Page 5 of 7 FirstFirst 1234567 LastLast
Results 61 to 75 of 105
http://idgs.in/111865
  1. #61
    MiriMoN's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    SoLo KOta MeGApoLIz
    Posts
    915
    Points
    740.10
    Thanks: 38 / 16 / 15

    Default

    perasaaan koq malah nama hatto jadi aneh
    <a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/user.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow><a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow>http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer</a></a>

  2. Hot Ad
  3. #62
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Spoiler untuk reeeeeeeeeeplies :
    @ballinst,
    makasi T__T, banyak typo nie stres

    @kairxa,
    push up 1000x!!! itu kan char di awal2 cerita!!
    YA! Ren ga tau nama asli Hatto, mati aja lah tu orang (sori gw stres)

    @buayaganas,
    ho~ jadi KR Blade ada gabung2in kartu! Lama2 jadi penulis serial kamen rider baru nie gw!
    Mungkin taon depan, gw yang nulis cerita baru buat gantiin Kiva di jepang!
    wkakakak

    @MiriMoN,
    ah dia emank uda aneh dari awal namanya!
    pokoknya gw stres! titik!



    Part 14


    22. Hey, it's number 12!


    SSR-01B: "Colossus Armor is online..."

    Ren: "..."

    ...

    *zrak! ZRAK! ZRAK!*

    R8: "GRAAAAA!!!!" << berlari tanpa mengurangi kecepatannya, siap menabrak apapun yang menghalanginya

    Ren: "...hh" << sedikit membungkuk, seperti penjaga gawang yang sedang bersiap menangkap bola (?)

    ...

    *WHUPS!!! BRUGHH!!!* << R8 menghantam tubuh Ren!

    R8: "...GRH?!"

    Ren: "hrh..."

    *sreeeeeeeeeet* << Ren tidak terluka, dia menahan tanduk R8 dengan kedua tangannya dan terdorong terus ke belakang!

    ...

    *bugh!* << Ren menghantam kepala R8 dengan lututnya

    R8: "...Grawh!!!" << berusaha melepaskan diri dari Ren yang masih mencengkram tanduknya

    *jbugh! jbugh! srak!* << dua pukulan tangan kanan ke kepala R8, pukulan yang kedua lebih keras dan menghempaskan R8 ke belakang

    ...

    ...Monitor room

    Elly: "Gerakan Ren?! Bukankah Colossus armor ini hampir sama dengan Frozen Form nomor 12 yang bergerak lambat dan memiliki pertahanan tinggi?"

    Rina: "Tidak, Colossus armor memang menurunkan kecepatan Ren, tapi dia masih bisa bertarung dengan normal di jarak dekat, tidak sampai seperti Frozen Form nomor 12 yang hampir seperti namanya..."

    *Grim: "Rina, posisi R8 yang menuju ke arahku?"*

    Rina: "A-Ah... sepertinya dalam kurang dari 10 detik"

    *Grim: "Oke, aku siapkan dari sekarang"*

    Rina: "Hati-hati Grim, tanah hutan itu jadi agak licin gara-gara hujan"

    *Grim: "..."*

    ...

    ...

    J-City Airport

    ...

    Hatto: "Kau yakin sampai sini saja?"

    Kanika: "Ya, kau sendiri yang bilang... ada sesuatu yang besar sedang menuju ShinoRamen..."

    Lily: "...?"

    Hatto: "...baiklah, sampai jumpa lagi"

    Venus: "Hati-hati ya"

    ...saling melambaikan tangan

    ...

    Venus: "...sesuatu yang besar itu..."

    Hatto: "...ya, sepertinya aku kenal sekali dengan kekuatan itu, lebih baik kita segera kembali"

    ...

    ...

    ShinoRamen

    *nguing nguing* << dari kejauhan

    Anubiros: "Ng... itu suara...?"

    Yumi: "...mobil polisi... sepertinya banyak"

    Anubiros: "...aku merasakan kekuatan Fireling Lesser Form... jangan-jangan... Valdiros sudah..."

    Yumi: "...Val-di-ros?"

    Anubiros: "...aku harus ke sana... ugh" << ingin bangkit berdiri tapi tiba-tiba kesakitan

    Yumi: "...jangan ke mana-mana dulu! Sepertinya tubuhmu sedang tidak dalam keadaan yang baik, ditambah lagi ini sedang hujan!" << menghentikan Anubiros

    Anubiros: "..." << secara ajaib, menurut saja, walaupun wajahnya sangat cemas

    ...

    ...

    Di jalan dekat sekolah

    Gino: "...betul! Aku ulangi! Tiga orang petugas kita diserang oleh Fireling's Orb dan berubah menjadi makhluk yang menyerang J-City beberapa tahun yang lalu! Mereka memiliki nomor di dahinya!!" << berbicara di HPnya sambil berlari mundur ke barikade yang dibuat di sekitar sekolah

    ...*dor dor! dor!* << suara tembakan-tembakan yang diarahkan ke 3 ekor Fireling baru dengan nomor 31, 32, dan 33. Masih dalam Lesser Form yang jauh lebih lemah dari Fighter Form

    Gino: "...tiga buah Orb itu muncul dari dalam sekolah! Kita tidak apa yang terjadi di dalam sekolah itu!" << sambil masuk ke mobilnya dan mengambil senapan yang lebih besar

    ...

    ...di tengah jalan, di dalam taksi yang ditumpangi Hatto-Venus

    Supir taksi: "Wah, sepertinya jalan ke arah ini ditutup oleh polisi, padahal tadi belum"

    Hatto: "..."

    Venus: "Banyak mobil polisi yang ke arah itu"

    Supir taksi: "...kita akan memutar"

    Hatto: "...tunggu Pak. Aku turun di sini saja!" << membuka pintu

    Supir taksi: "...o-oh, baik"

    Venus: "Hatto?"

    Hatto: "...kau sambut saja tamu kita di rumah" << mengatakan itu sebelum menutup pintunya lagi

    ...*vruum* << taksinya pergi

    ...

    Kanika: "Kau mempersalahkan keputusan Venus memilih untuk menyelamatkanmu ketimbang menyelamatkan seluruh J-City?"

    Hatto: "Tidak!" << suaranya keras

    Kanika: "Ya, tentu tidak. Kau tau Venus salah dan kau tidak ingin menyia-nyiakan tubuh dari kekuatan Fireling yang diberikan Venus! Kau takut mati? Kau takut usaha Venus untuk menyelamatkanmu jadi sia-sia karena tubuh manusiamu belum kembali walaupun sudah satu tahun berlalu?"

    Hatto: "......Venus tidak salah"

    Kanika: "Kalau begitu tunjukkan bahwa keputusannya untuk menyelamatkan nyawamu adalah untuk kepentinganmu dan juga kepentingan warga J-City! Bukan semata-mata menyelamatkan nyawamu sendiri tapi mengorbankan seluruh J-City... yang bahkan akan merambah ke seluruh kota lain apabila J-City hancur..."

    Hatto: "...!!" << tersentak... diam
    ...

    ...

    Hatto: "...tunjukkan, kalau keputusan Venus... tidak salah...?" << berdiri diam di tengah jalan - diguyur hujan

    ...

    Hatto: "..." << melihat ke kedua telapak tangannya

    ...

    Hatto: "...aku masih hidup, ...tapi ini bukan tubuhku"

    ...

    Hatto: "...kalau begitu, apakah Venus memang berpikiran begitu...?"

    ...

    Hutan, monitor room

    ...

    *Grim: "...target eliminated"*

    Elly: "Bagus Grim!"

    *Grim: "...dan aku yakin sekali, si kadal R6 itu belum menyelesaikan R8 yang lain"*

    Rina: "...tentu saja belum, setidaknya dia tidak perlu me-reload senjatanya selama bertarung"

    *Grim: "...terserah apa katamu, aku akan segera ke tempat kadal itu!"*

    Rina: "...bagus, cepat!"

    ...

    Hutan, posisi Ren

    ...

    *JEdESH!!* << sebuah serudukan keras ke tubuh Ren

    *brugh!!* << terjatuh ke belakang

    ...

    *sret!* << Ren berdiri lagi dengan tenang

    R8: "Grh?!" << kaget

    Ren: "...hmph, seperti digigit semut" << berjalan dengan tenang mendekati R8

    *Rina: "Ren! ...apa yang kau lakukan?!"*

    *jbugh! grep!* << menangkap R8 yang kembali menyeruduk tubuh Ren

    Ren: "...mencoba kehebatan Colossus armor" << sambil berusaha mengangkat tubuh R8

    *Rina: "...sekarang aku yakin Colossus armor itu karya yang cacat!"*

    *brugh!!* << membanting R8

    Ren: "...kenapa?! Ini hebat sekali ketahanan fisiknya!"

    *Rina: "...dan bagaimana caramu membunuh R8 dengan ketahanan fisik?!"*

    Ren: "...pertanyaan bagus!"

    *jedesh!!* << Ren disepak oleh R8

    *Rina: "...hmph, Grim! Kau sudah di mana?"*

    *Grim: "Sabar, tidak mudah berlari di tanah licin seperti ini... ah, itu... aku sudah melihatnya dari sini"*

    ...

    ...

    Grim: "Ren! Aku akan menghancurkannya! Menyingkir!"

    Ren: "...hh?!" << melihat ke arah Grim yang mengarahkan Buster Cannon ke arah R8 yang ada di dekatnya

    R8: "Grah!!" << menerjang Ren

    *bugh!!* << Ren terjatuh

    Grim: "Mati kau!" << menembak...

    ...

    ...*floks... BLASSSSSSSS* << sebuah roket besar meluncur ke arah R8

    ...

    R8: "Grrh!!" << menyadari tembakan Grim

    ...

    *whuts, zrak!!* << melompat menghindar

    Grim: "...!!"

    *Rina: "Grim! Jangan gegabah! Untung saja roket itu tidak meluncur ke arah tembok! Kali ini targetmu tidak berlari lurus ke arahmu!!"*

    Grim: "...aku juga tau!!"

    ...*zrak! zrak! zrak!* << tiba-tiba R8 mengubah sasarannya, sekarang menyerang Grim

    Grim: "...?!"

    *BRUGH!!* << terhempas jauh ke belakang

    Grim: "...urgh << kesakitan dan tidak bisa bangkit

    R8: "Graaaah!!" << mengamuk mengangkat kepalanya

    ...

    Ren: "...9255" << membuka layar kodenya dan memasukkan kode 9255

    *klak* << menutup layarnya

    *zuang... zuang... krrt... krrrt* << tubuh Ren tampak dialiri gelombang listrik berwarna merah

    R8: "Grh?!" << menoleh ke arah Ren

    *whush, zrak zrak!* << kembali maju menerjang Ren

    Ren: "...hup"

    *jbugh...* << Ren kembali hanya menahan tubrukan R8, kali ini memegang erat tubuh R8

    ...

    Ren: "...Grim!! Cepat tembak lagi sekarang!"

    Grim: "...Kau mau mati?!" << walaupun bicara begitu, mengisi kembali Buster Cannonnya dengan roket baru

    *Rina: "Ren!! Kau tidak tau kekuatan Buster Cannon! Kau bisa hancur sampai berkeping-keping!"*

    Ren: "...cepat lakukan!! Ini kesempatanmu!"

    Grim: "...kau yang minta" << bangkit susah payah mengarahkan Buster Cannon ke arah R8 yang masih ditahan oleh Ren

    *Rina: "...h-HEI!!"*

    ...

    ...*floks... BLASSSSSSSS* << sudah ditembakkan

    R8: "Graaaah!!"

    Ren: "..."

    ...

    *JDHUMM... DHUARRRRRR!!!!!!*

    ...

    ...

    *prk.. prk... srak srak* << pecahan-pecahan tubuh R8 terbang ke segala arah dan berserakan

    ...

    Grim: "..." << terduduk ke belakang setelah tadi menembakkan Buster Cannon

    *Rina: "R-Ren...?"*

    ...

    *bzzzt... bzzzt* << suara seperti listrik konslet

    Ren: "...wuah, itu pertama kalinya aku berdiri di tengah ledakan besar!!" << masih berdiri di posisi awal!! Tapi armornya tampak redup dan tampak poligon-poligon merah yang berkedip-kedip

    *bzzzt... bzzzt* << armornya semakin redup dan transparan, tinggal poligon merah yang terlihat

    Grim: "...hei, apa yang terjadi?" << belum bisa bangkit

    Ren: "...ini Wall mode... profesor bilang... dia sendiri tidak tau akan digunakan untuk apa... fungsinya hanya untuk membuat tubuhku menjadi tembok pertahanan yang mengambil semua kekuatan dari seluruh SSR-01B apabila kakiku tidak digerakkan. Kalau kekuatan serangan yang diterima oleh Wall mode ini terlalu besar... SSR-01B akan menghentikan armor mode dan tidak bisa digunakan selama 3 jam..."

    Grim: "...tapi kau sendiri... tidak akan terluka?"

    Ren: "...err, profesor tidak bilang begitu... tapi kurasa aku tidak apa-apa..."

    *ziung...* << armornya hilang

    *brugh!* << Ren terjatuh

    *Rina: "G-Grim! Sepertinya itu bukan 'tidak apa-apa'! Cepat bawa dia kembali ke pos!"*

    Grim: "...kau sangat menghkhawatirkan Ren, sekarang bagaimana denganku?"

    *Rina: "A-Ah... m-maaf... aku akan meminta member lain ke sana dan membantu kalian"*

    ...

    ...

    Di barikade jalan menuju arah sekolah

    Polisi 1: "Kau dengar? Fireling! Nomor 31, 32, dan 33!! Sudah lama sekali sejak nomor 12 membereskan masalah Chaos Realm! Mungkinkah mereka kembali?!"

    Polisi 2: "Semoga tidak..."

    Polisi 1: "...eh? I-Itu..." << menunjuk ke ujung jalan

    Polisi 2: "...motor itu... ke arah kita" << melihat ke arah yang ditunjuk

    Polisi 1: "...m-maksudku... i-itu..."

    Polisi 2: "...a-a-ah...." << sudah melihat jelas motor yang menuju ke arah mereka

    ...

    *vroooooo* << sebuah motor berapi, melaju seperti meteor

    Fireling: "..." << tidak mengurangi kecepatannya walaupun melihat barikade polisi itu

    ...

    Polisi 1: "...itu nomor 12!! Kita harus segera menyingkir!! Singkirkan barikadenya!!"

    Polisi 2: "Kita tidak punya ijin!"

    Polisi 1: "SINGKIRKAN!!!!"

    Polisi 2: "IYAAAAAAAA"

    ...

    ...*vroooo*

    *WHUP!!* << cukup tepat waktu, 'meteor' itu melesat melewati para polisi yang berjaga di sana tepat setelah barikade terakhir disingkirkan

    ...

    ...

    Di barikade depan sekolah

    Gino: "...ungsikan warga sekitar dulu! Cepat!!"

    Number 31: "Grrrr..." << yang paling dekat dengan Gino, datang mendekat

    Gino: "...argh!" << mengarahkan senapannya ke kepala nomor 31

    Number 31: "Hrmp!" *grep! wuts!*<< menarik dan merebut senapan Gino

    Gino: "...a-ah!"

    Number 31: "...!!" << tiba-tiba melihat ke arah lain

    Gino: "...??"

    ...

    *vroooo* << terlihat dari kejauhan

    Gino: "N-Nomor 12?!"

    Number 32 & 33: "!!" << ikut terkejut

    Fireling: "..." << memacu hellbikenya ke arah nomor 31

    Number 31: "...grh!!"

    *BRUGHHH!!!* << menabraknya tanpa belas kasihan (tentu). Sampai Gino yang di dekatnya pun hampir tertabrak

    Gino: "W-Whoa..." << melompat mundur

    *bugh! sret!!* << nomor 31 terpental

    Number 31: "...ubh!!" << kesakitan, tidak bisa bangkit

    *ckiit... greeng! vroooo* << berhenti, memutar arah motornya kemudian melaju lagi ke arah nomor 32

    ...

    Number 32: "...hrh!!" << berusaha lari menjauh

    Fireling: "..." << mengejar di belakang

    *vroooo...* << melewati nomor 32

    Number 32: "...?!"

    *zwung!* << Fire Edge sudah siap di tangan kanannya dan langsung...

    *ckiit... sroooot* << menghentikan motornya

    Fireling: "..." *bwets!!* << menebas leher nomor 32 dan mengakhiri nyawanya!

    ...*blugh! blugh! siiing...* << kepala dan tubuh nomor 32 terjatuh dan... seperti fireling-fireling yang pernah dibasminya dulu... perlahan-lahan berubah menjadi serbuk-serbuk yang memancarkan sinar merah yang beterbangan dan diserap oleh batu berbentuk diamond yang berada di dahinya...

    Setelah semuanya diserap, kedua mata nomor 12 dan batu di dahinya memancarkan sinar kuning terang selama 2 detik.


    ...

    Gino: "A-Ah... ini... d-dejavu..."

    Number 33: "Gaaaaa!!!" << mengamuk dan langsung menyerang nomor 12 dari belakang, nomor 12 sendiri belum sempat memacu motornya kembali

    Fireling: "...!" << menyadari teriakan nomor 33 dan sempat menghindari pukulan yang dilepaskan nomor 33 dengan menundukkan kepalanya

    *bugh!* << tinju nomor 33 mendarat di kemudi motornya

    Fireling: "Hmp!" << menangkap tangan kanan nomor 33 yang tinjunya meleset, mengangkatnya dan...

    *wuts* << berusaha menusuk perut nomor 33 dengan Fire Edge

    *grep!* << nomor 33 juga menangkap dan menahan lengan kanan nomor 12 untuk mencegah tusukan mendadak Fire Edgenya

    Fireling: "hh?!"

    Number 33: "Grahaha.." << sepertinya cukup bangga

    *sraat* << kemudian menarik dan melempar nomor 12 dari motornya

    *brugh! set!* << terlempar ke tengah jalan - tapi langsung melakukan side roll sambil menembakkan...

    *zuing!* << ...sambil menembakkan Fire Edgenya ke arah nomor 33

    ...

    *zleb!!* << menembus dada nomor 33

    Number 33: "Gra?!!" << terkejut, dan itu suara yang terakhir kali keluar dari mulutnya

    ...

    *blugh ... siiing...* << berubah jadi serbuk-serbuk yang memancarkan sinar merah, kemudian diserap lagi oleh batu diamond di dahi nomor 12... bernasib sama

    ...

    tiba-tiba

    ...

    *ctar!!! wungg... wungg...* << gedung sekolah Ren dilapisi sebuah barrier besar transparan... terlihat gelombang-gelombang seperti gelombang air... warnanya merah...

    Number 31: "...!" << melihat itu dan langsung lari menembus barrier dan masuk ke gedung sekolah

    Fireling: "...?!"

    Gino: "A-Apa itu?! Apa yang terjadi??"



    Part 14
    RiX777


    TIDAK MENERIMA BARCEN

  4. #63
    -CraZy-KiLt's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Jakarta aj d..
    Posts
    46
    Points
    50.60
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Aaaaa eric..
    Pnasaaaraaaaaann..
    aowkaowk..

  5. #64
    -[nVc]-Kairxa's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Negai no kara basho ni
    Posts
    2,215
    Points
    2,080.81
    Thanks: 101 / 91 / 48

    Default

    Hei ric, semua fireling series ini bisa jadi serial tokusatsu yang bagus

    Wah, ternyata si Hatto bener2 balik ke bentuk fighter form... Ga ada yang kesisa dari form2 dia yang dulu

    Ayo ric, pasti bisa deh membuat ending yang manteb untuk cerita yang ini!

    GO GO ERIC!!!
    Gw merasa Civilization V adalah game yang bodoh.

  6. #65
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    betul kan Hattony balik lagi =|

    Hm.. Ren ternyata laku ya,

    wkowkokwo ayo ayo jangan stres kita semua menunggu

  7. #66
    MiriMoN's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    SoLo KOta MeGApoLIz
    Posts
    915
    Points
    740.10
    Thanks: 38 / 16 / 15

    Default

    tambah 1 tokoh lagi ya ?? Gino
    <a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/user.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow><a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow>http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer</a></a>

  8. #67
    -[nVc]-Kairxa's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Negai no kara basho ni
    Posts
    2,215
    Points
    2,080.81
    Thanks: 101 / 91 / 48

    Default

    gak, gino itu sodaranya si hino, hino sendiri adalah... gurunya si ren ruki dll... hihi...
    Gw merasa Civilization V adalah game yang bodoh.

  9. #68
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Spoiler untuk replies :
    @kairxa,
    ya begitulah, sampe ke fighter form awal. Thanks buat penjelasan Gino juga =D

    @ballinst,
    Ya! Dia emank harus balik! Kalo ngga, judul ceritanya bukan Fireling lagi donk?! wkakaka. Sip, stresnya ditunda dulu... xD

    @-CraZy-KiLt
    gw juga penasaran kenapa gw jadi begini??!

    @MiriMoN
    Wawawawa sudah dijelaskan



    Part 15


    23. The second time
    *ctar!!! wungg... wungg...* << gedung sekolah Ren dilapisi sebuah barrier besar transparan... terlihat gelombang-gelombang seperti gelombang air... warnanya merah...

    Number 31: "...!" << melihat itu dan langsung lari menembus barrier dan masuk ke gedung sekolah

    Fireling: "...?!"

    Gino: "A-Apa itu?! Apa yang terjadi??"
    ...

    Fireling: "...(ini, sama dengan yang diciptakan Anubiros dalam tubuh Roan untuk menahan pasukan Valdiros dulu... Chaos Realm... ada apa lagi ini?!)"

    ...maju ke arah barrier

    Fireling: "..." << menyentuh barrier dengan tangan kanannya

    ...*wzzz wzzz* << tangannya tidak bisa menembus barrier

    Fireling: "...(sudah kuduga... hanya yang keluar dari dalam... yang bisa masuk menembus barrier ini)"

    Gino: "...n-nomor 12..."

    Fireling: "...?" << menoleh ke Gino

    Gino: "...m-maaf, ini... apa maksudnya?"

    Fireling: "...aku juga tidak tau... yang jelas... 'mereka' yang di dalam gedung sekolah akan keluar di saat mereka siap..." << berjalan melewati Gino, menuju ke motornya

    Gino: "...jadi, bukankah lebih baik... k-kita serang sekarang?!"

    Fireling: "...tidak bisa, barrier itu tidak dapat dirusak hanya dengan kekuatanku sendiri..." << naik bersiap untuk memacu hellbikenya

    Gino: "...t-tunggu dulu!"

    Fireling: "...?" << menoleh ke belakang sedikit karena dipanggil lagi

    Gino: "...kami para polisi dan warga J-City memang tidak tau apa yang terjadi tahun lalu karena kau menghilang tiba-tiba! Tapi kami percaya bahwa kaulah yang mengalahkan makhluk yang disebut Will of Earth oleh ERG itu! Hanya kau yang bisa! Dan saat ini... yang bisa menyelematkan J-City dari situasi tidak jelas juga ini juga... hanya kau..."

    Fireling: "..." << melihat ke jalan di depan

    Gino: "...jadi, tolonglah... lindungi J-City sekali lagi!"

    Fireling: "..." *greng!* << start motor

    Gino: "..."

    Fireling: "...ja" << salam seperti biasa

    Gino: "...a-ah"

    ...*vrooooo* << pergi

    ...*zaaaaa* << hujan masih deras-derasnya mengguyur


    ShinoRamen

    ...

    Venus: "..." << walaupun sudah tau siapa yang menunggu di sana, tetap saja terkejut

    Anubiros: "..." << wajahnya seperti merasa bersalah

    Yumi: "...?" << bingung, tidak mengerti

    Venus: "..."

    Anubiros: "...maafkan a-"

    Venus: "Aaaaaa! Sudah lama sekali tidak melihatmu! Yumi yang mengantarkanmu ke sini ya?? Terima kasih ya Yumi!! ^^ " << tiba-tiba berteriak dan memotong

    Yumi: "...sama-sama ^^ "

    Anubiros: "..."

    Venus: "...ayo masuk dulu, masih hujan! Dingin sekali di sini!"

    Yumi: "...ng, terima kasih, tapi aku harus segera pergi... nanti sorenya aku mau menjenguk Ruki..."

    Venus: "...o-oh ya... kalau begitu... sampaikan salamku dan Hatto ya..."

    Yumi: "...^^" << mengangguk lalu berlajan pergi, dengan payungnya tentu

    Venus: "..." << melihat ke arah Yumi yang berjalan pergi

    Anubiros: "Dia orang yang baik"

    Venus: "...memang. Dan... apa yang terjadi... yang mulia Anubiros?" << nadanya datar dan serius

    Anubiros: "...tidak perlu memanggil 'yang mulia'... kalau kau ingin memanggilku seperti itu, lebih baik kau lakukan itu ke Valdiros."

    Venus: "...?!"

    Anubiros: "...aku akan jelaskan dengan singkat."

    Venus: "...kita masuk dulu" << menarik lengan Anubiros, membawanya masuk


    ERG Guard Post A ~ Lab room - 14.00

    ...*zaaaaaa* << sepertinya hujan belum akan berhenti

    Rina: "...tidak ada luka... baguslah..." << wajahnya masih terlihat agak cemas

    Ren: "...sudah kubilang tidak apa, kau terlalu berlebihan Rina..." << berjalan ke salah satu kursi di samping ruangan dan duduk

    ...

    Elly: "Rina... ada berita yang mengejutkan dari pihak polisi..."

    Ren: "..."

    Rina: "...ada apa?"

    Elly: "...sebuah barrier besar yang pernah mereka lihat di saat bencana Chaos Realm 6 tahun yang lalu... muncul di gedung sekolah..."

    Rina: "...?!"

    Ren: "...6 tahun yang lalu? ...(ini tentang tersambungnya Chaos Realm dengan J-City... cerita yang dulu kudengar dari ayah sewaktu aku masih kelas 5 SD)"

    Elly: "...sampai sekarang, belum ada yang keluar dari sana... tapi polisi sudah mengungsikan orang-orang yang tinggal di sekitar sana... dan membuat barikade pertahanan yang besar di sekeliling gedung sekolah untuk menjaganya..."

    Rina: "...apa di sana ada pecahan Will of Chaos?"

    Elly: "...sama sekali tidak ada... lagipula yang keluar dari gedung itu adalah 3 ekor Fireling dengan nomor lanjutan dari 6 tahun yang lalu... 31, 32, 33... nomor 12 sempat muncul kembali dan mengalahkan nomor 32 dan 33..."

    Ren: "...??"

    Rina: "Sekarang aku jadi semakin tidak mengerti..."

    Elly: "Sepertinya para polisi akan bekerja bergantian 24 jam untuk terus menjaga gedung sekolah itu"

    Rina: "Apa yang harus kita..."

    Grim: "Rina, kau terlalu banyak berpikir." << tiba-tiba masuk ke lab room

    Elly: "Grim?! Kau tidak apa-apa?"

    Grim: "...ya, terima kasih untuk Rina yang menempatkan 3 member untuk menolong Ren yang masih sehat dan menyisakanku satu member junior yang senantiasa ketakutan selama di hutan. Aku sudah cukup 'sehat' ... secara fisik."

    Rina: "..."

    Elly: "...err"

    Ren: "...(aku perlu bilang sesuatu? kenapa Grim melihatku terus?)"

    Grim: "Anyway... ingatlah Rina, kau yang bertanggung jawab di Guard Post A ini pasti sudah tau betul... bahwa kita hanya bertugas untuk mengawasi Will of Earth, yang sekarang kita kenal dengan Will of Chaos... masalah barrier itu... serahkan pada polisi!"

    Rina: "..."

    Elly: "...?! Tapi Grim!"

    Grim: "Ya? Ada yang salah?"

    Elly: "Kita ERG member! Melindungi umat manusia adalah tugas kita!"

    Grim: "Dan mengikuti instruksi yang diberikan juga merupakan kewajban kita."

    Elly: "T-Tapi... R-Rina! Katakan sesuatu!"

    Rina: "...dia benar"

    Elly: "Siapa yang benar?"

    Grim: "..."

    Rina: "...Grim benar"

    Elly: "...?!"

    Grim: "...kukira kau masih mendiskriminasiku"

    Rina: "...ERG pusat mengerti apa yang mereka kerjakan... jadi kita cukup mengikuti instruksi yang diberikan saja"

    Grim: "...itu betul"

    Ren: "...(menurutku, ini sama sekali tidak benar)"

    Grim: "...hmm, tumben sekali kau tidak banyak bicara nak..." << melihat ke arah Ren

    Ren: "...owh? Ah... aku sedang memeriksa SSR..." << baru membuka SSR-01B

    Grim: "...(cara berbohong yang bodoh)" <<

    Rina: "Grim... ini giliranmu di monitor room... pergilah ke sana kalau kau memang sudah merasa sehat... secara fisik."

    Grim: "Tentu" << keluar dari lab

    ...

    ...

    Elly: "...sewaktu aku dipindahkan ke squad Rina dulu... aku sangat senang..."

    Rina: "...?"

    Ren: "..." << mendengar, tapi tidak ikut campur, hanya diam sambil memencet-mencet layar kode SSR-01B

    Elly: "...semua yang melihat cara kerjamu, selalu membandingkan dirimu dengan Kanika Shierka... tidak jarang Rina disebut sebagai the next Lady Shierka..."

    Rina: "..."

    Elly: "...tapi kali ini aku kecewa... pernyataan itu salah... Rina hanya mengikuti instruksi. Tidak seperti dia... yang memandang situasi dengan mata hatinya sendiri... pantas saja dia berhenti dari ERG yang terlalu 'lurus' dan 'bersih'..." << ikut keluar dari lab

    Ren: "...(Kanika... Kanika... pernah ketemu apa tidak? sial, siapa itu ya?)"

    Rina: "..." << tidak berkata apa-apa, melihat Elly keluar

    Ren: "...(hmm, benar-benar tidak ingat)"

    Rina: "...sampai kapan kau mau duduk diam di situ?"

    Ren: "..."

    Rina: "...tapi, kurasa memang sebaiknya kau diam di sini dulu, kau belum bisa kembali menggunakan armormu untuk beberapa waktu... tidak mungkin kubiarkan kau yang ceroboh ini berkeliaran di saat seperti ini"

    Ren: "...tapi nanti aku mau menjenguk Ruki"

    Rina: "...ya, nanti. Bukan sekarang. Jam jenguknya bukan sekarang"

    Ren: "...PR-ku"

    Rina: "...sekolahmu libur"

    Ren: "..."

    ...

    ...

    Rina: "...memangnya kau pernah kerjakan PR-mu?"

    Ren: "...tidak"

    Rina: "..."

    *gluduk! ctar!!* << langit pun bersuara


    24. Hear the Dragon's Will

    Sehari yang lalu
    Chaos Realm, Throne Room.


    Anubiros: "Seidiros... Sudah kukatakan berulang kali... aku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu!"

    Seidiros: "...yang mulia Anubiros... saya yang hanya seekor Fireling rendahan, yang hanya memegang komando utama pasukan Fireling... memang tidak berhak mempertanyakan kesetiaan anda pada rakyat Chaos Realm... tapi maaf, saat ini saya mulai meragukan yang mulia."

    Anubiros: "Apa maksudmu?!"

    Seidiros: "...yang mulia bersikeras mempertahankan perdamaian. Tapi dengan ini, yang mulia hanya akan membunuh seluruh rakyat Chaos Realm, kita sudah tidak bisa tetap tinggal di sini."

    Anubiros: "..."

    Seidiros: "..."

    Anubiros: "..."

    Seidiros: "...apabila tidak ada yang ingin dikatakan lagi oleh yang mulia Anubiros terhadap masalah ini, kurasa ini sudah selesai."

    Anubiros: "...selesai?"

    ???: "Benar sekali anak muda! Tugasmu sudah selesai!"

    Anubiros: "...?! (itu... suara itu...)"

    Valdiros: "HAHAHAHA! Ini aku! Valdiros! Satu dari 'pengikut' mu... atau mungkin lebih baik... 'pengoreksi' mu... HAHAHAHA..."

    Seidiros: "..." << melangkah mundur pelan dalam Frozen Formnya yang berat. Memberi jalan untuk Valdiros

    Valdiros: "Maaf tidak memberitahumu terlebih dahulu tentang kedatanganku..."

    Anubiros: "...kau, ada perlu apa kau muncul lagi?! Bukankah kau sudah mati?!"

    Valdiros: "Bah! Mati?! Aku tidak tau siapa yang mati! Tapi sebentar lagi memang akan ada yang mati! Tentu semua pasukan dan rakyatmu juga setuju denganku! Tidak ada raja yang lebih pantas mati selain raja Chaos Realm yang tidak melindungi rakyatnya!! Bukan begitu Seidiros?!"

    Seidiros: "..." << hanya mengangguk pelan

    ...

    ...

    ...

    ShinoRamen - Present time

    Hatto: "...jadi, Valdiros itu lagi..."

    Anubiros: "...ya, aku yakin rakyat Chaos Realm sekarang membenciku, dan waktu itu... tidak ada yang menopangku dari samping atau belakang... tidak ada paman Kerbiros... tidak ada Allegretto... Taros... ataupun Phobos-Deimos..."

    Venus: "Anubiros..."

    Anubiros: "...tanpa sepengetahuanku, Valdiros sudah mengumpulkan kekuatan sendiri, berbicara dengan rakyat Chaos Realm, kemudian menunggu sampai keanehan... ketidakseimbangan alam di Chaos Realm mencapai puncaknya... sangat terlambat bagiku untuk menyadari hilangnya Will of Chaos..."

    Hatto: "Dan kau berusaha mati-matian untuk tetap tidak menyerang ke dunia ini... dunia yang sudah jadi lalu lintas antar dimensi..."

    Anubiros: "...aku yakin aku benar"

    Hatto: "..."

    Venus: "..."

    Anubiros: "...aku memang selamat... selamat oleh kemampuanku berpindah dimensi... tapi aku tidak tau apa yang harus kulakukan sekarang... aku hanya tau, saat ini yang dapat kulakukan hanya datang ke sini dan memberi tahumu apa yang terjadi..."

    Hatto: "...Will of Chaos yang kau bicarakan itu... sepertinya ada di dunia ini..."

    Anubiros: "...?!"

    Hatto: "...apa yang akan kau lakukan kalau bertemu dengan Will of Chaos itu?"

    Anubiros: "......kurasa, menghancurkannya sampai tak bersisa."

    Hatto: "...Anubiros, kau keturunan Demon Dragon... kau berasal dari Chaos Realm. Kau mencintai rakyatmu. Dan kau sekarang ingin menghancurkan Will of Chaos?"

    Anubiros: "...itu yang terbaik."

    Hatto: "...bagaimana dengan mengembalikan Will of Chaos ke duniamu?"

    Anubiros: "...kemudian Valdiros akan dengan damai menarik kembali pasukannya? Aku bukan raja Chaos Realm sekarang."

    Hatto: "..."

    Anubiros: "...kau tau tentang Chaos Realm? Menciptakan kedamaian di atas Chaos Realm adalah hal yang mustahil, karena pada dasarnya, mereka dilahirkan untuk menyerang... aku bisa mempertahankan perdamaian selama beberapa tahun... itu adalah hal yang luar biasa... tapi kalau kau perhatikan pengorbanannya... kau akan mengerti"

    Venus: "...kalau kau hancurkan Will of Chaos dan Valdiros dan pasukan Chaos Realm tidak menemukan tempat baru... apa yang akan terjadi?"

    Anubiros: "Chaos Realm dan isinya akan musnah dengan sendirinya, kemudian... planet ini tidak akan pernah mendengar lagi kabar tentang keberadaan Chaos Realm. Hanya akan jadi sejarah, atau bahkan jadi cerita pengantar tidur bagi anak-anak manusia."

    Hatto: "...bagaimana dengan dirimu sendiri?"

    Anubiros: "...aku?"

    Venus: "..."

    Hatto: "...ya, kau... Anubiros"

    Anubiros: "...aku hanya ingin membantu seorang teman. Seorang teman yang menyelamatkan Chaos Realm-ku dua kali."

    Hatto: "..." << hanya bisa diam

    Anubiros: "...setelah itu, apa yang terjadi denganku... aku tidak terlalu peduli, ...aku bukan manusia yang banyak berpikir sepertimu Hatto... tujuanku sekarang hanya membayar semua pertolonganmu."

    Hatto: "..."

    Venus: "..."

    Anubiros: "..."

    ...

    Venus: "...tapi kurasa aku bisa melihat di mana Anubiros berada setelah kita selesaikan masalah ini..."

    Anubiros: "...hm?"

    Venus: "...kau akan ada di sini, bersama kita!"

    Hatto: "...benar"

    Anubiros: "......"

    Hatto: "...ya, tempat ini akan semakin ramai!"

    Anubiros: "...aku hanya akan menambah celah kerusakan dimensi duniamu, aku tidak sebaiknya ada di dunia ini"

    Hatto: "...kau memaksaku membuang seorang teman yang telah membuang tahta rajanya demi diriku?"

    Anubiros: "..."

    Venus: "..."

    Hatto: "..."

    Anubiros: "... ... hh" << menundukkan kepalanya

    ...

    Hatto: "...?"

    Venus: "...ng?"

    Anubiros: "... ... t-trima... kasih..." << suaranya agak bergetar

    Hatto: "...(Valdiros... yang mengambil Leyn selamanya dariku. Tapi bukan itu yang membuatku bertarung saat ini. Ada sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang lebih kuat dan menarikku bangkit dari tempat dudukku.)"




    Part 15
    RiX777
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  10. #69
    -[nVc]-Kairxa's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Negai no kara basho ni
    Posts
    2,215
    Points
    2,080.81
    Thanks: 101 / 91 / 48

    Default

    Yeah, friends are precious, and they also have the ability to move our heart smile:

    Kalo Chaos Realm ancur... Hmm... Hmm...

    Yeah, jalur ceritanya dah balik lage ke Fireling... Ren, kasih jalan dulu buat senpai smile:
    Gw merasa Civilization V adalah game yang bodoh.

  11. #70
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    kok berasa pendek ya, ato karena sakign asik bacanya jadi cepet @__@

    cayo duet Ren-Hatto gyahahaha

    ... anyway Ren ama Rina ngapain tuh di lab

  12. #71
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Spoiler untuk replies :
    @kairxa,
    Ya begitulah, dan... kita liat aja pertanyaan hatimu yang 'hmmm hmmm' itu di kelanjutan cerita ini nantinya

    @ballinst,
    memang agak pendek... O_O
    Yang kali ini BAHKAN lebih pendek lagi, hehehe... demi kepentingan pemotongan episode
    sepertinya mereka ga ngapa2in... soalnya, Ren 120% bakal diomelin ama Rina sebelum sempet melakukan hal yang aneh2


    Part 16

    25. The preparations

    J-City Clinic - 17.15

    ...
    *...* << masih hujan kecil, belum berhenti sejak siang tadi

    Ren: "...(tidak salah lagi, ruangan yang ini)"

    ...masuk

    ...

    Ruki: "...wah, Ren!" << posisinya sedang duduk, di atas ranjangnya

    Ren: "..." << berdiri diam sebentar di pintu

    Ruki: "...??"

    Ren: "...ini untukmu" << meletakkan sebuah kantong plastik putih di meja sebelahnya

    Ruki: "Apa itu...?"

    Ren: "...cuma kue" << wajahnya datar

    Ruki: "..."

    Ren: "..." << mendekatkan kursi yang ada di dekatnya ke sebelah Ruki, lalu duduk

    ...

    Ren: "Tadi aku lihat Yumi keluar dari sini..."

    Ruki: "...ah, iya... dia hanya sebentar... sepertinya dia sangat mengkhawatirkan Roan yang tiba-tiba tidak ada kabarnya..."

    Ren: "...(tentu saja, Roan itu sudah... berubah jadi... aneh)"

    Ruki: "...dan ternyata Kamen Fighter Ren adalah Ren sendiri... sudah kuduga benda aneh di tangan kirimu itu adalah benda yang hebat..." << seakan-akan teknologi seperti itu sudah sering ditemui

    Ren: "...Ruki, kau tidak kaget ya?"

    Ruki: "...hmph, J-City sudah terlalu aneh... kalau aku kaget berkepanjangan dengan benda seperti itu... aku sudah sejak dulu mati lemah jantung!"

    Ren: "..."

    Ruki: "...tapi, gambarku bagus kan? Kau jadi jagoan seperti itu!" << wajah berseri-seri

    Ren: "...(ini bukan sesuatu yang boleh dianggap bercanda, sampai Roan-pun menggunakan gambar Ruki!) "

    Ruki: "...ya, soalnya... mungkin gambar Kamen Fighter Ren dan Dark Ren adalah gambar terakhir yang kubuat..." << wajah sedih

    Ren: "...h-hah?"

    Ruki: "... ^^ ... kau sudah tau kan? ...keadaan lengan kananku? Mungkin aku harus mulai berlatih menulis dengan tangan kiri..."

    Ren: "..."

    Ruki: "...hhh" << menghela napas panjang

    Ren: "..." << tangan kanannya yang di bawah... terkepal keras

    Ruki: "...masih ada yang ingin kugambar... tapi bagaimana ya, hihi..."

    Ren: "...ah! Biar aku gambarkan untukmu!"

    Ruki: "H-He??"

    Ren: "...ya! Kau jelaskan padaku apa yang ingin kau gambarkan! Jadi aku yang akan menggambarnya!"

    Ruki: "Wow, tapi itu... sepertinya sulit..."

    Ren: "...bisa! bisa!"

    Ruki: "Seandainya Ren bisa mengerti penjelasan dan bayangankupun... memangnya..."

    Ren: "Memangnya??"

    Ruki: "Memangnya kau pernah menggambar sesuatu?"

    Ren: "Pernah! Aku sering menggambar pemandangan!

    Ruki: "Dua bukit dan sawah di bagian kaki gunung?"

    Ren: "Ya!" << semangat

    Ruki: "Oh bagus -_- " << hopeless

    Ren: "...Ruki!"

    Ruki: "Hhh...ya?" << masih full of despair

    Ren: "...aku yakin tanganmu masih bisa sembuh!"

    Ruki: "...hmp" << tersenyum kecil

    Ren: "...jadi, selama menunggu pulihnya tanganmu nanti, aku akan berlatih menggambar sebaik-baiknya! Apa yang ada di kepalamu, akan dilukiskan melalui tanganku!"

    Ruki: "..."

    Ren: "...kapan kita mulai?!"

    Ruki: "...tidak tau... tapi kalau kau mau mulai begitu aku kembali... mungkin besok... aku sudah boleh pulang ke rumah besok pagi... pemeriksaannya akan dilakukan seminggu sekali"

    Ren: "...oke! Besok kita mul-"

    Ruki: "Ren..."

    Ren: "Hah?"

    Ruki: "...sebelum kau buat janji, ...pastikan dulu dirimu yang 'satu lagi' itu tidak punya tugas lain di tempat lain... ^^ "

    Ren: "..."

    Ruki: "...jadi?"

    Ren: "...benar juga" << mengangguk mantap sambil melihat ke arah SSR-01B

    Ruki: "..." << -__-a

    ...

    ...

    Di sebuah ruangan yang berdebu, hanya ada sebuah jendela kecil yang jadi sumber penerangan untuk ruangan itu, itu pun sangat kurang karena hari sudah menjelang malam

    ...

    Kanika: "...Fakemoon" << diletakkan di pinggang kiri

    Kanika: "...Deathmoon" << pinggang kanan

    Kanika: "...Nightfang" << diselipkan di bagian belakang pinggang

    ...menunduk, kemudian memeriksa sepatunya

    Kanika: "...Shadowstep"

    ...

    Kanika: "...Head-suit, check" << menutup head-suitnya sampai terlihat seperti full-helmet

    Kanika: "...good." << membukanya lagi ke atas, tentu saja bagian hidung dan mulutnya tetap tertutup kain hitam ala ninjanya

    ...menoleh ke arah jendela, tapi pandangannya tertuju ke dinding di sebelah jendela, tidak ada apapun di situ

    Kanika: "..." << diam sebentar

    ...

    Kanika: "...sudah lama ya... waktu itu kau terus menceramahiku tentang aturan-aturan ERG." << berbicara pada tembok sepertinya

    ...

    Kanika: "...bahkan sampai kita sudah jadi pasangan seumur hidup-pun, kau masih seperti itu" << sedikit terdengar nada gelinya

    ...

    Kanika: "...maaf merepotkanmu, sampai memaksamu datang hanya untuk menjemput anak kita. Tapi tidak mungkin kutinggalkan Lily sendirian selagi aku kembali dalam kostum ini... dan aku juga tidak menduga situasinya akan jadi seperti ini..." << kembali melihat ke depan, berjalan keluar ruangan

    ...

    ...

    ShinoRamen - 19.30

    ...meja makan

    Anubiros: "..." << wajah serius

    Venus: "..." << menatap Anubiros

    Hatto: "...err"

    ...

    Anubiros: "...masakanmu ini enak sekali" << ekspresinya tidak berubah

    Hatto: "...serius?"

    Anubiros: "...ya"

    Hatto: "...tapi wajahmu..."

    Venus: "Ah sudah jangan dibahas! Waktu itu Roan juga berwajah seperti itu saat pertama kali mencicipi masakanmu kan?! Hahaha... aku bereskan ya!" << membawa pergi piring Anubiros

    Anubiros: "...ah, betul juga... anak itu... di mana sekarang? Kenapa aku baru sadar sekarang??"

    Hatto: "...dia belum pulang sejak kemarin"

    Anubiros: "...loh? Ada apa?"

    Hatto: "...tidak usah cemas Anubiros, aku bisa merasakannya, dia ada di dalam gedung sekolah itu dan memegang sebagian kekuatan Will of Chaos ^^ "

    Anubiros: "...oh"

    ...

    ...

    Anubiros: "APA?!"

    Hatto: "...ya begitulah, sepertinya ada sesuatu yang membuatnya berubah... sepertinya dia tidak ada di pihak kita saat ini"

    Anubiros: "...kau tenang sekali tampaknya!" << heran dengan Hatto yang sepertinya tidak begitu khawatir dengan Roan yang sudah lama sekali mendampinginya, tapi tiba-tiba berubah

    Hatto: "...hmm, aku tidak begitu terkejut saat merasakan perubahan pada dirinya, bahkan sampai dia memperoleh kekuatan Will of Chaos dan... mengerjakan sesuatu di gedung sekolah itu sekarang."

    Anubiros: "...kenapa?"

    Hatto: "...tadi sudah kuceritakan padamu tentang kejadian tahun lalu..."

    Anubiros: "...ya, tentang Will of Chaos yang gagal dihancurkan oleh Venus karena kau yang diselamatkan"

    Hatto: "..." << sepertinya agak berat menerima fakta

    Anubiros: "...maaf"

    Hatto: "...tidak apa, begini... setelah kejadian itu... Roan bilang padaku..."

    *"...Fireling bukanlah makhluk pelindung seperti yang kita ketahui dari Anubiros, percayalah... lihat saja buktinya, Venus memilihmu... Clasphart Shinozaki... menyelamatkan nyawamu di atas penderitaan warga J-City di tahun yang akan datang."*

    ...

    Anubiros: "...dia... berkata seperti itu..."

    Hatto: "...dan mengingat orangnya Roan, yang tak tertebak dan tak masuk akal... aku tidak akan pernah terkejut apabila dia akhirnya benar-benar keluar dari kehidupan normalnya dan berbalik memusuhiku."

    Anubiros: "...tapi... kalau sekarang dia ada di balik barrier itu... artinya... dia bekerja sama dengan Valdiros... apakah Roan juga berniat untuk memusnahkan manusia?"

    Hatto: "...yang itu aku tidak tau"

    Anubiros: "...jadi, kalau Roan menyerangmu... apa yang akan kau lakukan?"

    Hatto: "..."

    Anubiros: "...kau harus menjawabnya sekarang. Karena kita akan memulai 'perang' kita besok"

    Hatto: "..."

    Anubiros: "...Hatto!"

    Hatto: "...kalau terpaksa, aku akan menghentikannya dengan cara apapun"

    Anubiros: "...menghentikan apa? Menghentikan tawanya?"

    Hatto: "...aku akan menghabisnya, kau puas?"

    Anubiros: "Kau yang bilang, bukan aku yang minta."

    Hatto: "Lukamu bagaimana? Kau yakin bisa merusak barrier itu besok pagi?"

    Anubiros: "...tsk tsk. Jangan lupa, aku adalah penguasa..."

    Hatto: "..."

    Anubiros: "...sudahlah, jangan cemas. Jangan pedulikan diriku, hahaha..."

    ...

    ...

    Ren's Apartmen - 20.45

    ...

    *rrrr* << HP Ren

    Ren: "...(Rina?)"

    ...dijawab

    *Rina: "..."*

    Ren: "...diam saja?"

    *Rina: "...?? Kau tidak bilang 'halo' atau 'ya?' sama sekali!"*

    Ren: "...ahahaha, maaf! Ada apa? Aku curiga Rina meneleponku jam segini... pasti untuk masalah pribadi..."

    *Rina: "...yang ada masalah pribadi itu Elly, ini masalah serius"*

    Ren: "Hm hm hm... Rina selalu melemparkannya ke Elly..."

    *Rina: "E-Eh?!"*

    Ren: "Ya, tanpa kau sadari sepertinya... hahaha"

    *Rina: "I-Itu... b-bukan itu yang ingin kubicarakan!"* << terdengar jengkel

    Ren: "Oke oke, tenang-tenang... hahaha" << duduk di atas tempat tidurnya, melihat ke arah mejanya yang penuh dengan kertas berserakan, hasil latihan gambarnya yang acak-acakan

    *Rina: "...kita sudah mendapat instruksi baru dari ERG pusat, yaitu untuk masuk ke bagian terdalam hutan itu dan meredam Will of Chaos dengan seluruh kekuatan Post A"*

    Ren: "Oh?"

    *Rina: "...kita sudah mendapat kiriman E.I.W.B.L Gun dari markas pusat... Grim yang akan menggunakannya"*

    Ren: "A-Ah... apa? E.I... apa tadi?"

    *Rina: "E.I.W.B.L... Extremely Integrated Will Breaker Laser Gun..."*

    Ren: "...err, itu... namanya terlalu panjang"

    *Rina: "Karena itulah disingkat jadi E.I.W.B.L"*

    Ren: "...(singkatannya tetap terasa panjang)"

    *Rina: "...dan misi ini akan kita mulai besok, tepatnya jam 10 pagi"*

    Ren: "...kenapa dari tadi kau gunakan subjek 'kita' ?"

    *Rina: "...? Instruksinya adalah untuk masuk ke bagian terdalam hutan itu dan meredam Will of Chaos dengan seluruh kekuatan Post A"*

    Ren: "...lalu?"

    *Rina: "SSR-01B adalah bagian dari kekuatan Post A, jadi kau... Ren Kazakami, akan ikut dalam misi ini apapun yang terjadi"*

    Ren: "...tapi kalian sudah punya E.I... whatever Gun itu!"

    *Rina: "Kau tau 'casting time' ?"*

    Ren: "Mungkin..."

    *Rina: "Akan sangat sulit bagi Grim untuk menembakkannya ke Will of Chaos, kita harus melumpuhkannya terlebih dahulu, dan itu adalah tugas Striker: Elly... Sweeper: Aku sendiri... dan SSR-01B owner: kau!"*

    Ren: "...oh tidak"

    *Rina: "...kau harus sudah ada di post A jam 9 pagi! Ada pertanyaan lagi?"*

    Ren: "...hmm"

    *Rina: "..."*

    Ren: "...ah, nanti kau suruh aku tanya ke Elly lagi!"

    *Rina: "...dasar bodoh"*

    trek! << telepon diputus

    Ren: "...? (salah apa aku?)"

    ...

    ...

    Gedung sekolah

    ...

    Valdiros: "Tidak salah lagi! Anubiros sudah tiba di dunia ini! Dia akan sesegera mungkin membawa si brengsek nomor 12 itu ke sini besok pagi! Padahal portalnya belum terbuka dengan sempurna!"

    Roan: "Hm... kalau begitu... aku akan keluar dan menahan siapapun yang datang menyerang ke tempat ini besok"

    Valdiros: "Lalu... Will of Chaos? Kapan harus kugunakan Will Trapper yang kau berikan ini?"

    Roan: "...ini terlalu sulit... kita hanya berdua... lebih baik kau berikan Will Trapper itu pada orang lain lagi... kepercayaanmu tentunya"

    Valdiros: "Kepercayaanku...? oh... ahahaha..."

    Roan: "...ada?"

    Valdiros: "Aku takut kau tidak setuju..."

    Roan: "...maksudmu... kepercayaanmu itu adalah seekor Fireling?"

    Valdiros: "Begitulah... Seidiros namanya..."

    Roan: "...aku tidak peduli, berikan saja padanya"

    Valdiros: "Ah tentu, dan kapan akan digunakannya?"

    Roan: "...aku jelaskan sekarang..."

    ...

    ...


    Part 16
    RiX777


    Hatto & Anubiros will take on the barrier, sweep the Chaos off forever for good
    Ren & ERG will finally get to strike down the Will of Chaos, a bit too late perhaps?
    Roan & Valdiros are planning something inside the barrier... clearly for the benefits of Chaos Realm
    Kanika, stepped out for duty. What was her obejctive?


    TIDAK MENERIMA BARCEN

  13. #72
    -[nVc]-Kairxa's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Negai no kara basho ni
    Posts
    2,215
    Points
    2,080.81
    Thanks: 101 / 91 / 48

    Default

    Yes, we almost reach the climax.

    Soon enough, this great series will reach its end.

    But there will be no goodbye, hehehe...

    Semua persiapan beres, tinggal maju ke medan perang. Go go go!!

    Hmm hmm nya... Oke, cleared
    Gw merasa Civilization V adalah game yang bodoh.

  14. #73
    MiriMoN's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    SoLo KOta MeGApoLIz
    Posts
    915
    Points
    740.10
    Thanks: 38 / 16 / 15

    Default

    ga tau mau comment apa, da ngantuk mslh nya

    tp yg pasti, nice bgt critanya..
    <a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/user.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow><a href=http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer target=_blank rel=nofollow>http://dnec.dota.web.id:8000/dnec/sig.php?u=iucifer</a></a>

  15. #74
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    siapakah korban kali ini?

    tererereng..

    janji si Ruki ama Ren, pasangan terbaru setelah Hatto-Venus

    ekekek

  16. #75
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Spoiler untuk replies :
    @kairxa,
    ini seakan-akan kayak lagi maen COD

    @MiriMoN,
    wogh masi nyemoetin baca dalam keadaan ngantuk, makasih O_O

    @ballinst,
    Hiahahaha, pengantin baru



    Part 17

    26. Who are you fighting for?


    ...Hari 10, Kamis
    Ren's apartment - tempat parkir - 08.30


    Ren: "...(waw, hujan lagi)" << melihat ke arah jalan, turun hujan lagi, walaupun masih gerimis - kelihatannya akan hujan deras

    ...memakai helm

    ...*greng!* << start motor

    ...

    Ren: "..." << diam dan berpikir

    (Kalau diingat-ingat lagi, tadinya aku hanya ingin membuktikan dengan mata kepalaku sendiri, cerita-cerita tidak masuk akal dari kota ini. Tapi... sekarang aku juga ikut terseret ke dalam cerita.

    Hm... mungkin aku sudah tidak ada di dunia ini lagi apabila profesor yang bahkan belum kuketahui namanya itu tidak menolongku dengan menanamkan SSR-00 di kaki kananku.)

    melihat ke bawah, ke kaki kanannya

    (Apa yang akan terjadi denganku setelah ini? Aku bahkan tidak tau... Spesies-spesies aneh yang kukalahkan itu akan melepaskan pecahan Will of Chaos yang kemudian menghilang di udara, sedangkan mereka sendiri akan mati...
    Lalu, bagaimana dengan diriku sendiri? Padahal aku sendiri belum tau bagaimana caraku berhadapan dengan Will of Chaos yang gagal dihancurkan oleh nomor 12 tahun lalu.)

    melihat ke speedometer

    (Bagaimana kalau seandainya... aku... tidak bisa mengalahkan Will of Chaos? Atau mungkin aku malah... mati? ...Ini masalah serius, sepertinya aku terlalu menganggap enteng semua ini... seakan-akan aku tokoh utama dalam sebuah serial Kamen Rider, padahal aku hanya salah satu korban pecahan Will of Chaos yang 'diselematkan sementara')

    *rrrr* << HP Ren

    ...

    Ren: "...? Elly?"

    *Elly: "Hei! Kau sudah siap kan? Kita tunggu! Jam 9 kau sudah harus ada di sini! Post A!"*

    Ren: "...ngg... sebentar..."

    *Elly: "Ya?"*

    Ren: "...apa aku bisa menang melawan Will of Chaos? Nomor 12 saja tidak berhasil..."

    *Elly: "Tentu tidak bisa!"*

    Ren: "...hah?"

    *Elly: "Tapi KITA bisa! Kau tidak bertarung sendiri Ren! Hiahiahia... Twin Glace-ku sudah siap!"*

    Ren: "..."

    *Elly: "Oke? Thaa..."*

    ...

    ...

    School Underground Lab - 08.40

    Roan: "Ada perubahan rencana..."

    Valdiros: "...perubahan?"

    Roan: "...Anubiros sudah ada di luar Barrier"

    Valdiros: "Ya... aku sudah merasakannya... lalu perubahan rencana apa maksudmu?"

    Roan: "...gelang Will Trapper tu, serahkan padaku, aku akan terbang ke hutan itu dan mengambil kekuatan Will of Chaos." << Armor Dark Ren yang menggunakan kekuatan A2 bisa terbang

    Valdiros: "...ah begitu, jadi Seidiros yang akan menahan Anubiros dan nomor 12 itu?"

    Roan: "...ya, aku akan berusaha secepatku, mendapatkan kekuatan Will of Chaos dan memberikannya pada Seidiros - sebelum dia dikalahkan oleh 2 orang itu... tapi..."

    Valdiros: "...tapi?"

    Roan: "...di luar barrier hanya akan terjadi pertarungan 1 lawan 1..."

    Valdiros: "...bagaimana mungkin?"

    Roan: "...nomor 12 belum ada di sana. Aku sudah menduga hal ini, dan aku sudah mempersiapkan sesuatu agar dia tetap tidak ada di tempat untuk beberapa waktu, jadi kau lanjutkan saja proses pembukaan portal ini"

    Valdiros: "...hm, kalau kau bisa mendapatkan kekuatan itu, kenapa tidak kau saja yang memakainya?"

    Roan: "Aku... punya alasanku sendiri. Lagipula kurasa yang membutuhkannya adalah penguasa Chaos Realm, atau 'kepercayaan' penguasa Chaos Realm"

    Valdiros: "...HAHAHA, kau benar, tidak terlintas di pikiranku. Kau memang benar!"

    Roan: "..."

    ...membuka layar kode SSR-02... ...749

    *zuang zuang blitzzz*

    SSR-02: "A2 Armor is online..."

    Roan: "...aku pergi sekarang"

    Valdiros: "...baiklah"

    Roan: "...sebelum aku pergi, aku mau tanya, bola kristal berwarna hitam itu untuk apa?" << menunjuk ke sebuah bola kristal hitam yang memancarkan sinar merah setiap beberapa detik, terletak di sebelah portal Chaos Realm yang sudah cukup terbuka besar

    Valdiros: "...tentu saja alat ini digunakan untuk membuka portalnya! Aku tidak seperti Anubiros yang bisa seenaknya membukar portal di manapun dia mau... Aku tetap berada di sini hanya untuk menjaga dan mempercepat prosesnya"

    Roan: "...hmm, aku baru tau... sepertinya akan jadi masalah yang sangat besar apabila bola itu hancur"

    Valdiros: "...hahaha lucu sekali, aku ada di sini, dan siapa yang akan membuatnya hancur? Aku?"

    Roan: "...hmph"

    ...



    ShinoRamen - 08.42

    ...

    Hatto: "...Anubiros sudah tidak di sini, seharusnya aku tidur lebih awal kemarin"

    Venus: "Ya, sepertinya dia sudah menuju ke gedung sekolah..."

    Hatto: "..."

    Venus: "Ayo kita susul sekarang ^^ "

    Hatto: "...ya"

    ...*zrubb!* << Venus berubah ke wujud Fireling Sprite yang kecil

    ...Hatto berjalan keluar diikuti Venus

    ...menaiki motornya

    *greng! vroooo*

    ...

    Di luar barrier, di dekat barikade polisi - 08.44

    ...

    Gino: "H-Hei... kau..."

    Anubiros: "..." << berjalan melewati barikade, entah mengapa tidak ada seorangpun polisi yang berani menghentikannya

    Polisi: "Pak, kok kita tidak menghentikannya?!"

    Gino: "D-Dia... aku pernah melihatnya dulu... aku lupa siapa... tapi... aku yakin... kita TIDAK PERLU menghentikannya!"

    ...

    ...*bwots!* << tiba-tiba terlihat 'Dark Ren' alias Roan, terbang keluar dari jendela sekolah, menembus barrier dan terbang terus ke arah hutan

    Anubiros: "...?!" << terkejut, tapi tidak mengenal sosok itu

    Seidiros: "...tidak perlu mengkhawatirkan orang itu" << mendadak sudah ada di depan barrier

    Anubiros: "...Seidiros?!"

    Seidiros: "...ada apa? Bukankah kau ingin sekali menghancurkan barrier ini? Akulah yang akan menjaganya karena Valdiros menghabiskan banyak kekuatannya untuk menarikku ke dunia ini sebelum portalnya terbuka sempurna..."

    Anubiros: "...(benar, portalnya memang belum terbuka sempurna dan hanya Fireling's orb saja yang bisa masuk!)"

    Seidiros: "...ini demi masa depan Chaos Realm, kuharap kau mengerti, tuan Anubiros. Aku tidak akan menyerangmu, tapi kalau kau maju selangkah lagi, maka aku terpaksa melakukannya" << berdiri tegak di depan barrier, dalam wujud Frozen Formnya

    Anubiros: "...(Hatto... di mana kau sekarang? Tidak ada waktu lagi, portal itu akan segera terbuka cepat atau lambat)"

    ...

    ...

    Di Tengah Jalan

    ...*vrooo*

    Venus: "...?! Hatto, kau merasakan sesuatu?!"

    Hatto: "I-Iya... di depan... hah?!" << tiba-tiba melihat sesuatu di depannya

    ...*ckiitt* << berhenti mendadak

    ...terlihat seekor Fireling... dengan lambang XXXI di bahu kirinya... kedua mata dan batu diamond di dahinya berwarna merah! Ada katar di kedua tangannya... Berdiri di tengah jalan menghadang jalan Hatto

    Hatto: "D-Dia... nomor 31 yang kemarin?! Tapi kenapa... kenapa dalam Evil Form?!! Kemarin dia masih..."

    Venus: "...kita tidak tau apa yang terjadi di dalam lab itu bukan?"

    Number 31: "..."

    *tep! tep!* << nomor 31 berjalan maju ke arah Hatto yang masih terdiam di atas motornya

    Hatto: "...kita... masih dalam tingkat Fighter Form..."

    Venus: "..."

    ...*desh!* << nomor 31 melompat tiba-tiba dan menerjang Hatto dengan tendangan dua kaki

    *brugh!! dugh!!* << terjatuh dari motornya

    Hatto: "...!" << bangkit berdiri

    *zwung!* << Fire edge siap

    Number 31: "Grh!" << melesat dengan cepat ke depan Hatto

    *zwats! zwats!* << menebas 2 kali, tapi kedua tebasannya dihindari Hatto

    Hatto: "..hea!" << melihat kesempatan, sekuat tenaga mengayunkan Fire Edgenya ke bahu nomor 31

    *TRANG!!* << tidak terluka!

    Hatto: "...ah?!"

    Number 31: "hrh.." << menendang perut Hatto

    *BUGH!! srakkk! << terpental ke belakang

    Hatto: "...t-tidak bisa, kekuatannya berbeda!"

    Venus: "..." << hanya bisa melihat dengan cemas

    Number 31: "..." << maju lagi dengan tenang, tentu saja yakin dengan kekuatannya yang sudah jauh lebih besar dibanding lawannya

    ...

    ...

    Ren - 08.50

    ...*vroooo*

    *bwots!* << ada suara kepakan sayap dari kejauhan

    Ren: "...?!"

    *ckiit*

    Ren: "...itu?" << menoleh ke arah suara dan melihat 'Dark Ren' yang sedang terbang menuju arah hutan

    ...

    Ren: "...Roan?! Apa yang ingin dia lakukan?!"

    ...membuka layar kodenya... 749 ...menutupnya, dan...

    *greng!! vroooo.....* << segera memacu motornya

    *zuong zuong zuong! blasss!*

    SSR-01B: "R6 Armor is online..."

    Ren: "...(sepertinya misinya harus dipercepat 1 jam lebih awal!)"

    ...

    ...

    Anubiros - 08.50

    Anubiros: "...(aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi... sepertinya aku harus mulai duluan)" << melangkah maju satu langkah

    Seidiros: "..." << mengangkat wajahnya

    Anubiros: "..." << melangkah maju lagi, kali ini langkahnya tidak berhenti

    *srek!* << menarik pedangnya, Firesong

    Seidiros: "...baiklah kalau itu maumu, tuan Anubiros" << maju

    Anubiros: "...hmp!" << mengayunkan pedangnya ke arah Seidiros

    *TRANG!* << ditangkis dengan tangan kiri, tentu saja! Ini Frozen Form!

    Seidiros: "...hh" << menarik tangan kanannya ke belakang

    *whuosh!* << mendorong tinjunya dengan kekuatan penuh ke tubuh Anubiros

    Anubiros: "...!!" << menghindar dengan melompat ke samping kanan

    *whups!!* << meleset

    Seidiros: "..." << melihat ke arah Anubiros, kemudian maju mendekat

    Anubiros: "...(sekarang aku bingung bagaimana cara bertarung melawan Fireling biasa!! Di dunia ini kekuatanku sangat-sangat terbatas! Entah mengapa makhluk seperti Fireling malah bisa bertahan di dunia lain)"

    *jdar! jder! jdor!* << para polisi yang ada di sana menembak Seidiros dengan pistol dan senapan yang mereka pegang

    Anubiros: "...?!" << menoleh ke arah para polisi

    Seidiros: "...!" << tentu saja tidak mempan, tapi cukup terkejut

    Gino: "Kau, yang membawa pedang... kau yang membawa pasukan dari duniamu ke sini dan memperbaiki kembali sekolah yang dihancurkan oleh nomor 30 di enam tahun yang lalu bukan? Hehehe, aku ingat itu dan itu artinya kau ada di pihak kita!"

    Seidiros: "...hmph!" << tampak jengkel, maju ke arah para polisi itu

    Gino: "Tembak!"

    *Jdar! jder! jdar! jder!* << tembakan terus menerus

    ...

    Seidiros: "...urgh" << karena yang menembak sangat banyak, Seidiros tidak bisa melangkah lebih jauh walaupun dirinya tidak terluka sama sekali

    Anubiros: "...hmp, menarik juga" << sedikit tersenyum, kemudian menoleh ke arah barrier

    ...Anubiros berlari ke arah barrier

    Seidiros: "...ergh?!" << menyadari kebodohannya, berbalik dan berlari mengejar Anubiros

    *jdar jder! ...* << tembakannya berhenti, sepertinya mengisi ulang peluru

    ...

    *whups!!* << sebuah tinju dari Seidiros melayang ke tempat kosong, Anubiros lagi-lagi menghindari tinju Seidiros

    *set!* << Anubiros membuka telapak tangan kirinya, mengarahkannya ke tubuh Seidiros

    Anubiros: "...Fire Ball!!"

    *zap! DHUAR!! DHUAR!!* << menembakkan bola api besar dua kali

    *crrs crrss* << terlihat serpihan-serpihan es dari tubuh Seidiros berserakan ke segala arah

    Seidiros: "...grrh?!" << hanya terdorong mundur dua langkah, tapi tampak sedikit hilang keseimbangan

    Anubiros: "...satu lagi!"

    *zap! JBHUM!!*

    Seidiros: "...urgh?!"

    *set... brugh!!!* << jatuh terduduk ke belakang

    Anubiros: "...erh!" << tiba-tiba berlutut dan bertumpu pada pedangnya sambil memegangi dadanya... sepertinya orang ini benar-benar tidak dalam kondisi yang baik. Hanya menembakkan 3 bola api langsung jadi selemah itu

    Seidiros: "...?? Hrrh... sepertinya kau masih terluka ya..." << bangkit berdiri lagi

    *jdar!! jder!! jdor!! JDHIG!* << mulai menembak lagi

    ...

    *JDHIG!* << ada tembakan yang mengenai mata kanan Seidiros!

    Seidiros: "...a-argh!!" << oh, ternyata kalau matanya tertembak, bisa sakit! Seidiros bergerak ke sembarang arah, menutupi mata kanannya

    Anubiros: "...(brengsek! ini kesempatan... tapi tubuhku benar-benar tidak bisa digerakkan...)" << berusaha sekuat tenaga untuk kembali berdiri

    ...*sret! sret!* << berjalan, dibantu dengan pedangnya, ke depan barrier

    Seidiros: "...gghhh!!" << masih sambil menutupi mata kanannya, berlari ke arah Anubiros

    ...

    ERG Guard Post A - di depan pagar hutan

    ...

    *bwots!!* << tampak Roan terbang di atas, melewati tembok, masuk ke arah dalaman hutan

    Rina: "Itu?! Apa itu?!"

    Elly: "Aku tidak tau!!"

    Grim: "Sepertinya orang yang sedang menuju ke sini itu tau" << melihat ke arah... Ren yang sedang dalam kecepatan tinggi dengan motornya melesat ke arah pagar

    ...

    *ckiiiiit... sroooooot* << rem yang luar biasa, Ren memiringkan motornya dan berhenti tepat di depan Grim

    *drap! tep! tep! tep!* << melompat turun dan langsung berlari ke arah pagar

    Rina: "Ren! Apa yang-"

    *zuing zuing zuing!* << sambil berlari - tubuh Ren seluruhnya bersinar kebiruan

    *jedesh!!! blassss* << melompati pagar yang tinggi itu dan armornya berubah menjadi Gale Armor

    *drap!! zrak! zrak! zrak!* << Ren mendarat di dalam hutan dan langsung berlari sangat cepat menuju ke dalam hutan, mengikuti arah terbang Roan

    ...

    Elly: "A-Ada apa ini?!"

    Grim: "..."

    Rina: "I-Ini masih jam 9... kita baru boleh memulainya jam 10!"

    Elly: "Aku tidak peduli! Buka pagarnya!!"

    Rina: "Elly!" << menarik tangan Elly

    Elly: "Kalau yang lain belum siap, aku sudah siap!" << menarik tangannya kembali, membuka pagar dan langsung berlari masuk

    Rina: "..." << bingung dan terdiam

    Grim: "...tunggu, aku ambil dulu 'whatever' Laser Gunnya..." << masuk ke dalam pos

    Rina: "...sejak kapan kau menyebutnya dengan 'whatever' Laser Gun juga?" << ikut masuk

    Grim: "...juga? Memangnya siapa lagi yang menyebutnya seperti itu?" << sambil tetap berjalan masuk dan menyiapkan E.I.W.B.L Gun

    Rina: "...Ren juga menyebutnya seperti itu"

    Grim: "..." << menyandang senjata raksasa itu di belakang seperti ransel. Bentuk E.I.W.B.L agak mirip dengan sebuah bazooka, panjangnya 1.5 meter... diameternya 15 cm... bodynya terbuat dari bahan yang tidak diketahui... berwarna hitam

    Rina: "...lalu apa yang akan kau lakukan?"

    Grim: "...apa? Tentu saja menunggu ijinmu. Aku akan langsung masuk setelah mendapat ijinmu. Jadi tanggung jawabnya nanti ada di pundakmu" << berkata begitu dengan wajah datar

    Rina: "..."

    ...

    ...

    Hatto

    ...

    *zrats!! zrats!! << dua tebasan nomor 31 yang hanya menyerempet sedikit, dapat melukai Hatto dengan mudah

    Hatto: "ugh..."

    Number 31: "Grh..."

    *jbugh!! brugh* << menendang Hatto sampai terhempas kembali ke belakang

    Hatto: "Grr... apa yang seharusnya... kulakukan... aku butuh... paling tidak Frozen Form... tapi..." << berusaha berdiri, tapi terjatuh lagi dan bertumpu di sebelah lututnya

    Venus: "Hatto! Dia datang!"

    Hatto: "!!"

    *wuts! grep! zep!* << sebuah tusukan dari tangan kanan nomor 31, sempat ditangkap oleh kedua tangan Hatto, tapi sudah menancap di bahu kirinya, 'untunglah' hanya sedikit

    Hatto: "ukh!!" << masih belum bangkit dan masih dengan kedua tangannya menahan tangan kanan nomor 31

    Number 31: "Hmm... sayang sekali... tidak ada yang kau lindungi saat ini... nomor 12... heh heh heh... kau hanya melindungi dirimu sendiri bukan? Pengecut sepertimu hanya akan jadi sampah!" << menarik tangan kirinya sendiri ke belakang... benar... Evil Form punya dua katar! Katar kirinya siap memberikan serangan tambahan!

    ...

    Hatto: "...(tidak ada yang kulindungi?)"

    ...

    ...

    Fireling: "..." << melihat ke jalan di depan

    Gino: "...jadi, tolonglah... lindungi J-City sekali lagi!"
    ...

    Number 31: "MATI KAU!!" << akan segera menusuk

    ...

    Hatto: "...(ada... ada yang kulindungi...)"

    ...

    ..."tidak hanya satu... yang kulindungi kali ini adalah kota ini, yang kulindungi adalah SEGALA SESUATU yang hidup di kota ini! Berikan aku kekuatan lebih!"

    ...

    Number 31: "Hrrah!!" << melancarkan tusukan terakhirnya

    ...

    *blitz!* << Venus menghilang

    ...

    *TRANG!!!!* << Katar kiri nomor 31 mendarat di sebuah permukaan yang keras... permukaan keras itu tampak seperti es...

    Number 31: "Grrh???!" << terkejut bukan main

    *srk! srk! SRET!!* << tangan kanan nomor 31 yang masih dipegang oleh kedua tangan Hatto... mulai beku... tentu saja nomor 31 langsung menarik tangan kanannya kembali sebelum benar-benar menjadi es batu!

    Number 31: "T-Tidak... a-aku sangat yakin... orang itu bilang aku hanya... akan melawan Fighter Form..." << tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, berbicara pada dirinya sendiri

    ...*set!* << Hatto, sekarang Fireling dalam tingkat Frozen Form... bangkit berdiri kembali... kedua matanya bersinar putih terang selama 2 detik, bersamaan dengan batu di dahinya yang berubah menjadi bentuk segitiga terbalik.

    Hatto: "Aku juga sangat yakin aku sedang berhadapan dengan seekor Fireling dalam tingkat Evil Form." << maju mendekat perlahan

    Number 31: "A-Apa maksudmu?!" << melangkah mundur

    Hatto: "Aku hanya tidak percaya pada pemandangan ini, seekor Fireling dalam tingkat Evil Form, melangkah mundur ketakutan melihat 'bongkahan es' berjalan ke arahnya" << terus mendekat

    Number 31: "...??! Brengsek!!" << melesat ke arah Hatto, dan...

    *JDHUM!!!!!*

    Number 31: "O-Orgh...!!"

    *grrrt* << rupanya tinju tangan kanan Hatto... mendarat dengan telak di dada nomor 31

    Hatto: "..."

    ...*srk srk!* << dada nomor 31 membeku

    *srk!! prang!!!* << dan pecah, menciptakan lubang sampai ke punggung nomor 31, dengan begini artinya - nyawa nomor 31 berakhir dengan satu pukulan Lifebreaker

    ...

    *brugh! srakk!* << tubuh nomor 31 jatuh ke tanah dan terpecah menjadi serpihan-serpihan es... kemudian berubah menjadi serbuk-serbuk yang memancarkan sinar merah dan diserap ke batu di dahi Hatto.

    ...

    Hatto: "..." << terdiam sebentar, kemudian berjalan ke arah hellbikenya... yang ternyata juga berubah! Seluruh bagian motor itu tidak lagi tampak terbakar api, tapi dilapisi lapisan es!

    ...

    ...

    Di dalam hutan

    *zrak! zrak!* << Ren berhenti berlari

    *grrt... drrt*

    Ren: "...?! (k-kaki kananku...bergetar...)" << Gale Armor

    ...

    *drap!* << ada yang mendarat di jarak yang cukup jauh, tapi masih bisa dilihat dengan jelas, itu Roan

    Roan: "Kau bisa merasakannya juga kan? Will of Chaos ada di dekat kita, sangat dekat!"

    Ren: "Lalu apa? Apa yang kau lakukan di sini?!"

    Roan: "Ah... sepertinya kita melupakan sesuatu, ...bukankah waktu itu sudah kukatakan? Aku akan membunuhmu apabila kau ikut campur lagi!"

    Ren: "...?!"

    Roan: "Baiklah, sebaiknya aku menyingkirkanmu dulu sebelum dia menampakkan wujudnya" << maju ke arah Ren

    Ren: "Hh?!" << melangkah mundur satu langkah, tapi kemudian mengambil posisi bertarung, sepertinya Roan serius dengan kalimatnya

    *DHUARR!!* << tiba-tiba ada ledakan yang menghentikan langkah Roan

    Roan: "...?!" << melihat ke sebelah kirinya

    Ren: "Hah?" << melihat ke arah yang dilihat Roan

    ...

    ...sesosok manusia besar setinggi 3 meter, seluruh tubuhnya berwarna putih, wajahnya tak terlihat... berjalan mendekat. Inilah Will of Chaos yang berhadapan dengan nomor 12 satu tahun yang lalu.

    Chaos: "Kalian... sudah melangkah terlalu jauh... karena aku tidak bisa mengambil kembali kekuatanku yang ada di dalam tubuh kalian... sepertinya aku harus segera mengusir kalian dari tempat ini dengan cara apapun"

    Roan: "...jangan khawatir Will of Chaos..., mereka yang berasal dari duniamu akan tiba di dunia ini beberapa saat lagi... portal sedang dibuka... oleh Valdiros... rajamu yang baru..."

    Chaos: "Hmm... rupanya Valdiros..., aku mengerti..."

    Ren: "...?! (aku tidak mengerti, tapi tampaknya ini benar-benar gawat!)"

    Roan: "...tapi masalahnya adalah... aku harus mengambil seluruh kekuatanmu dan memasukkannya ke gelang ini..." << menunjukkan Will Trapper

    Ren: "...?!" << kaget melihat Will Trapper yang agak mirip dengan SSR itu

    Chaos: "?!"

    Roan: "...ya, karena keberadaanmu sudah tidak dibutuhkan lagi di sini. Kau tentu mengerti bukan?! Dunia ini sudah sangat 'stabil' tanpa bantuanmu di sini. Jadi, kekuatanmu biarlah kami yang mengendalikannya... untuk kepentingan-kepentingan lain..." << maju mendekat ke Will of Chaos

    Chaos: "...aku... aku tidak percaya seorang raja Chaos Realm menginginkan kehancuranku!!" << membuka telapak tangan kirinya dan mengarahkannya ke Roan

    Roan: "...!!" << sadar dirinya dalam bahaya, melompat dan terbang ke samping

    *DHUARRR!! sraaaaakkk* << pohon yang tadinya di belakang Roan, meledak dan rubuh

    *bwotss!!* << Roan melesat ke arah Will of Chaos dan...

    *zwung!! jedesh!!* << tangan kanan Roan 'menebas' bahu Will of Chaos, saat menebas - tangan Roan tampak sekilas berubah menjadi seperti pedang

    Chaos: "...!!" << kaget, pertama kalinya dilukai oleh makhluk selain Fireling

    ...

    *bwotss!!* << berputar, kembali melesat ke arah Will of Chaos

    *set! grep!* << dengan tubuhnya yang besar, Will of Chaos ternyata cukup gesit, dia berhasil menangkap Roan dan mencekik lehernya dengan kedua tangannya yang besar

    Ren: "R-Roan!" << maju mendekat, tapi...

    *zrak!!* << ada yang melompat dan muncul di hadapan Ren

    Ren: "W-Whoa!!"

    P2: "Graaaah!!!" << rupanya ini P2 yang tersisa! Yang belum sempat dibunuh!

    *bet! wuts!* << sebuah pukulan bertenaga dahsyat diarahkan ke kepala Ren, tentu saja dihindari dengan mudah oleh Ren yang menunduk dengan cepat, kemudian

    *bugh! bugh! bugh! bugh!* << 4 pukulan kanan kiri secepat kilat dilancarkan ke perut P2

    Ren: "Hh?!" << sadar 'sandbag' tempat memukulnya tidak bergeming

    P2: "GraAA!!!" << mengamuk! tidak sakit alias tidak berasa!

    *grep!!* << mencengkram bahu Ren

    Ren: "Hrah!" << langsung menggenggam kedua lengan P2 dan...

    *wuts!! jdhig!!* << melakukan tendangan 'somersault' ke dagu P2

    ...

    *srak!! drap!* << P2 terjatuh, Ren mendarat dengan baik

    ...

    Roan: "Hrrh..." << masih dicekik oleh Will of Chaos, tiba-tiba menyilangkan kedua tangannya di depan beltnya

    *bet!* << menarik kedua tangannya dan mengepalkannya di samping kanan kiri beltnya

    *siing* << batu biru gelap di belt Roan bersinar

    Chaos: "...?"

    Roan: "..."

    *zuuuung.... jdhuar!!!* << batu itu menembakkan laser biru yang menimbulkan ledakan dahsyat ke tubuh Will of Chaos

    ...

    *brugh!! srek!* << Will of Chaos melepaskan cekikannya, dan memegangi bagian dadanya yang tertembak laser dari belt Roan. Sedangkan Roan langsung bangkit dan membuka layar kodenya

    ...*ctar!! ctar!!* << tiba-tiba ada dua tembakan laser biru yang mengarah ke Roan, tapi meleset. Roan tidak jadi menekan kode di layarnya

    A1-Young: "Kwaaaarh!!!" << tiba-tiba muncul dan sedang terbang kencang ke arah Roan

    Roan: "...(A1?! Itu anak dari kedua A1 yang sudah dibunuh Ren!)"

    *wuts!! jbhugg!!* << Roan dengan mudah mendaratkan sebuah tinju ke wajah A1 muda yang masih belum berpengalaman saat dia terbang rendah ke arah Roan

    *srak!!* << A1 itu terjatuh ke tanah dan berusaha untuk langsung bangkit

    ...

    Roan: "..." << Roan berjalan mendekat ke A1 sambil membuka kembali layar kodenya

    Chaos: "Hrrh" << berjalan mengikuti Roan dari belakang

    Ren: "R-Roan!" << melihat Roan tidak sadar sedang diincar dari belakang

    P2: "Grraaa!" << melompat dan menerjang Ren

    Ren: "hh?!" << menghindar dengan melakukan side-roll ke samping dan langsung...

    *zuong!! blass!!* << kembali ke R6 Armor

    *brugh! srek!!* << setelah menerkam tanah kosong, langsung bangkit lagi dan menghadap ke arah Ren

    P2: "Grrh?!"

    *klak* << Ren membuka layar kodenya

    Ren: "5425"

    Roan: "2569" << Roan memasukkan kode ini ke layarnya bersamaan dengan Ren

    ...*klak!* << Ren menutup layarnya
    ...*klak!* << Roan menutup layarnya

    *bzzzzzt.... drrrrrrt.... drrrrrt* << kaki kanan Ren bergetar keras, tampak listrik yang menyambar-nyambar kecil ke segala arah di sekeliling kaki kanannya

    *zuaaang.... zuaaaaang....* << tangan kiri Roan yang ditutupi SSR-02 memancarkan aura biru dan hitam yang sangat pekat dan gelap, auranya sangat kuat sampai membuat tubuh Roan sendiri tampak berbayang-bayang

    ...

    Chaos: "Hh??" << berhenti melangkah dan hanya melihat

    ...

    Elly: "I-Itu..." << baru sampai
    Rina: "...?!" << rupanya ikutan
    Grim: "..." << hanya bertiga, tidak melibatkan member ERG lainnya

    ...

    A1-Young: "Kwaaarrh!!" *bwots!* << maju menyerang Roan

    P2: "Graaawh!!" *zrak! jedesh!* << lari dan melompat tajam ke depan menuju Ren

    ...

    *WHUP!! blitz!! zrak!! zrak!! zrak!! zrak!!* << tinju tangan kiri Roan mendarat ke dada A1! dan tubuhnya langsung rusak berantakan oleh 'cabikan' aura hitam dari pukulan Roan

    ...

    *set...!!* << Ren melompat mundur, seakan menghindari terjangan P2 yang sedang melayang kencang ke arahnya

    Ren: "R6..." << sambil menarik kaki kanannya

    P2: "...??!!" << sadar wajahnya dalam keadaan siap ditendang

    ...

    Ren: "...KICK!!!" << melepaskan seluruh tenaganya untuk mendaratkan kaki kanannya di wajah P2

    *JEDESH!!! krrrrt... bzzzzzt.... drrrrtt.....dhuarrrrr...* << tubuh P2 bergetar kencang oleh tenaga tendangan Ren sampai terpecah berkeping-keping

    *brugh!!* << Ren sendiri terjatuh dalam keadaan terduduk

    ...

    Elly: "...a-ah... itu Will of Chaos!!"

    Rina: "Grim! Siapkan dari sekarang!"

    Grim: "Roger..."

    ...

    Roan: "..." << berbalik dan langsung menyerang Will of Chaos lagi

    Chaos: "Hmph!" << mengarahkan telapak tangan kirinya untuk meledakkan Roan

    *grep!* << tangan kirinya ditangkap oleh Ren yang melompat ke arahnya

    Chaos: "?!"

    Ren: "Hrah!!" << menendang perut Will of Chaos dengan kaki kanannya

    *jbhug!!* << Will of Chaos terdorong mundur

    Roan: "...minggir" << di depan Ren

    Ren: "Hh?!"

    *jdigh!!* << Ren menangkis tendangan Roan

    Ren: "Hrahh!" << melakukan spinning kick dengan kaki kanannya

    *wuts!* << Roan melangkah cepat ke belakang untuk menghindar

    ...Roan balas menyerang

    ...*DHUAR!!* << Will of Chaos kembali menyerang dan meledakkan tanah tempat Ren dan Roan berdiri

    ...

    Rina: "A-Apa sebenarnya yang sedang terjadi?! Dia itu teman atau musuh?!"

    Elly: "Hei! Gelang itu! Yang ada di pinggang kanan makhluk hitam itu!"

    Grim: "Itu Will Trapper milik profesor! ...tidak salah lagi... berarti yang membunuh profesor adalah makhluk ini!"

    Rina: "...jadi sekarang... makhluk ini..."

    Grim: "Berusaha merebut kekuatan Will of Chaos!"

    Rina: "...itu tidak boleh terjadi! ...Will of Chaos belum menyadari keberadaan kita, tembakkan saja sekarang, Grim!"

    Grim: "...baik, dan diam sebentar... ini hanya bisa dilakukan sekali..." << mengarahkan E.I.W.B.L Gun ke arah Will of Chaos yang berjalan mendekat ke arah Roan dan Ren yang berusaha bangkit akibat ledakan tadi. Posisi Grim sekarang... sekitar 10 langkah di belakang Will of Chaos

    ...

    Elly: "..."

    Rina: "..."

    Grim: "...hup" << pulling the trigger

    ...

    *nguooooooong.......* << seluruh body E.I.W.B.L Gun yang berwarna hitam memancarkan sinar putih terang yang menyilaukan, seakan-akan warnanya berubah total jadi putih

    Chaos: "Hmp?!" << berbalik, menghadap ke arah Grim, masih terdiam dan tampak kaget

    ...

    Rina: "Bagus, dia lebih bodoh dari yang kita duga!"

    Grim: "Diam Rina!"

    Elly: "Ayo Grim!! Tembak!!!"

    *NGUOOOONGGGG.... DRRT drrrrrt DRRRTT....* << tanah di sekitar Grim merasakan getaran yang sangat hebat!!

    ...

    Roan: "...ergh!" << bangkit berdiri dan langsung berlari ke arah Grim

    Ren: "H-Hei!!" << bangkit juga, dan langsung menerjang Roan

    *brugh!! srak!! srak!!* << lompatannya tepat, menubruk Roan dan sekaligus menyingkirkannya dari arah tembakan

    ...

    Grim: "Good night..." << nadanya datar dan pelan... dengan senyum kemenangan di bibirnya



    Part 17
    RiX777


    Last edited by RiXtopia; 01-11-09 at 14:59.
    TIDAK MENERIMA BARCEN

Page 5 of 7 FirstFirst 1234567 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •