Malingsia ngapain di Aceh?
Malaysian Military Not Involved in Aceh Terrorism: Minister
Malaysia’s armed forces are not connected with terrorist activities in Indonesia’s Aceh province, the country’s defense minister has said, despite a report that Malaysian military uniforms were confiscated in a raid there last week.
Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi told reporters Malaysia never got involved in conflicts within neighboring countries, according to newspaper Web site thestar.com.my.
Zahid urged Indonesian authorities to investigate thoroughly.
Some regional media outlets quoted Agence-France Presse last week as saying Malaysian military uniforms were found in a raid in a remote region of Aceh Besar. At least ten people have been arrested there over the past week, and four have been charged with terrorism-related activities.
JG
Terjemahan:
Militer Malaysia di Aceh Tidak Terlibat Terorisme: Menteri
Angkatan bersenjata Malaysia tidak terhubung dengan kegiatan ******* di Indonesia propinsi Aceh, Para menteri pertahanan negara itu mengatakan, meski ada laporan ditemukan seragam militer Malaysia yang disita dalam serangan di sana minggu lalu.
Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi kepada wartawan Malaysia tidak pernah terlibat dalam konflik dalam negara-negara tetangga, menurut koran situs Web thestar.com.my.
Wahid mendesak pemerintah Indonesia untuk menyelidiki secara menyeluruh.
Beberapa media daerah yang dikutip Agence-France Presse minggu lalu mengatakan seragam militer Malaysia ditemukan dalam sebuah serangan di sebuah wilayah terpencil Aceh Besar. Setidaknya sepuluh orang telah ditahan di sana selama seminggu, dan empat telah didakwa dengan kegiatan yang berhubungan dengan terorisme.
http://www.thejakartaglobe.com/home/...inister/361283
Malaysia Bantah Terlibat dalam Latihan ala Militer di Aceh
Senin, 01 Maret 2010 | 09:53 WIB
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi membantah militer Malaysia terlibat dalam aktivitas teror di Aceh, Indonesia. Kendati demikian, Ahmad Zahid meminta pemerintah Indonesia menyelidiki masalah tersebut.
Ahmad Zahid mengomentari laporan yang menyebutkan dalam sebuah penggerebekan pekan lalu di Aceh, Kepolisian Indonesia menyita bayonet, uang, DVD, juga seragam militer Malaysia.
Seperti diwartakan The Star, Senin (1/3), Ahmad Zahid mengatakan pemerintah Malaysia tidak pernah terlibat dalam konflik di negara-negara tetangga. Hal tersebut diungkapkan Ahmad Zahid kepada wartawan setelah melepas tentara Malaysia di pangkalan udara Subang, Malaysia, untuk memimpin misi International Monitoring Team-Mindanao, kemarin (28/2).
Tim yang dikomandani Mayor Jenderal Datuk Baharun Hamzah tersebut kembali diterjunkan ke wilayah Mindanao, Filipina, selama satu tahun setelah sempat ditarik.
Kepolisian Daerah Aceh menggerebek tempat latihan militer liar di kawasan hutan Pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar, pada 22 Februari. Dalam operasi tersebut, tiga orang ditangkap dan puluhan lainnya dalam pengejaran. Kepolisian Daerah Aceh menduga mereka bagian dari kelompok Jamaah Islamiyah.
http://www.tempointeraktif.com/hg/as...228866,id.html
ABB, Noordin M Top, Azahari, Amrozi, sampai Moh Jibril itu semua punya hubungan dengan Malaysia.
Ada yang lari dari kejaran denkarung Eyang Harto lalu kabur dan sembunyi (dilindungi?) di Malaysia. Ada yang memang asli orang Malaysia dan ada juga yang pernah tinggal dan sekolah di Malaysia.
Orang yang berpikiran kritis kayak kita wajar bertanya : ada apa ini?