Page 3 of 5 FirstFirst 12345 LastLast
Results 31 to 45 of 71
http://idgs.in/129326
  1. #31
    MimiHitam's Avatar
    Join Date
    Oct 2006
    Posts
    9,242
    Points
    16,524.95
    Thanks: 14 / 58 / 42

    Default



    [ Sabtu, 15 November 2008 ]
    Gebrakan Pertama Kapolri Perangi Semua Preman
    JAKARTA - Program pertama Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri ialah memerangi preman. Komitmen itu langsung dia buktikan. Hanya dalam 10 hari, 5.012 preman berhasil diringkus.

    Itu hanya tangkapan yang dilakukan lima polda yang memang menjadi pilot project. Yakni, Polda Metro Jaya, Polda Jateng, Polda DI Jogjakarta, Polda Jatim, dan Polda Sumut. Polda lain di Indonesia juga ikut bergerak meski belum masuk program. Bila tangkapan dari polda lain itu digabung, jumlahnya mendekati angka sepuluh ribu.

    Sementara ini Kapolri memang fokus kepada preman jalanan. Misalnya, pencopet, penjambret, pemeras, pencurian dengan kekerasan, dan penebar paku di jalan. Setelah itu, tindakan premanisme lain juga akan disikat.

    Mengapa memilih operasi preman sebagai gebrakan pertama? ''Kami ingin pelayanan ke masyarakat itu benar-benar realistis. Itu kan (kejahatan) yang kasatmata dan terlihat. Itu menyangkut masalah keamanan yang langsung dirasakan masyarakat di bawah,'' jawab Kapolri di Mabes Polri kemarin (14/11).

    Jika masyarakat aman, kata dia, roda ekonomi juga akan lebih berputar. Misalnya, orang tidak segan ke pasar pada malam hari dan pedagang juga tidak takut bakal diperas preman. ''Jika masyarakat belum merasakan langsung bahwa polisi telah berubah, bagaimana kami akan mengatakan bahwa pelayanan polisi memang telah berubah?'' tambahnya.

    Sejak menjabat Kapolri, gebrakan Bambang Hendarso yang langsung dirasakan masyarakat kecil adalah memburu para preman. Hasil dari gebrakan itu cukup jitu. Selama 10 hari saja, 5.012 preman berhasil diciduk. Jumlah itu hanya di wilayah hukum lima polda.

    Di antara lima polda tersebut, Polda Metro Jaya yang paling banyak panen. Sebanyak 3.756 preman ditangkap selama 10 hari, mulai tanggal 2 hingga 12 November. Tempat kedua adalah Polda Jateng yang menangkap 885 preman (sebagian besar di Semarang). Tempat ketiga Jatim (Surabaya) 730 preman dan Sumut (Medan) 717 preman.

    Sebagian besar preman itu ditangkap di pelabuhan, terminal, tempat hiburan, dan kawasan pusat perbelanjaan. Tempat-tempat tersebut memang menjadi lokasi mangkal favorit bagi mereka.

    Memang, tidak semua preman yang ditangkap itu kemudian ditahan. Sebagian besar dilepaskan atau dibina. Dari total 5. 012 preman yang ditangkap lima polda, hanya 570 yang ditahan. Selebihnya dibina.

    Kabreskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menambahkan, polisi tidak ngawur dalam menangkap preman. ''Jika tidak terbukti dalam 1 x 24 jam -karena kami memang berhak menahan orang dalam kurun waktu itu sesuai KUHAP-, (mereka) akan kami keluarkan,'' katanya kepada Jawa Pos.

    Menurut Susno, polisi bertekad memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Polisi tak ingin lagi melihat pengamen yang naik ke bus kota, kemudian memperlihatkan tato sambil mengancam penumpang agar memberikan uang. Atau, orang yang menggores cat mobil dengan paku karena minta uang tak dikasih. ''Pelanggaran hukum begini ini tidak bisa dibiarkan,'' ujarnya.

    Kalau sekarang fokus preman, bagaimana pelaku kejahatan lain? Kapolri menjanjikan, tindak kejahatan lain segera menyusul untuk ditindak. Misalnya, judi dan illegal logging.

    Kapolri juga sudah menyusun rencana operasi pencitraan lalu lintas. Menurut dia, penyuapan yang kerap dilakukan pelanggar -atau dikenal dengan istilah 86- juga akan diberantas. ''Ini juga termasuk program akselerasi kami,'' sambungnya.

    Hal itu, lanjut dia, sesuai dengan grand strategy Polri bahwa trust building (kepercayaan masyarakat) harus sudah terbangun pada 2010 nanti. ''Sedangkan gebrakan ke dalam, 1 Desember nanti diumumkan Irwasum Polri (Komjen Pol Yusuf Manggabarani, Red) berapa banyak anggota yang kami tindak,'' tambahnya. (naz/nw)

    http://jawapos.co.id/halaman/index.p...showpage&kat=3

    Perhatian Preman di Pantura Jawa

    PALEMBANG - Perang terhadap preman terus berlanjut ke kota-kota besar lain di Indonesia. Palembang (Sumsel), Palu (Sulteng), dan Jambi tak mau ketinggalan untuk memberantas ulah orang-orang yang meresahkan masyarakat tersebut. Kepolisian setempat tampaknya tak mau ketinggalan dengan rekannya di wilayah lain. Mereka berlomba-lomba memberi rasa aman kepada masyarakat dengan cara memerangi preman.

    Seperti diketahui, Mabes Polri mencanangkan perang terhadap preman. Untuk tahap awal, lima polda menjadi pilot project. Yakni, Polda Metro Jaya, Polda Jateng, DI Jogjakarta, Jatim, dan Sumut. Meski demikian, polda-polda lain seperti Bangka Belitung, Sulsel, dan Jabar tak mau ketinggalan kereta. Mereka juga giat membersihkan wilayahnya dari preman.

    Sehari kemarin di Kota Palembang saja terjaring 6o preman. Kapoltabes Palembang Kombespol Luki Hermawan menegaskan, para preman yang terjaring itu, sebagian merupakan residivis. Mereka yang ditangkap itu kebanyakan mangkal di terminal, pasar, dan dekat plaza.

    Bukan hanya di kota besar, di Jateng dan Jatim, operasi preman sudah menyentuh tingkat kabupaten. Di Batang dan Tegal, Jateng, operasi banyak menindak preman yang menjual jasa pengawal kendaraan umum, terutama truk. Sebab, para pelintas jalur pantura yang padat itu memang menjadi santapan empuk para preman.

    Preman pasar juga menjadi sasaran polisi Tegal. "Operasi Nusa Candi 2008 ini memang bertujuan memberantas tindak kejahatan, terutama premanisme yang kerap terjadi di masyarakat. Dengan razia dan langsung memberikan tindakan tegas, diharapkan pelaku premanisme yang sering memalak masyarakat kecil ini tidak terjadi lagi," terang Kapolres Tegal AKBP A. Hardiyanto melalui Kabag Ops Kompol Wiyoto.

    Meski operasi preman terorganisasi terus dilakukan, belum ada satu pun anggota organisasi preman transportasi yang diamankan Polda Jateng. Yang dilakukan aparat kepolisian hanya menghapus identitas kelompok preman yang tertempel di truk-truk.

    Namun, langkah itu ternyata membuat resah sebagian sopir. Para sopir yang stikernya disita justru takut. Mereka khawatir mendapat gangguan di jalan raya.

    Ketika hal itu dikonfirmasikan, polda mengaku sengaja karena pihaknya perlu koordinasi dengan sejumlah pihak. ''Memang, belum ada yang ditangkap karena kami masih perlu pembuktian. Itu bisa kami dapatkan dari keterangan saksi dan korban,'' ujar Direskrim Polda Jateng Kombespol Dewa Parsana melalui Kanit Jatanras Kompol Ketut Sumardika Jumat (14/11).

    Didesak mengapa butuh waktu lama, Ketut beralasan, pihaknya perlu berhati-hati. Sebab, kelompok preman diduga melibatkan oknum polisi, TNI, dan dishub. Karena itu, Polda Jateng perlu berkoordinasi dengan instansi mereka berasal.

    Menurut Ketut, organisasi seperti Gajah Oling, Sinar Garuda, Putra Cakra,�Trans Komando, dan Andalas punya manajemen rapi. Mereka mempunyai perwakilan di tiap daerah untuk memantau aktivitas truk anggota dan memungut bayaran. ''Ada pos-pos seperti rumah kecil-kecil dengan beberapa orang yang jaga. Kita akan cek ke sana,'' katanya.

    Selain itu, bentuk organisasi yang menggunakan istilah koperasi juga diduga hanya kamuflase. Untuk memeriksa apakah bentuk koperasi itu benar atau hanya selubung, penyidik akan memeriksa undang-undang koperasi dan keterangan ahli.(jpnn/nw)

    http://www.jawapos.co.id/halaman/ind...tail&nid=35829

    Gebrakan dari Kapolri baru, maju terus.

  2. Hot Ad
  3. #32
    Antasari_Azhar's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Kantor KPK dan Rumah Rhani
    Posts
    276
    Points
    422.00
    Thanks: 3 / 6 / 5

    Default

    Wah, suatu gebrakan, tapi bagaimana dengan kepastian hukumnya?

  4. #33

    Join Date
    Oct 2006
    Location
    suka Ngilang2
    Posts
    199
    Points
    224.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Kalau preman di brantas, gimana polisi bisa beli bensin? Mungkin cuma brantas preman yang ga subsidi polisi. Tamu negara aja dikawal dengan duit hasil nilang kita orang. Rasanya berlawanan juga ada positif dan negatifnya.

  5. #34
    Antasari_Azhar's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Kantor KPK dan Rumah Rhani
    Posts
    276
    Points
    422.00
    Thanks: 3 / 6 / 5

    Default

    Quote Originally Posted by seanman View Post
    Kalau preman di brantas, gimana polisi bisa beli bensin? Mungkin cuma brantas preman yang ga subsidi polisi. Tamu negara aja dikawal dengan duit hasil nilang kita orang. Rasanya berlawanan juga ada positif dan negatifnya.
    Yup, struktur tubuh polisi sendiri perlu direform dari KKN, dan hal itu masuk dalam program kerja Kapolri baru kita ini. Semoga bukan cuma omdo.

  6. #35

    Join Date
    Oct 2006
    Location
    suka Ngilang2
    Posts
    199
    Points
    224.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Sependapat ama diatas. Yang gw butuhin bukan reform dari luar tapi dalemnya dulu. Gw kenal kok kerabat polisi lalu lintas, lo kalau naik motor dikasih surat tilang nah surat tilang ditempat itu 1 vouchernya ada harganya. 1 buku itu harus habis sebelum deadline atau ga dipotong gajinya. Rasanya miris juga liat dia disuruh nilang buat kebaikan tapi nilang buat nyetor ke atas dan ke atas dan ke atasnya lagi. Kalau naik mobil beban setorannya tambah tinggi, mana bensin beli sendiri dari hasil nilang. Hasilnya setoran untuk kekayaan sendiri, bayar biaya kawal tamu negara. Kawal pejabat dan anggota dewan. Gila yah? tapi ini bener apa adanya.
    Last edited by seanman; 15-11-08 at 09:20.

  7. #36
    payah-deh's Avatar
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    ♥ Istana Kaisar Xudu ♥
    Posts
    197
    Points
    234.30
    Thanks: 1 / 29 / 10

    Default

    Tidak mengherankan apabila negara Indonesia ini sulit untuk bangkit dari keterpurukan. Banyak di antara warganya yang kerdil dalam tindak tanduknya. Kami, Laskar Kaisar Xudu, selalu dididik dan digembleng untuk berlaku dan bertutur kata agung setiap waktu, termasuk ketika berlaku di dunia nyata dan internet. Kami, Laskar Kaisar Xudu, meyakini bahwa tindakan premanisme dan sejenisnya adalah merupakan tindakan yang bodoh. Apalagi jika ada pihak yang menyediakan tempat khusus untuk berkumpul bagi sampah sejenis itu.

    Kami, Laskar Kaisar Xudu, bersumpah untuk menegakan keadilan di dunia ini demi semakin besarnya kemuliaan Kaisar Xudu, dan demi semakin besarnya kecantikan Ratu Melijanna dan Putri Bernadeath

  8. #37
    Almighty's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    23,080
    Points
    7,493.50
    Thanks: 180 / 340 / 229

    Default

    Ini Hal yg baik,,! tapi jgn sampe Polisi main asel tangkep,, Kasian klo org gak bersalah juga kena tindak,, dan untuk mereka yg bener-bener tertangkap di bina agar ketika kluar gak ngelakuin tindak kriminal lagi.. jgn malah dibiarkan, dan dilepas tanpa ada pelatihan.!!
    Aku belajar bahwa tidak semua yang aku rencanakan/harapkan akan menjadi kenyataan.
    Aku tahu Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik bagi ku.
    Aku jadi belajar menahan diri & bersyukur serta bersuka cita.
    ˆ⌣ˆ


  9. #38
    jkt-Black_Devil's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    250
    Points
    344.20
    Thanks: 0 / 3 / 3

    Default

    Quote Originally Posted by Almighty View Post
    Ini Hal yg baik,,! tapi jgn sampe Polisi main asel tangkep,, Kasian klo org gak bersalah juga kena tindak,, dan untuk mereka yg bener-bener tertangkap di bina agar ketika kluar gak ngelakuin tindak kriminal lagi.. jgn malah dibiarkan, dan dilepas tanpa ada pelatihan.!!
    Ya, contohnya ada penjara di Italia yang membuka restoran di penjara, dengan pelayan dan kokinya para napi. Kalo kayak gini kan memberikan lapangan pekerjaan buat mereka.

  10. #39
    jkt-Black_Devil's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    250
    Points
    344.20
    Thanks: 0 / 3 / 3

    Default

    TNI & POLRI backing DISIKAT ABIS!!!!!
    jasa pengamanan truck angkutan barang yg t'nyata oleh preman dengan menggunakan backing dari oknum TNI & POLRI, selama ini telah merugikan & meresahkan para pengusaha jasa angkutan barang & membuat takut para pengemudi saat berada di jalanan.

    modus operasinya mereka mendatangi kantor" jasa angkutan barang guna menawarkan untuk menjadi anggota dari jasa pengamanan dengan memungut biaya iuran keanggotaan yg besarnya bervariasi, dari yg @ Rp 1 juta per kendaraan per tahunya & Rp 100 ribu per kendaraan per bulan, mereka menggunakan KTA oknum anggota TNI & POLRI yg bersangkutan untuk meyakinkan dalam menawarkan jasanya, kemudian anggota diberikan stiker / logo jasa pengamanan pada setiap kendaraanya.

    apabila tidak bersedia menjadi anggota & menggunakan jasanya mereka akan memaksa & mengancam akan menjarah barang yg diangkut serta merusak kendaraan.

    karena ini merupakan tindakan kriminal pemerasan maka POLDA bersama POM DAM melakukan operasi pada para jasa pengamanan (preman) & para backingnya baik anggota TNI,POLRI,DISHUB,perorangan.."semuanya akan disikat habis" tegas PANGDAM IV DIPONEGORO Mayjen TNI Haryadi Soetanto.
    sedang dilakukan operasi di beberapa pangkalan truck di daerah dengan pelepasan & penghapusan logo / sticker jasa pengamanan oleh POLRI.

    daftar nama pengamanan truck (bisa dilihat tulisan di bagian bak / kaca kabin);

    1. GAJAH OLING
    2. MARINA
    3. ANDALAS
    4. TRANS KOMANDO
    5. RODHA KOMPAD
    6. SINAR GARUDA
    7. ROBAN PATRIOT
    8. SAKRAM
    9. BR
    10. KORPINT
    11. CAKRA
    12. GARUDA MAS
    13. AM
    dll....

  11. #40

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    jelambar(jakarta barat)
    Posts
    516
    Points
    783.00
    Thanks: 0 / 4 / 4

    Default

    Debt Collector boleh kali dibiarkan beredar untuk memberantas orang-orang mental rendahan yang cuma bisa ngutang tapi kaga mau bayar, justru orang2 sampah masyarakat itu yang mustinya dibasmi bukannya di debt collector
    wah2 setuju itu

  12. #41
    P@n71's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    East Jakarta
    Posts
    133
    Points
    303.10
    Thanks: 0 / 4 / 4

    Default

    Situasi aman kan cari duit juga enak......... )

  13. #42

    Join Date
    Feb 2008
    Location
    2 StEpS From You @_@"
    Posts
    881
    Points
    1,109.60
    Thanks: 2 / 0 / 0

    Default

    Quote Originally Posted by P@n71 View Post
    Situasi aman kan cari duit juga enak......... )
    Aman Gimana @_@"

    preman yg di tangkep qlo byk berarti indo = byk premannay = gx aman..

    paling cm di penjara trus di kluar gx ad maknanya kkkwkwwkkw

    trus qlo di hukum pasti kluarnnya bareng2...

    qlo kluar bareng2 gmn y.....

    tambah kejam dah indo aaaaaa
    With SworD , Spear , BOw........

    I Will Kill Your BorRing

  14. #43
    Fazzah's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Depok
    Posts
    414
    Points
    514.20
    Thanks: 5 / 0 / 0

    Default

    wah serem bener juga tuh, kluarnya bareng2 trus mreka dendam, di penjara mereka mengatur rencana n strategi, ih pas kluar aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..............

    eh ngomong2, warnet2 juga lg di razia ya???

  15. #44
    ranzi's Avatar
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Japanz (Juakarta Puanaazz)
    Posts
    625
    Points
    821.01
    Thanks: 2 / 8 / 6

    Default

    aduh mana maren gw d palak preman lagi ==a...blom ketangkep semua neh ==

  16. #45
    LacusKiraForeve's Avatar
    Join Date
    Sep 2007
    Location
    sanju
    Posts
    3,577
    Points
    4,308.80
    Thanks: 0 / 1 / 1

    Default

    Ga mungkin di penjara semua deh kyknya. LP2 yg ada di Indonesia ini sangat terbatas. 2 hari lalu gua nonton Delik di RCTI. Disana diksh tau bahwa LP2 yg ada di seluruh Indonesia sudah melebih kapasitas yg sudah seharusnya. Contohynya LP yg ada di Bogor, seharusnya daya kapasitas mereka 500 napi, tapi malah dipaksakan jadi 1900 napi.

    Kl kyk begitu malah tambah parah. Sexual abuse terhadap sesama jenis pasti makin menggila, terutama dilakukan oleh napi yg sudah senior.

    Mustinya pemerintah membuat LP lagi, tp itupun tidak bisa dikarenakan keterbatasan dana.
    ...Love Sanju Always...

Page 3 of 5 FirstFirst 12345 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •