Page 1 of 12 1234511 ... LastLast
Results 1 to 15 of 180
http://idgs.in/234075
  1. #1
    Alter_Ego's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    大阪
    Posts
    4,485
    Points
    11,864.76
    Thanks: 203 / 324 / 225

    Default [Ask]Salahkah saya menjadi seorang Atheis?

    begini, gua langsung to the point aja.

    gua adalah seorang Atheis. orang yang tidak percaya keberadaan tuhan, malaikat, dan makhluk2 sejenis itu. aneh? banyak orang berkata begitu. awal mula kenapa gua menjadi seorang atheis cukup panjang, tetapi sebab yang paling berpengaruh adalah masa SMA gua.

    permasalahannya, ternyata menjadi atheis di kalangan masyarakat indonesia tidak gampang. karena hampir semua penduduknya memiliki agama. para penduduk beragama ini biasanya menyebut kami sebagai pemuja iblis, tidak bermoral, bukan manusia, atau semacamnya. gua pernah dijauhi sama beberapa temen sekolah gua karena mereka tahu kalau gua seorang atheis.

    pertanyaannya, apakah salah seorang atheis sehingga mereka begitu dibenci oleh masyarakat? apakah menurut kalian atheis berarti tidak memiliki moral karena kami tidak memiliki tuhan?

    sekian aja pertanyaan saya.
    om momod, kalo ternyata thread ini tidak pantas mohon di lock.

    “The planet is fine. The people are fucked.”
    ― George Carlin ―

  2. Hot Ad
  3. #2

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    gan sori bukannya mo oot,tapi lebih baek lu critain asal lu jadi atheis,jadi gue bisa ngasi saran sesuai latar belakang lu
    thx gan ^^

  4. #3
    majulmajul's Avatar
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    332
    Points
    333.40
    Thanks: 0 / 1 / 1

    Default

    iya nih .. sampe milih jadi atheis gitu pasti ada latar belakangnya knapa ..

  5. #4
    l0git3c's Avatar
    Join Date
    Oct 2006
    Location
    England, Manchester
    Posts
    3,968
    Points
    4,650.70
    Thanks: 0 / 3 / 3

    Default

    Hm, temen gw ada yg atheis (bahkan sodara gw), tp bergaulnya biasa2 aja, gak dijauhin.

    Mungkin begini, orang beragama pasti takut untuk berbuat dosa, karena mereka memiliki Tuhan, berbeda dengan seorang atheis yang 'tidak' takut berbuat dosa, karena mereka ga mengakui dosa itu sendiri.


    Cuman pendapat gw doang..

  6. #5

    Join Date
    Oct 2006
    Posts
    207
    Points
    293.90
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    iya harusnya ada alasannya knapa jadi atheis... minta penjelasannya dunk alasan-alasan jadi atheis...
    Manusia itu makhluk penyembah kk... setidak2nya atheis pasti kk pernah ngomong meskipun reflek...
    misal temen gua tuh juga ndak pernah ke tempat ibadah... ndak percaya sama agama... tp isa2nya percaya ama benda mati coba... la kk pasti pernahlah ngalami gtu... klo ndak waktu kk kejadian apa kk bilang," Oh my God" dan kawan2nya...

  7. #6
    kenzokuken's Avatar
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    Jakarta Barat - Depok
    Posts
    258
    Points
    409.60
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    begini, gua langsung to the point aja.

    gua adalah seorang Atheis. orang yang tidak percaya keberadaan tuhan, malaikat, dan makhluk2 sejenis itu. aneh? banyak orang berkata begitu. awal mula kenapa gua menjadi seorang atheis cukup panjang, tetapi sebab yang paling berpengaruh adalah masa SMA gua.

    permasalahannya, ternyata menjadi atheis di kalangan masyarakat indonesia tidak gampang. karena hampir semua penduduknya memiliki agama. para penduduk beragama ini biasanya menyebut kami sebagai pemuja iblis, tidak bermoral, bukan manusia, atau semacamnya. gua pernah dijauhi sama beberapa temen sekolah gua karena mereka tahu kalau gua seorang atheis.

    pertanyaannya, apakah salah seorang atheis sehingga mereka begitu dibenci oleh masyarakat? apakah menurut kalian atheis berarti tidak memiliki moral karena kami tidak memiliki tuhan?

    sekian aja pertanyaan saya.
    om momod, kalo ternyata thread ini tidak pantas mohon di lock.
    menurut gwe ga ada yg salah klo jadi atheis . menurut gwe agama itu asalnya dari hati, emang waktu kita lahir ampe remaja kita masih mengikuti agama yang dianut orangtua kita . tapi jika sudah berada di usia yang cukup agama haruslah dirasakan dengan hati kita pribadi, sudah bukan urusan orang lain lagi termasuk orang tua kita sendiri . maka itu agama itu sebuah kepercayaan yang berasal dari hati kita masing - masing, tentunya kepercayaan terhadap Tuhan dari agama yang kita anut . klo emang ente memilih menjadi seorang atheis ya tidak masalah, karena itu bearti ente belum memiliki kepercayaan dan keyakinan terhadap salah satu agama yang ada.

