Page 1 of 4 1234 LastLast
Results 1 to 15 of 48
http://idgs.in/402335
  1. #1

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Beside Taeyeon
    Posts
    2,376
    Points
    719.86
    Thanks: 235 / 98 / 74

    Smile [Share] Raja Ampat, Papua

    Berhubung saya suka diving, saya mo share info tentang tmpt diving di bumi nusantara kita yang
    indah bgt tp sayangnya org lokal blum terlalu appreciate dibandingkan org luar...

    Kabupaten Raja Ampat

    Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai.

    Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

    BIODIVERSITY

    Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang.

    Gerry Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun 2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di dunia.

    Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

    RESOR

    Papua Diving, satu-satunya resor eksotis yang menawarkan wisata bawah laut di kawasan itu, didatangi turis-turis penggemar selam yang betah selama berhari-hari bahkan hingga sebulan penuh mengarungi lekuk-lekuk dasar laut. Mereka seakan tak ingin kembali ke negeri masing-masing karena sudah mendapatkan “pulau surga yang tak ada duanya di bumi ini”.

    Pengelolanya tak gampang mempersiapkan tempat bagi wisatawan. Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

    Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

    “Turis menyelam hampir setiap hari karena lokasi penyelaman sangat luas dan beragam. Keindahan terumbu karangnya memang bervariasi sehingga banyak pilihan dan mengundang penasaran. Ada turis yang sudah berusia 80 tahun masih kuat menyelam,” tutur Max Ammer yang beristrikan perempuan Manado.

    Tiga tahun lalu, Papua Diving membangun penginapan modern tak jauh dari lokasi pertama. Ternyata, penginapan yang dibangun dengan mengandalkan bahan bangunan lokal ini hampir selalu penuh dipesan. Padahal tarifnya mencapai 225 euro atau sekitar Rp 2,7 juta per malam. Di lokasi yang baru, dilengkapi peralatan modern, termasuk fasilitas telepon internasional dan internet.

    Turis ke Raja Ampat hanya ingin ke Papua Diving di Pulau Mansuar karena fasilitas dan pelayannya sudah berstandar internasional, juga makanannya. Mereka mendarat di Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 2 juta-an sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai Mansuar.

    Seperti pulau lainnya, Mansuar tampak asri karena hutannya masih terjaga dan air lautnya pun bersih sehingga biota laut yang tidak jauh dari permukaan bisa terlihat jelas. Turis cukup berenang atau ber-snorkelling untuk melihat keindahan laut, sedangkan jika ingin mengamati langsung kecantikan biota laut di kedalaman, mereka harus menyelam.

    Tips cara ke raja ampat:
    Pertama : Untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat harus melalui Kota Sorong di kepala burung Irian. Dengan flight fr Jakarta, fare sekitar 1,7 juta untuk saat normal, untuk peak season bisa 2,1 juta. Air service yang ada :
    - Merpati (berangkat 5.30 WIB tiba sekitar 13.30 WIT dengan transit di Makassar 1 jam
    - Express Air (berangkat pukul 5.00 WIB tiba 13.00 WIT dengan transit Makassar)
    - Lion Air (pagi juga-jam ga tau, sepertinya transit Manado dan jam tiba di Sorong gak tau).

    Express Air paling di recommend karena ga delay dan ktika sampe sorong, bisa lgsng naek boat ke salah satu pulau di raja ampat.. kyk estafet gt gan..
    kalo flight lain biasanya kita harus menginap 1 mlm dl di sorong, kemudian bsk sian br naek boat...

    Kedua : Mau ke pulau mana di antara sekian buanyak pulau di Raja Ampat?
    Well, depends on your budget. Kep Raja Ampat sendiri luas sekali dan terbagi-bagi, yang terjauh adalah pulau Wayag yang terletak di atas Waigeo ke arah barat laut. Cara ke sana mau gak mau harus sewa speed kap 6-8 orang seharga 8 - 10 juta (per day? pp?) include fuel. Lama perjalanan antara 4 jam (speed pancing 3 engine) atau 6 jam (speed sejenis crew boat 2 engine).
    Kalo terbatas budget tapi tetap mau menikmati keindahan Raja Ampat, aku saranin ke Teluk/ Selat Kabui saja...tempatnya mengagumkan penuh dengan pulau2 karang eks reef dan dasar laut yang indah. Jaraknya dari Sorong tidak terlalu jauh, sewa long boat kira2 3 - 4 jam 4 jutaan turun di Kampung Buton..(ga ada akomodasi di situ). Bisa juga turun di Saonek (kota kecamatan), sepertinya akomodasi ga ada juga ya..camping di pantai aja atau tidur di boat. Saonek atau Kp Buton adalah tempat istirahat yang pas bila mau ke Selat Kabui, kecuali mau langsungan dari Sorong ke situ ya gpp.

