Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 15 of 16
http://idgs.in/739490
  1. #1
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default [share]berita harian surabaya

    Mencari Lawan Risma-Whisnu, Menyelamatkan Pilwali Surabaya








    SURABAYA – Masih ada kesempatan ketiga bagi partai politik di Surabaya memunculkan kader terbaiknya untuk maju dalam pemilihan umum wali kota (pilwali) Surabaya. Pendaftaran dibuka lagi mulai Minggu (9/8) hingga Selasa (11/8). Ketentuan itu sesuai dengan surat edaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) 449/KPU/VIII/2015.

    Perpanjangan waktu tersebut disikapi beragam oleh tiap pengurus partai yang bertarung dalam pilwali Surabaya. Yang paling antusias adalah Partai Kebangkitan Bangsa. Mereka berjanji berusaha lebih keras untuk mencari orang yang akan diajak maju dalam Pilwali Surabaya 2015.

    Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin menuturkan, sebenarnya partainya ingin sekali mengajukan pasangan calon dalam pilwali. Tapi, PKB hanya punya lima kursi di DPRD Surabaya. Mereka tidak bisa maju sendiri karena syarat minimal untuk mengusung pasangan calon harus memiliki sekurang-kurangnya sepuluh kursi. ”Sampai sekarang PKB belum mengibarkan bendera putih. Insya Allah saya maju lagi,” ujar Syamsul kemarin (6/8).

    Alumnus Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat, itu juga pernah mendapatkan rekomendasi dari partainya untuk maju sebagai bakal calon wali kota. Hanya, dia tidak mendapatkan pendamping untuk maju dalam pilwali sampai pendaftaran berlangsung dua tahap.

    Sikap Syamsul tersebut akan dibicarakan dalam Koalisi Majapahit. Dia yakin bila Koalisi Majapahit yang terdiri atas tujuh partai itu bisa bergabung, pelung untuk mengalahkan incumbent atau petahana terbuka lebar. ”Tapi, semua yang terjadi di koalisi ini ditentukan DPP (dewan pimpinan pusat, Red) masing-masing partai,” imbuhnya.

    Niat serius PKB untuk maju dalam pilwali sebenarnya sudah pernah dibicarakan dengan partai lain di luar koalisi. Ada kabar PKB akan berkoalisi dengn Partai Hanura. Bahkan, ada kabar pula yang menyebutkan Partai Nasdem akan bersama-sama dalam satu barisan. Di level pusat, tiga parpol itu bersatu dalam Koalisi Indonesia Hebat bersama dengan PDIP.

    Ketua DPC Partai Hanura Surabaya Onny S.D. Philippus menuturkan bahwa partainya sangat mendukung pilwali diadakan tahun ini. Bahkan, mereka sebenarnya sudah merekomendasikan salah seorang kader bernama Warsito untuk bisa maju dalam pilwali Surabaya. ”Tapi, kami hanya punya tiga kursi. Butuh dua partai lagi agar kami bisa mengusung calon dalam pilwali,” kata Onny.

    Dia juga membenarkan rencana koalisi antara PKB, Partai Nasdem, dan Partai Hanura. Bila tiga partai itu benar-benar bergabung, jumlah kursi yang diperlukan menjadi pas. Yakni, sepuluh kursi. Nasdem memiliki dua kursi. ”Masih ada waktu sampai pembukaan,” terang dia.

    Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Nasdem Surabaya Vinsensius Awey cukup berhati-hati dalam berkomentar. Dia menyebutkan, hingga saat ini partai tersebut masih belum mau terlalu riuh dalam pilwali. ”Nasdem netral demi menjaga marwah demokrasi,” ungkapnya.

    Dia menambahkan, tidak tertutup kemungkinan Partai Nasdem maju dalam pilwali. Syaratnya, maju dalam pilwali itu dengan tujuan dan panggilan mulia untuk membangun Kota Surabaya yang lebih baik. ”Jangan maju karena tujuan sekadar menyelamatkan pilwali Surabaya agar berjalan,” imbuh anggota Komisi C DPRD Surabaya itu.

    Di luar tiga partai tersebut, pengurus di tingkat kota terkesan masih pesimistis pilwali bisa berlangsung pada 2015. Penambahan waktu selama tiga hari itu tidak bisa menjamin bakal ada pasangan calon yang maju dalam pilkada Surabaya.

