Results 1 to 12 of 12

Thread: Bekasi Hari Ini

http://idgs.in/725875
  1. #1

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Lightbulb Bekasi Hari Ini

    Pusat Terlengkap Informasi yang ingin bertanya seputar Regional Bekasi
    Baik itu berita aktual, rute, kendaraan, agenda kegiatan / event, dan promo-promo di Kota Bekasi
    Silahkan Post Dimari
    Last edited by Lochvigo; 03-02-15 at 21:16.

  2. Hot Ad
  3. #2

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Bekasi Tak Yakin DKI Stop Dana Hibah



    WALI Kota, Rahmat Effendi menanggapi enteng kabar yang menyebutkan Pemprov DKI bakal menyetop dana hibah yang biasa diberikan kepada Kota Bekasi. Menyusul belum adanya Laporan Pertanggungjawaban (LPj) penggunaan dana tersebut di tahun 2014.

    Wali kota optimistis bantuan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta bakal berlanjut. Dia mengaku akan melakukan konfirmasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk memastikan kebenarannya. ’’Saya akan konfirmasi ke gubernur, jika pernyataannya dari staf pemerintah belum tentu itu benar,” ujarnya, Senin (2/2).

    Menurutnya, dalam aparatur pemerintahan terdapat etika penyampaian keputusan yang sebaiknya dilakukan. Pemberian bantuan berupa dana hibah merupakan keputusan dari hasil perundingan antar pemerintah daerah, sehingga Gubernur atau DPRD sendiri yang seharusnya menyampaikan apabila harus dihentikan. Di samping itu dia menilai, penggelontoran dana hibah yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta oleh daerah penyangganya dapat membeirkan manfaat bagi kedua belah pihak.

    ’’Dengan pertimbangan itu, apakah persoalan bantuan sebagai daerah mitra harus dibatalkan karena persoalan LPj, mengingat 2035 Jakarta menargetkan bebas dari masalah banjir,” katanya.

    Dia menambahkan, setiap enam bulan sekali penggunaan dana hibah DKI 2014 sebesar Rp3 miliar diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). LPj penggunaan dana tersebut secara paralel disampaikan ke DKI Jakarta begitu tutup buku pada 31 Desember 2014. Pihak dari inspektorat Bekasi sudah selesai mengaudit hasil laporannya, tinggal menunggu Inspektorat DKI Jakarta.
    ’’Dana hibah 2014 kebanyakan digunakan untuk pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

    Dari data yang diperoleh, terdapat 18 pengerjaan infrastruktur yang telah dikerjakan di antaranya pembuatan rumah pompa, pembuatan saluran, serta normalisasi beberapa saluran yang berhubungan langsung ke DKI Jakarta.

    Dua rencana pembangunan tidak dapat dikerjakan dengan alasannya adalah penawaran pihak ketiga yang terlampau tinggi, sehingga Pemkot Bekasi tidak mampu mengadakannya.

    Kepala Dinas Bina Marga (Disbimarta) Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan, dua program yang tidak terlaksana, alat pemantau banjir di perumahan Pondok Gede Permai (PGP) dan dana operasional dalam bentuk Bahan Bakar Minyak (BBM) pengendali pompa air. Tercatat sebanyak 38 pompa air tersebar di Kota Bekasi. Khususnya di tempat-tempat rawan banjir di daerah Pondokgede dan Jatiasih.

    ’’Akhirnya karena penawaran tinggi pihak ketiga tidak terserap,” imbuhnya. (mas)

    sumber : go bekasi

  4. #3

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Baru Satu Sekolah Siap UN Online



    Bekasi, baru satu sekolah yang menyatakan siap melaksanakan UN berbasis Computer Based Test (CBT) tersebut.

    Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Latif Nurbana menuturkan, sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi merekomendasikan tiga sekolah Negeri untuk menerapkan UN secara online. Ketiganya yakni yakni SMAN 1, SMAN 5 dan Al Azhar.