    Ketiga : Bagaimana dengan public transport? Ada kapal di pelabuhan perikanan Sorong, milik Pemda namanya Kapal Raja Ampat. Infonya si tripnya seminggu sekali keliling ke Raja Ampat dan mendarat di lokasi yang ada dermaganya seperti Waisei (ibu kota Kab), Saonek, Kabare, Sausapor dan ?Gag lalu balik Sorong. Beaya sekitar 40 rebu, dan sepertinya kapal ini service u rakyat jadi walaupun merugi gpp jalan terus . Menurut info lain ada juga kapal dari pelabuhan rakyat Sorong tapi belum dapat detilnya.

    utk cr ke 3 saya juga blum prnh coba dan tau... hahaha...

    Note: Bagi yang mo ksini tlg cek dl tmpt menginapnya.. karna ada praturan strict tentang tmpt tinggalnya, cth di misool, ada peraturan ga bole pake sabun ato apa gt.. karna buat jaga ekosistemnya... kan pembuangan terakhir pasti ke laut..

    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :


    Last edited by vent; 23-05-11 at 16:55.
    Quote Originally Posted by Phuzz View Post
    gay bukan kelainan...
    gay itu lifestyle...
    WAKAKAKA...

  2. Hot Ad
  3. The Following 2 Users Say Thank You to vent For This Useful Post:
  4. #2

    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Bandung BuahBatu InsaneGameNet
    Posts
    907
    Points
    339.05
    Thanks: 232 / 232 / 113

    Default

    Quote Originally Posted by vent View Post
    Berhubung saya suka diving, saya mo share info tentang tmpt diving di bumi nusantara kita yang
    indah bgt tp sayangnya org lokal blum terlalu appreciate dibandingkan org luar...

    Kabupaten Raja Ampat

    Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai.

    Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

    BIODIVERSITY

    Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang.

    Gerry Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun 2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di dunia.

    Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

    RESOR

    Papua Diving, satu-satunya resor eksotis yang menawarkan wisata bawah laut di kawasan itu, didatangi turis-turis penggemar selam yang betah selama berhari-hari bahkan hingga sebulan penuh mengarungi lekuk-lekuk dasar laut. Mereka seakan tak ingin kembali ke negeri masing-masing karena sudah mendapatkan “pulau surga yang tak ada duanya di bumi ini”.

    Pengelolanya tak gampang mempersiapkan tempat bagi wisatawan. Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

    Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

    “Turis menyelam hampir setiap hari karena lokasi penyelaman sangat luas dan beragam. Keindahan terumbu karangnya memang bervariasi sehingga banyak pilihan dan mengundang penasaran. Ada turis yang sudah berusia 80 tahun masih kuat menyelam,” tutur Max Ammer yang beristrikan perempuan Manado.

    Tiga tahun lalu, Papua Diving membangun penginapan modern tak jauh dari lokasi pertama. Ternyata, penginapan yang dibangun dengan mengandalkan bahan bangunan lokal ini hampir selalu penuh dipesan. Padahal tarifnya mencapai 225 euro atau sekitar Rp 2,7 juta per malam. Di lokasi yang baru, dilengkapi peralatan modern, termasuk fasilitas telepon internasional dan internet.

    Turis ke Raja Ampat hanya ingin ke Papua Diving di Pulau Mansuar karena fasilitas dan pelayannya sudah berstandar internasional, juga makanannya. Mereka mendarat di Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 2 juta-an sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai Mansuar.

    Seperti pulau lainnya, Mansuar tampak asri karena hutannya masih terjaga dan air lautnya pun bersih sehingga biota laut yang tidak jauh dari permukaan bisa terlihat jelas. Turis cukup berenang atau ber-snorkelling untuk melihat keindahan laut, sedangkan jika ingin mengamati langsung kecantikan biota laut di kedalaman, mereka harus menyelam.

    Tips cara ke raja ampat:
    Pertama : Untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat harus melalui Kota Sorong di kepala burung Irian. Dengan flight fr Jakarta, fare sekitar 1,7 juta untuk saat normal, untuk peak season bisa 2,1 juta. Air service yang ada :
    - Merpati (berangkat 5.30 WIB tiba sekitar 13.30 WIT dengan transit di Makassar 1 jam
    - Express Air (berangkat pukul 5.00 WIB tiba 13.00 WIT dengan transit Makassar)
    - Lion Air (pagi juga-jam ga tau, sepertinya transit Manado dan jam tiba di Sorong gak tau).

    Express Air paling di recommend karena ga delay dan ktika sampe sorong, bisa lgsng naek boat ke salah satu pulau di raja ampat.. kyk estafet gt gan..
    kalo flight lain biasanya kita harus menginap 1 mlm dl di sorong, kemudian bsk sian br naek boat...

    Kedua : Mau ke pulau mana di antara sekian buanyak pulau di Raja Ampat?
    Well, depends on your budget. Kep Raja Ampat sendiri luas sekali dan terbagi-bagi, yang terjauh adalah pulau Wayag yang terletak di atas Waigeo ke arah barat laut. Cara ke sana mau gak mau harus sewa speed kap 6-8 orang seharga 8 - 10 juta (per day? pp?) include fuel. Lama perjalanan antara 4 jam (speed pancing 3 engine) atau 6 jam (speed sejenis crew boat 2 engine).
    Kalo terbatas budget tapi tetap mau menikmati keindahan Raja Ampat, aku saranin ke Teluk/ Selat Kabui saja...tempatnya mengagumkan penuh dengan pulau2 karang eks reef dan dasar laut yang indah. Jaraknya dari Sorong tidak terlalu jauh, sewa long boat kira2 3 - 4 jam 4 jutaan turun di Kampung Buton..(ga ada akomodasi di situ). Bisa juga turun di Saonek (kota kecamatan), sepertinya akomodasi ga ada juga ya..camping di pantai aja atau tidur di boat. Saonek atau Kp Buton adalah tempat istirahat yang pas bila mau ke Selat Kabui, kecuali mau langsungan dari Sorong ke situ ya gpp.

    Ketiga : Bagaimana dengan public transport? Ada kapal di pelabuhan perikanan Sorong, milik Pemda namanya Kapal Raja Ampat. Infonya si tripnya seminggu sekali keliling ke Raja Ampat dan mendarat di lokasi yang ada dermaganya seperti Waisei (ibu kota Kab), Saonek, Kabare, Sausapor dan ?Gag lalu balik Sorong. Beaya sekitar 40 rebu, dan sepertinya kapal ini service u rakyat jadi walaupun merugi gpp jalan terus . Menurut info lain ada juga kapal dari pelabuhan rakyat Sorong tapi belum dapat detilnya.

    utk cr ke 3 saya juga blum prnh coba dan tau... hahaha...

    Note: Bagi yang mo ksini tlg cek dl tmpt menginapnya.. karna ada praturan strict tentang tmpt tinggalnya, cth di misool, ada peraturan ga bole pake sabun ato apa gt.. karna buat jaga ekosistemnya... kan pembuangan terakhir pasti ke laut..

    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :



    bang kek pernah liat ni ts ...di forum sebelah deh keknya...
    hehehe...
    ah bodo lah yang penting nice infonya geng..

  5. #3

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Beside Taeyeon
    Posts
    2,376
    Points
    719.86
    Thanks: 235 / 98 / 74

    Default

    emang info nya gua kumpulin dr bbrapa forum brader...
    tp ya ga asal copas aja..
    gua pilah2 lg...
    yang masi valid gua masukin, dan gua jelasin yg valid mana yg ga valid mana..
    tp tentunya manusia ms ada kesalahan.. so correct me if i'm wrong..
    Quote Originally Posted by Phuzz View Post
    gay bukan kelainan...
    gay itu lifestyle...
    WAKAKAKA...

  6. #4

    Join Date
    Nov 2010
    Location
    SURABAYA
    Posts
    2,339
    Points
    450.57
    Thanks: 21 / 34 / 27

    Default

    istimewa memang ni tempat, msk d iklan salah st produk rokok kan

  7. #5

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Beside Taeyeon
    Posts
    2,376
    Points
    719.86
    Thanks: 235 / 98 / 74

    Default

    Quote Originally Posted by -mandau- View Post
    istimewa memang ni tempat, msk d iklan salah st produk rokok kan
    yak bener bgt...
    msk salah satu iklan produk rokok...
    ini tmpt emang salah satu surga dunia dimana karna keterbatasan transport
    dan mahalnya biaya jd kendala...
    sehingga ms sepi turis lokal.. kalo turis internasional, ini tmpt uda pd tau dan emang bnyk yg kesono..
    Quote Originally Posted by Phuzz View Post
    gay bukan kelainan...
    gay itu lifestyle...
    WAKAKAKA...

  8. #6

    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    5
    Points
    1.30
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    Quote Originally Posted by vent View Post
    Berhubung saya suka diving, saya mo share info tentang tmpt diving di bumi nusantara kita yang
    indah bgt tp sayangnya org lokal blum terlalu appreciate dibandingkan org luar...

    Kabupaten Raja Ampat

    Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai.

    Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

    BIODIVERSITY

    Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang.

    Gerry Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun 2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di dunia.

    Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

    RESOR

    Papua Diving, satu-satunya resor eksotis yang menawarkan wisata bawah laut di kawasan itu, didatangi turis-turis penggemar selam yang betah selama berhari-hari bahkan hingga sebulan penuh mengarungi lekuk-lekuk dasar laut. Mereka seakan tak ingin kembali ke negeri masing-masing karena sudah mendapatkan “pulau surga yang tak ada duanya di bumi ini”.

    Pengelolanya tak gampang mempersiapkan tempat bagi wisatawan. Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

    Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

    “Turis menyelam hampir setiap hari karena lokasi penyelaman sangat luas dan beragam. Keindahan terumbu karangnya memang bervariasi sehingga banyak pilihan dan mengundang penasaran. Ada turis yang sudah berusia 80 tahun masih kuat menyelam,” tutur Max Ammer yang beristrikan perempuan Manado.

    Tiga tahun lalu, Papua Diving membangun penginapan modern tak jauh dari lokasi pertama. Ternyata, penginapan yang dibangun dengan mengandalkan bahan bangunan lokal ini hampir selalu penuh dipesan. Padahal tarifnya mencapai 225 euro atau sekitar Rp 2,7 juta per malam. Di lokasi yang baru, dilengkapi peralatan modern, termasuk fasilitas telepon internasional dan internet.

    Turis ke Raja Ampat hanya ingin ke Papua Diving di Pulau Mansuar karena fasilitas dan pelayannya sudah berstandar internasional, juga makanannya. Mereka mendarat di Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 2 juta-an sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai Mansuar.

    Seperti pulau lainnya, Mansuar tampak asri karena hutannya masih terjaga dan air lautnya pun bersih sehingga biota laut yang tidak jauh dari permukaan bisa terlihat jelas. Turis cukup berenang atau ber-snorkelling untuk melihat keindahan laut, sedangkan jika ingin mengamati langsung kecantikan biota laut di kedalaman, mereka harus menyelam.

    Tips cara ke raja ampat:
    Pertama : Untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat harus melalui Kota Sorong di kepala burung Irian. Dengan flight fr Jakarta, fare sekitar 1,7 juta untuk saat normal, untuk peak season bisa 2,1 juta. Air service yang ada :
    - Merpati (berangkat 5.30 WIB tiba sekitar 13.30 WIT dengan transit di Makassar 1 jam
    - Express Air (berangkat pukul 5.00 WIB tiba 13.00 WIT dengan transit Makassar)
    - Lion Air (pagi juga-jam ga tau, sepertinya transit Manado dan jam tiba di Sorong gak tau).

    Express Air paling di recommend karena ga delay dan ktika sampe sorong, bisa lgsng naek boat ke salah satu pulau di raja ampat.. kyk estafet gt gan..
    kalo flight lain biasanya kita harus menginap 1 mlm dl di sorong, kemudian bsk sian br naek boat...

    Kedua : Mau ke pulau mana di antara sekian buanyak pulau di Raja Ampat?
    Well, depends on your budget. Kep Raja Ampat sendiri luas sekali dan terbagi-bagi, yang terjauh adalah pulau Wayag yang terletak di atas Waigeo ke arah barat laut. Cara ke sana mau gak mau harus sewa speed kap 6-8 orang seharga 8 - 10 juta (per day? pp?) include fuel. Lama perjalanan antara 4 jam (speed pancing 3 engine) atau 6 jam (speed sejenis crew boat 2 engine).
    Kalo terbatas budget tapi tetap mau menikmati keindahan Raja Ampat, aku saranin ke Teluk/ Selat Kabui saja...tempatnya mengagumkan penuh dengan pulau2 karang eks reef dan dasar laut yang indah. Jaraknya dari Sorong tidak terlalu jauh, sewa long boat kira2 3 - 4 jam 4 jutaan turun di Kampung Buton..(ga ada akomodasi di situ). Bisa juga turun di Saonek (kota kecamatan), sepertinya akomodasi ga ada juga ya..camping di pantai aja atau tidur di boat. Saonek atau Kp Buton adalah tempat istirahat yang pas bila mau ke Selat Kabui, kecuali mau langsungan dari Sorong ke situ ya gpp.

    Ketiga : Bagaimana dengan public transport? Ada kapal di pelabuhan perikanan Sorong, milik Pemda namanya Kapal Raja Ampat. Infonya si tripnya seminggu sekali keliling ke Raja Ampat dan mendarat di lokasi yang ada dermaganya seperti Waisei (ibu kota Kab), Saonek, Kabare, Sausapor dan ?Gag lalu balik Sorong. Beaya sekitar 40 rebu, dan sepertinya kapal ini service u rakyat jadi walaupun merugi gpp jalan terus . Menurut info lain ada juga kapal dari pelabuhan rakyat Sorong tapi belum dapat detilnya.

    utk cr ke 3 saya juga blum prnh coba dan tau... hahaha...

    Note: Bagi yang mo ksini tlg cek dl tmpt menginapnya.. karna ada praturan strict tentang tmpt tinggalnya, cth di misool, ada peraturan ga bole pake sabun ato apa gt.. karna buat jaga ekosistemnya... kan pembuangan terakhir pasti ke laut..

    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :




    Spoiler untuk Raja Ampat :


    jadi pengen kesana nice palce..
    Tapi pesawat nya mahal bgt bro..swt...

  9. #7
    nnddooll's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    OP Alert-Net , jogja
    Posts
    1,624
    Points
    565.00
    Thanks: 339 / 76 / 50

    Default

    wah ini tempat emg musti didatengin gan buat para pelancong
    tempatnya gan beuh , top lah :Love:
    The core of mans’ spirit comes from new experiences
    Chris McCandless

  10. The Following User Says Thank You to nnddooll For This Useful Post:
  11. #8
    b4ginda's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    411
    Points
    325.40
    Thanks: 2 / 18 / 18

    Default

    waowwwwwwwwwwww. . .
    cantik banget lautnya.jadi pengen kesanaaa. . .ahhaa. . .

    diving di raja ampat sama di bunaken bagusan mana gan?ane sih liat-liat di google tentang bunaken.waoww itu bener" surganya penyelem gan.ane sih mau nyoba diving disana tapi ongkosna mahal luar biasa.fluh.
    sudah ada yg pernah nyoba diving di Tanjung Benoa - Bali nda?bagus gk gan?ane mw nyoba lebaran nanti tapi masih ragu. . .
    klo ada yg tau ane mohon sekedar infonya yach gan.Ty.

  12. #9

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Beside Taeyeon
    Posts
    2,376
    Points
    719.86
    Thanks: 235 / 98 / 74

    Default

    iya pswt ksono emang ms mahal bgt...
    so far paling recommend ekspress air karena arrival time nya cocok ama kapal yg mo bawa kita ke raja ampat

    @b4ginda
    kalo diving tanjung benoa-bali
    ga recommend nusa dua, itu kotor bgt sob kyk kali.. -_-'
    kalo blum pernah diving emang blum brasa
    utk newbie recommend ke tulamben
    karena utk turunnya bs dgn jalan, bkn pake kapal..

    jd kalo mabok laut, tulamben disarankan karena ga pake kapal...
    dan harganya kedua termurah setelah nusa dua...
    kalo mao, gua bs ks recommend no telp tmpt biasa gua dive.. harga jauh lbh murah dibanding tmpt dive lainnya...
    Quote Originally Posted by Phuzz View Post
    gay bukan kelainan...
    gay itu lifestyle...
    WAKAKAKA...

  13. #10
    b4ginda's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    411
    Points
    325.40
    Thanks: 2 / 18 / 18

    Default

    @+vent

    owh.Di tulamben divingna diawali dari pantai?klo gitu ane lebih demen gan cz na masih ngeri jgua kalau diving di tgh laut ane baru mau nyoba sih.tapi ane penasaran bis ane demen sih yang nama nya dunia bawah laut.jadi penasaran.kalo disana ada pendampingnya gk gan?

  14. #11

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Beside Taeyeon
    Posts
    2,376
    Points
    719.86
    Thanks: 235 / 98 / 74

    Default

    Quote Originally Posted by b4ginda View Post
    @+vent

    owh.Di tulamben divingna diawali dari pantai?klo gitu ane lebih demen gan cz na masih ngeri jgua kalau diving di tgh laut ane baru mau nyoba sih.tapi ane penasaran bis ane demen sih yang nama nya dunia bawah laut.jadi penasaran.kalo disana ada pendampingnya gk gan?
    pasti ada pendampingnya bro...
    tar ada instruktur dive nya yg nemenin..
    kalo blum ada license ato br pertama x dive, di pegangin lha istilahnya...

    nah tulamben tuh tipe yg msk nya jalan dr tepi pantai
    tepi nya batu2 laut gt.. jd ga perlu pake kapal...
    setau gua di bali cm tulamben yg entry nya dgn jalan
    sisanya pake kapal...

    safe kok tenang aja...
    gua aja ketagihan.. wkwkwkkw

    kalo butuh info ato apa tanya aja bro.. gua kstau smua..
    x aja bs diving bareng kapan2
    Quote Originally Posted by Phuzz View Post
    gay bukan kelainan...
    gay itu lifestyle...
    WAKAKAKA...

  15. #12
    b4ginda's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    411
    Points
    325.40
    Thanks: 2 / 18 / 18

    Default

    Quote Originally Posted by vent View Post
    pasti ada pendampingnya bro...
    tar ada instruktur dive nya yg nemenin..
    kalo blum ada license ato br pertama x dive, di pegangin lha istilahnya...

    nah tulamben tuh tipe yg msk nya jalan dr tepi pantai
    tepi nya batu2 laut gt.. jd ga perlu pake kapal...
    setau gua di bali cm tulamben yg entry nya dgn jalan
    sisanya pake kapal...

    safe kok tenang aja...
    gua aja ketagihan.. wkwkwkkw

    kalo butuh info ato apa tanya aja bro.. gua kstau smua..
    x aja bs diving bareng kapan2
    sep dah. . .hahaha. . .klo diving bareng agan mah kek na masih jauh dh ane aja masih pemula. . .ane latihan dlo ntr klo udh profesioanl baru diving bareng agan yach. .. hehehehe. . .

    owh iy. . .tulamben bali bagian mana gan?dan berkisar brp an gan?

  16. #13

    Join Date
    Nov 2010
    Location
    SURABAYA
    Posts
    2,339
    Points
    450.57
    Thanks: 21 / 34 / 27

    Default

    Quote Originally Posted by vent View Post
    yak bener bgt...
    msk salah satu iklan produk rokok...
    ini tmpt emang salah satu surga dunia dimana karna keterbatasan transport
    dan mahalnya biaya jd kendala...
    sehingga ms sepi turis lokal.. kalo turis internasional, ini tmpt uda pd tau dan emang bnyk yg kesono..
    huuh emang masi sepi turis lokal

    transpornya sih yg jadi kendala...

    tar klo da kaya gw pasti kesana

  17. #14

    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    103
    Points
    37.70
    Thanks: 6 / 1 / 1

    Default

    wahh keren bgt gw baru dari tidung island
    raja ampat keknya lebih bgs dahh
    ada hiu ga tuh?

  18. #15

    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    106
    Points
    28.80
    Thanks: 7 / 2

    Default

    wew raja ampat keknya keren tuh....sama tidung island bgs mana?
    btw dapet sinyal ga disana??

Page 1 of 4 1234 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •