-
Mana cukup
Di sebuah kelas Taman Kanak-kanak : Guru: Anak-anak , kalau kalian mau buang air kecil kemana?
Murid: Ke kamar kecil Bu Guru.......(Serempak)
Guru: Kalau mau buang air besar kemana ?
Murid: Kamar besar Bu Guru......(Serempak juga)
Guru: Lho koq kamar besar , apa itu ?
Murid nyeletuk: Bu Guru kalau buang air "besar" dikamar "kecil" mana cukup?
Guru: !@#$%^&^*()........
-
Ngga mau kalah
Pada salah satu pelabuhan laut di Tanah Papua, sedang berbincang tiga orang pria yang sedang menunggu datangnya kapal penumpang, untuk menjemput sanak familinya. Ketiga pria tersebut berasal dari daerah yang berbeda, antara lain dari Ambon, Batak dan Manado.
Sebelum perbincangan dimulai, ketiganya memperkenalkan diri masing-masing, maklum baru saja kenal, sambil bersalaman. Pria yang dari Ambon memperkenalkan dirinya kepada pria yang asal Batak : "Bakarbessy" sambil jabat tangan. Pria Batak menjawab sambil jabat tangan pula dengan menyebut dirinya : "Batubara".
Pria yang asal Manado ini sambil kebingungan melihat kiri dan kanan, setelah mendengar kedua rekannya tadi masing-masing menyebut barang panas. Tanpa berpikir banyak pria Manado tadi sambil jabat tangan mengucapkan "Air Madidi"
-
Mohon
Ada keluarga Batak sedang ke Jakarta. Sang ibu berkata, "Nak... pergilah sana ke rumah tulang-mu yang di Jl. Belimbing no. 2, biar Mama di rumah saja."
Akhirnya sang anak pergi ke Jl. Belimbing. Tetapi sesampainya di sana sana anak lupa mencatat nomor rumahnya. Akhirnya dia menelepon ibu nya, "Mak... saya sudah di jalan Belimbing tapi saya lupa nomor rumahnya."
Kata Sang ibu, "Kalau nomor rumah tinggal cari saja di depan pagar tiap rumah biasanya ada namanya, cari saja namanya, 'Mohon Simanjuntak'".
Sang anak menjawab, "Tidak ada mak yang namanya itu, adanya "MOHON JANGAN PARKIR DIDEPAN PINTU"
-
Bahas Inggris Paijo
Suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yg dia parkir didepan toko di sekitar jalan Malioboro, Yogya. Lalu dia bertanya ke Paijo, yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir, apakah dia ngeliat org yg ngambil sepeda motornya.
Paijo: "Yes, he use to table square-square. Worth he fast-fast go without any wet expire." (Iya, dia pakai ke-meja kotak-kotak. Pantes dia cepat- cepat pergi tanpa basa basi).
Lalu dengan sok berwibawa Paijo menasehati si bule tadi : "Sir, different river, if park bicycle motor liver- liver, yes?" (Tuan, lain kali kalo parkir sepeda motor hati- hati ya?").
Si bule itu diam saja karena nggak tau mau jawab apa, sehingga Paijo jadi ngedumel, "Basic bule!" ("Dasar bule!")
Karena tambah nggak tau harus ngomong apa lagi, si bule trus ngeloyor pergi, dan dengan PD-nya Paijo bilang, "Breasttttt!" sambil melambaikan tangannya.
Maksudnya: "Dadaaaaa".........
-
Becek
Dihari senin seperti biasanya salah satu sekolah mengadakan upacara bendera. meskipun hujan mengguyur, mereka tetap melaksanakan upacara bendera. Setelah tiba tugas sang pemimpin upacara untuk melapor kepembina, pemimpin upacara mengatakan :
pemimpin : lapor upacara hari ini segera dilaksanakan....laporan selesai.
pembina : kembali ketempat
pemimpin : disini saja pak !!!!
pembina : kembali ketempat
pemimpin : disini saja pak !!! sang pembina bingung dengan jawaban sang pemimpin, dan sang pembina pun bertanya :
pembina : kenapa tidak mau kembali ketempat
pemimpin : maaf pak !! dibelakang becek
pembina : !!!!!
-
Terpaksa
"Kenapa kamu mencuri tape yang ada dalam mobil ?", tanya polisi pada Jono, Ketika diperiksa di kantor polisi.
"Saya terpaksa melakukannya pak ", jawab salim "Terpaksa bagaimana ? Tidak punya uang untuk makan", tanya pak polisi "Dari pagi saya mencari kantor polisi, tapi tidak ketemu, lalu saya tanya ke taman, ee....ee.. malah diam. Ya sudah supaya sampai ke kantor polisi, saya coba maling tape dimobil. Buktinya saya bisa sampai ke kantor polisi ini."
"Terus, kenapa kamu mencari kantor polisi segala. Itu, pak ....ma...ma... mau membuat. surat kelakuan baik pak."
-
Gratisan
Sepasang suami-isteri yang terkenal pelitnya siang hari itu bersama ke-3 anak2nya yang masih kecil, memanggil sebuah mobil taksi yang kebetulan liwat, lalu menanyakan harganya, yang dijawab oleh sopir itu :
"Untuk orang dewasa ongkosnya Rp.50.000,- per-orangnya, sedangkan untuk anak2 GRATIS-dehhh.....", keruan saja jawaban ini membuat keduanya kegirangan, sembari menyuruh ke-3 anak2nya segera memasuki taksinya itu, bokap itu berkata : "Kalian pergilah duluan dengan mobil ini, Papa dan Mama akan menyusul kalian dengan naik bis kota sajaaaaa.........".
-
Selingkuhan
Atiep lagi nyantep sarapan sambil baca koran di halaman depan, ketika ia tiba-2 dikagetkan dengan sebuah pukulan di belakang kepalanya.... "toennggg........" demikian bunyi piring seng yg dipukulkan oleh istrinya dan tepat mengenai botaknya....
Nggak ada ujan nggak ada angin digituin, si Atiep marah-2... "He...ngapain mukul-2 suamimu ????" "Lu dasar laki-2 hidung belang....." balas istrinya "siapa DESI yang kamu tulis namanya di kertas dalam dompetmu itu ?"
Atiep sempat gelagapan, nyaris kepergok selingkuhnya dengan DESI, untung dia langsung ketemu jurus ampuh buat menghindar..... "O... rupanya itu toh..... DESI itu nama Kuda taruhan, kemarin aku sempet taruhan sama temen-2 di kantor...." Untung sang istri percaya, jadi perang dunia tak jadi meletus....
Tiga hari kemudian.... "TOENG..." kali ini rantang mendarat di kepala Atiep yang botak dengan lebih kenceng... Ampir semaput....Atiep marah-2 sama istrinya.... "Kenapa kau pukul aku Mam ???" Istrinya dengan kalem menjawab : "TUH... KUDAMU telepon nyari kamu......"
-
Satpam Pinter
Sepulang dari kantor, gue mampir ke suatu mall buat beli obat di counter apotik kecil yang ada disitu. Setelah nyerahin resepnya, gue beli rokok ke counter disebelahnya dan kemudian gue duduk santai buat nunggu panggilan untuk pengambilan obatnya.
Untuk pengisi waktu, rokok yang baru gue beli langsung aja keluarin dan gue nyalain sebatang. Baru aja jalan tiga isepan, gue udah disamperin sama Security (Satpam) yang ada dideket situ. "Mangap Mas ... eh, maksud saya maaf, rokoknya tolong dimati'in deh. Diruangan ber-AC ini dilarang merokok...", tegor si mas Satpam.
Dengan sok merasa lebih pinter gue mencoba untuk membela diri, sebenernya sih maksudnya untuk menutupi malu karena ditegor Satpam "Laah ..., aneh banget peraturan di sini, gue kan beli rokoknya juga disini, di counter yang disitu tuh... kalau gitu disini ya jangan jualan rokok dong...", kata gue kesel tapi penuh percaya diri.
Tapi rupanya Mas Security nggak gentar kena gertak, dengan kalemnya dia jawab: "Yaaahh Mas..., asal anda tahu aja nih. Counter apotik itu juga jual kondom, tapi nggak ada yang ngotot pengen make disini ...!!"
-
hebat juga ya singkatan nya
-
Nama Panggilan
Dalam kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal mengenal antara guru dan murid.
Guru : "Siapa nama kamu ?"
Murid : "Amelia"
Guru : "Kalau ibu kamu siapa ?"
Murid : "Mama ?"
Guru : "Maksud ibu, nama Ibu kamu ?"
Murid : "Iya, Mama."
Guru : "Okelah, bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu ?"
Murid : "Eh, monyong."
-
Ciuman ala Jawa Barat
Ciawi = Ciuman Manusiawi
Cipanas = Ciuman Paling Panas
Cibubur = Ciuman Buru-Buru
Cicadas = Ciuman Dada Atas
Cisadak = Ciuman Saya Galak
Ciamis = Ciuman Bau Amis
Citarik = Ciuman Tarik Menarik
Cibulan = Ciuman Butuh Lanjutan
Ciampelas = Ciuman Ampe Perut Mulas
Ciparay = Ciuman Paling Teruray
Cilacap = "MAAF ANDA SUDAH MEMASUKI WILAYAH JAWA TENGAH"
-
Cara Melanggar Lalu Lintas Yang Aman
Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.
Polantas: "Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya."
Pria: "Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara² terlalu sering ditilang."
Polantas: (Menyeringai) "Oya..? Kalau begitu, tolong perlihatkan STNK-nya."
Pria: "Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil curian."
Polantas: "Mobil curian?"
Pria: "Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan pistol saya di sana."
Polantas: "Hah...? Ada pistol di kotak perkakas?"
Pria: "Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi."
Polantas: "Ada MAYAT di BAGASI...?"
Pria: (Dengan muka dingin) "Iya Pak..."
Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda. Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil² polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.
Kapolda: "Boleh saya lihat SIM Anda, Pak?"
Pria: "Oh, tentu." (SIM-nya masih berlaku dan resmi)
Kapolda: "Mobil siapa ini?"
Pria: "Mobil saya Pak. Ini STNK saya." (Juga masih berlaku)
Kapolda: "Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan kepada saya pistol Anda di sana?"
Pria: "Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol di sana."
(Tentu saja, memang tidak ada pistol di sana)
Kapolda: "Hmm.. kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat laporan bahwa ada mayat di sana."
Pria: "Baik Pak..." (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)
Kapolda: "Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi."
Pria: "Oh, begitukah ceritanya...? Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah..."
-
hahahaha...
lucu ui
aq juga ada nih..
Kacang Mete
Ibu Mira sebagai tetangga baru di kompleks rumahnya, datang ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh seorang nenek-nenek.
Ibu Mira: "Nek, kenalin nek, saya tetangga baru nenek, nama saya Mira".
Nenek : "Oh, silahkan duduk...silahkan duduk".
Pas lagi ngobrol, di meja ada setoples kacang mete.
Ibu Mira: "Wah nek, boleh yah saya cicipi kacang metenya".
Nenek : "Oh yah, boleh...boleh....".
Saking enaknya kacang mete tersebut, sampai habis satu toples.
Ibu Mira: "Wah, maaf nek, kacang metenya sampai habis nih...".
Nenek : "Oh, nggak apa-apa kog, nenek juga nggak bisa makan, maklum gigi nenek udah nggak kuat. Nenek kan sering dikirimin sama cucu nenek coklat silver queen, nenek jilatin coklatnya aja, dan kacang metenya yah itu.......".
Ibu Mira: "Ha ???!!!!!!!!!"
-
Bedebah
Siapa si bedebah itu hahh...?????
>
>
> Sang ayah dan ibu sangat murka ketika mengetahui anak perempuan mereka
> hamil.
>
> "Siapa si bedebah itu," jerit sang ayah, sedang si ibu menangis.
>
> "Suruh dia datang kesini!"
>
> Si anak pun menelepon pria yang menghamilinya.
>
> Setengah jam kemudian sebuah mobil Ferrari merah berhenti di depan
> rumah.
>
> Seorang lelaki separuh baya keluar dari mobil, memberi salam lalu masuk
> kerumah.
>
> Lelaki itu berhadapan dengan ibu dan ayah perempuan yang telah
> dihamilinya.
>
> Dia berkata, "Saya lelaki yang telah menghamili anak anda. Tapi terus
> terang saya katakan saya tidak dapat menikahi anak anda karena isteri
> saya tak mengizinkan.
>
> Namun bagaimanapun, saya akan bertanggung jawab. Sekiranya anak anda
> melahirkan seorang bayi perempuan saya akan wasiatkan untuknya dua buah
> supermarket, sebuah hotel dan uang tunai 5 milyar rupiah.
> Sekiranya dia melahirkan anak lelaki saya akan wasiatkan untuknya dua
> buah kilang, dua buah supermarket, dua buah hotel dan uang tunai 10
> milyar rupiah.
> Tapi sekiranya anak anda keguguran apakah yang harus saya lakukan?"
>
> Sang ayah berfikir. Si ibu berhenti menangis.
>
> Akhirnya sambil menepuk bahu lelaki itu, sang ayah berkata,
>
> "Kalau keguguran, kamu coba lagi ya !!"