London - Park Chu-Young kini adalah seorang pemain Arsenal. Namun tahukah Anda perihal drama di balik prosesnya dari AS Monaco ke London utara?
Pada awalnya, Chu-Young sudah nyaris pasti menjadi milik Lille. Klub jawara Liga Prancis itu bahkan sudah melakukan tes medis kepada penyerang timnas Korea Selatan tersebut.
Ketika para pejabat berwenang sedang mendiskusikan kontrak, ti
ba-tiba Chu-Young ditelepon manajer Arsenal, Arsene Wenger, yang menawarinya hijrah ke Emirates Stadium.
Ditawar klub sebesar Arsenal, Chu-Young pun goyah. Ia kemudian meninggalkan hotel di Lille dan pergi menuju London.
Mengetahui kabar itu, Chairman Lille, Michel Seydoux, lantas memerintahkan anak buahnya untuk pergi ke stasiun kereta api dan bandara untuk mencegah Chu-Young pergi ke London dan memilih Arsenal.
Segala upaya yang mungkin bisa divisualisasikan bisa mendekati drama Hollywood itu kemudian gagal karena Chu-Young tidak terkejar dan akhirnya digaet Arsenal dengan harga 3 juta poundsterling.
Seydoux pun melontarkan kemarahannya kepada Wenger yang dinilainya munafik dan tidak beretika.
“Untuk seseorang yang selalu berkhutbah soal moral, Wenger memperlihatkan sikapnya tidak berkelas,” sungut Seydoux seperti yang dikutip Metro.co.uk.
Entah berhubungan atau tidak,
Lille kemudian membatalkan agenda pertandingan persahabatan dengan Arsenal dalam rangka pembukaan kandang baru mereka, Stadion Grande Metropole, tahun depan. Padahal, kesepakatan untuk menggelar laga persahabatan itu sudah disusun sejak tahun 2002 ketika Arsenal membeli Pascal Cygan dari Lille.
Share This Thread