Bukan terowongan, tapi jembatan Jawa-Sunda. Lampung sendiri juga meluncurkan Visit Lampung 2009, thread: http://www.indogamers.com/f517/info_...2009_a-113199/ diharapkan bisa merestorasi pariwisata Lampung juga
Quote of the week:
"Indonesia is on the move, get on board." — Forbes Asia
"The optimist proclaims that we live in the best of all possible worlds; and the pessimist fears this is true." James Branch Cabell
Vote for Komodo National Park:
http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/
Contoh: pantai di Aceh
pantai-pantai indah di aceh..
byk yg mengira pantai di aceh porak-poranda...
pesonanya takkan hancur walaupun terkena tsunami...
foto" disini di ambil setelah tsunami...:beer:
Pantai Iboih Sabang
Spoiler untuk iboih :
Gapang Beach sabang
Spoiler untuk gapang :
pulau klah sabang
Spoiler untuk klah :
Aneuk Laot Sabang
Spoiler untuk aneuk laot :
Pantai Lampuuk Aceh Besar
Spoiler untuk lampuuk :
Pantai Lhoknga
Spoiler untuk lhoknga :
Pulo Aceh
Spoiler untuk pulo aceh :
![]()
Dan harus ditunjang dengan infrastruktur yang baik seperti bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Welcome to South Sulawesi!
Spoiler untuk Bandara :
For the month of September 2008 a total of 181,033 foreign visitors came to Bali, a jump of 18.69% over September 2007 (152,532). Month after month from January – September 2008 the total arrivals to Bali have continued to perform in never-before-seen record territory.
Will We Hit 2 Million in 2008?
Year to date through the end of September 2008 a total of 1,479,079 foreign tourism have visited Bali. This total is a 20.28% improvement over the same period in 2008. In the face of world-wide economic uncertainty, it remains to be seen if Bali can maintain this same level of year-on-year improvement through year's end which would yield just over 2 million visitors - the first time ever that Bali foreign tourist arrivals have broken that barrier.
Where the Business is Coming From
The top four source markets for Bali remain unchanged
● Japan - At the end of Q3 2008 a total 281,561 Japanese tourists came to Bali, up 5.04% over 2007.
● Australia - Australian arrival figures are through the roof, defying any negative impact of a weakening national currency. At 226,799 visitors through the end of September, Australian arrivals are a staggering 55.80% ahead of 2007. New air capacity ex Australia being introduced in the last quarter of 2008 should boost these numbers even higher.
● Taiwan - Taiwan numbers are weakening with only 105,494 visitors through Q3 2008, down 7.08% from the same period in 2007. Easier access to the mainland for Taiwanese visitors may be siphoning off part of this traditional market from Bali.
● South Korea -Weathering the ill effects of a weaker Won, South Korean arrivals at 96,854 through the end of Q3 are up a modest 3.11%.
Other Key Markets
● Mainland China - PRC visitors have supplanted Malaysian visitors, now ranking #5 in terms of Bali arrivals. Chinese arrivals jumped 53.3% year-to-date through the end of Q3 2008, totaling 93,773. The Chinese are now poised to move up to the #4 post, surpassing South Korean visitors.
● Malaysia - Malaysia remains an important, albeit short stay and low spending market for Bali. Through the end of Q3 2008, Malaysian visitors hit 89,018 - that's an increase of 21.56% over the same period in 2007.
● United Kingdom - Still not what they were in their heydays of 2000 and 2001, U.K. visitors nonetheless improved 21.32% year-to-date with 62,201 foreign tourists from that market coming to Bali through the end of Q3 2008.
● Germany - German visitors are up 17.76% over last year at 60,287.
● France - French tourists are up 26.30% in 2008, achieving 59,579 visitors through the end of Q3 2008.
● U.S.A. - Relaxed travel advisories have spurred a 28.93% improvement in the U.S. market over the previous year. Some 52,340 Americans visited Bali in the first nine months of 2008.
http://akhyari.blogspot.com/search?u...&max-results=5
Bali memang ga ada matinya!
Quote of the week:
"Indonesia is on the move, get on board." — Forbes Asia
"The optimist proclaims that we live in the best of all possible worlds; and the pessimist fears this is true." James Branch Cabell
Vote for Komodo National Park:
http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/
Indonesia, Terus Kejar Target Wisman
Wisatawan mancanegara masih terpukau oleh pesona Pantai Kuta, Bali, pada Februari 2008 meski cuaca dan gelombang laut tak bersahabat. Pariwisata Bali yang kembali bergairah sejak tahun 2007 telah mengurangi jumlah pengangguran terbuka dari 120.200 orang menjadi 77.600 orang.
Rabu, 5 November 2008 | 19:54 WIB
JAKARTA, RABU - Hingga bulan September 2008, jumlah wisatawan mancanegara baru tercapai sebanyak 4,5 juta orang dari target Visit Indonesia 2008 sebanyak 6,4 juta wisatawan mancanegara.
"Per September 2007 kita mendapat 4.073.983 wisatawan mancanegara. Per September 2008 ada 4.570.492 wisatawan mancanegara. Jadi ada peningkatan 12,19 persen dari September tahun 2007," kata Sekretaris Jenderal Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar di Jakarta, Rabu (5/11).
Menurut Sapta Nirwandar, masih ada tiga bulan tersisa di tahun 2008 ini untuk mencapai target 6,4 juta wisatawan mancanegara. Untuk itu, masih ada beberapa event internasional yang akan digelar di Indonesia dan diharapkan dapat menyedot perhatian turis mancanegara, sehingga target Visit Indonesia 2008 dapat terpenuhi.
Oleh karena itu, pemerintah terus menggenjot strategi pemasaran melalui berbagai cara. Sapta Nirwandar memaparkan, yang dilakukan untuk menaikkan jumlah wisat awan mancanegara adalah dengan marketing secara gerilya, penjualan langsung paket tur melalui website, co-marketing dengan airline, bank atau industri pariwisata.
Misalnya bank bekerjasama dengan Amex Danamon, dengan majalah airlines seperti Singapore Airlines yang memuat tulisan tentang Indonesia, kata Sapta Nirwandar.
Salah satu event internasional yang akan digelar, yakni 2nd WIPO International Conference in Intelectual Property and the Creative Industries pada 2-3 Desember 2008 dan Seminar Nasional Perlindungan dan Pengembangan Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional dalam Industri Budaya pada 4 Desember 2008 di Nusa Dua Bali.
WIPO adalah World Intellectual Property Organisation di bawah badan PBB yang dibentuk tahun 1967 dengan tujuan menangani hal-hal berkenaan dengan Perlindungan Kekayaan Intelektual ke seluruh dunia, serta membantu negara anggota WIPO dalam penyusunan kebijakan untuk melindungi kekayaan intelektual.
Penyelenggaraan konferensi ini adalah yang kedua dimana kegiatan pertama dilakukan di Geneva, Swiss pada tahun 2007, kata Sapta Nirwandar.
Konferensi akan menampilkan pembicara internasional dari 13 negara, yaitu Swiss, Singapura, Inggris, India, Filipina, Korea, Malaysia, Perancis, Buthan, Jepang, China, Selandia Baru dan Belanda.
Diharapkan sebanyak 200 peserta dari mancanegara hadir pada konferensi di Bali tersebut. Setelah konferensi, biasanya mereka akan menyempatkan berkelilig Bali, tambah Sapta Nirwandar.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/....target.wisman
Kunjungan Wisman ke Jakarta Naik 24,8 Persen
Rabu, 5 November 2008 | 17:10 WIB
JAKARTA, RABU - Sejumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang berkunjung ke Jakarta pada Januari sampai September 2008 naik 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tahun 2007 jumlah wisman tercatat 904.588 orang, tahun ini meningkat menjadi 1.129.217 orang. Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budhiman Soedarta, di Museum Sejarah Jakarta, Rabu (5/11), mengatakan, peningkatan kunjungan jumlah wisman itu terjadi antara lain karena Jakarta dinilai semakin aman sebagai kota tujuan serta semakin dilirik pelaku bisnis sebagai tempat menyelenggarakan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
Tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan kunjungan wisman sebanyak 1,5 juta orang. Berdasarkan negara asal, wisman terbanyak berasal dari negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Asia Timur (Jepang, Korea, dan Taiwan), kemudian Timur Tengah.
Arie mengatakan, pada bulan Agustus hingga September memang terjadi penurunan angka kunjungan wisman sekitar 30 persen namun penurunan itu hal yang biasa dalam siklus di dunia pariwisata. "Dari Agustus ke September memang trendnya menurun," kata dia.
Selanjutnya, terkait soal keamanan menjelang esekusi Amrozi dkk serta dampak krisis keuangan global, Arie mengatakan, sejauh ini dunia pariwisata belum terlalu merasakan dampaknya.
"Para pelaku industri di dunia wisata mengaku mereka tidak terlalu terpengaruh oleh rencana eksekusi Amrozi dkk dan krisis keuangan global. Tingkat hunian hotel di Jakarata pun kini masih tinggi, yaitu sekitar 68 persen. Dulu pada zaman krismon (tahun 1998) tingkat hunian hotel rendah, pernah mencapai 20 persen," jelas dia.
Egidius Patnistik
http://www.kompas.com/read/xml/2008/...aik.248.persen..
Maju terus
Share This Thread