Cuma mau Sharing kasih sudut pandang lain untuk kk TS.
Jadi gini, saya sudah baca kasus yang anda alami dan disini anda merasa dirugikan secara Historis ID akumajin_yusuke terkena BAN padahal pada saat itu ID tersebut sedang terkena Hack. Bener gitu ya?
Saya pribadi juga punya pengalaman lebih parah dari kk. Coba kalau kk TS liat historis Ban ID solinah di
http://public.indogamers.org/?userna...sort=DESC&i=10 dimana ID saya terkena Ban sebanyak 3x, Ban Permanen pula karena "dianggap" Abusing :
http://www.indogamers.com/f107/leave...solinah-55811/ <<-- baca ndiri dah. Terus 1x terkena Ban karena dianggap leaver padahal mengalami DC. Lihat Thread Konfirmasi saya di
http://www.indogamers.com/f107/solin...op_dono-45291/
Point yang mau saya sampaikan disini bahwa di dalam segala aspek kita tidak bisa senantiasa menuntut segala sesuatu-nya berjalan sempurna, ada kala-nya kita mendapatkan perlakukan tidak adil, keteledoran OP dalam me-review kasus yang menyebabkan kita dirugikan, ID terkena Hack terus di BAN, dllsb. Namun perlu saya konfirmasi kan disini, bahwa yang menjadi tolak ukur penilaian orang terhadap diri kita bukan sekedar historis Ban ID, tapi bagaimana kita membawa jati diri kita yang sesungguhnya, setuju ya ?
Gampang-nya gini deh ..., seperti yang kk TS katakan :
- "saya bukan tukang leaver yg kena band"
- "semua posting aq isinya juga memberantas tukang leaver"
ya buktikan-lah perkataan itu seiring dengan berjalan nya waktu, hehe.
Jadi kalau emang pada dasar-nya memang bukan tukang leaver, ya saya rasa ndak usah dipermasalahkan lagi kan? toh histori ID tersebut juga ndak bakal bertambah. Bukti-nya ? Contoh kasus saya deh : liat di Thread Konfirmasi saya diatas, dimana beberapa postingan dukungan diberikan oleh user-user disana, padahal pada saat itu saya masih Premium Member tuh dan belom begitu kenal tuh, yang namanya user Edy, Soulblade tapi mereka sudah bisa memberikan Referensi untuk kasus saya.
Jadi ya ..., akhir kata saya cuma mau bilang
Reputasi itu jauh lebih penting karena ini yang menjadi penilaian orang terhadap diri kita ketimbang sekedar historis ID. Mengapa? karena historis tidak/kurang membuktikan apa-apa terhadap siapa diri kita sebenarnya. Gemana kk TS, bisa diterima ya penjelasan saya ?
Share This Thread