Hahaha, kritis sekali :P.
Tapi sebenarnya dalam kasus2 yang saya berikan. Saya asumsikan semua statistik yang tersedia sempurna misalnya 99% itu sempurna bahwa 99% hasil bacaan tepat.
Yang saya tanyakan bagaimana cara "menginterpretasi" data tersebut. Karena kebanyakan orang salah. (lhoooo)
Tentang human error itu, memang ada pengaruh. Tapi karena asumsi saya tadi (mendekati sempurna), pengaruhnya dalam populasi besar relatif kecil. Dan bahkan kt blom tahu apakah orang ini mengalami "kasus spesial" tsb. atau tidak :P.
NB: sebenernya dengan asumsi semua data benar adanya, kasus ini ada jawaban sesungguhnya (yang spt. saya bilang, kebanyakan di luar pemikiran orang awam)
Jadi kira2 beginikah jawaban kk?
Jika diketahui kalau terkena penyakit tsb. pasti mati, maka kemungkinan orang tsb. mati adalah 99%.
Tentang "kita ga bakal tahu", itu umpamanya seperti koin. Koin yang adil, akan memberikan kemungkinan 50% kepala, 50% ekor dari "Propensitas" koin tersebut. Walaupun secara fakta kita lempar 4x hasilnya blom tentu 2 kepala 2 ekor, kita tetap bisa bilang chancenya 50% untung masing2 sisi.
Atau terkadang kita tahu bahwa kemungkinan akan cerah adalah 95% (dirangkum oleh ramalan cuaca dari data2 masa lalu di mana keadaannya sama dengan saat tsb.). Belum tentu tidak membawa payung adalah keputusan yang benar! Bisa2 yang terjadi 5% itu!
Jadi intinya yang saya tanya bukan apakah pasti atau tidak pasti. Semua pasti tidak pasti. Nah yang tidak pasti itu berapa kemungkinannya :P.
BTW, thx udah mau post di thread ini :P
Share This Thread