Results 1 to 10 of 10
http://idgs.in/289391
  1. #1
    Bombat-H's Avatar
    Join Date
    Oct 2009
    Location
    Kota KembanG
    Posts
    2,068
    Points
    1,343.90
    Thanks: 2 / 14 / 14

    Default Gesang sang Maestro

    SOLO, KOMPAS.com - Komponis kawakan Gesang meninggal dunia Selasa (18/5/2010) malam. Sebelumnya, ia sempat dirawat di ruang Firdaus Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, sejak 12 Mei 2010. Namun, kondisinya memburuk dan mulai Minggu (16/5/2010) dirawat ke ruang ICU.

    http://oase.kompas.com/read/2010/05/...inggal.Dunia-5

    Gesang Ternyata Stabil

    SOLO, KOMPAS.com- Informasi tentang meninggalnya maestro keroncong Gesang Martohartono (93) membuat sibuk wartawan di Surakarta. Akan tetapi ketika dicek di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, ternyata Gesang masih stabil.

    Informasi yang diperoleh Kompas dari keponakannya, Ani, kondisi pencipta Bengawan Solo itu masih stabildan saat ini masih dirawat di ruang ICU.

    Gesang yang sudah sepuh itu memang berkali-kali masuk rumah sakit. Terakhir, Rabu (12/5/2010), Gesang kembali masuk RS PKU Muhammadiyah. Hari Minggu kemarin, Gesang masuk ke ICU.

    Sekitar 15 menit lalu, sebuah televisi swasta menyiarkan bahwa Gesang meninggal dunia. Tetapi ketika sampai di rumah sakit, pihak keluarga menyebutkan kondisi Gesang sudah stabil. Meskipun tidak mau makan, Gesang masih bisa mengenali keluarganya.

    http://oase.kompas.com/read/2010/05/...Malah.Stabil-5

    didoakan yang terbaik untuk beliau, seorang tokoh yang membawa nama indonesia melalui karya bengawan solonya ini

    nb : maaf salah post, mau edit judul tapi ga bisa. ternyata kesalahan pencari berita. Berita di bawah saya peroleh beberapa saat setelah berita pertama di post.
    Last edited by Bombat-H; 18-05-10 at 20:16. Reason: kesalahan

  2. Hot Ad
  3. #2
    Sterling's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    22,501
    Points
    2.48
    Thanks: 63 / 822 / 597

    Default

    Sebelumny saya minta maaf baru melihat nya, dah saya edit judulnya yah

    Kira2 apa sih yg harusny di didapat oleh gesang? pemerintah terkesan tidak mempedulikannya

  4. #3
    Bombat-H's Avatar
    Join Date
    Oct 2009
    Location
    Kota KembanG
    Posts
    2,068
    Points
    1,343.90
    Thanks: 2 / 14 / 14

    Default

    Sebelumnya trima kasih sudah di edit judulnya oleh mod.
    Tembang bengawan solo sang maestro saat ini sudah diterjemahkan kurang lebih ke 13 bahasa termasuk inggris, jepang, dan mandarin.
    Tembang ini juga pernah digunakan dalam salah satu film layar lebar di jepang. Karena kekaguman jepang ini, didirikanlah Dana Gesang di jepang untuk membiayai pengelolaan taman gesang di solo. Kemana pemerintah kita?
    Bahkan untuk mengelola taman saja, pihak Jepang terus mensuplai dana.

    Pemerintah mulai bingung saat ada empat orang asal negeri Belanda yang mengklaim tembang ini sebagai ciptaan mereka ( apa selalu begini? saat orang luar mengklaim langsung kita bingung )
    Apa pemerintah menutup mata karena dulu sang maestro sering diundang untuk menyanyi oleh orang-orang G30S/PKI?

  5. #4

    Join Date
    Jan 2007
    Location
    Di Hati Para Wanita
    Posts
    395
    Points
    208.35
    Thanks: 6 / 2 / 2

    Default

    wow sang maestro telah berpulang...
    gue turut berbela sungkawa...

    miris juga lagu gesang bengawan solo sempat mau di ambil sama 2 orang asing yang mengaku sebagai pencipta lagu tsb.

  6. #5

    Join Date
    Aug 2008
    Posts
    99
    Points
    121.40
    Thanks: 1 / 1 / 1

    Default

    Begawan Solo

    selamat jalan Pak Gesang....

  7. #6
    Sterling's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    22,501
    Points
    2.48
    Thanks: 63 / 822 / 597

    Default

    Sepeninggal Gesang di Waktu Petang
    Sabtu, 22 Mei 2010 | 10:57 WIB
    KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
    Maestro keroncong Gesang Martohartono (93) saat menerima kunjungan sejumlah pelajar di rumahnya di Kampung Kemlayan, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (10/5/2010). Gesang yang baru sembuh dari sakit terlihat gembira ketika para pelajar menghiburnya dengan musik keroncong dan menyanyikan sejumlah lagu ciptaannya termasuk lagu Bengawan Solo.

    Oleh Wuryanti Puspitasari

    "Bengawan Solo, riwayatmu ini, sedari dulu jadi, perhatian insani," Puluhan remaja menyanyikan lagu Bengawan Solo dengan syahdu dari atas kursi roda. Keterbatasan fisik tidak menyurutkan gairah mereka, melantunkan hingga habis lagu peninggalan maestro kerongcong, Gesang.

    Mereka berderet-deret disamping rumah duka bersama puluhan orang lainnya untuk melepas kepergian sang legenda. Di bagian punggung seragam sekolah yang mereka kenakan, terpampang tulisan Sekolah Luar Biasa Yayasan Pembinaan Anak Cacat (SLB YPAC) Solo.

    Salah satu siswa, Iqbal, yang mengalami kelumpuhan kaki mengatakan dirinya berada disitu sebagai penghormatan terakhir untuk tokoh budaya yang baru saja tutup usia.

    Keberadaan para siswa SLB tersebut merupakan satu bagian kecil dari rangkaian panjang upacara pemakaman Gesang Martohartono.

    Berpusat di rumah duka, rumah sederhana dengan beberapa ornamen kayu di beberapa sisi, duka itu menggelayut. Peti jenazah Gesang membujur di ruangan berukuran sekitar 4x6 yang terus saja dipenuhi ratusan pelayat.

    Metamorfosis Gesang sejak dirinya muda hingga tua terekam dalam bingkai gambar-gambar foto mapun lukisan yang tergantung di ruangan tersebut.

    Satu meter dari peti jenazah, Toyib (75) adik kandung Gesang duduk diam memandangi pera pelayat yang datang.

    Tangan keriputnya sesekali mengusap air mata yang masih saja mengalir lembut dari sudut-sudut indera penglihatannya. Tatapan matanya kosong, menatap kelu pada tubuh kaku di dalam peti jenazah.

    Sedikit gemetar, dia bercerita bahwa tujuh bulan lalu, ia pernah memiliki firasat buruk tentang kakak yang dibanggakannya.

    Satu dari puluhan foto Gesang yang tergantung di dinding ruangan itu jatuh dan kaca yang membingkainya pecah.

    Padahal, saat itu tidak ada angin kencang, tidak ada juga guncangan, namun tiba-tiba benda itu terhempas ke lantai. "Firasat saya langsung ndak enak," katanya dengan dialek Jawa yang kental.

    Namun, setelah dua bulan berganti dan keadaan Gesang dinilainya baik-baik saja, dia melupakan firasat buruk tersebut. "Ndak taunya firasat buruk saya menjadi kenyataan sekarang ini, di bulan ketujuh" katanya.

    Ia mengakui, kepergian Gesang mungkin kehendak terbaik dari Allah SWT karena beberapa waktu belakangan Gesang cukup menderita karena penyakitnya. "Daripada sakit terus menerus, mungkin ini yang terbaik, meskipun keluarga sangat berat melepas kepergiannya," katanya.

    Dia juga mengatakan, keluarga besar akan meneruskan cita-cita Gesang, yakni melestarikan musik keroncong.

    Selain Toyib, duka mendalam juga dirasakan oleh Yuniarti, salah satu keponakan Gesang yang menemaninya, hingga ajal menjemput pria yang pernah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma Presiden tahun 1992 itu.

    Dia bercerita, sekitar jam 10.00 WIB atau delapan jam sebelum wafat, Gesang terlihat segar bugar dan bersemangat. "Bahkan bapak sempat menyanyikan lagu Bengawan Solo dan Jembatan Merah," katanya.

    Gesang juga mengajaknya bernyanyi, namun karena ia tidak hafal Gesang memintanya untuk mencatat syair lagu di sebuah kertas.

    "Setelah saya selesai mencatat, bapak meminta saya untuk memberikan syair tersebut kepada pemain alat musik cello," katanya.

    Namun hingga menghembuskan nafas terakhirnya, Gesang tidak menyebutkan siapa pemain cello yang dimaksud. "Saya hanya menangkap bahwa bapak ingin kedua lagu itu dan lagu keroncong lainnya diteruskan kepada generasi muda agar terus dapat lestari," katanya.

    Ia juga menambahkan keluarga sangat kehilangan sosok sederhana nan setia. Keluarga hanya berharap, sanggar seni milik Gesang yang berada di tepian Sungai Bengawan Solo dapat dipugar, diperbaiki, diperindah, dan dapat menjadi peninggalan bersejarah sepeninggal Gesang.

    Keinginan itu direspon oleh Pemerintah Kota Surakarta. Wakil Walikota Surakarta, FX Rudyatmo mengatakan pihaknya akan merevitalisasi bangunan sanggar seni milik Gesang. "Kami berencana untuk memugar bangunan tersebut agar menjadi lebih baik," kata Rudyatmo.

    Rudyatmo menjelaskan, kondisi bangunan sanggar seni milik Gesang cukup memprihatinkan karena mengalami kerusakan di beberapa bagian.

    Karena itu, Pemkot Surakarta akan mengkaji dan menindaklanjuti wacana untuk merevitalisasi sanggar seni tersebut. Ia berharap, sanggar seni itu nantinya akan menjadi pusat kesenian bagi generasi muda yang tertarik untuk mengembangkan bakatnya di bidang seni dan budaya khususnya musik keroncong. "Dengan demikian, kami berharap akan mencetak maestro-maestro baru penerus almarhum Gesang," katanya.

    Meski demikian, dia belum bisa memperkirakan berapa biaya yang dibutuhkan untuk memugar bangunan sanggar seni tersebut.

    Ia juga menambahkan, Pemerintah Kota Surakarta dan segenap masyarakat sangat kehilangan sosok Gesang sebagai legenda musik keroncong.

    Ia berjanji akan mengusulkan Gesang sebagai pahlawan nasional di bidang budaya kepada pemerintah pusat.

    Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mendukung almarhum Gesang Martohartono menjadi pahlawan nasional di bidang budaya.

    "Saya mendukung penuh usulan dari masyarakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada almarhum Gesang," kata Agung Laksono.

    Menko Kesra menjelaskan pihaknya akan membawa usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Gesang untuk segera diproses lebih lanjut.

    Presiden selama ini mengambil keputusan tentang pemberian gelar pahlawan berdasarkan usul dari Dewan Tanda-Tanda Kehormatan Republik Indonesia.

    Agung juga mengatakan gelar pahlawan nasional di bidang budaya kepada Gesang sangat pantas diberikan mengingat jasa almarhum dalam mengembangkan musik keroncong.

    Ia juga menambahkan, usulan untuk menjadikan Gesang sebagai pahlawan nasional karena karyanya terbukti membawa harum nama bangsa dan negara. "Liriknya sangat dikenal, bahkan lagu Bengawan Solo diterjemahkan ke 13 bahasa asing," katanya.

    Selain adanya usulan untuk menjadikan Gesang sebagai pahlawan nasional di bidang budaya, sang Maestro pun memiliki kemungkinan untuk mendapatkan anugerah budaya dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

    Namun, Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Tjetjep Suparman menjelaskan, pemberian anugerah itu memakan waktu selambat-lambatnya satu tahun. "Pemberian anugerah ini tidak mudah, harus melalui berbagai proses, karena ini merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan oleh kementerian kami," katanya.

    Menanggapi hal tersebut, pihak keluarga hanya bisa mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah sepeninggal Gesang.

    Namun, satu hal yang mereka harapkan, keinginan terakhir Gesang, untuk melestarikan musik keroncong jadi kenyataan. "Kami berharap musik keroncong akan tetap lestari, sepeninggal bapak kemarin petang," kata Yuniarti.


    http://oase.kompas.com/read/2010/05/...i.Waktu.Petang

    Mngkn selain diberikan ucapan belasungkawa, bisa sekalian di paparkan jasa2 dari gesang atau tanggapan ttg usul gesang di jadikan pahlawan nasional yah.,.

  8. #7
    ichigo89's Avatar
    Join Date
    Feb 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    9,423
    Points
    -3,628.30
    Thanks: 209 / 479 / 366

    Default

    Saya setuju banget bila Gesang di jadikan pahlawan nasional...
    karena telah mengharumkan nama Indonesia melalui karyanya

  9. #8
    Bombat-H's Avatar
    Join Date
    Oct 2009
    Location
    Kota KembanG
    Posts
    2,068
    Points
    1,343.90
    Thanks: 2 / 14 / 14

    Default

    Jarang sekali ada penyanyi di masa-masa kemerdekaan yang tembangnya sampai ke mancanegara..
    Pahlawan nasional tidak hanya mereka yang gugur di medan perang, tapi juga lewat banyak jalan yang bermakna sama yaitu mengharumkan nama tanah air melalui karya ataupun prestasi lainnya.
    Saya setuju jika Gesang dijadikan sebagai pahlawan nasional karena lewat karyanya ini nama Indonesia semakin dikenal banyak orang di negara lain dan mendapat apresiasi.

    Selain itu juga mengingat Indonesia tidak memberi kesejahteraan pada tokoh-tokoh yang pernah berkibar di masanya dan hidup serba sederhana di masa tuanya, contoh atlit nasional.

  10. #9
    kadal_darat's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Posts
    33
    Points
    65.10
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    tapi jujur nyanyi nya biasa aja tapi lirik na itu lohh kerennn

  11. #10
    -eviL-Mike-'s Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    Jakarta
    Posts
    8,981
    Points
    15.21
    Thanks: 298 / 339 / 276

    Default

    maestro terkenal meninggal dunia.. semoga ada maestro muda berbakat yang mengharumkan nama indonesia lagi..

    btw kok belanda bisa claim lagu bengawan solo dari negara dia yah ?

    itu gmn ceritanya?

    pemerintah terkesan tidak memperdulikan yah.. cuma tau korupsi neh kek na..

    <a href=http://fc05.deviantart.net/fs70/f/2009/341/d/9/Crystal_Maiden_by_Donkote.png target=_blank rel=nofollow>http://fc05.deviantart.net/fs70/f/20...by_Donkote.png</a>

    Quote Originally Posted by Almighty View Post
    ┒('o'┒) ELO

    (┌','┐) GUE

    ┒(˘- ˘ )┎ END
    Quote Originally Posted by -eviL-Mike-
    ada 3 kriteria dari kepengurus bot:
    1. Mau cepat dan murah tapi tidak bagus
    2. Mau bagus dan cepat tapi tidak murah
    3. Mau murah dan bagus tapi tidak cepat

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •