114 Bangunan Dibongkar Paksa

Senin 15 Desember 2008, Jam: 20:45:00

JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 114 bangunan di atas saluran air dan sungai dibongkar aparat di Rawabadak Utara, Jakarta Utara dan di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (15/12). "Kami nggak ganggu siapa-siapa, kok bangunan dibongkar?" kata Sadi, pemilik bangunan.

Sehari-hari bangunan itu digunakan untuk berjualan makanan kecil. Wakil Camat Koja, A. Hariyadi mengatakan, keberadaan bangunan tersebut memperparah banjir di sekitar lokasi.

Di Cengkareng, Jakarta Barat, aparat Muspiko dan warga pemilik bangunan, bersama-sama membongkar 400-an rumah di atas badan Kali Apuran. “Daripada dibuldoser hancur-lebur, mendingan bongkar sendiri untuk menghindari kerugian besar,” ujar Mamat, warga RW 10 Kelurahan Kapuk.

Kasudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air, R. Heryanto mengatakan, pembongkaran bangunan di tepi kanan dan kiri sepanjang dua kilometer bertujuan untuk memfungsikan kembali aliran sungai dari lebar delapan meter menciut tinggal satu meter.

“Setelah lokasi bersih dari bangunan, maka sungai akan dilebarkan jadi delapan meter lagi dan diperdalam sampai dua meter,” ujar Heryanto di sela memimpin pembongkaran.

Walikota Jakbar, Joko Ramadhan mengucapkan terima kasih kepada warga yang rela membongkar sendiri.

(hasan/faisal/joko/sir/t)

http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=48845&ik=3

Kasihan sih, tapi mereka membangun tanpa izin, di bantaran kali lagi, supaya gak banjir mesti digusur.