Malam minggu ini malam yang banyak di natikan bagi mereka yang memiliki pasangan namun tidak untuk kami terutama aku yang selalu nongkrong membawa gitar tua kemanapun ku berjalan,,walaupun kadang bising kami lakukan mengganggu telinga mereka yang sedang nyenyak tertidur pulas dengan canda tawa yang kami lakukan.
Walau rokok sebatang kami putar perlahan dari tangan ke tangan dari mulut ke mulut tuk puaskan rasa dahaga akan tipisnya saku celana,hanya di isi dengan tawa yang hampa di temani sesuatu benda teman sepi,begini lah kegiatan aku yang baru lulus dari SMA kadang hina ku dapatkan dengan kalimat seorang sampah masyarakat..teman selalu menjadi bahan sandaran dan perbuatan negative selalu menjadi bagian hidup kami…
Namun dalam hati ini ku mendambakan seseorang,,,dia teman dekat rumahku manis tawanya selalu menjadi bahan rebutan para bujangga jantan,cantik wajahnya membuat terpana mata setiap para buaya,,namun ku tak pernah bisa nyatakan isi hati yang terpendam sulit bibir ini ku katakana kalau ku suka padanya,,tak bisa ku banggakan siapa aku ini hanya seorang pengangguran tanpa masa depan tuk berikan setangkai bunga indah pun ku tak mampu,,hanya menatap senyum yang ku dambakan hanya untuk ku seorang ..
Malam ini dada terasa sangat menyakitkan ku menatap senyumnya dan memeluk seseorang dengan mesrah di atas motor lelaki yang tak ku kenal,ingin ku pukuli tuangkan semua emosi pada lelaki itu namun semua takkan merubah keadaan langkah ku tertahan oleh teman nasihat mereka ku dengarkan dan dengan beban melepas semua perih di hati dengan nyanyian gitar sumbang…malampun larut dengan sendirinya ku pun melangkah pulang ku dorong perlahan pagar rumah yang berdecit karena karatan ku tatap jendela yang gelap gulita ku putar gagang pintu yang terkunci ku pun terdiam menyalakan rokok di tangan ternyata semua penghuni rumah tertidur pulas tak igin ku mengganggu dan ku pun terduduk di depan rumah menatap malam yang sunyi sendiri..
Malam yang sunyi membuatku menari dengan bayangan semangkin terlarut dan indah ku rasakan terpejam mata yang lelah terbuai dalam hayalan yang ku ciptakan,entah berapa lama ku terduduk di kursi depan teras rumah yang dingin malam terasa sangat sunyi sesunyi hati yang bimbang suara para binatang malam terdengar sangat jauh dan semangkin menghilang dan hayalan terlupakan ketika kaki kurasakan melayang ketika genggaman tangan yang menyentuh kursi terlepas dan ku pun membuka mata merasakan sesuatu yang mengherankan….
Melayang ……..itulah yang kurasakan melihat ujung kaki tak lagi menapak pada bumi tubuh ku serasa ringan seakan angin malam membawaku terbang menatap bintang yang bersinar,melintasi rembulan yang menderang indah di angkasa andai ia ada di sampingku ingin ku perlihatkan indahnya dunia yang di ciptakan menatap luas angkasa dan selalu harapan yang di ucapkan di setiap detik malam ini untuknya,,namun mengapa ku bisa melayang dan begitu nyata ku rasakan apakah ini karena hayalanku yang mendalam atau mimpi indah yang sesaat,,,,belum sempat ku berfikir panjang ku tersentak dan merasa kaget ketika ku menukik tajam terjatuh menuju bumi,,tapi ku tak merasakan terhujamnya tubuh ini di tanah yang ku tau ku berpijak pada keramik putih yang tentu ini di dalam rumah namun rumah siapa kutak mengerti mengapa aku bisa berada di sini,..
Bertanya-tanya hati yang mulai ketakutan gelisah merebak jiwa,,ketika ku menatap di sekeliling sudut ruangan yang gelap ku mengenal sesosok wanita yang tertidur di tempat tidurnya walau tarhalang karena gelap namun wajah ini selalu bersinar untukku dia indah ku tatap ke cantikannya takpernah hilang sekalipun ia menutup matanya namun tetap kecantikannya tak pernah tergantikan…kankah ia mengenalku ketika ia terbangun nanti ataukah ia akan menampar dan memaki lelaki yang tak tahu diri ini entah harus bersikap bagai mana ketika ia tersadar dari mimpi teman tidurnya..
Haruskah ku bangunkan ia yang terlelap,,dan bagai mana ku jelaskan tentang keberadaan diri ini yang ku pun tak mengerti..
Mungkin sebaiknya ku tunggu ia terbangun sendiri dan biarkan semua terjadi mungkin ia dapat mengerti…ku pun tak tau…..????
Ku rasa ku kan menunggun di kursi di samping tempat tidurnya biarkan ku puas menatapnya tertidur terbungkus kecantikan menatap satu keindahan dirinya….kutarik perlahan kursi itu namun apa yang terjadi kuterhenyak di antara kesadaran ini
apa yang terjadi….?kenapa ku kini berada disini..?? di teras rumah dan terjatuh di kursi reod ini…menatap sekeliling hanya seonggok gitar butut milikku,azan subuhpun berkumandang di mana-mana tapi fikiran ini masih berputar menatap semu pada apa yang telah terjadi,,,apakah tadi itu hanya mimpi…??
Sunguh mimpi yang terindah yang pernah ku alami………
Share This Thread