LONDON - Saat ini memang kasus virus yang menular melalui sistem operasi di ponsel terbilang masih sedikit. Akan tetapi, pengguna ponsel harus tetap waspada terhadap serangan-serangan yang bisa saja muncul.

Pertama kali kasus virus di sistem operasi ponsel pertama kali terdeteksi lima tahun lalu melalui Bluetooth di headset yang berbasis Symbian. Namun, dalam perjalananya, virus ini tidak begitu menyebar dengan ganas.

"Peretas banyak yang enggan menyerang pengguna ponsel cerdas, karena tiap negara berbeda karakteristik penggunaan OS yang digunakannya," terang Marian Merrit dari Symantec, seperti yang dilansir PC World, Jumat (12/6/2009).

Dia mencontohkan, di Eropa 50 persen yang menggunakan OS Symbian di ponselnya, tapi di Amerika Serikat hanya 1 persennya. Karena mereka beragam menggunakan OS lain seperti, Blackberry, Apple, hingga Windows Mobile. Itulah yang membuat peretas, enggan menyerang ponsel, terlebih sistem di ponsel tidak serumit personal computer (PC).

"Akan tetapi, pengguna ponsel harus tetap waspada.Karena virus bisa menyerang lewat pesan teks, snoopware, aplikasi mencurigakan, dan situs jaringan sosial," tandasnya. (srn)

Sumber : Okezone.com Hari Ini