  8. #7
    Alter_Ego's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    大阪
    Posts
    4,485
    Points
    11,864.76
    Thanks: 203 / 324 / 225

    Default

    oke gua ceritakan asal mula gua jadi seorang atheis.

    pertama, adalah saat gua mendengar statement "serahkan semua pada yang di atas"
    menurut gua "lakukan apa yang kalian bisa sebelum berdoa"

    kedua, saat gua mendengar "semua sudah ada yang mengatur"
    kalo semua sdah ada yg mengatur ngapain kita berusaha?

    ketiga, gua agak nggak suka peraturan para umat beragama yang mementingkan agama di atas masalah yang benar2 penting. misalnya temen gua yg pernah gua tanya "loe lebih hormat sama ortu atau sama tuhan yesus?(dia kristiani)". dia jawab "ya yesus lah, yang ngasih gua kehidupan, dan bikin gua hidup sampe sekarang". gua langsung mikir aja..."nggak salah denger gua?"

    keempat adalah kepala sekolah SMA gua yg membuat gua trauma untuk punya agama. memang gua bersekolah di sekolah Buddhist. gua juga buddhist dan kepala sekolah gua juga buddhist. tapi masalahnya, kepala sekolah gua itu fanatik. tiap ada perayaan hari besar keagamaan pasti ribet. yang namanya kita harus latihan baca paritta(doa) dari jam 11 sampai jam 3 sore itu pasti nggak bisa dihindari. padahal gua percaya bahwa doa tidak bisa menolong manusia (lihat faktor pertama).

    kelima, yaitu saat gua mengetahui bahwa beberapa peperangan besar terjadi karena agama. perang salib misalnya. memang benar, mereka juga memiliki faktor ekonomi, tapi 70% alasan mereka berperang adalah karena kota yerusalem dijadikan taruhan. perang kedua yg terjadi karena agama adalah perebutan palestina beberapa tahun yang lalu.

    keenam, gua nggak suka sikap para agamawan yang menentang kemajuan iptek dengan menyatakan argumen "mendahului tuhan". gua berpandangan agama itu seharusnya menolong kita untuk maju, bukan menghambat kita seperti ini.

    terus gua juga nggak suka dengan kata2 "kita tuh di mata tuhan nggak ada artinya"
    orang tua kita aja yg sdh nyiptain kita memandang kita dengan penuh kasih sayang, tapi nggak lo sembah. tapi tuhan yang memandang loe ga ada artinya gitu masih lu sembah. itu bahasa kasarnya.

    semua kejadian di atas gua ceritakan secara kronologis. urutan kejadiannya memang spt itu. sampai terakhir, gua bener2 tidak percaya sama sekali sama tuhan, dan menganggap bahwa

    "kita adalah tuhan bagi masing2, kita yang menentukan kemana kita akan pergi, bukan tuhan malaikat, atau *****"


    @exerrion
    gua sdh melatih diri gua untuk tidak bicara "OMG" "ya tuhan" atau sejenisnya...
    reflek gua kalo ada sesuatu itu paling banter juga "ya ampun".

    manusia makhluk penyembah...? ya! kita pasti menyembah sesuatu dalam hidup kita.
    SAYA MENYEMBAH ORANG TUA SAYA.
    Last edited by Alter_Ego; 12-09-09 at 09:30.

    “The planet is fine. The people are fucked.”
    ― George Carlin ―

  9. #8
    luna_croz's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Void!!
    Posts
    6,132
    Points
    14,571.06
    Thanks: 18 / 128 / 81

    Default

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    begini, gua langsung to the point aja.

    gua adalah seorang Atheis. orang yang tidak percaya keberadaan tuhan, malaikat, dan makhluk2 sejenis itu. aneh? banyak orang berkata begitu. awal mula kenapa gua menjadi seorang atheis cukup panjang, tetapi sebab yang paling berpengaruh adalah masa SMA gua.

    permasalahannya, ternyata menjadi atheis di kalangan masyarakat indonesia tidak gampang. karena hampir semua penduduknya memiliki agama. para penduduk beragama ini biasanya menyebut kami sebagai pemuja iblis, tidak bermoral, bukan manusia, atau semacamnya. gua pernah dijauhi sama beberapa temen sekolah gua karena mereka tahu kalau gua seorang atheis.

    pertanyaannya, apakah salah seorang atheis sehingga mereka begitu dibenci oleh masyarakat? apakah menurut kalian atheis berarti tidak memiliki moral karena kami tidak memiliki tuhan?

    sekian aja pertanyaan saya.
    om momod, kalo ternyata thread ini tidak pantas mohon di lock.
    Atheis itu biasanya penyebabnya ada banyak hal.
    cuma yang u sebutin itu adalah hal normal pada biasanya..
    namun yang paling mencolok adalah kesalahan doktrin yang diajarkan oleh pemuka agama.

    atheis adalah personal yang memuja dirinya sendiri..
    mengapa dia disebut sebagai pemuja iblis?
    ya awalnya memang tidak kelihatan, namun tahukah kamu atheis itu orangnya rata2 sombong akan dirinya sendiri?
    sedikit demi sedikit u akan dengan mudah diarahkan menuju yang namanya sarang iblis.. dan lu ga akan pernah menyadarinya.. sampai kapanpun
    but well gw ga mo cingcong bnyk tentang ini..

    oke gua ceritakan asal mula gua jadi seorang atheis.

    pertama, adalah saat gua mendengar statement "serahkan semua pada yang di atas"
    menurut gua "lakukan apa yang kalian bisa sebelum berdoa"

    kedua, saat gua mendengar "semua sudah ada yang mengatur"
    kalo semua sdah ada yg mengatur ngapain kita berusaha?

    ketiga, gua agak nggak suka peraturan para umat beragama yang mementingkan agama di atas masalah yang benar2 penting. misalnya temen gua yg pernah gua tanya "loe lebih hormat sama ortu atau sama tuhan yesus?(dia kristiani)". dia jawab "ya yesus lah, yang ngasih gua kehidupan, dan bikin gua hidup sampe sekarang". gua langsung mikir aja..."nggak salah denger gua?"

    keempat adalah kepala sekolah SMA gua yg membuat gua trauma untuk punya agama. memang gua bersekolah di sekolah Buddhist. gua juga buddhist dan kepala sekolah gua juga buddhist. tapi masalahnya, kepala sekolah gua itu fanatik. tiap ada perayaan hari besar keagamaan pasti ribet. yang namanya kita harus latihan baca paritta(doa) dari jam 11 sampai jam 3 sore itu pasti nggak bisa dihindari. padahal gua percaya bahwa doa tidak bisa menolong manusia (lihat faktor pertama).

    kelima, yaitu saat gua mengetahui bahwa beberapa peperangan besar terjadi karena agama. perang salib misalnya. memang benar, mereka juga memiliki faktor ekonomi, tapi 70% alasan mereka berperang adalah karena kota yerusalem dijadikan taruhan. perang kedua yg terjadi karena agama adalah perebutan palestina beberapa tahun yang lalu.

    keenam, gua nggak suka sikap para agamawan yang menentang kemajuan iptek dengan menyatakan argumen "mendahului tuhan". gua berpandangan agama itu seharusnya menolong kita untuk maju, bukan menghambat kita seperti ini.

    terus gua juga nggak suka dengan kata2 "kita tuh di mata tuhan nggak ada artinya"
    orang tua kita aja yg sdh nyiptain kita memandang kita dengan penuh kasih sayang, tapi nggak lo sembah. tapi tuhan yang memandang loe ga ada artinya gitu masih lu sembah. itu bahasa kasarnya.

    semua kejadian di atas gua ceritakan secara kronologis. urutan kejadiannya memang spt itu. sampai terakhir, gua bener2 tidak percaya sama sekali sama tuhan, dan menganggap bahwa

    "kita adalah tuhan bagi masing2, kita yang menentukan kemana kita akan pergi, bukan tuhan malaikat, atau *****"

    @exerrion
    gua sdh melatih diri gua untuk tidak bicara "OMG" "ya tuhan" atau sejenisnya...
    reflek gua kalo ada sesuatu itu paling banter juga "ya ampun".

    manusia makhluk penyembah...? ya! kita pasti menyembah sesuatu dalam hidup kita.
    SAYA MENYEMBAH ORANG TUA SAYA.
    ok gw bantu dengan jawaban gw 1 per 1.

    1. yang benar berdoa sebelum bertindak..

    namun mengapa banyak yang merasa gagal dan merasa tuhan tidak membantu dia?
    ya karena dia egois. dia hanya memikirkan dirinya sendiri.
    mulutnya mengucap ini untuk kepentingan umat manusia dan Tuhan, tetapi pada ujungnya hanya untuk dirinya sendiri.
    so why?
    itulah kegagalan manusia dalam berdoa.

    2. semua sudah ada yg mengatur,

    well kadang apa yg kita lakukan itu ga sesuai dengan yg kita mau..
    itulah point yang sangat menyenangkan kalau paradigma u bisa diperluas..
    karena u merasa sakit maka u bisa merasa bahagia.. karena u merasa dilecehkan maka u bisa merasa ditinggikan..
    namun semua ada waktunya..
    dan namun juga.. ini hanya berlaku bagi orang yg mau bekerja keras bukan untuk orang yang hanya kerjanya berdoa setiap hari namun tidak pernah bekerja.

    3. ini yang agak pelik.. ortu atau tuhan?

    gini dibalikin.. ga ada ortu u, u ada?
    dan darimana asal ortu u?
    u pasti akan menjawab ya kakek nenek gw!
    tapi gw balikin lagi dari mana nenek u? apakah perdebatan ini akan terus berlanjut sampe manusia pertama?

    orang tua adalah wakil tuhan untuk menjaga dan mendidik u, wakil bukanlah tuhan.. 1 hal yang harus u ketahui..
    karena manusia yang hidup didunia dan segala kepemilikannya adalah barang fana, yang suatu saat akan lenyap, jadi mengapa u harus mengtuhankan orang tua u?
    bahkan orang tua jg sering berbuat salah, dan apabila suatu saat mereka pergi.
    apakah u masih bisa mengharapkan tuhan "orang tua u"?

    klo di alkitab pernah dibahas, tinggalkan sesuatu yang ada di bumi dan ikutlah Aku..
    semua yang dibumi ini harus dilepaskan..
    saat u mau mati.. bahkan orang tua u kek mau istri u kek mau anak2 u kek.. mau duit u kek mau asuransi u kek..
    ga akan ada yg bisa membantu.

    4. itu ada di point ke2..
    doa memang tidak menolong manusia.. bagi yang pemalas.. dan yang tidak mengerti tentang doa itu sendiri..
    apalagi doa yang egois.

    5. perang karena agama? itu adalah faktor radikal bagi orang2 yg berpikiran sempit tentang agama tersebut..
    sebenarnya didalam semua agama tidak ada yg mengumbarkan "PERANGLAH DENGAN SAUDARAMU DAN REBUTLAH KEKAYAANNYA SEMUA!" kalo u ketemu
    silahkan dijauhi.

    namun apakah u ingin berkecil hati gara2 melihat ini?
    masih lebih banyak cobaan yang lebih berat daripada ini.

    6. tahu mengapa agama menentang iptek?
    ya karena manusia egois.. dan apakah u tau kalo di perusahaan jepang sudah dipakai 2 robot karyawan HONDA ASIMO sebagai OB?
    dan apakah u tahu teknologi akan menggantikan kehadiran manusia dengan android?
    ya karena keegoisan manusia menciptakan segala sesuatu lalu menciptakan dirinya menjadi tuhan.. lalu manusia akan mati karena keegoisannya.

    gw ga akan membahas cloning.. karena itu masa bodo..

    yang parah adalah nanti di era android manusia tidak akan dibutuhkan lagi..
    dan anime2 yang u tonton seperti "Chobits" itu adalah gambaran dari impian negara Jepang bertahun-tahun yang lalu, dan sekarang sudah mulai terealisasi.

    dan ketika itu terealisasi? manusia baru akan menyesal nantinya..
    ketika semua pabrik menggunakan robot sebagai karyawan, lalu manusia kemana? mati aja.

    7. di mata tuhan itu kita memang ga ada artinya.
    tau mengapa? contohnya ga usa jauh2..
    lihat saja di bumi, sebegitu luas bumi dibandingkan dengan manusia ukuran 2m x 1/2 meter.. apalah arti manusia? apalagi dibandingkan dengan seluruh alam semesta yang sebegitu besar dan infinity itu?

    tapi mengapa Tuhan begitu mengasihi manusia? well karena manusia adalah ciptaan yang paling sempurna dari segala makhluk yang ada.

    di akhir kata, gw bukan mempromosikan agama atau apapun gw cuma mencoba membuka paradigma u.
    karena permasalahan yang u alami menjadi atheis adalah sangat simpel dan itu hanyalah dasar2 saja.
    yang rumit adalah masalah doktrin, jadi itu nanti aja gw bahasnya.

    bahkan seorang Isaac Newton percaya bahwa tata surya kita ini ada yang mengatur, dan ini tidak mungkin terjadi begitu saja.
    bisa kah u pake logic sedikit? mengapa 9 planet tata surya ini bisa mengelilingi matahari dengan orbitnya tanpa tabrakan sama sekali? bahkan dengan gravitasi matahari yang sangat besar tidak menarik merkurius ke dalam perut matahari?

    itu adalah misteri.


    statement: kita adalah tuhan masing2 akan berakhir ketika u sedang divonis u kena kanker otak stadium 4
    http://bit.ly/n86th7

    Graboid free download HD movies

  10. #9
    KingB00ker's Avatar
    Join Date
    Jan 2007
    Posts
    622
    Points
    783.40
    Thanks: 35 / 22 / 17

    Default

    Quote Originally Posted by luna_croz View Post
    Atheis itu biasanya penyebabnya ada banyak hal.
    cuma yang u sebutin itu adalah hal normal pada biasanya..
    namun yang paling mencolok adalah kesalahan doktrin yang diajarkan oleh pemuka agama.

    atheis adalah personal yang memuja dirinya sendiri..
    mengapa dia disebut sebagai pemuja iblis?
    ya awalnya memang tidak kelihatan, namun tahukah kamu atheis itu orangnya rata2 sombong akan dirinya sendiri?
    sedikit demi sedikit u akan dengan mudah diarahkan menuju yang namanya sarang iblis.. dan lu ga akan pernah menyadarinya.. sampai kapanpun
    but well gw ga mo cingcong bnyk tentang ini..



    ok gw bantu dengan jawaban gw 1 per 1.

    1. yang benar berdoa sebelum bertindak..

    namun mengapa banyak yang merasa gagal dan merasa tuhan tidak membantu dia?
    ya karena dia egois. dia hanya memikirkan dirinya sendiri.
    mulutnya mengucap ini untuk kepentingan umat manusia dan Tuhan, tetapi pada ujungnya hanya untuk dirinya sendiri.
    so why?
    itulah kegagalan manusia dalam berdoa.

    2. semua sudah ada yg mengatur,

    well kadang apa yg kita lakukan itu ga sesuai dengan yg kita mau..
    itulah point yang sangat menyenangkan kalau paradigma u bisa diperluas..
    karena u merasa sakit maka u bisa merasa bahagia.. karena u merasa dilecehkan maka u bisa merasa ditinggikan..
    namun semua ada waktunya..
    dan namun juga.. ini hanya berlaku bagi orang yg mau bekerja keras bukan untuk orang yang hanya kerjanya berdoa setiap hari namun tidak pernah bekerja.

    3. ini yang agak pelik.. ortu atau tuhan?

    gini dibalikin.. ga ada ortu u, u ada?
    dan darimana asal ortu u?
    u pasti akan menjawab ya kakek nenek gw!
    tapi gw balikin lagi dari mana nenek u? apakah perdebatan ini akan terus berlanjut sampe manusia pertama?

    orang tua adalah wakil tuhan untuk menjaga dan mendidik u, wakil bukanlah tuhan.. 1 hal yang harus u ketahui..
    karena manusia yang hidup didunia dan segala kepemilikannya adalah barang fana, yang suatu saat akan lenyap, jadi mengapa u harus mengtuhankan orang tua u?
    bahkan orang tua jg sering berbuat salah, dan apabila suatu saat mereka pergi.
    apakah u masih bisa mengharapkan tuhan "orang tua u"?

    klo di alkitab pernah dibahas, tinggalkan sesuatu yang ada di bumi dan ikutlah Aku..
    semua yang dibumi ini harus dilepaskan..
    saat u mau mati.. bahkan orang tua u kek mau istri u kek mau anak2 u kek.. mau duit u kek mau asuransi u kek..
    ga akan ada yg bisa membantu.

    4. itu ada di point ke2..
    doa memang tidak menolong manusia.. bagi yang pemalas.. dan yang tidak mengerti tentang doa itu sendiri..
    apalagi doa yang egois.

    5. perang karena agama? itu adalah faktor radikal bagi orang2 yg berpikiran sempit tentang agama tersebut..
    sebenarnya didalam semua agama tidak ada yg mengumbarkan "PERANGLAH DENGAN SAUDARAMU DAN REBUTLAH KEKAYAANNYA SEMUA!" kalo u ketemu
    silahkan dijauhi.

    namun apakah u ingin berkecil hati gara2 melihat ini?
    masih lebih banyak cobaan yang lebih berat daripada ini.

    6. tahu mengapa agama menentang iptek?
    ya karena manusia egois.. dan apakah u tau kalo di perusahaan jepang sudah dipakai 2 robot karyawan HONDA ASIMO sebagai OB?
    dan apakah u tahu teknologi akan menggantikan kehadiran manusia dengan android?
    ya karena keegoisan manusia menciptakan segala sesuatu lalu menciptakan dirinya menjadi tuhan.. lalu manusia akan mati karena keegoisannya.

    gw ga akan membahas cloning.. karena itu masa bodo..

    yang parah adalah nanti di era android manusia tidak akan dibutuhkan lagi..
    dan anime2 yang u tonton seperti "Chobits" itu adalah gambaran dari impian negara Jepang bertahun-tahun yang lalu, dan sekarang sudah mulai terealisasi.

    dan ketika itu terealisasi? manusia baru akan menyesal nantinya..
    ketika semua pabrik menggunakan robot sebagai karyawan, lalu manusia kemana? mati aja.

    7. di mata tuhan itu kita memang ga ada artinya.
    tau mengapa? contohnya ga usa jauh2..
    lihat saja di bumi, sebegitu luas bumi dibandingkan dengan manusia ukuran 2m x 1/2 meter.. apalah arti manusia? apalagi dibandingkan dengan seluruh alam semesta yang sebegitu besar dan infinity itu?

    tapi mengapa Tuhan begitu mengasihi manusia? well karena manusia adalah ciptaan yang paling sempurna dari segala makhluk yang ada.

    di akhir kata, gw bukan mempromosikan agama atau apapun gw cuma mencoba membuka paradigma u.
    karena permasalahan yang u alami menjadi atheis adalah sangat simpel dan itu hanyalah dasar2 saja.
    yang rumit adalah masalah doktrin, jadi itu nanti aja gw bahasnya.

    bahkan seorang Isaac Newton percaya bahwa tata surya kita ini ada yang mengatur, dan ini tidak mungkin terjadi begitu saja.
    bisa kah u pake logic sedikit? mengapa 9 planet tata surya ini bisa mengelilingi matahari dengan orbitnya tanpa tabrakan sama sekali? bahkan dengan gravitasi matahari yang sangat besar tidak menarik merkurius ke dalam perut matahari?

    itu adalah misteri.
    Apakah kau lebih mengasihi orang tua atau Yesus?
    Kalau ada yang jawab Yesus, jelas bohong.
    Soalnya Tuhan sendiri pernah bilang:
    "Jika kau tidak mengasihi yang kelihatan, bagaimana engkau mengasihi yang tidak kelihatan?"
    gw juga paling benci kok ama orang2 munafik yang semacam itu.

    Gw pribadi ga percaya kalau segala sesuatu ditentukan oleh Tuhan,
    tapi gw percaya segala sesuatu diizinkan oleh Tuhan.
    Gw juga benci sama orang-orang yang sok 'menyerahkan diri' kepada Tuhan.
    Katanya kita tak boleh mengandalkan kemampuan sendiri.
    Mereka lupa... bahwa kemampuan kita sendiri merupakan anugerah Tuhan untuk memecahkan masalah; tidak menggunakan kemampuan yang diberikan, berarti tidak menghargai pemberian Tuhan.

    Seperti di dalam Alkitab (gw orang katholik) ada suatu perumpamaan:
    Ada seorang tuan mau pergi ke luar negeri, ia memberi hambanya masing-masing: 1 talenta, 2 talenta, dan 5 talenta (sorry, ga lupa jumlah aslinya, ga penting).
    Talenta adalah mata uang zaman dulu, tapi mungkin zaman sekarang bisa diterjemahkan jadi 'bakat' atau mungkin 'berkat'.
    Lalu tuan tersebut minta talenta-talenta tersebut dikembangkan.
    Orang yang mendapat 2 dan 5 talenta mengembangkannya sehingga mendapat 2x lipat, tapi orang yang cuma mendapat 1 talenta tidak mengembangkannya.
    Begitu tuannya kembali, ia marah mendapati 1 orang itu cuma males-malesan, bahkan dia bilang dia mau menunggu takut untuk menggunakan talenta itu, makanya ia simpan dan tunggu tuannya datang untuk dikembalikan agar tidak hilang.

    Perumpamaan ini sudah jelas-jelas memberitahu bahwa: "Mengandalkan Tuhan semata tanpa menggunakan kemampuan diri yang sudah diberikan adalah SALAH".

    OOT dikit soal planet, kan ada teorinya
    Awalnya ada bigbang, dan gas-gas itu berputar2.
    Gas-gas yang kecepatan tegak lurus dari arah pusat kurang dari akar (gravitasi * jarak) akan tertarik ke pusat dan menjadi Matahari.
    Sedangkan kumpulan gas-gas yang 'pas' kecepatannya akan menjadi planet (coba ingat deh materi fisika gerak melingkar, gaya sentripetal dalam hal ini adalah gravitasi inti).
    Kumpulan gas-gas lain yang kecepatan geraknya lebih dari percepatan sentripetal bakal keluar.

    Logis memang, tapi gw tetap percaya kok yang menciptakan itu semua Tuhan.
    Kalau ga, dari mana tiba-tiba gas-gas itu muncul?

    Tapi..., gw sih kasian aja sama orang-orang atheis semacam TS.
    Gw ga bakal bahas masalah akhirat, karena menurut agama gw tetap ada api penyucian untuk SEMUA umat manusia menurut PERBUATANnya masing-masing, bukan menurut kepercayaan.
    Tapi di dunia, kalau tiba-tiba anda divonis kanker..... (seperti kata orang di atas gw), pada siapa lu mau berharap?
    Pada siapa lu mau berdoa? Mohon-mohon pada dokter? Atau mau nego nyawa sama diri sendiri yang lu tuhankan?
    Pada saat detik-detik lu mau meninggal, lu bakal menyesal karena ga punya pengharapan lagi.. lenyap sudah semua....
    Last edited by KingB00ker; 12-09-09 at 10:40.

  11. #10
    Alter_Ego's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    大阪
    Posts
    4,485
    Points
    11,864.76
    Thanks: 203 / 324 / 225

    Default

    yah....ternyata itulah "kesalahan2" seorang atheis dalam kacamata seorang umat beragama...

    Quote Originally Posted by luna_croz View Post
    sedikit demi sedikit u akan dengan mudah diarahkan menuju yang namanya sarang iblis..
    well, spt yg gua bilang pada pertama kali

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    karena hampir semua penduduknya memiliki agama. para penduduk beragama ini biasanya menyebut kami sebagai pemuja iblis, tidak bermoral, bukan manusia, atau semacamnya.
    artinya argumen gua ttg masyarakat itu benar.

    "1. yang benar berdoa sebelum bertindak..
    namun mengapa banyak yang merasa gagal dan merasa tuhan tidak membantu dia?
    ya karena dia egois. dia hanya memikirkan dirinya sendiri.
    mulutnya mengucap ini untuk kepentingan umat manusia dan Tuhan, tetapi pada ujungnya hanya untuk dirinya sendiri.
    so why?
    itulah kegagalan manusia dalam berdoa."

    tidak, saya tidak merasa bahwa saya egois, dan hanya berbuat sesuatu untuk dirinya sendiri. tidak semua yang saya lakukan adalah untuk diri saya sendiri. apakah saya egois jika saya tidak melakukan sesuatu untuk tuhan? saya tidak percaya sama tuhan, dan itu artinya saya tidak akan melakukan satu halpun demi tuhan. apakah saya egois?

    "3. ini yang agak pelik.. ortu atau tuhan?"

    yupz, perkiraan anda benar, gua pasti akan menjawab dari kakek nenek, dll...tapi gua kan percaya bahwa tuhan itu nggak ada...berarti ortu gua wakil siapa donk?

    yah akhir kata...diskusi selesai.
    gua khan sdh tahu "kesalahan" orang2 atheis tuh apa saja....
    tapi apapun komen dari kalian ga akan bikin gua percaya tuhan kok...

    tq tante luna... moga2 makin ganteng kaya zombi di avanya

    tq juga buat oom king bookersmile:
    Last edited by Alter_Ego; 12-09-09 at 11:11.

    “The planet is fine. The people are fucked.”
    ― George Carlin ―

  12. #11

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    apakah jadi seorang atheis salah?
    salah besar....

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    oke gua ceritakan asal mula gua jadi seorang atheis.

    pertama, adalah saat gua mendengar statement "serahkan semua pada yang di atas"
    menurut gua "lakukan apa yang kalian bisa sebelum berdoa"

    kalo menurut gue salah,ini lebih baik : "berdoalah dan yakini bahwa Tuhan besertamu",mujarab loh,gue sering kalo tanding futsal doa dan yakin Tuhan nolong gue jadi menang
    Tapi ada kalanya kita telah berdoa berusaha mati2an tapi tetap hasilnya kosong,kenapa? Supaya kita itu tidak menjadi pribadi yg sombong dan percayalah,mujizat Tuhan datang pada saat kritis supaya lu tahu betapa baiknya dia..

    kedua, saat gua mendengar "semua sudah ada yang mengatur"
    kalo semua sdah ada yg mengatur ngapain kita berusaha?
    okay setuju ama loe

    ketiga, gua agak nggak suka peraturan para umat beragama yang mementingkan agama di atas masalah yang benar2 penting. misalnya temen gua yg pernah gua tanya "loe lebih hormat sama ortu atau sama tuhan yesus?(dia kristiani)". dia jawab "ya yesus lah, yang ngasih gua kehidupan, dan bikin gua hidup sampe sekarang". gua langsung mikir aja..."nggak salah denger gua?"

    sama dengan penjelsan Luna

    keempat adalah kepala sekolah SMA gua yg membuat gua trauma untuk punya agama. memang gua bersekolah di sekolah Buddhist. gua juga buddhist dan kepala sekolah gua juga buddhist. tapi masalahnya, kepala sekolah gua itu fanatik. tiap ada perayaan hari besar keagamaan pasti ribet. yang namanya kita harus latihan baca paritta(doa) dari jam 11 sampai jam 3 sore itu pasti nggak bisa dihindari. padahal gua percaya bahwa doa tidak bisa menolong manusia (lihat faktor pertama).

    Ini ibarat kl lu punya temen yg lagi susah,lu gakan tau dia susah kl dia ga minta tolong ama lu kan?
    Sama ajah dengan Tuhan,berdoa itu ibarat meminta pertolongan dari Tuhan

    kelima, yaitu saat gua mengetahui bahwa beberapa peperangan besar terjadi karena agama. perang salib misalnya. memang benar, mereka juga memiliki faktor ekonomi, tapi 70% alasan mereka berperang adalah karena kota yerusalem dijadikan taruhan. perang kedua yg terjadi karena agama adalah perebutan palestina beberapa tahun yang lalu.

    itu hanya yg fanatik,ingat,setiap agama mengajarkan cara yg berbeda untuk masuk ke Surga

    keenam, gua nggak suka sikap para agamawan yang menentang kemajuan iptek dengan menyatakan argumen "mendahului tuhan". gua berpandangan agama itu seharusnya menolong kita untuk maju, bukan menghambat kita seperti ini.

    aduh gue lupa ayat di alkitab yang mengatakan bahwa dekat dengan Allah adalah sumber pengetahuan.Jadi kita harus memiliki iman yg kuat terhadap Allah,karena dari dialah sumber pengetahuan.

    terus gua juga nggak suka dengan kata2 "kita tuh di mata tuhan nggak ada artinya"
    orang tua kita aja yg sdh nyiptain kita memandang kita dengan penuh kasih sayang, tapi nggak lo sembah. tapi tuhan yang memandang loe ga ada artinya gitu masih lu sembah. itu bahasa kasarnya.

    lu mah salah ngartiin di sini,maksud ini kita di mata Tuhan itu cuma debu,tapi Tuhan itu amat sayang pada kita,kata2 itu menyadarkan supaya kita itu selalu ingat kebaikan Tuhan yang agungmyang begitu mencintai kita yg hanya debu di hadapannya
    semoga penjelasan gue nyadarin lu dan kembali ke hadapannya
    GBU
    okay satu lagi,jika lu atheis,ke mana kita pergi pas kita mati?
    mati dimakan cacing?
    Last edited by doom_xyz_777; 12-09-09 at 11:27.

  13. #12
    Alter_Ego's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    大阪
    Posts
    4,485
    Points
    11,864.76
    Thanks: 203 / 324 / 225

    Default

    salah besar?
    oke, gua terima...apakah "kesalahan2" gua sama spt yg dikatakan tante luna?

    yupz anda benar....
    hidup cuma sekali...

    kembali ke hadapannya? ke hadapan siapa?
    kan dah kubilang, thread ini bukan bertujuan membantu gua "kembali ke jalan yang benar". tapi gua cuma mau tanya kira2 dimana kesalahan seorang atheis sehingga mereka tidak diterima di masyarakat?
    Last edited by Alter_Ego; 12-09-09 at 11:48.

    “The planet is fine. The people are fucked.”
    ― George Carlin ―

  14. #13
    luna_croz's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Void!!
    Posts
    6,132
    Points
    14,571.06
    Thanks: 18 / 128 / 81

    Default

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    yah....ternyata itulah "kesalahan2" seorang atheis dalam kacamata seorang umat beragama...



    well, spt yg gua bilang pada pertama kali



    artinya argumen gua ttg masyarakat itu benar.

    "1. yang benar berdoa sebelum bertindak..
    namun mengapa banyak yang merasa gagal dan merasa tuhan tidak membantu dia?
    ya karena dia egois. dia hanya memikirkan dirinya sendiri.
    mulutnya mengucap ini untuk kepentingan umat manusia dan Tuhan, tetapi pada ujungnya hanya untuk dirinya sendiri.
    so why?
    itulah kegagalan manusia dalam berdoa."

    tidak, saya tidak merasa bahwa saya egois, dan hanya berbuat sesuatu untuk dirinya sendiri. tidak semua yang saya lakukan adalah untuk diri saya sendiri. apakah saya egois jika saya tidak melakukan sesuatu untuk tuhan? saya tidak percaya sama tuhan, dan itu artinya saya tidak akan melakukan satu halpun demi tuhan. apakah saya egois?

    "3. ini yang agak pelik.. ortu atau tuhan?"

    yupz, perkiraan anda benar, gua pasti akan menjawab dari kakek nenek, dll...tapi gua kan percaya bahwa tuhan itu nggak ada...berarti ortu gua wakil siapa donk?

    yah akhir kata...diskusi selesai.
    gua khan sdh tahu "kesalahan" orang2 atheis tuh apa saja....
    tapi apapun komen dari kalian ga akan bikin gua percaya tuhan kok...

    tq tante luna... moga2 makin ganteng kaya zombi di avanya

    tq juga buat oom king bookersmile:
    ya itu intinya keegoisan manusia..
    manusia tidak menyadari bahwa mereka egois, mereka bahkan merasa tidak egois walaupun masyarakat sekitar mereka sudah mengucapkan statement "KAMU EGOIS"

    well walaupun itu sama seperti pendapat masyarakat pada umumnya namun tidak pada khususnya..
    mengapa?
    banyak orang beragama itu sendiri yang tidak mengerti tentang firman tuhan sendiri..
    mereka hanya ke rumah ibadah, berdoa hanya untuk mencari pembenaran atas diri mereka sendiri, karir mereka, kebahagiaan mereka dan lain2.
    bahkan banyak orang beragama tidak lebih dari seorang atheis.
    itu lah yg gw sebutkan keegoisan manusia.

    ya gw jg ga bisa paksa u mengaku Tuhan, karena dengan sendirinya itu adalah pengalaman hidup u..
    lebih baik u pelan2 mencari tahu tentang sebuah kebenaran daripada di doktrin, karena kalo dipaksa doktrin hasilnya akan sama seperti..

    mereka hanya ke rumah ibadah, berdoa hanya untuk mencari pembenaran atas diri mereka sendiri, karir mereka, kebahagiaan mereka dan lain2.

    OOT dikit soal planet, kan ada teorinya
    Awalnya ada bigbang, dan gas-gas itu berputar2.
    Gas-gas yang kecepatan tegak lurus dari arah pusat kurang dari akar (gravitasi * jarak) akan tertarik ke pusat dan menjadi Matahari.
    Sedangkan kumpulan gas-gas yang 'pas' kecepatannya akan menjadi planet (coba ingat deh materi fisika gerak melingkar, gaya sentripetal dalam hal ini adalah gravitasi inti).
    Kumpulan gas-gas lain yang kecepatan geraknya lebih dari percepatan sentripetal bakal keluar.
    nah.. awal bigbang itu apa? ga ada yg tau.
    semua scientist cmn tau kalo bigbang itu terjadi begitu saja..
    namun ga ada yg tau sebelum bigbang itu terjadi bentuknya seperti apa..

    memang menggunakan rumus fisika seperti itu.. tetapi u mikirin secara logic.. mengapa merkurius bisa memutari matahari sama seperti pluto memutari matahari?
    kalo dari segi magnet, semakin deket dengan inti magnet maka ketarik semakin kencang, namun mengapa ini tidak? merkurius tetap ada sampe sekarang.
    http://bit.ly/n86th7

    Graboid free download HD movies

  15. #14
    Alter_Ego's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    大阪
    Posts
    4,485
    Points
    11,864.76
    Thanks: 203 / 324 / 225

    Default

    yah mungkin gua memang egois. walaupun masyarakat sekitar sdh bilang gua salah, tapi gua tetap bilang gua benar...smile:

    tapi entah kenapa gua lebih sakit kalo melawan suara hati sendiri daripada melawan masyarakat...dan itulah yang menyebabkan gua tetap berada di jalur atheisme.

    “The planet is fine. The people are fucked.”
    ― George Carlin ―

  16. #15
    luna_croz's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Void!!
    Posts
    6,132
    Points
    14,571.06
    Thanks: 18 / 128 / 81

    Default

    Quote Originally Posted by Alter_Ego View Post
    yah mungkin gua memang egois. walaupun masyarakat sekitar sdh bilang gua salah, tapi gua tetap bilang gua benar...smile:

    tapi entah kenapa gua lebih sakit kalo melawan suara hati sendiri daripada melawan masyarakat...dan itulah yang menyebabkan gua tetap berada di jalur atheisme.
    gw kaga bilang u salah, karena u juga pada dasarnya belum mengerti tentang konsep kebenaran suatu agama secara full.

    well find it yourself..

    namun berhati2lah.. kata hati dianggap manusia itu adalah yang paling benar..
    well kalo dibilang hati nurani itu adalah pembimbing kehidupan,
    selama hati nurani kita belum tercemar itu adalah pembimbing kehidupan yang baik.
    namun apabila sudah tercemar well.. u know yourself la.. haha
    Last edited by luna_croz; 12-09-09 at 11:58.
    http://bit.ly/n86th7

    Graboid free download HD movies

Page 1 of 12 1234511 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •