ga tau dah true story pa kaga ......
gw kira itu cuman pilem doank ......
trnyata ada kisah nyatanya juga .....
Printable View
ga tau dah true story pa kaga ......
gw kira itu cuman pilem doank ......
trnyata ada kisah nyatanya juga .....
sampe sekarang paling sering kesaksian orang doang paling
Military/CIA explanations
More prosaically, Clark cites Bill Moore, who asserts that "the Men in Black are really government people in disguise ... members of a rather bizarre unit of Air Force Intelligence known currently as the Air Force Special Activities Center (AFSAC) ... As of 1991, the AFSAC, headquartered in Fort Belvoir, Virginia," and "under the operational authority of Air Force Intelligence Command centered at Kelly Air Force Base in Texas." (Clark, 321–22) Curiously, Moore also reports that AFSAC was inspired by the tales of Men in Black from the 1950s, and had nothing to do with those early accounts.
Similarly, Clark notes that Dr. Michael D. Swords has speculated that the Barker/Bender Men in Black case (occurring shortly after the CIA-directed Robertson Panel issued its recommendations to spy on civilian UFO groups) might have been a psychological warfare experiment.
On a more practical note, most US government law enforcement and intelligence agencies such as the FBI have strict dress codes that ordinarily require their members to wear suits in dark, non-obtrusive colors.
[edit] Hoax explanation
In his article, "Gray Barker: My Friend, the Myth-Maker," John C. Sherwood reveals that at age 18, he cooperated when Gray Barker urged him in the late 1960s to develop a hoax - which Barker subsequently published - about what Barker called "blackmen," three mysterious UFO inhabitants who silenced Sherwood's pseudonymous identity, "Dr. Richard H. Pratt."[7]
http://en.wikipedia.org/wiki/Men_in_Black
---------------------------------
ato lihat di sini http://www.ufoevidence.org/documents/doc1701.htm
---------------------
ada juga penjelasan bahasa indonesia
Men In Black (MIB) alias manusia berkostum hitam sangat menarik perhatian. Ketika kemunculan UFO (Unidentified Flying Object) semakin sering terjadi, konon muncul juga berbagai gangguan yang dilakukan oleh manusia misterius berpakaian serba hitam terhadap saksi mata. Banyak orang mengaku pernah melihat mereka, tapi tidak seorang pun menggambarkannya secara jelas. Siapa sih sebenarnya makhluk misterius berkostum hitam ini ?
Albert Bender, direktur Biro Penelitian UFO Internasional yang bermarkas di Connecticut, AS, berniat menerbitkan penemuan besarnya ke dalam jurnalnya, Space Review. Namun, dia langsung mengurungkan niatnya begitu dihadang oleh tiga orang pria berkostum hitam yang meminta Bender untuk tidak mempublikasikan temuannya. Lantaran merasa terancam, Bender langsung menutup organisasinya dan membatalkan penerbitan jurnalnya itu.
Bulan September 1976, kejadian aneh juga dialami Dr. Herbert Hopkins yang saat itu menjabat sebagai penasihat kasus teleportasi UFO di Maine, AS. Suatu malam, ketika isteri dan anak-anaknya sedang pergi, dia menerima telepon dari pria yang tidak dikenal. Orang itu mengaku staf dari Lembaga Penelitian UFO New Jersey. Pria itu bermaksud menemuinya. Dr Hopkins lalu berjalan ke belakang pintu untuk menyalakan lampu, supaya tamunya lebih gampang menemukan jalan ke rumahnya saat datang. Namun, setiba di sana, dia terperanjat melihat sudah ada seorang pria sedang menaiki tangga di teras rumahnya. Kendati begitu, Dr. Hopkins tetap menyambut tamunya dengan baik.
Pria yang mendadak muncul itu mengajak Dr. Hopkins berdiskusi seputar kasus UFO. Setelah beberapa lama, pria tadi memberikan dua buah koin dan meminta Dr. Hopkins menaruh sebuah koin di telapak tangannya. Dr. Hopkins menuruti permintaannya ketika orang itu menyuruhnya mengamati koin itu. Saat diamati, koin itu berangsur angsur menghilang sebelum akhirnya lenyap tanpa bekas.
"Tidak akan ada yang bisa menemukannya lagi," kata pria itu bernada sinis. Dia bangkit sambil berkata, "Saya sudah mulai kehabisan tenaga. Saya harus pergi sekarang. Sampai jumpa." Dr. Hopkins melihat orang itu melangkah menuruni tangga. Saat pria asing itu pergi, tampak cahaya yang amat terang di jalan raya, warnya putih kebiru-biruan, jauh lebih terang daripada sorot lampu mobil.
Ketika keluarga Dr. Hopkins pulang, mereka menemukan tanda-tanda aneh yang membekas di tengah jalan. Terasa ganjil sebab tanda-tanda itu tidak seperti jejak mobil. Anehnya lagi, keesokan harinya tanda-tanda itu malah sudah hilang bekasnya sama sekali.
Saking cemasnya, Dr. Hopkins cepat-cepat menghapus semua kaset rekaman pelajaran hipnosisnya, untuk berjaga-jaga manakala sesuatu menimpa dirinya. Apalagi anak lelakinya terus saja menceritakan kejadian-kejadian aneh yang kerap berlangsung di sekitar tempat tinggal mereka. Yang lebih mengejutkan lagi, ternyat tempat yang disebut-sebut pria asing waktu itu, yakni Lembaga Penelitian UFO New Jersey, tidak pernah ada.
Pengalaman Dr. Hopkins hanya sedikit memberi gambaran tentang misteri yang belum terungkap. Kejadian yang dia alami tidak bisa dianggap khayalan, sebab anggota keluarga lainnya ikut menyaksikan adanya bekas-bekas yang aneh. Mereka juga memberikan laporan serupa soal munculnya serangkaian gangguan telepon beberapa saat setelah MIB (begitulah Men in Black sering disebut) itu pergi. Setelah menit demi menit kejadian itu diteliti berulang kali, akhirnya para ahli tiba pada kesimpulan, peristiwa itu memang sungguh terjadi. Hanya saja asal usul makhluk berkostum hitam-hitam itu masih menjadi tanda tanya sampai saat ini.
Munculnya MIB selalu terjadi setelah peristiwa penampakan UFO. Saksi mata atau pun orang yang menyaksikan penampakan UFO lalu didatangi makhluk asing itu. Biasanya, pada saat kejadian korban sedang sendirian di rumah. Umumnya, MIB datang bertiga dengan mengendarai mobil yang juga berwarna hitam, tapi nomor plat mobilnya selalu tidak terdaftar.
Tahun 1970, ilmuwan Amerika, Tony Kimery, mengaitkan MIB dengan fenomena UFO yang kompleks. Kemudian, MIB menjadi bagian dari sebuah fenomena besar dan kompleks lainnya. MIB memiliki sejarah yang panjang sejak berabad abad lalu dan menunjukkan konsentrasi yang makin besar terhadap tempat di mana konsentrasi itu berada saat ini. Hari demi hari, MIB mulai dibandingkan dengan legenda penyihir, vampir dan manusia serigala.
Sumber : pos metro medan
http://www.indospiritual.com/artikel...lack-mib-.html
ga tau tapi itu baru beberapa dari banyak teori
iya kata gwa itu
mereka ngga seneng ada orang yang neliti alien
ato nyari bukti2 gitu
nanti gwa cari dulu deh
kalo gak salah pas jaman perang dunia berita tentang alien dah ada
Harap Dikurangi One Liner Post nya thx
regards
cloudkr
film ap nech maksudnya yah ??
Men In Black
Men in Black banyak dikenal sebagai film layar lebar yang dibintangi actor komedian Will Smith Namun hanya sedikit yang tahu bahwa sebetulnya ada pula dalam kehidupan nyata, alias bukan sepenuhnya fiksi!! Beberapa catatan sejarah bahkan menyinggung keberadaan sekelompok orang-orang misterius yang berkekuatan dengan hal-hal berbau luar angkasa.
DI DALAM DUNIA NYATA
Dalam dunia nyata, definisi dari Men in Black (atau disingkat MIB) bukan orang-orang yang mengenakan jas hitam rapi, bekerja sebagai agen rahasia pemerintah dan bertugas untuk membasmi alien. Justru sebaliknya!! Men in Black merupakan sebutan bagi orang-orang yang mengenakan pakaian
serba hitam dan biasanya mendatangi saksi mata yang pernah melihat ufo. Terutama jika saksi tersebut berhadapan langsung dengan mahluk luar angkasa. Dan dari berbagai kesaksian serta interview dengan orang yang pernah didatangi MIB, ternyata tujuan mereka adalah menyalahkann presepsi si saksi dan menyesatkan mereka, bahwa yang mereka lihat bukan alien!! Tapi itu hanyalah salah satu definisi yang beredar mengenai Men in Black karana banyak kalangan yang memiliki pendapat lain.
Seorang penulis Amerika bernama Jerome Clarck menyatakan bahwa MIB tidaklah selalu berpakaian serba hitam. Menurut Clarck, sebutan itu hanyalah istilah umum yang menggambarkan orang-orang yang berpenampilan diluar kebiasaan atau eksentrik.
Mereka kadang memakai pakaian yang sudah lama atau ketinggalan jaman, seragam USAF (United States Air Force) atau bahkan mengenakan model yang nantinya bakal booming dimasa depan.
Kebanyakan para agen MIB digambarkan selalu memakai kacamata hitam sebagai aksesoris wajib, dimana hal yang disinyalir untuk menutupi bentuk mata mereka karena mempunyai mata sipit . Ada pula yang menyebutkan kalau mata agen MIB berbentuk aneh dan besar karena pengaruh tiroid , sebagian bahkan percaya kalau bentuk mata mereka sama seperti alien gray!! Karena mereka ialah agen khusus maka bukan tidak mungkin cara hidup mereka juga ditangani secara khusus pula. Selain mata, jari-jari para agen MIB juga dikabarkan lebih panjang dari manusia normal dan suara mereka mirip dengan suara robot. Pelengkap lain yang biasanya digunakan adalah mobil cadillac antik berwarna hitam yang somehow terlihat selalu seperti baru.
FENOMENA MIB
Fenomena keberadaan MIB ternyata pernah sangat popular di tahun 1950 dan 1960. Pada masa tersebut tercatat bahwa beberapa agen MIB pernah melakukan intimidasi pada seorang reporter yang bertempat tinggal di pinewood, West Virginia. Reporter tersebut dipaksa untuk berhenti menulis artikel mengenai keberadaan MIB di pinewood, yang ia kirimkan pada koran lokal dan nasional. Perlu dicatat bahwa pinewood sendiri merupakan daerah yang sangat popular dengan mahluk yang dijuluki Mothman di akhir era 1960-an. Fenomena Mothman pun secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa MIB beroprasi di Pinewood untuk menyelidiki keberadaan mahluk Mothman itu.
Laporan mengenai Men in Black paling mendetail terjadi pada tahun 1976 dimana seorang pria bernama Dr.Herbert Hopkins yang berusia 58 tahun , melaporkan bahwa ia pernah didatangi Men in Black . Hopkins yang berprofesi sebagai konsultan mengenai UFO ditelpon oleh seseorang yang mengaku sebagai Vice President of New Jersey UFO Research Organization yang ingin berbincang – bincang denganya. Anehnya orang tersebut, yang mengenakan pakaian serba hitam, sudah muncul di teras rumahnya beberapa menit setelah Dr. Hopkins menaruh gagang telepon!! Ia juga menemui banyak kejanggalan selama berbicara dengan tamunya.
Banyak keanehan mengenai penampilan, tanduk-tanduk serta ucapan orang itu menimbulkan munculnya banyak teori mengenai identitas mereka yang yang sebenarnya. Beberapa teori konspirasi menyebutkan kalau agen MIB bukan seseorang manusia biasa, tapi ras hybrid manusia-alien. Mereka bertugas membersihkan segala bukti fisik mengenai campur tangan alien yang tersisa di bumi. Oleh karena itu penampilan agen MIB tampak berbeda dari manusia biasa. Namun ada juga yang percaya bahwa mereka adalah agen pemerintah (misalnya agen CIA) yang berusaha menutup-nutupi penampakan UFO.
AKSI MEREKA
Para agen MIB digambarkan selalu bekerja dengan sangat professional, teliti dan juga sistematis. Mereka akan memeriksa serta mempelajari seluruh informasi dari orang yang bakal mereka kontak, sampai ke detail yang paling kecil sekalipun. Disamping itu para agen MIB kelihatan sangat terlatih untuk menyesuaikan diri sesuai dengan situasi dan kondisi yang dapat berubah setiap saat. Namun perilaku mereka tidak dapat dipukul rata alias dapat berbeda-beda pada setiap individunya. Terkadang mereka bisa bertingkah seperti agen rahasia yang berusaha menguak serta mengoleksi data sebanyak mungkin mengenai fenomena yang dilihat oleh subjek interogasi. Tapi di pihak lain mereka dapat pula berlaku layaknya manusia biasa yang meyakinkan bahwa fenomena yang dilihat saksi adalah tidak nyata.
Para agen MIB kadang bertingkah sangat serius , namun dapat pula menjadi sangat ramah dan penuh humor pada situasi tertentu. Uniknya , ada yang beberapa saksi menyatakan bahwa tindak-tanduk mereka seperti robot yang sudah di program , sehingga reaksi mereka menjadi sangat kikuk sewaktu memasuki situsi diluar dugaan.
OTHER CONSPIRACIES
Walau fenomena MIB banyak dilaporkan pada tahun 1950-1960, beberapa peneliti seperti John Keel menemukan kemiripan antara laporan mengenai aksi para MIB dengan catatan penampakan iblis. Ia menjelaskan bahwa kemunculan agen MIB sangat pararel dengan dongeng maupun mitos mengenai orang yang bertemu dengan iblis. Secara militer , Jerome Clarck mengutip tulisan Bill More yang menyatakan ” Men in Black merupakan staff pemerintah yang bekerja dalam penyamaran, anggota dari unit khusus bernama Air Force Intteligence atau kini dikenal juga sebagai Air Force Special Activities Center (AFSAC).
Teori konspirasi yang juga dikutip oleh Jerome Clarck berasal dari Dr Michael D. Swords, yang memaparkan bahwa MIB merajuk pada unit khusus dari CIA yang meneliti eksperimen psikologis manusia. Mereka berkutat dengan individu yang dianggap beresiko tinggi dalam membahayakan keamanan nasional, karena mengetahui banyak arsip rahasia pemerintah. Oleh karena itu diugaskanlah agen-agen Khusus dari AFFTC Det 3 untuk memastikan mereka tetap tutup mulut!!
hobby banget repost gan?
nih sudah ada MIB