    ’’Awalnya kami mengusulkan tiga sekolah di tingkat SMA, yakni SMAN 1, SMAN 5 dan Al Azhar, tapi pada kenyataannya yang benar-benar siap hanya SMAN 5 Kota Bekasi saja,” ungkapnya.

    Dijelaskannya, perekomendasian ketiga sekolah SMA ini didasarkan pada kesiapan mereka dari sisi penerapan Informasi Teknologi (IT) yang diterapkan di sekolah. Namun, ternyata SMA Al Zhar menyatakan mengundurkan diri dari kesiapan pelaksanaan UN Online tersebut.

    ’’Kalau yang SMAN 1 Kota Bekasi, kami melihat sudah siap secara SDM dan IT-nya, tinggal ke depannya kita lihat sejauh mana mereka apakah benar-benar siap atau belum,” jelasnya.

    Sementara untuk tingkat SMA, Latif mengaku masih melakukan proses verifikasi dan pendataan. Karena Disdik Kota Bekasi tidak ingin menyelenggarakan UN CBT di tingkat SMA-SMK tanpa persiapan yang matang.

    ’’Untuk tingkat SMK, kami terus input datanya, kami tidak mau ada kesan pemaksaan,” kata Latif.

    Menurutnya, sekolah yang menyatakan siap untuk melaksanakan UN dengan CBT tersebut, perlu memperhatikan empat hal, yakni kepala sekolah membuat pernyataan kesiapan mengikuti UN CBT, kedua, memperhatikan perkembangan psikologi siswa yang akan melaksanakan ujian CBT.

    Ketiga, kepala sekolah bersama pengurus komite sekolah dan beberapa perwakilan murid yang akan mengikuti UN CBT membuat pernyataan sikap yang intinya menerima apapun hasil ujian tersebut walaupun nantinya tidak sebaik ujian dengan kertas.

    ’’Keempat, dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi dan validasi laboratorium komputer yang dimiliki sekolah dari tim bentukan Pustendik,” jelasnya.

    Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ujang Tedy Syupriatna menuturkan, untuk di tingkat SMP pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi sekaligus pendataan mengenai UN CBT tersebut.

    Tedy mengakui bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan konfirmasi dari kepala sekolah mengenai kesiapan pelaksanaan UN CBT tersebut.

    ’’Sudah disosialisasikan, namun belum ada laporan yang diberikan dari kepala sekolah kepada kami, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kabar,” tandasnya.

    Terpisah, Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Bekasi, Diah Sulistianingsih, mengaku kesiapannya jika UN Online dilaksanakan di Kota Bekasi secara menyeluruh. ’’Kalau kami siap jika UN Online dilaksanakan di Kota Bekasi,” pungkasnya.

    Sekedar diketahui, syarat sekolah peserta UN Online dinilai sangat memberatkan sekolah. Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi di antaranya, sekolah penyelenggara UN online harus memiliki lab komputer. Piranti yang bisa digunakan adalah Personal Computer (PC), bukan laptop. Lalu komputer yang dimiliki minimal 1:3 dari jumlah siswa dan berbasis jaringan LAN (Local Area Network).

    sumber : go bekasi

  5. #4

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Status Pegawai Honorer Di Kota Bekasi Akan Dihapus

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi akan segera menghapus status pegawai honorer atau yang lebih dikenal dengan istilah pegawai tidak tetap (PTT).

    Sebagai gantinya, nantinya pegawai yang bukan pegawai negeri sipil (PNS) akan memiliki status baru, yakni pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

    Skretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Husni Tarigan mengatakan, penghapusan status PTT dan honorer telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Kitas sedang mengajukan rekomendasi (saran) kepada BKN tentang peraturan ini, karena di Kota Bekasi terdapat ribuan honorer dan kita masih membutuhkan bantuan mereka,” ujarnya kepada Gobekasi, Kamis (5/2).

    Saat ini, kata Rusli, terdapat 5.389 honorer yang bekerja di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, sementara yang paling banyak terdapat tenaga honorer adalah Dinas Pendidikan.

    “Dinas pendidikan paling banyak honorernya sekitar dua ribuan,” lanjutnya.

    Ihwal pengalihan para honorer jika sudah tidak dipekerjakan, BKD Kota Bekasi akan mengikuti Undang -undang dan meniadakan para honorer.

    “PPPK akan menutup kehadiran honorer-honorer. Kalau sampai ada yang masih mempekerjakan honorer, sama artinya melanggar undang-undang,” terangnya

    Meski demikian, sambung Rusli, saat ini gaji para honorer masih ditanggung lewat APBD,

    “Untuk anggaran gaji honorer masih ada hingga akhir 2015 nanti, tapi selanjutnya kita belum tahu karena masih menunggu hasil rekomendasi dari pusat terkait UUD ASN yang menghapuskan tenaga honorer.” pungkasnya

    sumber : go bekasi

  6. #5

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Tak Kunjung Diangkut, Sampah Warga Menggunung



    KURANGNYA perhatian dari instansi terkait menyebabkan sampah di Jalan Palawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Tmur, menggunung.

    Pantuan Gobekasi, selokan yang ada di bibir Jalan terbilang sudah mampet. Sebab, tumpukan sampah yang terbilang cukup banyak ini menumpuk hingga permukaannya tertutup.

    Padahal, terpajang papan triplek yang bertuliskan himbauan agar jangan membuang sampah di selokan tersebut.

    Warga Wisma Jaya RT011/21, Abdul (33) mengatakan, pembuang sampah kebanyakan adalah pengendara yang kerap melintas.

    “Tadinya udah diangkut, tapi seminggu ini jadi banyak yang ngebuang lagi. Jadinya numpuk begitu, padahal udah di pasang plang larangan,” terangnya, Kamis (6/2)

    Akibat banyaknya sampah yang menumpuk, sambung Abdul, menyebabkan aktivitas warga menjadi terganggu lantaran bau menyengat dari tumpukan sampah.

    “Warga udah sering teriakin, tapi merka cuek aja, yang ada semakin lama makin menumpuk,” lanjutnya.

    Hal senada dikatakan Mukmin (40), menurutnya jika sampah tidak segera diangkut akan berakibat fatal bagi warga sekitarnya. Sebab, Selain mengundang penyakit, sampah – sampah di selokan tersebut bisa juga mengakibatkan banjir apabila tidak kunjung diangkat.

    Hingga saat ini, tumpukan sampah di saluran air tersebut belum kunjung diangkat. Tak terlihat satupun ada petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Bekasi datang mengangkut.

    sumber : go bekasi

  7. #6

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Berbagi Cinta Lewat Sebungkus Nasi



    MEMBANTU sesama bisa dilakukan dengan cara apa saja, termasuk memberi sebungkus nasi seperti yang dilakukan komunitas Berbagi Nasi Cikarang terhadap para tunawisma.

    Komunitas yang sudah berdiri selama 2 tahun di Cikarang tersebut setiap Jumat malam selalu menelusuri tempat-tempat dimana terdapat masyarakat Kabupaten Bekasi yang masih beratapkan langit untuk memberikan cinta dalam bentuk sebungkus nasi disertai dengan lauk-pauknya.

    Ketua Berbagi Nasi Cikarang, Jemi mengatakan bersedekah kepada sesama bisa dimulai dengan hal kecil seperti membagikan sebungkus nasi.

    “Walaupun itu tidak memengaruhi banyak hal terhadap kehidupan mereka, tapi minimal kita bisa melihat senyum serta memberikan rasa kenyang kepada mereka,” ujarnya kepada Gobekasi, Minggu (8/2).

    Dijelaskan Jemi, Komunitas Berbagi Nasi sudah tersebar di 68 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Pertama kali komunitas ini berada di Kota Bandung di mana pesulap Abu Marlo melakukan aksi sosial dengan memberikan 100 bungkus nasi untuk orang terlantar di pinggir jalan.

    Hal itu, kata dia, mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia sehingga beberapa daerah memiliki komunitas berbagi nasi-nya sendiri.

    “Yang menjadi target kita dalam memberikan nasi ini adalah pra tunawisma yang tidur di depan toko, pasar, terminal dan tempat-tempat lain yang memungkinkan untuk dikunjungi,” tambahnya.

    Setiap akan melakukan aksi, sambung Jemi, Komunitas Berbagi Nasi Cikarang berkumpul setiap Jumat malam di Hadhamas Futsal, Pasir Gombong.

    “Kami mendapatkan dana berasal dari sumbangan sukarela anggota maupun dari donatur lain yang bisa memberikan dana yang sifatnya tidak mengikat,” tutupnya.

    sumber : go bekasi

  8. #7

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Go! Wet Waterpark Diminati Pengunjung



    Hari Pertama Pembukaan

    DI pembukaan perdananya, wahana air terbesar di Indonesia, Go! Wet Waterpark langsung meluncurkan program Buy One Get One bagi semua pengguna kartu kredit dan debit Mandiri juga BRI.

    Sales Manager Go! Wet Waterpark, Hans Alvadino Lubis mengungkapkan, antusiasme pengunjung sangat besar untuk menghadiri pembukaan Go! Wet Waterpark, kemarin. ’’Para pengunjung mencoba semua wahana air yang ada di sini. Semua program yang kami luncurkan tepat sasaran, dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengenal Go! Wet Waterpark, apalagi ada beberapa wahana baru yang tidak ditemukan di tempat lain,” ungkapnya kepada Radar Bekasi.

    Saat pembukaan perdana kemarin, ia mengaku tidak menargetkan berapa jumlah pengunjung yang datang, karena diakuinya hari Senin merupakan hari aktivitas pertama bekerja. ’’Namun saya melihat pengunjung yang hadir hari ini (kemarin) cukup puas menikmati berbagai wahana air di sini,” paparnya.

    Seperti diketahui, Go! Wet Waterpark yang berdiri di atas lahan 7,5 hektar merupakan wahana air yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia. Wahana air ini menawarkan berbagai macam permainan air yang berbeda dari biasanya, sehingga menjadi referensi bagi keluarga untuk mengisi waktu liburannya.

    sumber : go bekasi

  9. #8

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Pangkas Ranting, Antisipasi Pohon Tumbang



    MENGANTISIPASI pohon tumbang, Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (DPPPJU) merapikan pohon di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, kemarin. Ada tujuh personel yang diturunkan dan sebuah mobil pengangkut sampah. Mereka memotong batang dan ranting pohon secara manual.

    Petugas pengawas DPPPJU, Jumat mengatakan, Dinas Pertamanan lebih akan menggiatkan pengawasan dan pemotongan batang dan ranting pohon di musim penghujan ini. Sebab, pihaknya tidak ingin pengguna jalan raya dan pengguna pedestrian menjadi korban apabila ada pohon tumbang.

    ’’Selain itu, pedestrian di sini kan banyak lubang-lubang bekas galian. Jadi biar lebih terang saja. Kami melakukan pemotongan dari depan Kantor Pemda sampai Kranji. Rencananya, kalau tidak hujan akan kami lanjutkan di Jalan Kalimalang. Ini tindakan insidentil saja,” ujarnya.

    Jumat berharap, kegiatan tersebut dapat menambah keindahan dan kerapian pepohonan di jalan-jalan di Kota Bekasi. ’’Kami juga berharap agar tidak ada pihak yang menempel poster-poster dengan cara dipaku di pohon-pohon, karena itu akan merusak lingkungan,” pungkasnya.

    sumber : go bekasi

  10. #9

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Dana Hibah Kota Bekasi Rp47 Miliar Belum Setor Laporan

    SEJUMLAH penerima angaran hibah dan bantuan sosial APBD Kota Bekasi tahun 2013 belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ). Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) total anggaran yang belum dilaporkan mencapai Rp 47.396.632.568.

    Adapun catatan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi, penerima hibah di tahun 2011 dari 1.743 penerima hibah yang belum memberikan laporan sebanyak 525 penerima.

    Di tahun 2012 dari 3.749 penerima yang belum memberikan laporan sebanyak 275 penerima, dan di tahun 2013 dari 1.721 penerima yang belum memberikan laporan sebanyak 121 penerima.

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Kota Bekasi, Yayan Yuliana membenarkan adanya catatan dari BPK pada tahun 2014 lalu.

    Hal itu, kata dia, diakibatkan lantaran masih banyaknya penerima dana hibah tidak membuat pertanggungjawaban.

    “Kami sudah surati semua mereka yang belum memberikan laporan, untuk segera dirampungkan laporannya,” ujarnya kepada Gobekasi, Kamsi (12/2).

    Dijelaskan Yayan, laporan hibah yang seharusnya sudah diterima pemerintah daerah dari pemakai hibah. Namun sampai sekarang masih ada sebagian yang belum memberikan laporan.

    Padahal, tanggal 10 Januari setiap tahun anggaran itu merupakan batas waktu pembuatan laporan penggunaan dana hibah. “Tetapi sejak 2011 sampai sekarang masih ada sebagian belum memberikan laporan,” katanya

    Yayan mengakui, hingga kini belum ada pemberian sangsi atas mereka (organisasi) yang belum memberikan laporan. Namun kedepan, lanjut dia, akan ada seleksi dalam pemberian dana hibah kepada seluruh organisasi masyarakat, maupun organisasi lainnya.

    “Kami harus lebih selektif dalam memberikan dana hibah mulai sekarang,” tuturnya

    sumber : go bekasi

  11. #10

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Warga Bojong rawalumbu Diminta Waspada DBD



    MEMASUKI musim hujan, warga Bojongrawalumbu diminta mewaspadai DBD. Caranya, warga diminta menjaga lingkungan agar sehat dan bersih. Dengan lingkungan yang bersih, maka jentik-jentik nyamuk tidak akan kerasan.

    Terkait pencegahan DBP, Kelurahan Bojongrawalumbu bekerjasama dengan puskesmas, PKK dan posyandu.

    ’’Kita sudah melakukan penyuluhan di tingkat RT. Dengan harapan agar cepat tanggap mengadapi berbagai penyakit di musim penghujan ini,” papar Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasikesos) Kelurahan Bojongrawalumbu, Nani Nariyah.

    Pihaknya juga meminta agar masyarakat membersihkan lingkungan dari genangan air. ’’Jentik nyamuk DBD dapat berkembang di sisa-sisa air hujan. Kalau tidak dibersihkan jentik tersebut dapat tumbuh sempurna dan menyebarkan penyakit,” tuturnya kemarin.

    Hal senada juga dikatakan Lurah Bojongrawalumbu, Makhfud Saifudin. Menurutnya, mencegah lebih baik dari pada mengobati. ’’Penyebaran DBD itu cepat. Kalau kenanya di rumah tidak mungkin cuma satu anggota keluarga saja, pasti anggota keluarga lainnya kena juga,” ucapnya.

    Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kasus DBD di daerahnya sangat jarang terjadi. Bila ditemukan kasus DBD, hanya satu orang. Itu pun terkenanya bukan di rumahnya, melainkan di sekolah.

    Lurah yang hampir menjabat selama lima tahun tersebut, meminta masyarakat untuk segera melaporkan bila ada kejadian DBD.
    ’’Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan DBD. Nah bila ditemukan harus cepat dilaporkan kepada kami. RT dan RW pun sudah saya instruksikan agar cepat bertindak jangan diam saja bila mengetahui ada yang kena,” ujarnya.

    Sosialisasi DBD lanjut dia, dapat berjalan efektif kalau semua pihak ikut peduli dengan lingkungan sekitar untuk selalu menjaga kebersihan serta selalu bersinergi dengan pihak kelurahan untuk pencegahan DBD.

    sumber : go bekasi

  12. #11

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Imlek, Summarecon Mall Bekasi Midnight Sale

    Summarecon Mall Bekasi tawarkan program belanja malam dengan banyak diskon.

    Kata General Manager Summarecon Mal Bekasi,Cut Meutia, belanja tengah malam mengangkat tema Lunar New Year Late Night Shopping. Event ini berlangsung hingga 28 Februari mulai pukul 20.00WIB sampai 24:00 WIB.

    “Tidak seperti hari biasanya, untuk momoentum imlek ini kita akan manjakan pengunung dengan membuka Mal hingga tengah malam”.

    Lanjutnya,khusus untuk member SMB Friendship Card, pada kesempatan itu akan dilakukan pengundian berhadiah perjalanan gratis ke Shanghai.

    Selain itu juga akan ada Mei Hua Tree yang berisikan Ang Pau berhadiah voucher belanja di berbagai tenant Summarecon Mal Bekasi. Berlangsung mulai dari 19 Februari – 8 Maret 2015.

    ”Setiap harinya disediakan hadiah bagi 50 member SMB Friendship Card yang beruntung selama periode program,” ungkapnya.

    Cut Meutia berharap program imlek di Summarecon Mal Bekasi dapat memanjakan pengunjung setia SMB.”Program belanja ini memang special untuk imlek. Di beberapa tenant kami juga diadakan diskon besar –besaran,mulai dari 20 hingga 50 persen,” pungkasnya.

    sumber : go bekasi

  13. #12

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    -
    Posts
    16,134
    Points
    1,150.41
    Thanks: 500 / 612 / 314

    Default Diduga ***, Gegana Ledakan Bungkusan Di Ciketing

    TIM Gegana Mabes Polri meledakkan bungkusan berisi dugaan *** di Kampung Ciketing Asem RT 02/RW 03, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (22/2).

    Hal tersebut dibenarkan Juru bicara Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo. Menurutnya, penemuan bungkus kado yang diduga berisi *** tersebut berawal dari saksi bernama Tasrif (55), yang disuruh seorang perempuan untuk mengantar bingkisan kepada Cece, Sabtu (21/2), sekitar pukul 19:30 WIB.

    “Setelah mendapat laporan, Tim Gegana langsung meledakkan bungkusan tersebut karena dicurigai berisi Bom” ujarnya saat dikonfirmasi Gobekasi, Minggu (22/2).

    Dijelaskan Siswo, kejadian berawal saat saksi (Tasrif) disuruh mengantar bungkuasan kado, yang dimasukkan ke dalam kantong plastik warna merah kepada Bapak Cece.

    Kemudian bungkusan tersebut diterima anak bapak Cece yang bernama Anton Suryadi (21). Setelah diperiksa, lanjut Siswo, ternyata pada bungkusan tersebut terdapat sebuah lubang kecil, tempat kabel yang sangat mencurigakan.

    Curiga jika isi kado ternyata ***, para saksi pun menyerahkan bungkusan mencurigakan tersebut ke Pos Polisi Mustikajaya, Kecamatan Bantargebang.

    Masih kata Siswo, hingga saat ini anggota Polsek Bantargebang dan Polresta Bekasi Kota, masih melacak keberadaan perempuan pengantar paket tersebut.

    “Karena paket diantar oleh tukang ojek (Tasrif). Nah dia ini disuruh oleh seorang perempuan untuk mengantarkan bungkusan. Hingga kini kita masih melakukan pengejaran,” tuturnya (

    sumber : go bekasi

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •