Menurut saya, pembuatan sinar Tesla ini mungkin saja tetapi, dari berbagai kendala yang muncul dari percobaan sinar Tesla. Pihak Rusia telah mencoba pada tahun 1976 (CMIIW). Pasca percobaan terjadi perubahan hebat pada atmosfir, serta gangguan pada sinyal radio. Namun pengujian tersebut berakibat terjadinya kelainan pada lapisan atmosfir. Meskipun beritanya belum bisa dikonfirmasikan kebenarannya, di Miami sempat turun salju selama musim panas, hawa hangat dapat dirasakan di Greenland, dan terjadi kekeringan hebat di Inggris. Seharusnya dengan dampak seperti itu, pengujian bahkan penggunaan sinar Tesla dilarang. Namun, penyempurnaan terus tiada henti.
Kekacauan pada iklim dapat juga disebabkan pada lapisan ionosfer, mengandung sedikit air, dan sinar itu mengubah air itu menjadi ion bermuatan listrik. Atmosfir sebagai pengatur iklim Bumi jika terjadi ketimpangan sedikit saja, memungkinkan perubahan drastis pada iklim.
Satu saja sinar Tesla ditembakkan, maka akan mudah tersseteksi oleh satelit dan sensor semacamnya, sehingga pemantauan terhadap berbagai radiasi, termasuk radiasi nuklir dapat dilakukan. Tentu saja, penembakan sinar ini akan menyebabkan beberapa efek seperti yang saya ulas di atas. Sehingga, tidak sedikit negara yang memprotes pengembangan senjata ini.
Senjata yang baik tidak selamanya menghancurkan, saya rasa proyek seperti sinar Tesla ini jka benar-benar terealisasi akan menyebabkan perang. Bayangkan Irak yang dituduh menyimpan senjata pemusnah massal saja sudah langsung ditangani oleh Amerika. Tentu saja itu menjadi salah satu akhir dari kehidupan manusia. Meskipun yang menang bisa bertahan, namun tidak pada alam yang sudah kacau akibat ketidakseimbangan. Sekian