Petinju Indonesia penyandang sabuk juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, kali ini tidak melirik jauh-jauh calon lawannya. Ia memutuskan menerima tantangan petinju Indonesia yang lain, Daud Yordan.
Inilah duel yang mungkin cukup lama ditunggu-tunggu masyarakat pecinta tinju di tanah air, karena Indonesia sesungguhnya punya dua petinju tangguh di kelas yang sama. Daud Yordan saat ini tercatat sebagai petinju peringkat enam di badan tinju WBA.
Pertemuan mereka akhirnya diagendakan pada 17 April mendatang di Hall D arena Pekan Raya Jakarta. Duel mereka diberi titel 'The Moment of Truth', untuk membuktikan siapa di antara mereka yang terbaik.
Bagi Chris John ini adalah pertandingannya yang ke-14 sebagai juara dunia. Sedangkan bagi Daud ini adalah kesempatan mengangkat namanya lebih tinggi kancah dunia tinju dunia.
"Banyak orang yang kaget ketika saya menggelar laga ini. Tapi ini adalah pertandingan bersejarah dan paling ditunggu-tunggu tentunya. Ini semata-mata kami adajan demi mempertahankan eksistensi 'Merah Putih' di pentas tinju internasional," ujar promotor laga, Raja Sapta Oktohari, dalam jumpa pers di Gedung Niaga PRJ, Kemayoran, Senin (7/2/2011) siang WIB.
"Inilah kesempatan juga untuk menaikkan pamor olahraga tinju di Indonesia. Makanya kami menggelar duel ini," sambungnya.
Hal senada disampaikan oleh matchmaker Samson Lewkowicz, yang berharap laga ini bisa berlangsung seru dan kalau mungkin bisa semegah laga-laga tinju dinia lainnya.
"Saya bangga bisa menggelar pertandingan bersejarah ini. Merupakan kejutan jika Okto meminta duel Chris John dan Daud Yordan diadakan. Padahal mereka itu dua petinju terbaik di Indonesia," tutur Samson.
"Saya berharap ini akan jadi pertandingan besar seperti di Las Vegas karena ini adalah pembuktian di antara keduanya untuk jadi petinju terbaik di Indonesia," lugas Samson.
Share This Thread