Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 15 of 103
http://idgs.in/128244
  1. #1
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default RiXtopia ~ Absurd

    Title: RiXtopia ~ Absurd
    Author: RiX777


    Index:
    Absurd 01 click here
    Absurd 02 click here
    Absurd 03 click here
    Absurd 04 click here
    Absurd 5A click here
    Absurd 5B click here
    Absurd 06 click here
    Absurd 07 click here
    Absurd 08 click here
    Absurd 09 click here
    Absurd 10 click here
    Absurd 11 click here

    Spoiler untuk Introduction :
    RiXtopia, sebuah kota kecil terlupakan yang masih diingat untuk diceritakan. Berjarak tempuh 2 jam dari ibukota Ingdoru, J-City... itu apabila menggunakan pesawat. RiXtopia adalah tempat yang cukup tertutup dari 'dunia luar' karena keanehan yang dimiliknya.
    Orang-orang tau betul akan keunikan kota itu, tapi tidak begitu peduli dengan perkembangan kota aneh yang memiliki tolak ukur skala 'damai' yang berbeda dengan kota-kota lain di sekitarnya. Apa maksudnya? Mungkin kita akan tau lebih jelas nanti...

    Untuk memperkenalkan situasi kota ini, saya akan langsung ceritakan tentang keunikan kota ini dan penduduknya.

    Sebelum melanjutkan, saya peringatkan, apapun yang saya katakan seterusnya ini adalah fakta dan bukan bualan! Jadi silahkan dibaca dengan konsentrasi penuh dan tanpa mengedipkan hidung serta bernapaslah dengan mata anda. Dan jangan sekali-sekali anda mempermasalahkan kalimat saya yang sebelumnya, karena saya selalu benar!

    .........

    Apabila anda berkunjung ke RiXtopia, jangan kaget apabila saat berjalan di trotoar dengan tenang, tiba-tiba ada seekor Gargoyle besar terbang dan menghempaskan anda ke tanah, atau saat anda makan di sebuah restoran mewah di RiXtopia, tiba-tiba lantai tepat di bawah tempat anda duduk... jebol dan terlihat mulut ikan hiu raksasa sedang menyambut kursi, meja, dan anda sekalian. RiXtopia adalah kota yang tidak memiliki kestabilan ruang dimensi dan waktu karena suatu sebab yang terjadi pada jaman dulu (tipikal sekali), sehingga... akan ada banyak sekali makhluk nyasar yang menjebol dimensi dan masuk ke RiXtopia... dan 'untungnya', makhluk-makhluk nyasar itu tidak akan bisa keluar dari RiXtopia dan menyerang kota-kota lain, karena RiXtopia memiliki barrier alami... yang 'melindungi' kota ini agar tidak menyebarkan monster-monster tanggung jawab mereka sendiri ke kota-kota lain. Baik yah?

    Hebatnya, sepertinya warga RiXtopia sudah sangat terbiasa dengan kota kelahiran mereka itu, sehingga kota itu tetap berkembang mengikuti jaman dan waktu karena tidak ada satupun penduduk RiXtopia yang berniat untuk mengungsi keluar kota.
    Pertanyaannya adalah, bagaimana cara para RiXtopian itu bertahan hidup dari serangan-serangan makhluk dari dimensi dan waktu itu? Ternyata para RiXtopian juga tidak kalah absurd dengan kota tempat tinggal mereka. Para RiXtopian punya hubungan 'batin' dengan dimensi lain, ke sebuah tempat bernama "The Realm of RiXallura"... sebuah tempat yang ditinggali oleh para 'manusia' yang tidak seperti manusia yang berpenampilan seperti manusia normal walaupun agak abnormal.

    The Realm of RiXallura, adalah sebuah tempat nun jauh di sana... yang memiliki hubungan erat dengan RiXtopia sejak lama, lebih tepatnya sejak RiXtopia mengalami kerusakan dimensi. Lalu, apa yang membuat para RiXtopian terbantu dari hubungan mereka dengan RiXallura ini? Akan segera saya jelaskan.

    Para 'manusia' dari RiXallura itu disebut "Allurian". Jangan lupa, ALLURIAN!
    Seorang Allurian memiliki kekuatan yang berbeda satu sama lain. Misalnya, Allurian ABC memiliki kekuatan Ayam, jadi dia memiliki hampir semua kelebihan ayam seperti bangun pagi, berkokok, dan lain sebagainya. Allurian XYZ memiliki kekuatan burung beo, jadi dia bisa... misalnya mengikuti kata-kata orang lain, mengulang kata-kata orang lain, membeo kata-kata orang lain dan lain sebagainya.

    Oh? Ga guna ya? Mungkin itu Allurian tingkat rendah. Ada yang punya kekuatan benda atau unsur pembentuk bumi. Seperti... misalnya Allurian OMG memiliki kekuatan pensil, jadi dia bisa menulis dan bisa patah kemudian menyerut dirinya sendiri. ...sepertinya menyeramkan, bayangkan teman anda menyerut jarinya sendiri tiap hari.

    Pokoknya, setelah bertahun-tahun RiXtopian hidup bersama ketidakstabilan dimensi ini, mereka tetap merasa damai tuh. Ini karena mereka selalu dilindungi oleh seorang Allurian. Memang... kadang-kadang ada korban juga... karena sebuah keluarga dengan Ayah Ibu dan anak... hanya bisa memanggil satu Allurian untuk menjaga keluarga mereka.

    ==============

    Cukup jelas? Sejauh ini yang sudah saya jelaskan adalah:
    1. RiXtopia, sebuah kota kecil yang absurd... dimensinya rusak dan kacau sehingga bisa kemasukan makhluk dan monster asing di waktu-waktu yang terduga maupun tak terduga.
    2. RiXtopian, penduduknya yang 'damai'... bertahan hidup dengan tentram di bawah perlindungan seorang Allurian.
    3. RiXallura, sebuah tempat nun jauh di sana yang terhubung secara batin dengan RiXtopia. Memiliki hubungan sejak lama dengan sebab yang belum diketahui
    4. Allurian, penduduk RiXallura... yang datang ke RiXtopia karena dipanggil oleh sebuah keluarga tertentu.


    ==============

    Ini hanya sebuah 'introduction' untuk membuka jalan bagi cerita absurd yang saya sendiri belum mengerti akan saya apakan. Ceritanya tentang apa? Mungkin saya bisa bilang cerita ini akan menceritakan se-dua-tiga-empat atau lebih... kehidupan tokoh yang ada di dalam ke-absurd-an ini. Temanya apa? Err... nanti kita lihat saja.
    Last edited by RiXtopia; 11-11-08 at 19:15.
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  2. Hot Ad
  3. #2
    Ilyasviel's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    100
    Points
    114.40
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Man, that was hilarious!!

    Lots of absurdities that made me ROFL-ing AThatM

    Nice, can't wait for the continuation of this absurd-nonsense-confusing-story!!
    Last edited by Ilyasviel; 29-10-08 at 21:20.

  4. #3
    RG21's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    変身!
    Posts
    257
    Points
    288.50
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    benar2...... absurd

  5. #4
    BaronTrance's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    -
    Posts
    1,685
    Points
    5,896.05
    Thanks: 127 / 63 / 37

    Default

    ...
    sial sekali klo suatu keluarga mendapat dari perlindungan Allurian yang memang absurd tapi terabsurd dari segala yang absurd d kota yang absurd...

    benar2 absurd... (idem ma yang atas2)...

    siput metal pun juga absurd..

    I to Patchy

    Quote Originally Posted by -[nVc]-Kairxa View Post
    itu desktop apa sawah?
    ladang pak~!

    ---b.l.e.d.a.r.---

  6. #5
    -CraZy-KiLt's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Jakarta aj d..
    Posts
    46
    Points
    50.60
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Wew..org strez bkin crita strez..aowkaowk..
    it is.....a really absurd story just like u said..oakwoakwawko..

    Ditunggu klanjutan ny ric..^^

  7. #6
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    serba rix.. dan serba aneh
    tp klo yg buat kaw mah bisa disulap jd yg lebih aneh xD
    ga sabar nih

  8. #7
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Absurd 01


    1. When the absurdity began

    TUNGGU SEBENTAR!

    Hai, selamat pagi/siang/malam, kembali lagi bersama saya. Sepertinya saya masih harus ada di dalam cerita ini, keberadaan saya sangatlah penting, jadi mohon maklumi interupsi saya di cerita ini, bahkan setelah cerita sudah mulai ditulis seperti ini. Anda boleh menyebut saya... Mister Trusty Narrator

    Shuuno Tsubaki

    Hair Color: Black
    Iris Color: Brown
    Anak laki-laki ini bernama Shuuno Tsubaki. Biasanya dipanggil "Shun" oleh orang-orang yang mengenalnya. Berumur 16 tahun, sekolah menengah atas tingkat pertama, alias SMA 1 di tempat anda. Nama sekolahnya: Wingless Angel High. Sekolah biasa-biasa saja yang dikenal dengan nama pendek SMA WAH.

    Red Sun

    Hair Color: Dark Orange
    Iris Color: Orange
    Allurian Power: Unknown
    Female Allurian berumur 16 tahun, bernama Red Sun - cukup aneh, lebih sering dipanggil Retto. Diperlakukan seperti anak sendiri oleh orang tua Shun, disekolahkan juga di tempat yang sama dengan Shun. Pertama kali Retto dipanggil ke RiXtopia oleh ayah Shun saat masih berumur 6 tahun, karena seorang Allurian dianggap sudah dewasa dan boleh keluar dari dunianya setelah melewati umur 5 tahun.

    Masih ada tokoh lain yang ingin saya perkenalkan panjang lebar, tapi sepertinya saya sudah ditarik oleh penulis, sepertinya dia cukup kesal walaupun wajahnya menunjukkan 'terima kasih sudah memperkenalkan 2 orang itu'. Ya mungkin karena saya memotong ketikannya di atas itu.

    RiX777: "Good sir, please take your leave immediately -___- "

    Oke, saatnya saya mundur. Mister Trusty Narrator, undur diri. ...sementara.


    1. When the absurdity began... again

    This is Shuuno Tsubaki speaking

    Namaku Shuuno Tsubaki, Shun saja cukup... Err, sepertinya kalian sudah mengenalku ya? ...never mind.
    Ini tahun ketiga ADB. After Dimensional Break. Tentu saja bukan kerusakan dimensi RiXtopia yang dimaksud, hahaha... dimensi kota ini sudah hancur sejak lama. Yang dimaksud tentu saja... J-City, ibukota negara ini... yang selalu 'superdamai' dan normal itu sepertinya mengikuti jejak kota ini yang 'damai'.

    Retto: "Shun! Tinggal 15 menit! Cepat pakai sepatumu!!"

    Itu Red Sun, Retto... Allurian yang dipanggil oleh ayahku, Retto muncul di hidupku yang tentram ini saat aku masih berumur 6 tahun, dan dia juga masih berumur 6 tahun saat itu. Seperti apakah dia? Euh, andaikan dia sedikit feminim, aku pasti sudah jatuh cinta padanya.

    Retto: "Arghh... aku duluan! Aku tidak mau dihukum lagi seperti kemarin! Ciao! Paman - Bibi aku pergi!" << berlari keluar rumah

    Shun: "H-Hei! Tunggu! Ayah, ibu, aku pergi dulu!"

    Ibu: "Hati-hati di jalan ^^"

    Ayah: "Ya, cepatlah"


    Kita buru-buru ke mana? Ke sekolah! Ini jam 7 kurang 15 menit, pagi hari tentunya. Kalau kalian bingung periode sekolah ku sekarang, hmm... kami di sini masih di sekitar... 1 bulan sejak sekolah dimulai. Jarak dari rumah ke sekolah adalah sekitar 20 menit berjalan kaki.

    ...

    *bel sekolah berbunyi*

    Shun: "Haha! Tepat waktu!" << masuk kelas

    Retto: "Nyo... kelelahan berlari di tengah jalan dan kugendong sampai ke gerbang sekolah" << berlalu dan duduk di tempat duduknya yang terletak di sebelah tempat duduk Shun

    Shun: "Egh! Tidak perlu keras-keras"

    "Keras-keras juga tidak apa Shun! Sudah biasa! Gyahahaha"

    *diiringi tawa satu kelas*

    Shun: "Grr..." << muka merah padam, menatap tajam ke Retto

    Retto: "Nyo?" << Retto kadang-kadang mengganti kata 'ya' menjadi 'nyo'

    Shun: "Lihat! Mereka semua menertawakanku karena perbuatan-..." << ucapannya terhenti saat pandangannya mendarat di seorang murid perempuan yang juga tertawa kecil di ujung kelas

    Retto: "Hm?" << melihat ke arah pandang Shun

    ...

    Shun: "Ah... Ammie... cantik sekali" << *blushing* terpesona

    Retto: "...kau suka liat cewe tertawa ya? Aku juga bisa"

    Shun: "..." << masih terkagum-kagum, apalagi Ammie tersenyum ke arah Shun saat menyadari dirinya sedang dilihat Shun

    Retto: "..." << wajah jengkel

    ...guru jam pelajaran pertama - masuk kelas

    "Selamat pagi anak-anak"

    "Selamat pagi Pak!"

    Shun: "...ah (rupanya begini rasanya ikut jam pelajaran pertama)"

    ...tiba-tiba

    *BWOOOOOOONG* << suara mendengung yang sangat keras, terdengar dari luar jendela kelas

    Penjaga sekolah: "Sebuah monster berbentuk Zeppelin besar sedang terbang menuju ke gedung sekolah ini, tampaknya sebentar lagi akan menabrak!!"

    Pak Guru: "Ah, tampaknya pelajaran hari ini cukup sampai di sini saja"

    Shun: "...(kita belum mulai pelajaran apapun )"

    Pak Guru: "Kita lanjutkan lagi di pertemuan berikutnya"

    "Terima kasih pak!"

    Pak Guru: "Cepatlah, lantai dua ini akan tertabrak duluan ^^ "

    "Baik pak!"

    ...murid-murid berhamburan keluar kelas, tidak panik dan cukup gesit

    Shun: "...kapan terakhir kali sekolah ini diserang mosnter nyasar?" << berjalan di belakang Retto, mengantri keluar kelas

    Retto: "Jangan banyak tanya, cepat lari, sebentar lagi pesawat gila itu akan menabrak"

    *brugh* << suara sesuatu terjatuh - di belakang Shun

    Ammie: "A-Aduh..." << rupanya Ammie, terjatuh karena menginjak tali tasnya sendiri

    Shun: "Ammie?! Kau tidak apa?" << menghampiri Ammie

    Ammie: "Kakiku..."

    Shun: "Terkilir? Bisa berdiri? (ceroboh seperti biasa, tapi tetap cantik )" << membantu Ammie berdiri

    Ammie: "Shun..."
    Shun: "Ya?"
    Ammie: "Aku..."
    Shun: "..."
    tampak mesra

    Retto: "Ini bukan saatnya!! Bodoh!" << emosinya cepat naik, apalagi melihat mesra-mesraan itu

    Shun: "Kaki Ammie terkilir, kita tidak bisa meninggalkannya di sini!"

    Retto: "Dan mati bersama ditabrak monster itu?! Itu lebih baik?"

    Ammie: "..." << ketakutan melihat Retto yang super galak

    ...*BWOOOOOONG* << sudah tepat di atas halaman sekolah, besarnya saja bisa menutupi seluruh halaman, artinya... ukuran zeppelin ini cukup untuk menghancurkan gedung sekolah dan meliburkan murid dan staffnya untuk beberapa lama

    Shun: "Retto... hentikan zeppelin itu..."

    Retto: "Hmph" << berbalik, keluar kelas, berlari ke arah pembatas di tepi koridor

    *DESH!* << Retto, memanjat pembatas, melompat dan melayang ke arah zeppelin besar itu

    Zeppelin: "Oh? Oh? HAHAHAHAHA, seekor Allurian kecil yang manis... ingin menahanku?! Sudah banyak gedung di dunia-dunia lain yang kuhancurkan! Gedung sekolah ini adalah yang berikutnya, kau yang hanya sebesar manu-"

    Retto: "Perjalananmu sampai di sini saja!" << mengepalkan tangan kanannya

    Zeppelin: "Eh? Mau menantang?! HAHAHA... seluruh tubuhku terbuat dari timah!! Tinjumu tidak akan bisa memberikan kerusakan apapun!! Menghancurkanku?! Jangan mimpi!! HAHAHAHA" << memepercepat lajunya, siap menghancurkan Retto sekaligus gedung sekolahnya

    Retto: "ORYAAAAA...." << melayangkan tinjunya

    *whups!*

    ...

    *JDHUMMMMMMMMMMM!!!!!* << tinju Retto mendarat di ujung depan mulut zeppelin itu

    ...

    *wuuuuuuuuuuuuush* << Zeppelin itu tidak hancur! Tapi terlempar jauh sekali sampai hilang dari pandangan

    Zeppelin: "Nooooooooooooooo....." << teriakan yang terdengar sebelum benar-benar hilang dari pandangan

    Retto: "..." << masih di udara, siap-siap mendarat

    "Whoaa" << murid-murid laki-laki yang di halaman sekolah, melihat ke atas

    Shun: "Hei!!! Kalian lihat ke mana?!" << menunjuk-nunjuk dengan marah anak-anak yang sedang menikmati pemandangan di atas mereka

    Ammie: "Shun... sangat memperhatikan Retto ya? Baik sekali"

    Shun: "A-Ah... I-Iya..." << *blushing* lagi

    *tep!* << mendarat di halaman sekolah dan langsung menoleh ke arah Shun dan Ammie yang masih ada di lantai dua

    Retto: "..." << menyimak Shun dan Ammie, tidak mempedulikan murid-murid lain yang masih terkagum-kagum pada pukulan dahsyatnya

    ...

    Ammie: "Shun... terima kasih telah menolongku"
    Shun: "Tidak, berterima kasihlah pada kecantikanmu, aku siap mengorbankan diriku"
    Ammie: "Ah..."
    Shun: "Ammie..."

    ...

    Murid 1: "Ah... tidak! Sebentar lagi ada bencana"
    Murid 2: "Cepat kita pergi dari sini"
    Murid 3: "Sebelum zeppelin itu kembali lagi?"
    Murid 1: "Bukan!"

    ...

    Retto: "OBJECTION!!!" << berteriak dan menunjuk ke arah Shun dengan jari telunjuk tangan kanannya!
    credits to: Ace Attorney's Sound Bites

    Shun: "?!"
    Ammie: "..."

    Retto: "Apa maksudmu?! Aku yang membereskan monster pesawat itu! Yang kau lakukan hanya bermesraan dengan Ammie!!"

    Shun: "Aku kan hanya bilang aku siap mengorbankan diriku! Ada yang salah?!"

    Retto: "Baik! Terserah! Aku tidak peduli kalau pesawat gila itu kembali lagi!"

    Shun: "Tenang saja! Aku yang akan membereskannya! Aku akan melindungi Ammie!"

    Ammie: "Shun..." << menatap Shun dengan penuh rasa kagum

    *BWOOOOOOOONG*

    Zeppelin: "Aku tidak terimaaaaaaaa" << sepertinya kembali lagi, sudah terlihat dari jarak yang masih cukup jauh

    Retto: "..."
    Shun: "Retto!" << memanggil Retto dengan nada yang cukup menyesal
    Ammie: "Shun!" << meraih dan memeluk lengan Shun

    Retto: "Ada apa?" << nyengir

    Shun: "Itu... zeppelin itu... tolong..."

    Retto: "Apa untungnya untukku?" << membelakangi Shun, berjalan ke arah gerbang sekolah, mau keluar

    *BWOOOOOONG*

    Zeppelin: "HAAAAAAAAAAAA" << sudah dekat

    Shun: "T-Tunggu!! Retto! Aku akan belikan satu ROM NDX original terbaru untukmu!"

    Retto: "Kalau 5 biji, aku setuju..." << berhenti sebentar

    Shun: "Dua deh!" << nawar

    Retto: "Good luck..." << jalan lagi

    Shun: "Tiga! Bagaimana?" << wew, pasar

    Retto: "Ciao..."

    *BWOOOOOONG*

    Zeppelin: "MATI KALIAN SEMUA!!"

    Shun: "Baik! Retto!! Lima! Aku terima tawaranmu!! Hix..." << T___T

    Retto: "Deal!" << bersiap melompat tinggi ke arah Zeppelin ******* itu

    *DESH!!* << lompat...

    Zeppelin: "KAMU LAGI?!"

    Retto: "FOR THE ROMS!! OrYAAAAA!!" << berputar dan menendang dengan kaki kanan

    *JDHUUUUUUMMMMMMMMM!!!*

    *wuuuuuuuuuuuuuuuuusssss* << kali ini terpental lebih kencang

    Zeppelin: "Nooooooooooooooooooooo...."

    ...

    ... *tep!* << Retto, mendarat

    Retto: "Hehehe, Shun!! Janjimu seka-... Ack!!" << kaget melihat dua orang yang masih di lantai dua itu

    Ammie: "Terima kasih Shun, kau rela mengorbankan uangmu untuk diriku..."
    Shun: "Apapun untukmu... Ammie"
    Ammie: "Shun..."
    Shun: "Ya?"
    tampak mesra

    Retto: "..."
    tampak bodoh


    =====================
    Hai, kembali lagi... Mister Trusty Narrator time!

    RiX777: "Ini gw di kelas, jangan kelamaan"

    Tenang mister author, saya hanya sebentar =D
    Saya mau lihat Ammie yang katanya Shun - cantik, kenapa mister author tidak menggambar Ammie?

    RiX777: "Jujur saya lupa"

    Sepertinya mister author berbohong, ada alasan lain kan? Anyway, selain Shun dan Retto yang sudah muncul barusan... sebenarnya di bagian ini masih ada dua tokoh penting lagi yang akan muncul, itulah kenapa... saya harus segera memotong mister author lagi!


    Melville Edreal

    Hair Color: Black
    Iris Color: Grey
    Namanya Melville Edreal, kalau sulit dibaca, kita akan memanggilnya Mel. Oke, orang ini memiliki wajah yang sama persis dengan Shun, sampai gaya rambut juga sama, mereka tampak seperti kembar identik. Hubungan darah? Sepertinya tidak. Shun adalah anak tunggal. Shun dan Mel pun belum pernah bertemu. Mel berumur 17 tahun, setahun lebih tua dari Shun.
    Hebatnya, Mel tidak bersekolah lagi, dia adalah seorang jenius yang tak terkalahkan. Mel bahkan sudah bekerja, ya... dia bekerja di RDF - RiXtopia Defence Force. Bukan sebagai tentara tentunya, hanya sebagai detektif yang bertugas meneliti kekuatan Allurian dan kelemahan monster-monster yang belum dikalahkan dan bersembunyi di suatu tempat. Kedua orang tua Mel meninggal akibat... sesuatu... di saat Mel masih berumur 11 tahun, meninggalkan sebuah mansion besar untuk dirinya sendiri. Keluarga kaya.

    Mika Minamoto

    Hair Color: Black with Dark Green Highlight
    Iris Color: Dark Green
    Allurian Power: Katana
    Namanya Mika Minamoto. Female Allurian pelindung the Edreal Family, berumur 15 tahun, pertama kali dipanggil ke RiXtopia saat berumur 9 tahun. Selalu mengenakan kostum maid selama berada di Edreal Mansion. Tidak seperti Red Sun yang diperlakukan seperti keluarga sendiri, hubungan Mika dengan Melville adalah hubungan normal servant and master. Mika yang selalu disiplin pada pekerjaan mengurus mansionnya ini, tidak pernah menunjukkan ekspresi diri individunya. Baginya, hidupnya hanya untuk melindungi sisa keluarga Edreal. Tidak ada hal lain yang dipikirkannya.

    Sepertinya, cukup dulu sampai di sini. Saya kembalikan pada mister author...
    =====================


    1½ When the absurdity began... again... again

    This is Melville Edreal speaking

    Name... Melville Edreal. Mel is enough. Aku bekerja di RDF, tahukah kalian bahwa kota ini tidak punya badan keamanan seperti polisi? Ya, aku saja belum pernah lihat polisi secara langsung, aku hanya pernah lihat mereka di TV. Ini bukan berarti RiXtopia sudah bebas dari kriminal secara alami, RDF yang mengurus permasalahan Allurian dan Monster nyasar yang berbahaya - juga memiliki tugas untuk menjaga keamanan dan mengakkan hukum.
    Yang jelas, badan hukum di RiXtopia sangat lain daripada yang aneh. Pengaruh RDF juga sangat besar, seorang detektif penyelidik monster penjelajah seperti diriku saja punya otoritas yang tinggi.

    Mika: "Meru-sama..." << Mika selalu memanggil Melville dengan sebutan seperti ini

    Mel: "Ya?"

    Mika: "Ini sudah jam setengah tujuh malam, sebentar lagi waktunya makan malam"

    Mel: "Ya, aku tau" << duduk di ruang tamu, masih konsentrasi di depan laptopnya

    Mika: "..." << berbalik kembali ke dapur


    ...

    Tadi pagi... 'seekor' monster pesawat... datang menyarang ke Wingless Angel High. Monster pesawat itu sepertinya... dari foto ini, ini adalah Zeppelin yang berasal dari awal tahun 1900-an. Laporannya adalah, seorang Allurian yang sama, memukul mundur monster ini dua kali tanpa menghancurkannya. Allurian ini... pasti sangat kuat.

    Mel: "Mika, aku keluar sebentar, ada yang ingin kuperiksa di sekitar Wingless Angel High"

    Mika: "...Meru-sama, ini sudah malam. Aku akan ikut untuk memastikan keselamatanmu"

    Mel: "Tidak Mika. Kau tetap di sini. Aku hanya sebentar, tidak perlu cemas" << berjalan keluar mansion

    Mika: "...baik" << agak keberatan, tapi menurut


    ...

    This is Shuuno Tsubaki speaking

    ...

    Ini sangat luar biasa, ayah dan ibu tidak ada di rumah dan meninggalkan pesan: "Ayah dan ibu ada urusan mendadak dan tidak akan ada di rumah untuk beberapa hari, kalian berdua jaga diri yang baik, maaf tidak memberi tahu kalian lebih awal. Ini sangat mendadak =D"

    Shun: "Mereka! Meninggalkan kita berdua di rumah ini sendirian?!"

    Retto: "Hmph, bukannya seharusnya kau senang?" << nyengir nyindir

    Shun: "Itu kalau sama seorang perempuan" << datar

    Retto: "Apa maksudmu?!"

    Shun: "Ah, aku mengerti! Ayah ibu meninggalkan kita sendiri karena mereka juga berpikiran sama denganku! Selama bukan laki-laki dan perempuan yang ditinggal sendiri, tidak akan terjadi apa-apa!"

    Retto: "K-Kau..."

    Shun: "Hmp...apa?" << menahan tawa

    Retto: "Kau... perlu bukti kalau aku perempuan?" << mendekat ke Shun

    Shun: "H-Hah...? R-Ret...to...?" << wajahnya terasa panas tiba-tiba

    Retto: "Shun... aku..." << menaruh kedua tangannya di atas bahu Shun dengan wajah yang... agak...

    Shun: "...y-ya?"

    Retto: "...aku..." << wajahnya mendekat ke wajah Shun

    Shun: "......" << sepertinya siap menerima apa yang terjadi berikutnya dengan senang hati

    ...

    Retto: "Aku... kesal..."

    Shun: "E-Eh...?!"

    *gyuuuuut* << Retto meremas kedua bahu Shun

    Shun: "Gyaaaaaaaaaaaa" << melepas paksa tangan Retto dan melompat mundur sambil memegangi bahunya yang kesakitan

    Retto: "Gyahahaha... ahahahaha" << tertawa terpingkal-pingkal

    Shun: "Brengsek... hix..." << merasa tertipu, memang tertipu

    ...

    Retto: "Ngomong-ngomong... janjimu mana? Kapan kau mau beli?"

    Shun: "Hmph, aku sudah pesan dari Gogo, sekarang aku mau ke sana dan mengambil ROMnya (daripada diam di sini bersama makhluk mengerikan ini)"

    Retto: "Sip! Jangan lama-lama, rumah Gogo kan dekat, jadi... 15 menit lagi kau sudah harus kembali lagi!"

    Shun: "Hei, aku manusia normal!" << sambil berjalan keluar rumah

    ...

    ...


    Melville Edreal


    Ini tempat kejadian tadi pagi. Tidak ada suatu halpun yang penting di sini... sepertinya pertarungan Allurian dan Zeppelin itu benar-benar hanya berlangsung singkat. Tidak ada sisa atau bekas apapun yang bisa dijadikan petunjuk, ...lebih baik aku kembali sekarang.

    ...berjalan pulang, 5 menit kemudian. Melihat Shun dari kejauhan!

    Mel: "(Hm? Orang itu... jam segini... berjalan sendirian tanpa dijaga oleh seorang Allurian?! Dia mau mati?)" << orang memang susah menilai diri sendiri

    ...berjalan ke arah Shun

    Mel: "Hei kau!" << mempercepat langkahnya

    Shun: "He? A-Aku?" << kaget, sedang memeriksa jumlah ROM yang sudah dibelinya di kantung plastik

    *Bet! Bet!* << tiba-tiba ada sesuatu yang terbang, dan tampaknya terbang mendekat ke arah Shun

    Mel: "Gargoyle!!"

    Shun: "G-Gargoyle?!"

    *bret!* << Gargoyle itu merampas kantong plastik berisi ROM yang dibeli Shun dan langsung terbang menjauh!

    Shun: "Hei! Brengsek! Kembalikan itu!!" << berlari mengejar ke taman bermain umum

    Mel: "...?! (orang ini gila ya?!)" << mengeluarkan HP nya dan langsung menelepon ke... mansionnya

    ...

    ...*trek!* << teleponnya diangkat

    Mel: "...Mika!"

    *Mika: "Ya"*

    Mel: "Seekor Gargoyle di taman bermain-"

    *BUGH!!* << ada yang menghantam kepala Mel dari belakang hingga terjatuh

    *prak!* << HPnya terjatuh

    *Mika: "...!! Meru-sama!"*

    *krashh!!* << diinjak oleh sosok yang menghantam Mel itu

    Gargoyle: "Grahahaha... manusia memang sangat lemah, tapi kalian cukup bodoh untuk berkeliaran sendirian tanpa pelindung!"

    Mel: "S-Sial... dua ekor?! Ugh..." << pandangannya mulai buyar dan tidak fokus

    *brugh* << tak sadarkan diri alias pingsan

    Gargoyle: "Hah? Sudah? Serius? Ini nih, tokoh penting dalam cerita?! Hei, mister narrator! Apaan nih?!"

    =====================
    It's Mister Trusty Narrator to you, jangan dikurang-kurangi!

    RiX777: "Tolong, jangan menginterupsi cerita"

    Dia memanggilku!

    RiX777: "Red Sun ada di dekat sini, cepatlah mundur sebelum kau dijajah olehnya"

    A-Ah... M-Maaf... aku segera mundur
    =====================

    ...

    Retto: "Hoi! Apa yang kau lakukan pada Shun?!" << muncul tiba-tiba! Dan mengira Mel yang terjatuh tak sadarkan diri itu sebagai Shun!

    Gargoyle: "Haa! Sepertinya Allurian ini penjaganya!"

    Retto: "Ada kalimat terakhir sebelum kuhancurkan jadi abu? Tuan Gargoyle?" *kretek kretek* << melemaskan jari-jari tangannya

    Gargoyle: "HaHahahaha!! Bercanda!! Aku bukan Gargoyle sembarangan!! Hei! Pak penulis! Perbaiki namaku!"

    Retto: "...ha?"

    Gargoyle: "Namaku yang sebenarnya adalah..."

    ...

    EXTREMELY STRONG GARGOYLE - VERY HARD!!!
    HP: 1000/1000
    MP: 100/100
    ...

    ...

    Retto: "...very... hard...?"

    E.S. Gargoyle - VH: "Ya! Itu DIFFICULTY-nya! Very Hard! Kau dalam kesulitan, nona Allurian... hehehehe"

    Retto: "Aha... jadi begitu kau kukalahkan... akan ada secret gallery yang ter-unlock?!" << tersenyum semangat

    E.S. Gargoyle - VH: "Bwahahahaha...!!"

    Retto: "Kita mulai!" << melesat ke arah Gargoyle itu

    *wush! jleb bugh jdug!* << cepat sekali! 2 pukulan dan 1 tendangan ke perut, dada, dan kepala Gargoyle itu!

    ===900 damage inflicted to E.S. Gargoyle - VH!===

    E.S. Gargoyle - VH: "Ohok!! Ohok!! T-Tidak mungkin!!" << matanya melotot terkejut tidak percaya

    *bwess!! wush!* << Gargoyle itu berusaha mencakar Retto dengan cakarnya yang tajam, tapi Retto masih sempat melompat mundur untuk menghindar

    Retto: "Very Hard?? Kyahaha... lebih cocok disebut dengan Very Hentai!! Lihat wajah mesum-mu itu di cermin, gyahahaha..." << tertawa terus, mengejek dan merendahkan sang Gargoyle

    E.S. Gargoyle - VH: "B-Brengsek! Hmph! Uhuk! Uhuk!"

    Retto: "Ayo kita lanjutkan!"

    E.S. Gargoyle - VH: "Tunggu! Hehehehe..."

    Retto: "Nyo?"

    E.S. Gargoyle - VH: "Aku belum serius! ...hahaha, sekarang... akan kutunjukkan kekuatanku yang sebenarnya!!"

    Retto: "Aahahaha, silahkan!"

    E.S. Gargoyle - VH: "Kau terlalu percaya diri!"

    ...

    *zuing! zuing! GRRRRT GRRRRT KRRRRRK KRRRRK!* << seluruh tubuh Gargoyle itu mengeras, tampak seperti tugu Gargoyle yang sangat kokoh!

    ...

    E.S. Gargoyle - VH: "Lihat! Sekarang pukulan dan tendanganmu tidak akan ada efeknya bagiku sama sekali! Hahahaha"

    *tep! tep!* << Retto, melangkah mendekat

    Retto: "Benarkah? Aku coba ya..." << tersenyum manis

    E.S. Gargoyle - VH: "Heh?"

    Retto: "Heaaaaaaaa.....!!!!" << sekuat tenaga, melayangkan tangan kanannya ke tubuh Gargoyle itu

    E.S. Gargoyle - VH: "O-Ow..."

    ...

    *DHUARRRRRRRRR*

    *prk! prk! grtk!* << pecah berkeping-keping jadi batu-batuan kecil

    ...

    *plok! plok!* << Retto, membersihkan tangannya sendiri dan mendekati Mel yang masih dikira Shun

    ...

    Shuuno Tsubaki

    ...

    Shun: "Hoi! Makhluk sampah! Turun dan hadapi aku kalau berani! Kembalikan barang-barangku!" << kalau masalah uang, kadang-kadang manusia bisa jadi *****

    Gargoyle: "Makhluk sampah???" << menghentikan terbangnya dan mendarat di dekat Shun

    *grep!! brugh* << mencekik Shun dan menahannya ke sebatang pohon

    Shun: "Urk!" << kesakitan

    Gargoyle: "Siapa yang sampah?! Aku hanya ingin meminta makananmu! Aku lapar!"

    Shun: "Gh! Itu bukan... makanan! Bodoh!" << berusaha melepaskan cengkraman Gargoyle itu

    Gargoyle: "Kau benar-benar minta mati!"

    *wush!!* << tubuh Shun dilempar ke pohon yang lain

    Shun: "Whoaa!!"

    *BRUGH!! srakk* << nasibnya sama dengan Mel

    Mika: "Meru-sama!" << hey! Allurian pelindung keluarga Edreal yang masih membawa sepucuk sapu di tangannya! Datang sesuai dengan petunjuk akhir yang diberikan! Taman bermain... sekarang, semua jadi tertukar

    Gargoyle: "...hooo, kau... tampaknya lebih kuat dan bisa bertarung, pakaianmu imut juga, hehehehe" << menyimak kostum maid yang selalu dikenakan Mika

    Mika: "Gargoyle..." << melihat ke arah Gargoyle

    Gargoyle: "...ck ck ck. Jangan salah sangka... namaku adalah..."

    EXTREMELY STRONG GARGOYLE - VERY VERY HARD!!!
    HP: 3000/2000
    MP: 200/200

    Mika: "...jumlah HP-nya...."

    E.S. Gargoyle - VVH: "...Ah! Kau menyadarinya! Itu Bug! Bug saat pembuatan! Jangan dipikirkan! HAHAHAHAHA"

    Mika: "..." << merendahkan posisi tubuhnya, mengambil posisi bertarung layaknya samurai jaman feudal, sapunya disiapkan layaknya katana!

    E.S. Gargoyle - VVH: "...hoh? Sudah kuduga kau punya ilmu bela diri, tapi memangnya kau mau apa dengan sapu itu? HahaHAHAHA"

    *desh!* << Mika, melesat maju

    *ZWATS! ZWATS!* << dua tebasan pedang!!

    *jross! jrosss!* << wogh! Gargoyle punya darah!

    1500 damage inflicted to E.S. Gargoyle - VVH!

    E.S. Gargoyle - VVH: "...ugahhh!! D-Darimana pedang itu?!"

    Mika: "..." << dengan tenang kembali bersiap menyerang, sapunya adalah pedang!

    E.S. Gargoyle - VVH: "I-Itu?! Ooooh, licik juga kau! Menyembunyikan pedangmu di dalam sapu itu!"

    Mika: "...semua benda yang cukup panjang, dapat kujadikan pedang... aku tidak licik"

    E.S. Gargoyle - VVH: "A-Ah... grrr"

    Mika: "...hmp" << merendahkan tubuhnya, siap menerjang lagi

    E.S. Gargoyle - VVH: "Graaaaa!!! Akan kutunjukkan wujud asliku!!" << berteriak! tampaknya, seperti saudaranya akan mengeraskan tubuhnya

    *desh!* << Mika, melesat untuk menyelesaikan musuhnya dengan cepat

    ...

    *TRAK!!*

    Mika: "...!!" << pedangnya terhenti

    E.S. Gargoyle - VVH: "HAHAHAHA... apa ini?! Kekuatanmu hanya segini?? Pedang bututmu itu tidak akan bisa menembus kulitku!! HRAHHH!"

    *ZRETTSS!!* << serangan cakar Gargoyle itu melukai lengan kiri Mika yang lengah

    Mika: "..gh!!" << lukanya cukup dalam, darah di lengan kirinya mengalir bebas

    ...

    Shun: "U-Ugh..." << tampaknya... hampir sadar

    Mika: "..(Meru-sama!)" << mendengar suara Shun

    *dep! dep! dep!* << Mika, berlari ke arah Shun yang dia kira adalah Melville yang dia cari

    E.S. Gargoyle - VVH: "Hei! Apa yang kau lakukan?! Pertarungan kita-"

    *dep! desh!! wushh!!* << Mika, cuek. Mengangkat Shun dan membawanya pergi, meninggalkan Gargoyle gagah itu sendirian

    E.S. Gargoyle - VVH: "-belum selesai..." << ooh, wujud batunya tidak bisa berjalan, kasian juga


    RiX777


    Last edited by RiXtopia; 06-11-08 at 22:23.
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  9. #8
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    delete
    Last edited by RiXtopia; 30-10-08 at 20:05.
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  10. #9
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Quote Originally Posted by Ilyasviel View Post
    Man, that was hilarious!!

    Lots of absurdities that made me ROFL-ing AThatM

    Nice, can't wait for the continuation of this absurd-nonsense-confusing-story!!
    Quote Originally Posted by RG21 View Post
    benar2...... absurd
    Quote Originally Posted by BaronTrance View Post
    ...
    sial sekali klo suatu keluarga mendapat dari perlindungan Allurian yang memang absurd tapi terabsurd dari segala yang absurd d kota yang absurd...

    benar2 absurd... (idem ma yang atas2)...

    siput metal pun juga absurd..
    Quote Originally Posted by -CraZy-KiLt View Post
    Wew..org strez bkin crita strez..aowkaowk..
    it is.....a really absurd story just like u said..oakwoakwawko..

    Ditunggu klanjutan ny ric..^^
    Sip! emank gw nonsense ama absurd, lagi stres, biar tamba stres

    Quote Originally Posted by ballinst View Post
    serba rix.. dan serba aneh
    tp klo yg buat kaw mah bisa disulap jd yg lebih aneh xD
    ga sabar nih
    Haha, maklum lagi absurd, semua bisa jadi tamba aneh

    Nyo, sampe ga sadar gw ngedobel post, jadi ya comment replies gw taro di post ini aja deh, sial gara2 lag
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  11. #10
    Ilyasviel's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    100
    Points
    114.40
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Buset, asli ROFL itu cerita

    ngakak... awokawkoawkoawkokawo...

    Ini... action, sedikit komedi (of course, whadd'ya expect?)... simply hilarious!!

    Hmm... Retto, maniak NDX... FOR THE ROMS!!!111oneone!!!

    Gile, ga sabar buat nunggu cerita berikut, pengen ngakak lage

  12. #11
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    beda beda 180 derajat sama fireling, wakawkwkaw
    ada selingan2 segala, dan.. dan..
    bermacem2 keanehan yang.. mgkn jd pertanda penulis lg stres
    btw itu yg buat gambar u sendiri? nice pic eh

  13. #12
    Barreon's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    now-here
    Posts
    56
    Points
    60.80
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    ceritanya agak2 epic ya. (apalagi bugnya Gargoyle VVH) benar2 EPIC (serta tak lupa, absurd)...

    nice, haha.

    penasaran nantinya bagaimana tu bertukar majikan secara tidak sengaja.

    keep up this nice (absurd) series....
    http://www.indogamers.com/signaturepics/sigpic126040_1.gif
    I'm not an *****!(?)

  14. #13
    RiXtopia's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Western Jakarta Former ID: ∙ ∙ ∙ RiX777
    Posts
    1,736
    Points
    7,206.21
    Thanks: 219 / 769 / 291

    Default

    Absurd 02

    Hai, ini Mister Trusty Narrator! Mister author akan bicara dulu...
    Spoiler untuk replies :
    @ Ilya-chan,
    Haha, betul dia maniak NDX(S), maen mulu kalo sempet maen! Hei, jangan ngarepin ngakak mulu loh, gw ga janji cerita ini ngelawak. Ini kan murni cerita orang stres, jadi gaya ceritanya ga bakal konsisten (kayaknya).

    @ ballinst,
    ya, selingan ini biar lebih ga kaku. Daripada gw tamba stres nulisnya, nyahaha.
    Mister Trusty Narrator juga sangat membantu di sini, dia bisa masuk kapan aja kalo diperlukan, tapi kadang2 emank ngeganggu walopun orangnya bae.
    Yup, itu gambar gw... thanks =D

    @ Barreon,
    EPIC! Hahahaha...
    Sip, ini akan segera diperlihatkan kejadian tukar majikan!
    Thanks 4 the support =D

    Okay, mister author harus saya potong dulu

    RiX777: "Anda pikir anda siapa?"

    Saya... siapa ya? Anyway... kita mulai sekarang...

    2. Lord Exchange (?)

    =====================
    Shuuno Tsubaki - 10 years in the past
    Tsubaki's Residence


    Hari ini hari Minggu. Ayah bilang, hari ini dia akan memanggil seorang Allurian. Sejak ayah dan ibu menikah, mereka belum pernah memanggil seorang Allurian-pun.
    Allurian dari keluarga ayah dibawa pergi oleh kakak ayah, sedangkan Allurian dari keluarga ibu juga bernasib sama. Jadi, ayah dan ibu harus langsung memanggil Allurian baru.

    Namun ayah percaya pada kabar-kabar burung yang mengatakan bahwa... semakin lama sebuah keluarga bertahan hidup tanpa perlindungan Allurian, maka semakin kuat Allurian yang akan muncul saat dipanggil. Karena itulah, ayah bersikeras bertahan tanpa perlindungan Allurian sampai saat ini, saat umurku sudah mencapai 6 tahun, hehe... tahun depan, aku sudah masuk SD!

    Ayah: "Shun, ayo kemari... segera kita mulai"
    Ibu: "Buat lingkaran..."

    Shun dan kedua orang tuanya, bergandengan, membentuk satu lingkaran kecil di pekarangan rumah

    Shun: "...wah, mataharinya merah ya"

    Ayah: "Oh... itu, sebentar lagi akan terbenam"

    Ibu: "Warna merah seperti itu, agak jarang loh..."

    ...

    diam sebentar

    ...

    Shun: "...seperti apa ya... Allurian yang akan muncul?"

    Ayah: "..."
    Ibu: "..."
    keduanya menutup mata


    Sepertinya... ayah dan ibu sedang mengucapkan doa mereka, aku tidak tau apa yang mereka ucapkan... tapi... lebih baik aku menutup mata juga.
    =====================

    Shuuno Tsubaki - Present day
    Edreal Mansion - Melville's Room


    ...

    ...membuka matanya perlahan

    Shun: "..." << melihat ke langit-langit

    ...

    Shun: "...!!" << bangun! Hanya berubah ke posisi duduk

    ...celingak celinguk. Shun sedang berada di atas tempat tidur, jelas ini tempat tidur Mel

    Shun: "...di mana ini?!"

    ...*ada suara langkah kaki berlari, dari luar ruangan*

    Shun: "...a-ada orang... berlari ke sini? ugh..." << seluruh tubuhnya masih sakit, tidak bisa bergerak turun dari tempatnya dibaringkan

    *jgrek!* << pintu dibuka

    Mika: "Hh...hh... ah? Meru-sama?!" << sepertinya kelelahan habis berlari, dan sekarang kaget melihat 'Meru-sama' sudah bangun

    Shun: "...h-hah?"
    Meru-sama?
    Siapa kamu?
    Di mana aku?
    Di mana ROM ku? (empat pertanyaan itu hanya tertahan di tenggorokan Shun, tidak keluar sama sekali)

    Mika: "..." << mendekat ke samping tempat tidur

    *set* << berlutut dan membenamkan kepalanya di hadapan Shun

    Shun: "...ack!? A-Apa yang..."

    Mika: "...maafkan aku Meru-sama, aku terlambat datang menyelamatkanmu. Aku bahkan tidak berada di sampingmu saat kau sadarkan diri. Aku siap menerima hukuman apapun" << tidak mengangkat kepalanya sama sekali

    Shun: "...a...a..." << mulutnya terbuka lebar, namun tidak sepatah katapun yang keluar

    Mika: "..." << menunggu jawaban

    Shun: "...(d-dia Allurian yah? T-Tapi... i-ini berlebihan)"

    Mika: "..."

    Shun: "...(aku harus bilang apa? ...eh?)" << melihat luka di lengan kiri Mika yang masih belum tertutup dan meneteskan darah

    *clik* << darah menetes ke lantai

    Mika: "..." << menggigit bibir, menahan sakit


    Shun: "...e-eng... itu... l-lengan kirimu... darahnya..."

    Mika: "...! Maaf Meru-sama! Akan segera kubersihkan lantainya!"

    Shun: "...b-bukan!! Bukan lantainya! Lukamu, terbuka seperti itu, bukankah lebih baik ditutup dulu?"

    Mika: "...eh?"

    Shun: "..."

    Mika: "..." << bengong

    Shun: "...(apa aku salah ngomong?)"

    Mika: "...aku mengerti, segera kulaksanakan" << bangkit dan keluar dari kamar

    *jgrek* << pintu ditutup

    Shun: "...(whew, pertanyaannya sekarang...)"
    Meru-sama? -
    Siapa kamu? - Seorang Allurian
    Di mana aku? - Sepertinya... kamar Meru-sama
    Di mana ROM ku? -
    Kenapa kamu memanggilku Meru-sama?! -

    ...


    ...

    =====================
    Melville Edreal - 6 years in the past
    Edreal Mansion - Center Room


    Hh... hh... aku... tidak kuat berlari lagi... semoga... 'iblis kecil' itu tidak melihatku bersembunyi di balik sofa ini. Dan kuharap... tidak terjadi apa-apa pada ayah dan ibu...

    *tep! ... tep!* << langkah pelan... masih jauh... tapi tiba-tiba berhenti saat memasuki ruangan tempat Mel bersembunyi

    Mel: "...! (D-Dia tau?!)"

    Itu adalah 'iblis kecil' yang dimaksud Mel! Tapi tubuhnya tidak seperti iblis apapun, dia seperti manusia, tubuhnya dilapisi armor pelindung seperti panglima perang di eropa pada abad pertengahan, berwarna hitam dan bergaris-garis merah api. Membawa sebuah pedang panjang beraura api.

    ???: "Hoi... ini tidak menarik, seperti inikah caranya menyambut raja Chaos Realm baru? Hmph..."

    Mel: "(bicara pada siapa dia?)"

    ???: "Ya, aku bicara padamu nak... hahaha... manusia yang tersisa di mansion ini... sayangnya ayah ibumu sudah 'selesai', penjagamu yang lemah itu juga tidak mampu melawan Firesong pedang kesayanganku..." << bisa merasakan aura Mel yang bersembunyi dalam ketakutan

    Mel: "...tidak... (ayah... ibu...)"

    ???: "Cepatlah keluar!! Kau laki-laki! Berdiri dan lakukan sesuatu sebelum kau mati sia-sia!!"

    Mel: "...! (Berdiri... dan lakukan sesuatu?)"

    ...benar-benar berdiri, tentu saja ini berarti Mel sudah keluar dari tempatnya bersembunyi

    ???: "Bagus... sebelum kau benar-benar mati, ada yang ingin kau katakan?" << menunjuk ke arah Mel dengan pedangnya

    Mel: "...kenapa... kenapa kau lakukan ini?!"

    ???: "...ah, aku tidak tau... haha... kami yang berasal dari Chaos Realm... hanya bertarung dan menghancurkan, semua hanya demi kesenangan..."

    Mel: "...itu gila!"

    ???: "...benar! Tadinya aku juga pikir begitu..."

    Mel: "...?!"

    ???: "...tapi kemudian aku berpikir lagi, kenapa hanya aku yang berpikiran itu gila? Semua yang di Chaos Realm berpikiran bahwa membunuh dan menghancurkan adalah kehidupan Chaos Realm"

    Mel: "..." << berjalan ke arah dinding di samping TV

    ???: "Kebetulan aku menemukan dunia ini, sepertinya aku bisa mengawali pemerintahanku ini dengan menghabisi satu persatu... keluarga-keluarga manusia, hahaha"

    Mel: "..." << mengambil katana yang dipajang di dinding itu, itu katana asli

    ???: "...haha, betul sekali, itu yang harus kau lakukan... lawan musuhmu sampai selesai dengan keberanianmu walaupun kau tahu kau harus kalah!"

    Mel: "..." << menghadap ke arah pembunuh orang tuanya

    ...

    ...keduanya bertatapan mata beberapa lama

    ???: "...sebelum kau kubunuh... siapa namamu? Setidaknya Chaos Realm akan mengenal nama seorang manusia pemberani yang mati karena melawanku, haha" << tertawa pelan

    Mel: "...Melville Edreal" << menjawab dengan cepat

    ???: "..."

    Mel: "...kau... raja Chaos Realm...? Namamu..."

    ???: "...tidak perlu bertanya, semua yang akan musnah olehku... harus mengenal namaku."

    Mel: "..."

    ...

    Aku, penguasa segala yang hidup dan mati di seluruh Chaos Realm.

    Anubiros...

    ...

    Mel: "...Anubiros"

    Anubiros: "...itu sudah cukup. Setelah mansion ini kurubuhkan, seluruh kota ini akan kuhancurkan" << melangkah maju ke arah Mel

    Mel: "Kau... mau merubuhkan mansion ini? Aku... tidak akan... membiarkannya..."

    *zuuuung*...tiba-tiba, terbentuk sebuah lingkaran polos berwarna hijau di atas lantai, tepat di depan Mel

    ...

    Anubiros: "Hh?!" << berhenti, keheranan melihat lingkaran yang terbentuk di lantai itu

    ...

    Mel: "I-Ini..." << sepertinya mengerti, tapi terlihat cukup kaget juga

    ...

    Mel maju selangkah, mendekat ke lingkaran yang seakan masih menunggu tindak lanjut Mel.

    ...

    Mel: "Aku... pemilik Edreal Mansion. Penerus keluarga Edreal yang tersisa dan bertanggung jawab atas segala sesuatu yang ditinggalkan leluhur Edreal." << berbicara pada lingkaran di lantai itu

    Anubiros: "Apa yang..."

    Mel: "Meneruskan tradisi setiap RiXtopian... setiap keluarga akan mengundang seorang Allurian ke dunia ini. Keluarga Edreal baru saja kehilangan Allurian-nya, dan dengan ini, aku bermaksud untuk memanggil kembali seorang Allurian baru"

    Anubiros: "Fireball!" << menembakkan bola api ke arah Mel

    *blass, jderrr!* << ada sesosok bayangan yang keluar dari lingkaran di lantai itu, menyambar tubuh Mel dan menyelamatkannya dari tembakan bola api

    ...

    ...sosok misterius itu berpakaian khas Maid... melepaskan Mel

    Click for: "Unsheathe The Sword" ~ Mika's Theme Song

    Namaku Mika Minamoto, umurku 9 tahun. Sudah 3 tahun sejak aku boleh pergi ke dunia lain. Aku kemari untuk mengambil alih tugas Allurian penjaga keluarga Edreal sebelumnya

    Mel: "..." << menyerahkan katana di tangannya kepada Mika

    Mika: "Terima kasih... Meru-sama"


    =====================
    Melville Edreal - Present day
    Tsubaki Residence - Shun's Room


    Ugh... mimpi... err... itu bukan mimpi... itu masa laluku, pertama kalinya aku bertemu dengan Mika. Aku masih berumur 11 tahun waktu itu... aku tidak tau apa yang dapat kulakukan... selain bersembunyi sampai semuanya... berakhir di tangan iblis itu...

    Retto: "...hoi" << berlutut di lantai, meletakkan dagunya tepat di sebelah bantal Mel (baca: Shun)

    Mel: "...g-gyaaah!! S-Siapa kau?! Di mana ini?? Di mana Gargoyle itu?!" << bangkit dan... tiga pertanyaan langsung keluar begitu sadar dia tidak di tempat seharusnya

    Retto: "...haaa?" << wajah heran, mengangkat kepalanya

    Mel: "...a-apa yang kulakukan di sini?"

    Retto: "..." << menatap Mel dengan wajah curiga dan... sinis

    Mel: "...?" << melihat Retto dengan heran

    Retto: "...ck ck ck. Tidak kusangka... kau mau menipuku ya? Pura-pura hilang ingatan? Good... Good..."

    Mel: "...H-Hah?"

    Retto: "...GIVE ME THE ROMS!!" << membuka tangan kanannya lebar-lebar, seperti pengemis yang sedang minta sedekah satu gerobak sampah

    Mel: "ROMS? A-Apa?"

    Retto: "...hei, Shun! Ini tidak lucu..."

    Mel: "Siapa Shun?! Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan! Dan aku tidak sedang pura-pura hilang ingatan!"

    Retto: "...ohoo, jadi sekarang kau mau bilang kau bukan Shun?" << senyum menyindir... atau lebih tepatnya senyum nenek sihir yang cantik

    Mel: "Aku memang bukan Shun! Lihat WAJAH-ku baik-baik! Kau salah orang!"

    Pepatah RiXtopia: Wajah adalah fitur termirip dari Shuuno Tsubaki dan Melville Edreal

    Retto: "..." << meneliti wajah Mel

    Mel: "..." << tegang

    Retto: "..."

    Mel: "..." << yakin bahwa lawan bicaranya sudah mengalah

    Retto: "...kau memang Shun, sekarang berikan-"

    Mel: "...aku Melville Edreal!! Salah satu detektif peneliti dari RDF! Sekali lagi kau salah orang!"

    Retto: "...oh please. Orang sebodoh dirimu mau bersandiwara jadi detektif?"

    Mel: "...hmph" << merogoh kantung celananya, mengeluarkan dompetnya

    Retto: "?"

    Mel: "...lihat ini!" << menunjukkan sebuah kartu identitas

    Di kartu itu terpampang wajah Mel yang tentu saja sama persis dengan Shun.
    Lengkap dengan nomor ID RDF, emblem RDF, dan lain-lain.

    Mel: "... ini aku! Lihat, itu fotoku!"

    Fakta RiXtopia: Mel tidak bersekolah lagi, dia adalah seorang jenius yang tak terkalahkan

    Pepatah RiXtopia: Wajah adalah fitur termirip dari Shuuno Tsubaki dan Melville Edreal

    Fakta RiXtopia: Saat ini, Mel tidak tau tentang kalimat di atas

    Retto: "Nyo... itu fotomu, Shun. Dan jangan memalsukan kartu RDF, itu ilegal."

    Mel: "...hee?"

    Retto: "Ayo hentikan lelucon ini dan cepat makan, ini sudah jam setengah delapan malam, besok kita harus bangun pagi, tidak ada ibumu yang akan membangunkan besok!"

    Mel: "...t-tunggu! A-Aku b-"

    Retto: "Hei!" << menghentikan kata-kata Mel dengan meletakkan jari telunjuknya sendiri di bibir Mel

    ...

    Retto: "Maaf, aku hanya memikirkan ROM itu, kepalamu pasti masih sakit, ayo kita makan dulu smile:" << tersenyum indah, Shun yang asli saja belum pernah melihatnya

    Mel: "..." *blushing*

    Retto: "...tentu saja aku tetap butuh ROM itu, Shun... jadi jangan berbuat macam-macam" << senyumnya masih ada, tapi kali ini memancarkan aura ***** kelaparan

    Mel: "..." << walaupun belum tau siapa yang sedang berbicara dengannya, tampaknya sudah cukup pasrah


    =====================

    The next day... 06.00 AM
    Mika Minamoto
    Edreal Mansion - In front of Melville's Room


    Ketuk pintu dulu.

    *Mengangkat tangannya, tapi berhenti sebelum mengetuk...*

    Meru-sama yang dingin itu.. kemarin malam... menanyakan lukaku....

    ====================
    Mika Minamoto - 6 years in the past
    Edreal Mansion - Center Room


    Anubiros: "Dramanya sudah cukup" << menembakkan bola api berkali-kali

    *duar duar duar!! blass duar!!*

    Mika: "Gh...!" << sempat menahan beberapa bola api Anubiros dengan pedangnya, tapi banyak bola api yang menghantam tubuhnya dan menyebabkan luka yang cukup parah

    Mel: "...habisi iblis itu... iblis yang sudah membunuh orang tuaku..."

    Mika: "...gh... ...hh... baik, Meru-sama" << menggerakkan tubuhnya yang kecil itu dengan susah payah, maju ke arah Anubiros

    Anubiros: "...?! Hei, kau mau menyuruh anak perempuan ini melawanku? Dia mengorbankan tubuhnya untuk melindungimu dan kau-"

    Mel: "...dia adalah Allurian, itu sudah tugasnya"

    Mika: "..." << merendahkan tubuhnya

    *desh!* << melesat ke arah Anubiros

    *TRANGG!!*

    *wuts! trang!* << pedang yang dipegang Mika terlepas

    Anubiros: "..."

    *jbugh!! brugh* << menendang perut Mika sampai terhempas mundur

    Mel: "...hmph, lagi-lagi Allurian lemah" << dengan suara yang kecil, tapi bisa didengar jelas

    Mika: "..." << merangkak dan meraih kembali pedangnya

    Anubiros: "..." << melihat usaha bodoh Allurian itu

    Mel: "..." << hanya berdiri diam dan menonton dengan dingin

    *srek!* << Mika, berdiri lagi... menghadap Anubiros... merendahkan tubuhnya, bersiap

    *desh!* << melesat ke arah Anubiros

    Anubiros: "...ini gila. (apa aku benar-benar pantas disebut raja?)" << menyiapkan counter-attack

    ...

    *wuts!! srat!!*

    ...

    Mika: "...!! Gh!" << melangkah mundur dan menutupi mata kanannya

    *clik clik* << darah mengalir deras dari mata kanannya

    Anubiros:"..." << melirik ke Mel

    Mel: "Aku yakin... kau belum menyelesaikan tugasmu... Mika..."

    Mika: "...maafkan aku, Meru-sama. Akan segera kuselesaikan" << tidak mempedulikan mata kanannya yang rusak, kembali merendahkan tubuhnya dan siap menyerang kembali

    Anubiros:"...(yang seharusnya minta maaf itu bukan kamu)"

    Anubiros dan Mika, bertatapan cukup lama, tidak ada yang mulai menyerang. Seakan-akan mata mereka yang berbicara satu sama lain...

    Apa yang kau lakukan? Kau tau dirimu yang lemah itu akan jadi mayat dalam waktu singkat apabila melawanku
    Ini tugasku, kewajibanku
    Tugasmu? Jangan bercanda, setelah kau mati, giliran tuanmu yang ***** itu
    Meru-sama memintaku untuk membunuhmu, itulah tugasku sekarang
    ...?!

    Anubiros:"...hentikan ini"

    Mika: "...?"

    Mel: "...?!"

    *wuts!! blarrr!!* << sebuah bola api ditembakkan ke arah Mel

    *brugh* << terpental dan tak sadarkan diri

    Mika: "...Meru-sama!"

    Anubiros:"...dia tidak mati, hanya pingsan." << balik badan, mengangkat pedangnya

    Mika: "...??"

    Anubiros:"...aku sudah mengerti apa yang kuinginkan... terima kasih, samurai kecil... sekarang aku akan kembali ke duniaku" << tersenyum

    Tubuh Anubiros bersinar, sebentar lagi akan berpindah dimensi

    Mika: "...tunggu!"

    Anubiros: "...mencemaskan tugasmu? Tuanmu memintamu menghabisiku? Anggap saja kau sudah membunuhku, oke? Aku tidak akan ke sini lagi smile:"

    Mika: "..." << memandangi Anubiros

    Anubiros: "...kau sama denganku"

    Kau ingin menunaikan tugasmu, menghabisiku.
    Padahal kau sendiri sudah tau, kau tidak akan mampu mengalahkanku.
    Aku punya keinginanku sendiri, menciptakan Chaos Realm yang damai.
    Padahal aku sendiri sudah tau, Chaos Realm tidak akan bisa bertahan dalam kedamaian.
    Tapi melihatmu yang hanya seorang Allurian kecil, bisa berbuat seperti ini...
    Sekarang aku siap bertarung melawan keadaan yang apapun.

    Mika: "..."

    Anubiros: "...adios"


    ====================
    Mika Minamoto - back to the present
    Edreal Mansion - In front of Melville's Room


    ...apa yang... dipikirkan Meru-sama?
    ...apa aku memang hanya seorang Allurian pelindung di matanya? Tidak lebih dari itu? Tapi kelakuannya kemarin...

    Mika: "..." << meraba kelopak mata kanannya yang tertutup rambut

    ...diam, melamun

    Mika: "...!! (a...apa yang kupikirkan?!! Aku sudah berpikir yang tidak-tidak!!)" << hei, wajahnya memerah

    *jgrek!* << pintunya tiba-tiba dibuka dari dalam

    Mika: "A-Ah!" << kaget

    Shun: "W-Whoa... h-hai... s-selamat pagi... err, pagi sekali kau bangun? (sial, sudah kuduga jam 6 pagi bukan waktu yang terlalu pagi untuk kabur!)"

    Mika: "..." << diam, tidak ada respon yang tepat terhadap pertanyaan itu, karena...

    Mika selalu bangun jam 4 pagi
    Mel selalu bangun jam 5 pagi

    Shun: "A-A-...Ada apa?"

    Mika: "...maafkan aku, seharusnya aku bangunkan Meru-sama jam 5 tadi... tapi aku kira Meru-sama masih lelah karena kejadian kemarin, sekali lagi maafkan aku..." << menundukkan kepala, menganggap pertanyaan Shun yang tadi sebagai sindiran

    Shun: "...h-haaaa, bukan begitu! Egh..err... (majikannya ini orang seperti apa sih?! eh...?)"

    Mika: "...?"

    ...

    Back to view from Shuuno Tsubaki

    Kemarin aku tidak bisa berpikir dengan jernih! Tapi sekarang...

    Mika: "...biar kubawakan sarapanmu ke sini" << berbalik

    Spoiler untuk HOLD IT! :
    Shun:
    Credits to Ace Attorney Sound Bites


    Mika: "...!" << kaget

    Shun: "Sejak kemarin... ada yang mengganggu pikiranku, tapi sekarang... aku bisa berpikir lebih jernih!"

    Mika: "..." << melihat 'tuan'nya yang berubah 180 derajat dengan keheranan

    Shun: "Katakan yang sebenarnya..." << menatap dengan tajam

    Mika: "...! (a-apakah... Meru-sama... mengetahui pikiranku?! Pikiran yang seharusnya tidak boleh ada... Apakah wajah dan tingkah lakuku telah membuatnya curiga?? T-Tidak... aku... aku...)" << pikirannya banyak yah, tapi wajahnya tetap datar dan tidak berekspresi

    ...

    ...

    hening...

    hening...

    ...

    Shun: "Kamu siapa?"

    Mika: "..."

    RiX777
    TIDAK MENERIMA BARCEN

  15. #14
    ballinst's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    5,443
    Points
    1,513.00
    Thanks: 188 / 86 / 51

    Default

    hegh
    kmaren forum masih aneh -_-"

    Fakta RiXtopia: Mel tidak bersekolah lagi, dia adalah seorang jenius yang tak terkalahkan

    Pepatah RiXtopia: Wajah adalah fitur termirip dari Shuuno Tsubaki dan Melville Edreal

    Fakta RiXtopia: Saat ini, Mel tidak tau tentang kalimat di atas
    nice story untuk kesekian kalinya, @_@

  16. #15
    Ilyasviel's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    100
    Points
    114.40
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    <<< cmn iseng =D

    Tampaknya anubiros sedikit menggila

    Untung gara2 Mika, anubiros berhasil sadar... Moga2 ga masalah lage sama dunia manusia



    Kita belon pernah diceritain kehidupan normal Meru dengan Mika... Pengen taw... Huehuehue...

Page 1 of 7 12345 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •