banyak orang ngomong hidup adala sebuah pilihan
trus artinya apakah orang miskin secara tidak sengaja memilih hidupnya sendiri untuk miskin?
jadi artinya apakah kita tidak usah mengasihani kita karena mereka sendiri yg memilih menjadi miskin?
![]()
banyak orang ngomong hidup adala sebuah pilihan
trus artinya apakah orang miskin secara tidak sengaja memilih hidupnya sendiri untuk miskin?
jadi artinya apakah kita tidak usah mengasihani kita karena mereka sendiri yg memilih menjadi miskin?
![]()
Ada 3 jalan . . ke kanan, jalannya menurun dan mulussss, tapi menuju jurang . . ke depan jalannya biasa aja, datar, tapi gak tau menuju kemana, dan ke kiri jalannya berbatu2 dan menanjak pula, tapi menuju ke harta karun . .
Hidup itu pilihan bro, bahkan waktu lo ingin menulis ini thread, itu juga pilihan, apakah lo menulis atau gak, dan lo memutuskan untuk menulis . .
Ga ada yang pernah bilang menuju kesuksesan itu mudah, tapi butuh pengorbanan. Hanya terkadang orang pengen yang mudah, maunya seneng2 mulu, dan malas menjadi faktor utama kegagalan itu . .
Ada yang memang pola pikirnya belum terbentuk, semangat hidupnya dikendalikan oleh pola pikir yang "sudah takdir". Perkataan kosong yang dia sendiri sebenarnya tidak tahu tentang takdir itu. Biasanya pola pikir seperti ini dibentuk oleh garis keturunan, contohnya bapak guru anak juga guru, dsb. Itu pun sebuah keputusan.
Banyak kok contohnya orang2 sukses dari miskin dulunya. Salah satunya Abraham Lincoln.
So, life is choice.
"Many people die at 25 and aren't buried until they are 75."
- Benjamin Franklin -
"Life battles don't always go to the stronger or faster man.
Sooner or later, the man who wins is the man who thinks he can."
- Vince Lombardi -
When I am down and oh my soul so weary, when troubles come and my heart burdened be.
Then I am still and wait here in the silence, until You come and sit awhile with me.
kita jadi miskin bukan lah keinginan kita. tapi kita memang kurang beruntung dilahirkan dalam kondisi seperti itu. terkadang kita merasa iri kenapa kita tidak lahir dengan kondisi keluarga yg mempunyai uang yg berkecukupan atau bahkan yang melimpah. oleh karena itu kita harus bersyukur dengan pemberian yg kita miliki (walau gw masi sulit buat bersyukur, tapi gw sendiri berusaha bersyukur dengan apa yg gw punya).
Hidup emang suatu pilihan ? itu memang benar. kita yg dilahirkan dengan keadaan keluarga yg tidak mampu. kita punya pilihan apakah kita mau tetap menjadi miskin atau kita maju untuk mengubah kemiskinan itu ?
gw rasa gw perna baca siggy seseorang bertuliskan
"kamu lahir miskin, itu bukan salahmu, tapi jika kamu mati miskin, itu adalah salah anda"
Tergantung bagaimana kamu mau hidupmu seperti apa, the choice came from yourself
Secara gw kalo jujur Orang miskin itu dihadangi oleh berbagai tantangan hidup, karena itu mereka yang memilih untuk berjuang melawan "takdir" mereka, lebih banyak yang sukses ketimbang orang2 yang dari awal hidupnya terlalu mudah macam BK HAHAY
Hidup merupakan pilihan? takdir? dsb? terserah, tapi ingat kalo loe milih "takdir gw miskin selamanya", you know what'll happen mate, this life is no gambling
Wah, nice case !!!
gw suka bahas ginian... so simple...
sebenernya kita hidup emang ada pilihan... ya sebetulnya hanya 2 pilihan... menuju jalur A atau pun jalur B...
namun dimasing" pilihan itu ada baiknya ada buruknya... dan juga ada hambatannya...
disaat loe milih jalan A ! oke jalan B terbuang...
maka akan muncul masalah baru lagi di jalur A ! dimana loe harus memilih ! bisa disebut Pilihan C dan D ! berikut seterusnya... sampai pilihan Y dan Z !
nah masalahnya apakah kita dalam memilih itu sudah dipikir dengan matang-matang ? sudahkah anda memikirkan resiko dan keuntungan yang didapat... tentunya itu juga dipengaruhi oleh faktor sekitar... nah disinilah otak, hati nurani, dan perasaan harus dipakai sebijak mungkin... jika memang digunakan sebijak mungkin... semiskin apapun orang dari lahir, bisa sukses dan hidup melimpah kok... banyak sudah contohnya...
Masalah miskin, miskin itu memang takdir manusia sejak lahir, kita gak akan pernah keluar dari rahim bawa duit kan ? kita tumbuh itu dari hasil orangtua... orangtua hanya bisa memberikan yang terbaik, jika dirasa masih kurang ? mengapa kamu tidak membuat pilihan untuk mencoba keluar dari kemiskinan, yang pada nantinya akan kamu turunkan pada keturunanmu...
hmm... kalo gw sih, pilihan itu penting
ada tiga nilai yang gw pegang kukuh sebagai landasan hidup gw selama di dunia ini... yang merupakan tolak ukur untuk memilih hidup...
1. Pengorbanan
2. Kejujuran
3. Kebebasan
sekian dari sayasemoga memaknai hidup anda nanti...
semangat Ton !
Manjaro KDE
hmm ok masalah yg satu dah clear,sisanya tgl "Apakah pengemis layak dikasihani?"
hmmm... pengemis ya ?
singkat aja yah...
dari sudut pandang gw aja yah...
Kalo menurut gw ya patut dikasihani... mereka itu sama seperti mereka, namun nasib baik belum datang padanya... mereka hanya mengalami kegagalan, bisa oleh faktor pilihan hidup tadi yang sudah saya jelaskan... bisa juga dipengaruhi oleh orang lain... ibarat roda berputar... semua ada waktunya... mungkin itu waktu mereka menjadi pengemis...
Nah, sekarangnya masalahnya dikasihani atau tidak itu pilihanmu sendiri... sebagai manusia yang bermartabat apakah yang pantas kau lakukan...
Sewajarnya manusia itu saling mangasihi, karena sudah hakekatnya manusia mempunyai hati nurani untuk mengasihi sesamanya...
Yah, contoh konkretnya bila ketemu pengemis, kalo punya uang berilah mereka uang secukupnya dan sepantasnya, yang penting mereka tetap bisa makan dan melangsungkan hidupnya... jikalau tidak punya, janganlah memberikan tangan !
Serius, sekali lagi... jangan sampai kamu membalasnya dengan tangan... entah mengapa hal ini sangat tidak sopan di mata saya sendiri... hendaklah kamu membalasnya dengan ucapan, "Maaf ga ada uang, besok kalau lewat mungkin saya beri. sekali lagi maaf ya..." sambil memberikan senyuman...
Memang itu susah dilakukan ! dan itu tergantung dari pilihanmu ! Kamu mau mengasihi dia sebagai manusia, atau hanya memandang sebelah mata, karena dia memiliki pekerjaan seperti pengemis...
Dari saya sendiri pun susah mempraktekkannya, butuh waktu sebulan lebih untuk merubah kelakuan tersebut... setidaknya sekarang, saya dapat menghargai bagaimana hidup menjadi seorang pengemis...
sekian dari saya... semoga bermanfaat untuk hidup anda bung~
Manjaro KDE
oh,i see...
thx dim dapet sdikit pencerahan gue
yud gue mulai ngerti dah skrg penjelasan pendeta yg waktu itu kotbah di skolah gue ttg hidup adalah pilihan ^^
eeqqqqqqqqqq
Hidup adalah sebuah pilihan? hmmm, sebenarnya lebih dari sekedar pilihan. Lebih tepatnya pola pikir, tekad, konsistensi, keberanian.
Semua orang kalau ditanya mau jadi orang baik atau jadi penjahat? Rata2 orang yang waras pasti akan memilih menjadi orang baik. Apakah orang mau jadi kaya atau miskin? Tentu saja orang akan memilih menjadi kaya.
lalu....kenapa masih ada orang yang pingin jadi orang baik tapi malah jadi penjahat? Kenapa banyak orang yang pingih kaya, tapi masih miskin?
Well, memilih kelihatannya tidak cukup. Selama kita memilih, tapi tidak menanamkan pola pikir yang sejalan dengan jalan yang kita pilih. Tidak memiliki tekad untuk bertahan di jalan kita apapun yang terjadi. Tidak konsisten untuk terus mencoba dan melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Dan tidak punya keberanian untuk menolak hal-hal yang menggoda kita keluar jalur. Memilih hanya tinggal memilih.
Most people dont say what they think and almost all people dont do what they said.
Adik2 dan teman2 sekalian, semoga kalian menjadi orang yang melakukan apa yang dikatakan.
zzz emang ada yah orang milih hidup miskin hiks
Hidup memang pilihan kita yg nentuin mau idup susah atau jd orang sukses,kalo kita mau sukses harus rajin,bekerja keras itu lah yg di maksud hidup itu pilihan hehehe...
1 pilihan 1 keyakinan 1 niat 1 keteguhan 1 uletan 1 sungguh-sungguh idup lo bakal SUKSES
hidup emg penuh pilihan bos .. dengan menetapkan 1 prinsip saya rasa itu udh cukup untuk menentukan ke arah mana bos mw jalani hidup bos ..
Saya kasih 1 kalimat : " Lahir miskin bukan salah kita tapi Mati miskin 100% salah kita .. "
From nothing get a thing... And from everything back to nothing
Share This Thread