lom ada up date nich?
Printable View
lom ada up date nich?
sabar menunggu ahh..:smile:
wa lagi nunggu kelanjutan ceritanya neh :top:
Tenang all, saya lagi byk pikiran, kl maw cepet update bantu di forum curhat deh(sorry OOT), btw nanti malam saya update koq :p
Part 7 Persiapan Perang
Mendengar nama para Hero yang terpilih, ada juga Hero Scourge yang merasa jengkel, ada yang lega, ada pula yang tidak berekspresi. Leoric masih berpikir kegunaan barang yang disebut-sebut sebagai Linken Sphere, dan melamun sebentar. Tiba-tiba ada yang membangunkan Leoric dari lamunannya....
Hei, hebat sekali belum-belum kau sudah membunuh dua Hero aku, pembunuh terbaik Scourge salut padamu....
Kata Hero yang membangunkan Leoric dari lamunannya. Saat menoleh ke arah Hero tersebut, Leoric melihat sosok yang agak transparan, dan mempunyai nafsu membunuh yang sangat besar.
Si....apa....Ka....mu....?...!?....!
Sementara itu di markas Sentinel....
Rigwall?, jadi kau yang akan memimpin mereka di perang yang akan diadakan sembilan hari lagi? Aku tahu
GROOOOK!!!!!!
Perkataan Furion di potong dengan geraman keras dari **** itu. **** yang dikenal bernama Rigwall itu, segera menarik tali yang diikatkan ke pinggangnya. Dari tali itu, terlihat dengan jelas beratus-ratus kepala musuhnya yang diikat jadi satu bagaikan rantai. Lalu Rigwall mengambil salah satu kepala dan itu adalah kepala dari Roshan!!, Golem liar yang bermutasi menjadi sangat kuat. Dan itu berarti....
GROOK!!!!
APA?!?!?!, ITU ADALAH....
Sven terkejut melihat benda yang diangkat oleh Rigwall.... Tidak hanya Sven, tapi semua orang di sana termasuk Furion terpana melihat benda itu, benda itu adalah....
Kembali ke Scourge......
Aku adalah Banehallow, alias Lycanthrope. Kulihat kau memegang artifak yang hebat. Hmmm, meski tak sehebat Buriza dan satu dari sekianHeart Of Tarrasque yang ada di dunia ini, tapi baguslah kau memilikinya.
Jadi, dia tahu kegunaan benda ini? pikir Leoric. Baguslah, kalau begitu benda ini bukanlah benda sembarangan, apalagi yang mengatakannya sungguh-sungguh seorang yang berpengalaman dalam hal barang-barang langka.
Jadi Leoric, siapkah kau menjalani latihan?, Kulihat teman elfmu juga siap melakukannya. Sambil menunjuk ke arah pepohonan di dekat sini.
Apa?, teman Elf?, oh, ternyata Mortred. Banehallow ini sungguh hebat, dia bahkan tahu dimana tepatnya posisi Mortred, padahal Mortred sekarang sedang bersembunyi di pepohonan.
La...tihan.......A....pa....?
Hmmmm, bagaimana kalau kita bersaing mendapatkan kepala dari para hewan hutan di dekat sini?, tapi ingat, hewan di hutan ini sekelas dengan Wildkin dan para Ursa liar. Jadi kau siap Leoric dan Elf?
A...ku....Si...ap....
A...aku juga Sahut Mortred dengan suara yang lembut.
Kembali ke markas Sentinel....
Di tempat Sentinel, para Hero yang sudah mengajukan diri juga sedang berlatih. Sven beradu pedang dengan Davion. Kardel menembak sasaran yang berjarak sekitar sepuluh meter dari dirinya. Lina mencoba mantra baru dan mencobanya pada sasaran latihan. Sedangkan Rigwall, berlatih dengan cara membiarkan dirinya dipukuli oleh para Treants, dan hero-hero lainnya.
Davion...., kemarilah....
Suara lembut Rylai menghentikan sesi latihan Davion dan Sven. Sven mengerti, dan membiarkan Davion menghampiri orang yang seharusnya sekarang menjadi ibunya....
Ada apa Bunda?
Davion...., aku ingin sekali ikut berperang, kamu tahu kan perasaanku....
Tentu bunda, tapi apa salahnya menuruti kata kata Furion?, bukankah Bunda sendiri jarang bertarung?, lagipula aku juga jarang melihat keahlian Bunda......
Keahlianku?, coba kau lihat batu besar di sana....
Setelah mendengar perkataan Rylai, Davion melihat ke arah batu yang dimaksud. Tiba-tiba batu besar itu terbungkus oleh es. Es yang sangat dingin, bahkan suhu dinginnya bisa dirasakan oleh Kardel yang berada jauh dari sana. Dan tiba-tiba es itu meleleh beserta batu yang dibungkusnya.
Apa?!?!, jadi selama ini Bunda....
Ya Davion, karena itu aku ingin....
Tiba-tiba datang seorang jendral mengahadap ke Rylai....
Nona, Anda dipanggil oleh Yang Mulia Furion untuk menghadap.
Baik, Davion, jangan terlalu memaksa....
Seketika itu juga, Davion kembali berlatih, dengan perasaan kagum serta herannya pada kekuatan Rylai.
Furion ada apa?
Begini Rylai, aku ingin kau..........
APA?!?!, Anda tidak salah kan mengatakan itu, bukankah....
Shh.... jangan keras-keras. Aku tahu apa yang sudah kukatakan...., jadi sanggupkah kau melakukannya?
Baik Tuanku Furion....
Setelah itu, Rylai meninggalkan Furion sendiri di singgasananya. Sebenarnya, apa benda yang dibawa oleh Rigwall?, bagaimana hasil latihan Leoric?, serta apa tugas yang diberikan Furion pada Rylai?
TO BE CONTINUED
:ninja::ninja::ninja::ninja::ninja::ninja:
si Furion ngebet kwn ma Rylai,awakakakakak
nanti Furionnya jadi pendeta mesum donk, dah tua bangka masa suka ma cewe yg msh muda
wakakakaka.... furion mesum.... wakakakakaka...... :kcapede:
PK donk kalo gt... ( Penjahat Kelamin :philarious: )
kwkwkwk kasian dong tar furion perannya jadi kakek mesum juga
di hero dota masuk sekolah jg si furion jadi guru mesum wkwkwk
part bru na mana nih nda sabar and brng yg di angkat rigwal kyk na kluw ga pecahan aegis,sakadi kali ya?? ga mungkin chese kan and kyk na se furion kasih taw ke rylai bahwa Leoric skrng ada di pihak scourge
duh ceritanga kok kepotong2 sih
penasarann boo...nice storyyy
terlalu bikin penasaran
ampe pengen tonjok si TS biar cptan