ..
    Quote Originally Posted by adibanget
    LAGI NGOBROLIN APA AN SIH INI?
    SPELLSHARP???





  7. #5
    Sekundes's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    ℃-ute - Hello! Project
    Posts
    33,724
    Points
    45.90
    Thanks: 100 / 246 / 224

    Default

    Quote Originally Posted by shin~ View Post
    Saya bukan manusia munafik.

    Karena saya bukan manusia munafik, maka saya sama sekali tidak menampik pentingnya eksistensi alat transaksi bernama uang dalam hidup saya dan hidup orang banyak, terutama di masa seperti sekarang ini.

    Kasarnya, kita memang tidak bisa lagi hidup tanpa uang di zaman ini.

    Tapi tentu saja, saya juga tidak akan membenarkan jika keberadaan uang kemudian bisa dengan seenaknya mengeliminasi kedudukan hati nurani pada diri seseorang.

    Kecuali orang yang bersangkutan memang punya indikasi mengidap penyakit hati, misalnya tega menyengsarakan kehidupan orang lain agar ia mendapatkan keuntungan dari hal itu.

    Cikal bakal seperti ini mungkin bisa dikatakan sebagai embrio dari tindakan kriminal yang tengah ramai dibicarakan masyarakat negeri ini sekarang, korupsi.

    Karena seringnya kita dibombardir dengan kejadian bernada "saya-rela-melakukan-apapun-asal-saya-mendapat-untung" ini, mungkin banyak dari kita yang kemudian bersikap cenderung resisten atau imun, termasuk saya. Namun saya tegaskan, imun di sini bukan berarti kita menerima dengan lapang dada dizhalimi dengan cara demikian, kita tetap harus melawan, caranya saja yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    Saat saya menyaksikan berita di televisi yang membahas tentang tindak-tanduk para koruptor misalnya, biasanya saya hanya akan mengutuk dalam hati atau mengeluarkan sedikit sumpah serapah. Atau saat saya mengalami kejadian 'pemalakan secara halus' di kantor pemda atau di kantor lurah agar urusan dipercepat prosesnya misalnya, biasanya saya akan memilih untuk tetap menggunakan jalur 'normal' yang memakan waktu jauh lebih lama, meskipun saya tidak menyangkal pernah juga satu-dua kali terpaksa meladeni tindak 'pemalakan secara halus' itu dalam keadaan kepepet.

    Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa mayoritas kita juga akan melakukan hal serupa. Namun bagaimana kiranya jika pelaku tindakan rendah itu adalah orang yang kita kenal..?? Tidak hanya mengenal mungkin, tapi sangat mengenal baik..??

    Bagaimana jika hal tersebut dilakukan oleh orang yang sebelumnya kita kenal sebagai seseorang yang jujur, baik hati, suka menolong, taat beribadah, pintar, dan sebenarnya hidup berkecukupan..?? Orang yang sepertinya kalap (atau istilah 'norak' mungkin lebih tepat untuk digunakan) saat harus bergelut dengan sebuah dunia konsumtif, penuh persaingan, dan konon kabarnya banyak godaan..??

    Wajarkah jika kemudian kita berasumsi bahwa hal tersebut adalah sebagai sesuatu yang lumrah..?? Mungkinkah ajaran agama yang telah berpuluh tahun dipegang erat kemudian luntur tak bersisa hanya karena keakraban dengan benda bernama uang selama beberapa bulan..??

    Ah, ironis sungguh jika seorang manusia yang kerap dimintai saran dan pendapat tentang beragam hal baik tiba-tiba berubah wujud menjadi monster bermata hijau saat melihat uang.

    Sore ini, saya benar-benar merasa tertampar oleh kenyataan mengenai kekuatan uang.

    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi sombong.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa diri.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa nurani.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa asal.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa teman.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa saudara.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa orang tua.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa Tuhan.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa terhadap impian yang sudah dirajutnya sejak lama jauh sebelum ia mengenal uang.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi monster pemakan kaumnya.

    Semoga kau cepat sadar, kembali ke jalan yang benar, dan kembali yakin bahwa masih banyak hal yang jauh lebih penting daripada lembaran-lembaran kertas menyilaukan berjudul uang

    curhat ku hari ini smg tidak salah tempat--

    di tunggu grp coment dan thanks nya dari kawan" semua : i Love Idgs
    yang gw bold merah.. itu memang benar adanya..

    jaman semua serba terbalik sekarang.. jangankan orang lain, saudara sendiri saja sudah begitu sekarang

    lebih penting lagi klo kita jangan sampai ikut2an sama yang "terbalik" itu, tapi berubahlah menuju yang lebih baik..

    Life is meant to be simple. When things stay the way they are, THAT"S true happiness.
    -Reid Hershel

  8. #6
    15's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    727
    Points
    638.60
    Thanks: 4 / 2 / 2

    Default

    kalau gak ada uang bisa sih hidup di pedalaman...jadi gak mutlak

    iya juga sih, sekarang mah udah Money is King
    tapi, curhatan ane nih ya, ane kan dari kampung nih
    sangat terasa sekali loh, kalau di kampung itu uang seratus ribu lebih berharga dari uang seratus ribu jika kita di kota
    soalnya kebutuhan ketika kita di kampung gak sebanyak kebutuhan kita di kota

  9. #7
    PvpGN_SatpoL-PP's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    Institut Teknologi Telkom
    Posts
    9,854
    Points
    138.17
    Thanks: 108 / 152 / 123

    Default

    ok thread prtma y?nice thread, GRP sent

  10. #8
    shin~'s Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    spain
    Posts
    170
    Points
    58.60
    Thanks: 0 / 44 / 8

    Default

    Quote Originally Posted by PvPGN_Satpol-pp View Post
    ok thread prtma y?nice thread, GRP sent
    terimakasih kakak
    sudah berkenan coment aja saya sudah seneng bangetttt
    sumpah dah

  11. #9
    Dying~'s Avatar
    Join Date
    Dec 2011
    Posts
    9,220
    Points
    11.14
    Thanks: 89 / 311 / 279

    Default

    wes pak PNS , sabar aja pak
    ues muleh ae nag nganjuk, ingon sapi karo wedos opo lembu

    sak karepmu seh

    haha

    sabar yo Mr.S

    kok entok 40 juta kok , babah di ambil 20jt

    kene bagi" 5jt ae pak Mr.S
    Last edited by Dying~; 22-02-12 at 18:25.
    Hidup itu seperti Making Love, Kadang Di bawah Kadang di atas , nikmatin ajalah .
    Life Is Never FLAT
    Hidup Itu Tak Semudah COCOD'e Mario Teguh !




  12. #10
    -12-'s Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,564
    Points
    1,336.65
    Thanks: 51 / 83 / 75

    Default

    gw setuju ama curhat an ente bro..

    makanya ada kata DOSA... karna emang klo di perhatiin segala kejahatan/kebejatan semua berasal dari 1 akar yaitu UANG...

    manusia hidup perlu UANG ttp jikalau manusia hidup karna UANG maka dia disebut BUDAK UANG... ^_^..

    sadar n PERCAYA lha klo UANG bukan lha 1 1 nya kekuatan kita hidup..

  13. #11
    reggaemaniac's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    jakarta selatan
    Posts
    4,538
    Points
    7.13
    Thanks: 112 / 266 / 149

    Default

    saya suka tret nya--
    grp sent yah kk--
    first yg gg dah--

    memang uang itu bukan segalanya sich--
    tapi gimana kl kita ga ada uang--???

  14. #12
    Kaixa's Avatar
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    di pelukan Tae Yeon SNSD & Jessica SNSD
    Posts
    6,719
    Points
    1,549.12
    Thanks: 274 / 205 / 173

    Default

    masih ada emas & perak yg bisa dijadikan mata uang yg lain.

    yg jelas dengan uang manusia bisa jd Angel or Devil.

    tergantung niat hati masing2 aja
    Ten no michi o iki, Subete o Tsukasadoru otoko



    Kono machi wa boku no uchi. Boku wa dareka mo naite ga hoshikunai



    Prinsip berteman ala gw : Lo baek, gue lebih baek. Lo jahat, gue lebih kejam 10x lipat


    "It's... It's Lu Bu !!!"



  15. #13
    -BDG-Junk-'s Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Death Gate
    Posts
    131
    Points
    22.60
    Thanks: 113 / 3 / 3

    Default

    Quote Originally Posted by shin~ View Post
    Saya bukan manusia munafik.

    Karena saya bukan manusia munafik, maka saya sama sekali tidak menampik pentingnya eksistensi alat transaksi bernama uang dalam hidup saya dan hidup orang banyak, terutama di masa seperti sekarang ini.

    Kasarnya, kita memang tidak bisa lagi hidup tanpa uang di zaman ini.

    Tapi tentu saja, saya juga tidak akan membenarkan jika keberadaan uang kemudian bisa dengan seenaknya mengeliminasi kedudukan hati nurani pada diri seseorang.

    Kecuali orang yang bersangkutan memang punya indikasi mengidap penyakit hati, misalnya tega menyengsarakan kehidupan orang lain agar ia mendapatkan keuntungan dari hal itu.

    Cikal bakal seperti ini mungkin bisa dikatakan sebagai embrio dari tindakan kriminal yang tengah ramai dibicarakan masyarakat negeri ini sekarang, korupsi.

    Karena seringnya kita dibombardir dengan kejadian bernada "saya-rela-melakukan-apapun-asal-saya-mendapat-untung" ini, mungkin banyak dari kita yang kemudian bersikap cenderung resisten atau imun, termasuk saya. Namun saya tegaskan, imun di sini bukan berarti kita menerima dengan lapang dada dizhalimi dengan cara demikian, kita tetap harus melawan, caranya saja yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    Saat saya menyaksikan berita di televisi yang membahas tentang tindak-tanduk para koruptor misalnya, biasanya saya hanya akan mengutuk dalam hati atau mengeluarkan sedikit sumpah serapah. Atau saat saya mengalami kejadian 'pemalakan secara halus' di kantor pemda atau di kantor lurah agar urusan dipercepat prosesnya misalnya, biasanya saya akan memilih untuk tetap menggunakan jalur 'normal' yang memakan waktu jauh lebih lama, meskipun saya tidak menyangkal pernah juga satu-dua kali terpaksa meladeni tindak 'pemalakan secara halus' itu dalam keadaan kepepet.

    Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa mayoritas kita juga akan melakukan hal serupa. Namun bagaimana kiranya jika pelaku tindakan rendah itu adalah orang yang kita kenal..?? Tidak hanya mengenal mungkin, tapi sangat mengenal baik..??

    Bagaimana jika hal tersebut dilakukan oleh orang yang sebelumnya kita kenal sebagai seseorang yang jujur, baik hati, suka menolong, taat beribadah, pintar, dan sebenarnya hidup berkecukupan..?? Orang yang sepertinya kalap (atau istilah 'norak' mungkin lebih tepat untuk digunakan) saat harus bergelut dengan sebuah dunia konsumtif, penuh persaingan, dan konon kabarnya banyak godaan..??

    Wajarkah jika kemudian kita berasumsi bahwa hal tersebut adalah sebagai sesuatu yang lumrah..?? Mungkinkah ajaran agama yang telah berpuluh tahun dipegang erat kemudian luntur tak bersisa hanya karena keakraban dengan benda bernama uang selama beberapa bulan..??

    Ah, ironis sungguh jika seorang manusia yang kerap dimintai saran dan pendapat tentang beragam hal baik tiba-tiba berubah wujud menjadi monster bermata hijau saat melihat uang.


    Sore ini, saya benar-benar merasa tertampar oleh kenyataan mengenai kekuatan uang.


    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi sombong.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa diri.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa nurani.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa asal.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa teman.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa saudara.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa orang tua.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa Tuhan.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi lupa terhadap impian yang sudah dirajutnya sejak lama jauh sebelum ia mengenal uang.
    Uang (secara sah dan meyakinkan) mampu membuat manusia menjadi monster pemakan kaumnya.


    Semoga kau cepat sadar, kembali ke jalan yang benar, dan kembali yakin bahwa masih banyak hal yang jauh lebih penting daripada lembaran-lembaran kertas menyilaukan berjudul uang

    curhat ku hari ini smg tidak salah tempat--

    di tunggu grp coment dan thanks nya dari kawan" semua : i Love Idgs


    Terimakasih untuk teman" idgs forum untuk cendol dan thanks nya : teman yang baik pasti akan meninggalkan komentar yg baik juga..hehehehe
    cerita nya mencerminkan dunia sekarang tapi yg lebih terbukti tuh aq bold merah ,,,

    di kampus aq udah bnyak co ***** ya seperti dunia sudah terbalik

    sungguh sangat mengharukan

    thx for share stelah membaca trhead TS aq mrasa jadi lebih berpikir lagi

  16. #14
    shin~'s Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    spain
    Posts
    170
    Points
    58.60
    Thanks: 0 / 44 / 8

    Default

    Quote Originally Posted by Kaixa View Post
    masih ada emas & perak yg bisa dijadikan mata uang yg lain.

    yg jelas dengan uang manusia bisa jd Angel or Devil.

    tergantung niat hati masing2 aja
    Quote Originally Posted by reggaemaniac View Post
    saya suka tret nya--
    grp sent yah kk--
    first yg gg dah--

    memang uang itu bukan segalanya sich--
    tapi gimana kl kita ga ada uang--???
    Quote Originally Posted by -BDG-Junk- View Post
    cerita nya mencerminkan dunia sekarang tapi yg lebih terbukti tuh aq bold merah ,,,

    di kampus aq udah bnyak co ***** ya seperti dunia sudah terbalik

    sungguh sangat mengharukan

    thx for share stelah membaca trhead TS aq mrasa jadi lebih berpikir lagi
    ia kak jaman skr ga cow ga cew ga tua ga muda sama aja ko
    initi nya itu uang seperti nya
    dunia makin keras karena uang


    makasih kk semua atas grp nya
    saya ga tau mau bls apa ini kak
    next saya akan bikin tret lagi yang lebih bagus


  17. #15
    GBU-SEPHIROTH's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Location
    Yogyakarta,
    Posts
    2,321
    Points
    1,608.95
    Thanks: 192 / 219 / 147

    Default

    Karena saya bukan manusia munafik, maka saya sama sekali tidak menampik pentingnya eksistensi alat transaksi bernama uang dalam hidup saya dan hidup orang banyak, terutama di masa seperti sekarang ini.
    yang mgkn sy bs dibilang munafik, tp gpp deh
    kalau dari saya, uang itu ga terlalu penting (bukan berarti tidak penting sama sekali). hal tersebut saya katakan karena pada implementasi dari hukum sebab-akibat, pernah ga kalian kena sesuatu yang "tiba-tiba". contoh, tiba-tiba dapet rezeki, tiba-tiba dapet berkah, dsb. kenapa bisa demikian? karena kita berbuat tanpa adanya money oriented dalam kehidupan. (ikhlas dalam berbuat)


    Saat saya menyaksikan berita di televisi yang membahas tentang tindak-tanduk para koruptor misalnya, biasanya saya hanya akan mengutuk dalam hati atau mengeluarkan sedikit sumpah serapah.
    mau dikutuk / dikasih 100 sumpah serapah ga bakal ada efek ke mereka. jadi lebih baik diserahkan kepada seadil-adilnya penegak hukum (Tuhan). karena terlalu berharga energi saya kalau terbuang untuk kasih sumpah serapah dsb ke mereka


    Mungkinkah ajaran agama yang telah berpuluh tahun dipegang erat kemudian luntur tak bersisa hanya karena keakraban dengan benda bernama uang selama beberapa bulan..??
    jangan pernah mengecilkan/mengkerdilkan kemampuan dari agama. bukan dari agamanya yang luntur, namun dari pribadi yang tidak membangun agamanya. seperti quote dari bapak mario teguh, "terkadang seseorang merobohkan pagar, tanpa mengerti maksud dibuatnya pagar tersebut" pagar = agama



    hehe bukanny maksud gmn2, cuma terkadang saya sering berpikir terbalik dari kebanyakan orang. dan sangat membenci ilmu generalisasi karena setiap individu/pribadi adalah unik.

    nice thread, thanks+grp send
    Last edited by GBU-SEPHIROTH; 23-02-12 at 12:07.
    Kita tidak pernah memaksa kalian untuk beli produk di Toko ini

    Please Visit : IDGS Fans Page | IDGS Hon Pans Page | IDGS E-Magazine | IDGS Twitter
    Contact Me : Mahendra Bayu Wardhana | @Facebook | @Blog | @Y!m

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •