Byur….byur….byur…..satu persatu dari kami terjun, kolam yg terlihat cukup dangkal ini rupanya suatu jalan tersembunyi yang membawa kami menuju dimana tempat bersemayamnya ikan emas tersebut. Baru saja kami semua tiba didasar air itu sudah disambut kilatan sinar yang membuat silau pandangan kami, perlahan cahaya itu redup namun hunusan cangkrang besar dr lizard king sudah mengepung kami.sedikit saja bergerak bisa dipastikan leher kami bersimbah darah. Rupanya kedatangan kami membuat seisi tempat itu geram, mereka sadar bahaya besar siap datang karena mereka salah satu dr patriot kerajaan lizard (golden lizard) dimana sang lizard menggunakan mahkota berhiaskan box emas. Konon sang lizard pun hanya muncul tatkala terdengarnya sangkala yg ditiup oleh pasukan white wizard itupun muncul ditempat yg berbeda besama para bidadarinya ( vaper gold).
“arch…gmn ini ? “ sorrowjr berbisik kepadaku
“aduh aku jg gk tau harus berbuat apa,posisi kita terjepit diantara para lizard ini “ jawabku pelan
“kl begini jadinya kita terpaksa bertarung melawan mereka dr pada kita yg dimakana olehnya” necro ikut berbicara
“aduuuh yey ndak usah khawatir dech,tenang aj ada eike disini” ucap xlimutz sambil tersenyum
“eike pst lindungin yey kok cowo cucok” lanjut xlimutz sambil mencubit lengan sorrowjr
kami semua masih panik,tak beranjak sedikitpun dr pijakan semenjak tiba disana namun lain halnya dengan xlimutz yg malah berjoget ala crayon shinchan (Dance).huh…..dasar orang aneh pikirku…..
disaat sedang berjoget tiba – tiba xlimutz melihat sesuatu yg tidak lain adalah tas yg dahulu tertinggal saat dia sedang mencoba melawan ikan emas (golden lizard),tas itu tepat berada dipunggung salah satu dr thunder lizard. Dia meminta kami untuk mengalihkan perhatian dr lizard itu agar dia bisa mengambil tasnya kembali.akhirnya silince turun tangan, dia mencoba merayu sang lizard dan usahanya pun berhasil.saat sang lizard sedang lengah dengan sigap vanz mengambil tas tersebut dan langsung memberikannya kepada xlimutz.menyadari bahwa dirinya telah diperdaya oleh silince akhirnya sang lizard pun murka. Silince yg berdiri tepat dihadapannya pun tak luput dr amukannya, silince terpental jauh akibat tendangan yg bersarang dibagian perutnya,melihat hal itu aku langsung membalasnya dan pertarungan pun terjadi. Satu persatu lizard berdatangan memenuhi tempat itu,kami pun kewalahan menahan gempuran lizard yg tak terhitung jumlahnya seakan – akan tak ada habisnya itu.
Splash…..spring….splash…spring… sekali sapu saja tumpukan lizard itu terpental berhamburan, butiran salju itu membuat lizard tak berdaya. Kami yg hampir saja dikeroyok tiba – tiba terselamatkan oleh butiran salju yg rupanya berasal dr pedang yg digunakan xlimutz. Mata kami dikagetkan oleh sosok xlimutz yg terlihat lain dr sebelumnya, dengan menggunakan set gaion yang auranya seakan – akan membuat bulu kuduk merinding ditambah lagi pedang (sword dance) yg merah merekah bersimbah darah itu menambah kengerian bagi yg memegangnya.Namun dasar xlimutz walaupun sudah seseram itu tetap saja perilakunya tidak berubah, sambil berjoget dia memainkan pedangnya membuat lari kalang kabut para lizard.”tuh kan mereka pada lari…yey tenang aj collowjr ada eike kok” xlimutz tersenyum bangga.