    Plt Ketua DPD Partai Golkar Surabaya M. Alyas menuturkan, perpanjangan waktu itu hanya akan membuang-buang waktu. Sebab, masih ada stigma bahwa incumbent begitu kuat. Tentu saja kondisi tersebut bukan kesalahan pasangan calon petahana. ”Sistem dalam pilwali yang justru perlu diubah,” katanya.

    Alyas mengusulkan agar petahana yang maju dalam pilwali itu semestinya juga mundur pada hari pendaftaran. Pengunduran diri tersebut sudah berlaku bagi anggota dewan yang ingin maju dalam pilwali. ”Dewan dan wali kota itu sama-sama jabatan politik. Mestinya harus adil sama-sama mundur,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim tersebut.

    Selain itu, waktu pendaftaran semestinya enam bulan sebelum masa berakhirnya kepemimpinan. Dengan begitu, penantang juga akan cukup berani dengan pertimbangan petahana sudah tidak lagi memegang tampuk pemerintahan. ”Kalau petahana masih menjabat, orang bisa saja mempersepsikan mereka akan menggunakan kekuasaan untuk bisa menang,” jelas dia.

    Ketua DPD PAN Surabaya Surat menuturkan bahwa mencari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya yang kuat untuk saat ini bukan hal gampang. Dia berharap ada perubahan, bukan sekadar surat edaran atau peraturan KPU. Tapi, ada perubahan fundamental dalam undang-undang. ”Seandainya tidak ada batasan persentase kursi, tentu semua partai akan mendaftar,” ujar Surat.

    PAN hanya punya empat kursi di DPRD Surabaya. Pada pengujung pendaftaran tahap kedua, PAN bersama Demokrat yang memiliki enam kursi mengusung pasangan Dhimam Abror-Haries Purwoko. Sayang, Haries mengundurkan diri setelah datang ke KPU.

    Kejadian itu ternyata membuat Partai Demokrat juga berpikir lebih cermat lagi. Mereka tidak mau mengulang kejadian yang sama. ”Mosok sampai masuk ke lubang yang sama dua kali,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Hartoyo.

    Dari Partai Grindra, Ketua DPC B.F. Sutadi menyatakan akan bertemu lagi dengan tujuh pengurus partai yang tergabung dalam Koalisi Majapahit. Pertemuan itu akan dilangsungkan pada Jumat malam. Sebab, pada Jumat pagi ada pertemuan dengan KPU Surabaya lagi. ”Kalau malam ini (tadi malam, Red), teman-teman masih perlu mempersiapkan diri dulu,” ungkapnya.

    Dia beranggapan bahwa Koalisi Majapahit tetap utuh meski PAN dan Demokrat sudah pernah mengusulkan pasangan sendiri. Dia menyadari bahwa itu bagian dari perintah pengurus pusat. ”Surabaya memang jadi salah satu barometer politik di Indonesia. Jadi, wajar saja pusat sangat menaruh perhatian khusus di kota ini,” kata anggota Komisi D DPRD Surabaya tersebut.

    KPU Undang Parpol Lagi

    Sementara itu, Ketua KPU Surabaya Robiyan Arifin mengatakan sudah menerima surat edaran dari KPU. Berdasar surat edaran itu, dia pun telah mencabut surat ketetapan tentang penundaan pilwali pada 2017. KPU Surabaya memang diberi batas waktu sampai Rabu (5/8) untuk membuat surat tersebut. ”Kami buat surat ketetapan itu Rabu sekitar pukul 23.00,” ungkap Robi.

    Alumnus Universitas Bhayangkara tersebut menuturkan, surat ketetapan itu dicabut dan diganti dengan surat baru tentang perubahan agenda penetapan tahapan. Yakni, ada waktu sosialisasi selama tiga hari mulai kemarin (6/8) sampai Sabtu (8/8). Masa pendaftaran dibuka mulai 9–11 Agustus. ”Waktunya tetap sesuai semula, pukul 08.00 sampai 16.00 di kantor KPU,” tambahnya.

    Pada masa sosialisasi, KPU berencana mengundang lagi pengurus partai politik. Rencananya, pertemuan itu diagendakan pada Jumat (7/8). ”Wawancara dengan wartawan ini juga bagian dari sosialisasi,” ungkapnya. (jun/c7/fat)

    di baca biar kalian paham apa ajha kejadian di surabaya @[el1t]-senior-; @OG-Arif; @miyek[01]; @Moza07;

  2. Hot Ad
  3. #2
    -_arif's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    Surabaya
    Posts
    1,261
    Points
    2,032.45
    Thanks: 63 / 9 / 9

    Default

    Waduw kasep , aku wes ngerti yon

  4. #3
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    Quote Originally Posted by OG-Arif View Post
    Waduw kasep , aku wes ngerti yon
    halah alibi kau sebenernya enggak tw, tapi di tau2 in ah uda biasa

  5. #4
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 08 agustus 2015

    PNS Polrestabes Surabaya yang Gelapkan Gaji Polisi Telah Diamankan






    Surabaya - PNS Polrestabes Surabaya yang menggelapkan ratusan gaji anggota polisi telah ditangkap. Uang yang digelapkan ternyata mencapai Rp 3 miliar.

    "Statusnya sudah tersangka. Dua sudah menjalani pemeriksaan," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi kepada wartawan, Jumat (7/8/2015).

    Agung mengatakan, sampai kini sudah ada delapan polisi yang sudah melaporkan. Agung sendiri tidak tahu dengan pasti jumlah korban kasus ini.

    "Sepertinya masih akan ada korban lain yang melapor," lanjut Agung.

    Dari informasi yang dihimpun, tersangka TS (34) diamankan atas laporan polisi nomor LP/1137/B/VIII/2015/SPKT/Jatim/Restabes Sbya tertanggal 6 Agustus 2015. Korban yang telah ditipu tersangka mencapai 135 orang dengan total kerugian kurang leboh Rp 3 miliar.

    Dalam laporan tersebut, tersangka yang bekerja sebagai juru bayar pada unit bendahara satuan kerja (bensat) itu melakukan penipuan dengan tiga modus.

    Pertama tersnagka memalsukan tanda tangan pemohon pinjaman di koperasi simpan pinjam Polrestabes Surabaya. Dan setelah uang cair, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi.

    Kedua, tersangka menjanjikan (iming-iming) keuntungan sebesar 2,5 % atas investasi yang ditanam kepada tersangka dari modal yang diserahkan.

    Ketiga, tersangka memberikan kemudahan atas pinjaman di Bank BRI dengan cara memalsukan semua data dan tanda tangan pengajuan kredit di Bank BRI.

    Barang bukti yang disita dari tersangka adalah formulir pengajuan pinjaman di koperasi Polrestabes Surabaya dan formulir pengajuan pinjaman di Bank BRI.
    Last edited by dont-yonna; 08-08-15 at 16:36.

  6. #5
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 10 agustus 2015
    Demokrat Pilih Wali Kota Surabaya Daripada Wakil




    Kalau Partai Demokrat ya wali kota, bukan wakilnya

    Surabaya (Antara Jatim) - Partai Demokrat lebih memilih menempatkan kadernya sebagai calon wali kota Surabaya daripada posisi wakil pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, 9 Desember 2015.

    "Kalau Partai Demokrat ya wali kota, bukan wakilnya," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan di Surabaya, Senin.

    Pakde Karwo, sapaan akrabnya, tak menampik nama eks Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Rasiyo sebagai bakal calon wali kota yang dipersiapkan untuk Pilkada Surabaya.

    "Ya, namanya seperti yang media tulis kemarin. Tapi belum final karena harus diketahui di tingkat pusat," kata politisi yang juga Gubernur Jawa Timur tersebut.

    Yang pasti, kata dia, partainya dipastikan menempatkan pasangan calon untuk melawan pasangan petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana dengan mendaftarkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.

    "Kami tetap akan mendaftar ke KPU dan akan bertarung. Tapi kemungkinan Selasa (11/8) atau hari terakhir, karena menjelang waktu habis (pukul 16.00 WIB) itu lebih bagus," ucapnya.

    Terkait koalisi, Pakde Karwo menegaskan tetap berkoordinasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengusung satu pasangan calon.

    Sementara itu, PAN untuk sementara juga menginginkan posisi orang nomor satu di Surabaya atau sebagai wali kota, dengan tetap merekomendasi Dhimam Abror Djuraid.

    "PAN sejak awal sudah merekomendasi Abror sebagai calon wali kota, sedangkan calon wakil wali kotanya dari Demokrat," kata Ketua DPD PAN Surabaya, Surat.

    Dari informasi yang dihimpun Antara, menyebutkan bahwa pada Minggu (9/8) malam terjadi tarik ulur antara PAN dan Demokrat.

    Hal ini dikarenakan PAN menghendaki untuk posisi calon wali kota adalah Dhimam Abror dan calon wakil wali kota adalah Rasiyo, sedangkan Demokrat sebaliknya Rasiyo sebagai calon wali kota dan calon wakilnya adalah Dhimam Abror.

    Selain itu, baik Rasiyo maupun Abror sama-sama tidak berkenan duduk di posisi sebagai calon wakil wali kota, keduanya ngotot untuk menduduki posisi sebagai calon wali kota.

  7. #6
    Ikan_S4rD3n's Avatar
    Join Date
    Aug 2015
    Posts
    657
    Points
    851.90
    Thanks: 0 / 9 / 8

    Default

    ibu kita yang satu ini emang jago benerin surabaya
    dari mainan The Sims

  8. #7
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    Quote Originally Posted by Ikan_S4rD3n View Post
    ibu kita yang satu ini emang jago benerin surabaya
    dari mainan The Sims
    ibu sapa coba bilang yang keras wkwkwkwkwkw

  9. #8
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 18 agustus 2015
    Menu Spesial Sambut Hari Kemerdekaan



    Bagi Anda pecinta kuliner, khusus selama bulan kemerdekaan ini Grand Mercure Mirama memberikan sajian menu spesial kemerdekaan yang tentunya akan memanjakan lidah Anda.

    Menu spesial itu, menurut Public Relations Hotel Grand Mercure Mirama, Harold Alfred, Minggu (16/8/2015), yakni Sop Buntut dan Cocktail Sang Saka. Dibalut dengan kemasan modern dan menggugah selera, Sop Buntut spesial ini juga tidak meninggalkan citarasa tradisionalnya dengan bahan-bahan seperti daun kedondong segar, dan bumbu lainnya.

    Dari segi rasa kuah dari Sop Buntut ini terasa asam pedas dan segar ketika dikonsumsi. Apalagi secara penyajian kami juga akan menyediakan emping, sambal pedas, wortel, kentang dan nasi putih dari beras yang berkualitas. "Untuk bisa menikmati menu spesial Sop Buntut ini, ada harga promo Agustus yakni dibandrol Rp 60.000 nett,"kata Harold.

    Menikmati Sop Buntut dengan harga promosi juga tidak lengkap kalo tidak ditemnai dengan menu minuman spesial di bulan Agustus yakni minuman ala kemerdekaan berupa mocktail (Snow Blood). "Promo minuman pada bulan Agustus ini kami namakan Mocktail Snow Blood, mocktail ini tercipta dari strawberry segar, mint leave, peppermint syrup, dan soda water, dan ketika dikonsumsi sensasi segarnya sangat terasa kuat apalagi disajikan dengan Ice. Menu Minuman ini kami bandrol dengan harga spesial Rp 65.000 nett,"tambahnya.

    Bagi Anda yang ingin mencicipi minuman dengan sedikit alkohol, Grand Mercure Mirama memiliki menu minuman yang diberi nama Sang Saka. Didalam minuman ini terdapat bahan-bahan seperti, dry orange, CDC white, vodka, fresh milk, strawberry segar, dan strawberry syrup.

    Rasa strawberry merah segar, dan sensasi alkoholnya akan dibalut dengan ice yang membentuk kombinasi rasa yang luar biasa dengan warna tampilan ala bendera Indonesia Merah Putih. Menu ini dibandrol dengan harga spesial Rp 145.000 nett.

    "Menu Menu spesial kami hanya dapat Anda temui di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya hanya selama bulan Agustus 2015. Untuk Sop Buntut, dapat anda temui di Restaurant Trimurti Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, dan untuk menu minuman Mocktail dan Cocktailnya dapat Anda temui di Coffe Cafe Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya,"paparnya. (nos)

  10. #9
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 20 agustus 2015
    Patroli Srikandi Siap Amankan Mal di Surabaya



    Jangan heran bila kini banyak polisi wanita atau polwan berpatroli di mal-mal di Surabaya, Jawa Timur. Mereka adalah bagian dari program Patroli Srikandi yang siap melayani para pengunjung mal di Surabaya.

    Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Yan Fitri, program ini adalah pengembangan dari instruksi Mabes Polri, untuk tetap memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dengan terjun langsung ke lapangan.

    "Patroli polisi sebagai implementasi untuk menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, dengan menghadirkan patroli polisi, agar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ucap Yan usai peluncuran Program Patroli Srikandi di Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Selasa 18 Agustus 2015.

    Yan menjelaskan, Patroli Srikandi merupakan program yang pertama kalinya digelar di Surabaya.

    "Inilah yang pertama kali kita hadirkan di Surabaya. Dengan semangat Revolusi Mental dari Bapak Presiden (Jokowi) kita akan menghijaukan Kota Surabaya dengan menghadirkan Patroli Srikandi," imbuh Yan.

    Dia membeberkan ada sekitar 120 polwan yang akan diterjunkan sebagai Patroli Srikandi, mulai pagi hingga pukul 21.00 WIB.

    "Mereka akan berpatroli di wilayah-wilayah rawan, tapi juga di mal-mal. Tidak hanya patroli dengan roda empat di jalan-jalan, tapi juga dengan segway (otopet listrik) di mal-mal. Mereka tidak hanya dilatih kemampuan bela diri, tapi juga dilengkapi dengan senjata laras panjang," lanjut Yan.

    Saat peluncuran program tersebut, beberapa anggota Patroli Srikandi sempat unjuk kemampuan di hadapan para pengunjung Mal Tunjungan Plaza. Mereka memperagakan kemampuan olah senjata tongkat, permainan borgol dan bela diri, serta senam lalu lintas.

    Mereka juga memerlihatkan bagaimana menangkap dua pemabuk yang membuat onar di jalanan, maupun di mal-mal.

    "Patroli Srikandi dibekali skill, seperti senam lantas, olah permainan tongkat, borgol, kemampuan mengendarai segway dan bela diri untuk mengantisipasi kejahatan jalanan," pungkas Yan Fitri.

  11. #10
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    22 agustus 2015
    Pemeringkatan PT Diwarnai Kemunculan Universitas Petra Surabaya




    Yang menarik, terdapat tiga perguruan tinggi swasta (PTS) yang menembus nominasi perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pengumuman klaster pertama tahun ini, yaitu: Universitas Gunadarma, Universitas Petra Surabaya dan Universitas Islam Indonesia.

    Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi untuk tahun 2015, yang diwarnai kemunculan Universitas Petra Surabaya di tengah dominasi PTN.

    Berdasarkan laman Kemenristek Dikti Kopertis XII, yang dikutip, Jumat, di Jakarta, penilaian didasarkan pada empat kriteria, yaitu kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen dan organisasi, kualitas kegiatan kemahasiswaan, serta kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

    Menurut Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Kemenristek Dikti Patdono Suwignjo, data yang digunakan adalah data yang dilaporkan seluruh universitas di Indonesia di pangkalan data perguruan tinggi (PDPT) dan data eksternal seperti BAN PT dan Scopus per Desember 2014.

    Secara keseluruhan, Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi nomor satu sebagai pemegang gelar perguruan tinggi terbaik yang diikuti 10 perguruan tinggi lainnya.

    Yang menarik, terdapat tiga perguruan tinggi swasta (PTS) yang berhasil menembus nominasi perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pengumuman klaster pertama tahun ini yaitu: Universitas Gunadarma, Universitas Petra Surabaya dan Universitas Islam Indonesia.

    Namun secara total dan keseluruhan 11 Perguruan Tinggi (PT) terbaik yang mendapatkan skor tertinggi yaitu, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin.

    Untuk kategori perguruan tinggi terbaik berdasarkan kualitas Sumber Daya Manusia, diduduki IPB, selanjutnya UGM, ITB, Universitas Negeri Malang, UI, Universitas Negeri Makassar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Bengkulu.

    Sementara pada kategori perguruan tinggi terbaik berdasarkan kualitas manajemen secara berurutan adalah: PENS-ITS (PTN), Universitas Gunadarma (PTS), ITS (PTN), UGM (PTN), UI (PTN), ITB (PTN), IPB (PTN), Universitas Kristen Petra (PTS), Universitas Sebelas Maret (PTN), Universitas Islam Indonesia (PTS).

    Selanjutnya, pada kategori perguruan terbaik berdasarkan kualitas penelitian dan publikasi ditempati ITB, IPB, UI, UGM, UNPAD, UNHAS, UNS, Universitas Brawijaya, dan Undip.

    Sedangkan pada bagian kedua perguruan tinggi berdasarkan kualitas kegiatan mahasiswa, secara berurutan adalah: UGM, ITS, Universitas Brawijaya, ITB, IPB, UI, Unair, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan Undip.

  12. #11
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 27 january 2016
    Mahasiswa Surabaya Eks Gafatar Ini Kembali ke Pelukan Keluarga


    Keharuan menyelimuti keluarga Suharijono. Erri, sang anak yang hilang dan dikabarkan bergabung dengan Gerakan Gafatar atau Gafatar sejak 17 Agustus 2015, telah kembali ke pangkuan mereka.

    Mahasiswa berusia 21 tahun yang duduk di semester V Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu pulang ke rumah keluarganya di Perumahan TNI AL, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa 26 Januari 2016.

    "Orangtuanya, terutama bapaknya sudah kami kasih tahu, dan telepon bahwa anaknya itu sudah pulang," ucap Soemarno Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas) Surabaya kepada Liputan6.com, Selasa, 26 Januari 2016.

    Namun, menurut Soemarno, orangtuanya itu belum memberikan penjelasan panjang terkait anaknya tersebut. Suharijono hanya memberitahukan bahwa anaknya itu sudah pulang.

    "Katanya belum sempat ngobrol panjang, makanya tidak tahu alasan dan sebagai itu," tutur Soemarno.
    Orangtua Erri hanya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah membantu mencari anaknya itu hingga saat ini sudah kembali ke rumahnya. "Kami hanya jawab itu adalah tugas kami," papar dia.

    2 PNS Dipulangkan

    Soemarno menambahkan, selain Erri, ada juga 2 pegawai negeri sipil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya yang sudah pulang ke Surabaya.

    Mereka adalah Achmad dan Sudjito. Keduanya sudah didata di Asrama Transito, dan sudah pulang bersama rombongan eks Gafatar dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat ke Surabaya. "Rifai sudah pulang ke rumahnya, yang Sudjito masih di Transito," beber Soemarno. Namun begitu, Soemarno belum mengetahui alasan Sudjito masih belum diperbolehkan meninggalkan Asrama Transito, sehingga dia meminta untuk menanyakan langsung informasi itu ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    Dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler, Suharijono membenarkan bahwa anaknya sudah kembali ke rumahnya sejak Senin dini hari lalu.

    "Alhamdulillah mas tepatnya sekitar pukul 02.30 WIB, sudah sampai di Surabaya. Dan tentu kami sekeluarga senang tak terhingga karena anak yang selama ini kami cari dan sangat kami rindukan sudah pulang kembali ke pelukan kami," ucap Suharijono dengan nada suara berat dan menahan haru.

  13. #12
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 03 februari 2016
    Perantara Polisi Pengedar Sabu 22 Kg Dituntut Vonis Mati

    Tri Diah Toriassiah alias Susi tak henti-hentinya menangis saat jaksa penuntut umum (JPU) Gusti Putu Karmawan menjatuhkan tuntutan pidana mati terhadapnya.

    Ia berulang kali mengusap air matanya dengan kerudung biru yang dikenakannya. Usai persidangan, Susi nyaris pingsan saat petugas pengamanan akan membawanya ke ruang tahanan PN Surabaya.

    Dalam tuntutan jaksa dijelaskan jika Susi adalah 'mak comblang' atau perantara yang mengenalkan Aiptu Abdul Latief dengan Yoyok, seorang napi Lapas Nusakambangan sekaligus pemilik 50 kilogram (kg) sabu yang diedarkan oknum polisi yang bertugas di Polsek Sedati bersama istri sirinya, Indri Rahmawati.

    "Atas perintah Susi inilah, 50 kg sabu itu diambil Abdul Latip di Hotel Oval Surabaya dan selanjutnya dijualbelikan oleh Abdul Latief bersama Indri Rahmawati," kata Jaksa Karmawan saat membacakan tuntutannya, Selasa, 2 Februari 2016.

    Susi dianggap melakukan pemufakatan jahat dan persekongkolan karena berperan jadi perantara. Karena itu, tahanan kasus serupa itu dianggap terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika.
    Jaksa juga tidak melihat ada hal meringankan dari perbuatan Sudi. Ia malah dianggap melakukan kejahatan berat karena merusak generasi bangsa.

    "Menuntut terdakwa dengan pidana mati dan memerintahkan agar tetap berada dalam tahanan," ucap Karmawan.

    Atas tuntutan itu, Kamaruddin Simajuntak selaku ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut memberikan kesempatan Susi dan pengacaranya untuk membuat pembelaan. "Silakan buat pembelaan, bisa sendiri-sendiri atau langsung ke pengacaranya saja," tutur Kamarudin yang dijawab anggukan kepala Susi.

    Amirullah selaku pengacara terdakwa Susi tak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi. "Intinya kami ajukan pleidoi," jawab Amirullah sambil meninggalkan ruang persidangan.

    Susi ditangkap anggota Polrestabes Surabaya di Rutan Medaeng ketika menjalani penahanan kasus serupa. Penangkapan itu buntut dari ditangkapnya Indri Rahnawati di kosnya di Pasar Wisata Sedati Sidoarjo dan Aiptu Abdul Latief di rumahnya di Jalan Tegal Sari, Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

    Susi ditangkap lantaran menjadi pengendali peredaran sabu 50 kg tersebut. Dia mengendalikan Abdul Latief dari balik penjara Rutan Medaeng.

    Sabu tersebut milik Yoyok, bandar narkoba yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkas perkara Yoyok hingga saat ini belum P21. Namun keberadaannya sudah dipindahkan ke Lapas Porong.

    Dalam persidangan sebelumnya, Abdul Latief dan Indri Rahmati divonis mati majelis hakim. Dari 50 kg sabu itu, keduanya berhasil menjual sebanyak 22 kg dan mendapat upah sebesar Rp 20 juta.

  14. #13
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    tanggal 22 februari 2016
    Baru Hari Pertama, Wali Kota Risma Langsung Tancap Gas



    Pada hari pertama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya periode 2016-2021, Tri Rismaharini tak mau bermalas-malasan.

    Wali kota yang akrab dengan sapaan Risma ini langsung tancap gas. Ia menggelar inspeksi mendadak atau sidak di saluran air di 5 titik lokasi di Surabaya.

    Hal itu disampaikan Risma usai memimpin rapat jajaran Kepala SKPD se-Surabaya, Kamis (18/2/2016). Risma melanjutkan kegiatannya dengan sidak sungai dan saluran air di wilayah timur ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.

    Tak tanggung-tanggung, 5 lokasi langsung ditinjau Risma yang saat itu didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Erna Purnawati, Kabag Umum dan Protokol Wiwiek Widiyati serta Kabag Humas M Fikser.

    Pantauan Liputan6.com di lokasi, pertama kali Risma mendatangi sungai di kawasan Dharmahusada Indah.

    Tujuannya, untuk memantau aliran air. Risma pun sempat beberapa kali terlihat berdiskusi dengan para pegawai di DPUBMP guna memecahkan masalah debit air.
    Selanjutnya, Risma bergerak ke saluran air depan ITS. Di lokasi ini, Risma memantau kelancaran arus air. Sesekali Risma juga memberi instruksi pembenahan di beberapa titik saluran kepada Kadis PUBMP.

    Kemudian Risma beserta rombongan juga meninjau pedestrian Jalan Mulyosari, sungai depan Super Depo Sutorejo dan diakhiri dengan sidak pedestrian Jalan Dr Ir H Soekarno.

    Setelah mencermati kondisi pedestrian, Risma mengisyaratkan adanya penghijauan di lokasi tersebut. "Tolong Bu Erna (Kadis PUBMP), ini bagus kalau ditanami pohon," tutur Risma.

    Dengan meninjau langsung ke lokasi, imbuh Risma, maka permasalahan dapat diketahui sumbernya serta diperoleh solusi yang akurat.

    "Saya sengaja pantau langsung ke lokasi untuk mengajarkan teman-teman DPUBMP agar bisa menganalisa suatu permasalahan. Kebetulan kami (Risma dan pegawai DPUBMP) sama-sama orang teknik. Jadi, bisa diskusi langsung di lapangan untuk cari solusi," Risma menegaskan.

    Saat disinggung mengenai permasalahan di Sungai Dharmahusada Indah, Risma menjawab bahwa kemungkinan penyebab terhambatnya aliran air adalah keberadaan Pintu Air Kalidami.

    Lantaran itulah, Pemkot Surabaya berencana membongkar pintu air tersebut dalam waktu dekat. "Kapasitas rumah pompa sudah kita tambah, sehingga jika Pintu Air Kalidami dibongkar, aliran air akan menjadi lebih lancar," ujar Risma

  15. #14
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    Tanggal 24 maret 2016

    Konflik Pengurus Surabaya Berlanjut

    Surabaya - Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya M Alyas dituding mengintervensi kadernya yang duduk di kursi DPRD Kota Surabaya terkait Raperda Minuman Berlakohol (Mihol). Pengurus Partai Golkar Kota Surabaya bersama 20 Pengurus Kecamatan (PK) menilai apa yang dilakukan Alyas hanya mengalihkan isu atas konflik yang terjadi di internal Golkar.

    “Itu untuk menutupi adanya konflik di internal Partai Golkar Kota Surabaya,” ungkap Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Surabaya Asrofi, Rabu (23/3). Apalagi, lanjut dia, konflik diinternal Partai Golkar Kota Surabaya tidak juga direspon DPD I Partai Golkar Jawa Timur. “Kami juga meyampaikan audensi ke DPD I Golkar Jatim, namun belum juga ada jawaban,” lanjut Asrofi.

    Ketua PK Partai Golkar Gayungan M Yusuf menambahkan pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) bertentangan denganAD/ART Partai Golkar. “Karena memang tidak ada pleno tentang kekosongan jabatan maupun rencana PAW,” kata dia.

    Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II partai Golkar Surabaya M. Alyas menegaskan, sikap partai untuk diskresi sudah final. Keputuskan pada tanggal 18 Maret 2016 lalu. ’’Akhirnya menjadi keputusan bersama. Bahwa kami menolak total,’’ terang Alyas.

    Dia dengan tegas menyatakan bahwa hal tersebut dari komunikasi yang terjalin selama proses pembahasan raperda berjalan. Istilah yang dipakai Alyas adalah one way traffic comunication. Sehingga, dikatakan mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2004-2009 ini, sudah sejak lama dirinya menolak soal Raperda tersebut. "Sudah sejak awal-awal Saya katakan. Termasuk kepada Ketua Pansus. Kalau perlu judulnya bukan pengendalian dan pengawasan. Tapi pelarangan,’’ ujar Alyas.

    Sementara itu, anggota panitia khusus asal Fraksi Golkar, Binti Rochmah keputusan untuk melarang penjualan Mihol tidak hanya di Supermarket dan Hypermart ini adalah final dari koordinasi yang dijalin dengan partai.

    Seperti diketahui, beberapa bulan belakangan ini, suasana internal Partai Golkar Kota Surabaya memanas. Itu lantaran sebagian pengurus kecewa dengan sikap Alyas yang turut merencanakan pergantian struktural pengurus dengan bantuan Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur. n bi

  16. #15
    dont-yonna's Avatar
    Join Date
    Apr 2015
    Location
    gresik
    Posts
    4,413
    Points
    204,957.98
    Thanks: 9 / 51 / 48
    Default Category

    Default

    Tanggal 14 Juli 2016



    Debt Collector Diminta Tak Tagih Dulu Korban Kebakaran Simokerto Surabaya

    SURABAYA – Warga Jl Srengganan, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya yang menjadi korban kebakaran pada Rabu (13/7/2016) dinihari, telah kehilangan seluruh harta bendanya.

    Akibat api yang berkobar selama sekitar tiga jam itu, memang tidak banyak yang bisa mereka selamatkan kecuali pakaian yang menempel di tubuh mereka.

    Di tengah situasi tersebut, tidak sedikit warga yang masih punya tanggungan kredit, misalnya tanggungan kredit sepeda motor.

    Karena itu, kedatangan debt collector yang menagih angsuran tentu akan menjadi momok yang membayangi mereka.

    Hal ini dibenarkan Iwan Mujiantoro, warga setempat yang meski tidak menjadi korban kebakaran, namun menyediakan rumahnya untuk dijadikan tempat berkumpul warga yang rumahnya hangus terbakar.

    “Ya memang tidak sedikit warga di sini yang masih punya tanggungan kredit motor. Kedatangan penagih angsuran, jelas akan menjadi beban tambahan buat mereka,” kata Iwan yang ditemui di lokasi kejadian, Kamis (14/7/2016).

    Merespon hal tersebut, Iwan yang sudah 11 tahun bekerja di dealer kendaraan bermotor, langsung berinisiatif menghubungi debt collector yang sehari-hari menagih di kawasan tersebut dan meminta mereka agar sementara ini tidak menagih pembayaran kepada warga.

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •