Results 1 to 4 of 4
http://idgs.in/539957
  1. #1
    kissmeplzxd's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    PORTRESS
    Posts
    5,155
    Points
    500.35
    Thanks: 85 / 307 / 134

    Default Renungan Mingguan [update]

    27 mei 2012

    Air yang mengalir dalam sungai akan bermuara ke laut. Alirannya berliku-liku dan panjang. Dalam perjalanannya di sungai , air itu akan menjadi tempat kehidupan ikan tawar. Sebelum sampai di laut , sebagian air dialirkan petani ke sawah tempat bertumbuhnya padi yang menjadi makanan pokok manusia. Air yang telah sampai di laut mungkin akan terus berada di situ sebagai habitat ikan dan makhluk lainnya. Oleh terik panas matahari , sebagian air akan menguap menjadi awan dan dihembuskan angin menyebar ke gunung-gunung dan tempat lain. Pada suatu saat awan tersebut akan mengembun dan menjadi tetesan hujan. Hujan yang turun akan masuk lagi ke sungai seperti sebelumnya. Sebagian akan jatuh di areal pertanian untuk menumbuhkan dan menyuburkan tanaman , sebagian jatuh di taman menyuburkan bunga-bunga , sebagian jatuh di tanah sebagai sumber air dalam sumur-sumur , sebagian lagi ke tempat yang dibutuhkan untuk peternakan dan sebagainya .

    Hidup kita semestinya laksana air , meski jalannya berliku-liku dan panjang , namun bermanfaat dan memiliki arti. Dalam alirannya , secara alami tujuan air jelas yaitu ke tempat yang rendah dan terus mengalir tanpa henti. Hidup ini akan berarti jika kita memiliki tujuan dan mau mengalir dengan merendahkan hati. Kehidupan ini bermakna akan terjadi jika kita memandang hidup ini dengan optimis sebagai suatu persembahan yang hidup kepada Tuhan . Dengan penyerahan diri kepadaNya , Dia akan mengalirkan hidup kita dalam arah yang benar sesuai tujuan meski perjalanan tersebut ditempuh dengan pergumulan yang penuh kerikil bahkan batu-batu besar sebagai penghambat. Mungkin saja ada pengalaman-pengalaman buruk ataupun masa-masa gelap yang dialami dalam hidup kita dimasa lampau atau sekarang, tetapi kita diingatkan untuk melupakan dan meninggalkannya. Kehadiran kita mestinya membawa optimisme dan dampak baik serta rasa adil bagi semua orang di sekeliling kita. Optimisme tidaklah harus selalu diperlihatkan dengan terus tersenyum dan menampakkan wajah ceria. Nilai optimisme bukan sekedar terpampang dalam wajah, akan tetapi oleh kuat kuasa Roh Kudus , optimisme terletak dan bersemayam dalam hati kita sebagaimana Roh Kudus telah dimateraikan dan bertakhta dalam hati setiap orang percaya .
    Last edited by kissmeplzxd; 02-06-12 at 07:12.

  2. Hot Ad
  3. #2
    kissmeplzxd's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    PORTRESS
    Posts
    5,155
    Points
    500.35
    Thanks: 85 / 307 / 134

    Default

    03 Juni 2012


    Ada sebuah restoran yang terkenal dengan makanannya yang sangat enak . Tetapi anehnya orang yang datang makan ke tempat itu , banyak yang tidak berminat untuk datang lagi . Apa masalahnya ? Bukankah makanannya sangat memuaskan ? Ternyata penyebab orang tidak mau datang lagi karena pelayan-nya kasar-kasar dan tak bersahabat. Peringai dan sikapnya sering tidak sebagaimana mestinya seorang pelayan. Pernah suatu saat seorang tamu meminta agar meja yang masih kotor dibersihkan. Pelayannya datang dengan muka cemberut dan memberikan kain lap kepada tamunya , dengan suara kasar berkata , " Ini kain lapnya , tolong dibersihkan sendirilah ! Masih banyak yang harus saya layani" Tamu restoran itu langsung berdiri dan pulang sambil menggerutu dan berjanji dalam hati tidak akan mau datang lagi sampai kapanpun. Makanan yang dipesan dibatalkan . Saat lain seorang tamu memesan makanan 3 porsi , Setelah hampir selesai , tamu itu merasa makanan pesanannya kurang , sehingga dia meminta untuk ditambah 2 porsi lagi , Pelayan toko itu sepertinya kesal dan dengan ketus berkata , "Mengapa baru sekarang minta ditambah? Kok tidak dari tadi anda pesan?" Dalam membawakan makanan juga pelayan kurang ramah ... makanan sembarangan saja diletakkan di hadapan para tamu. Malah pernah minuman dingin tertumpah di kepaa seorang tamu karena pelayannya tidak hati-hati. Semestinya pemilik restoran memberi peringatan keras kepada pelayan yang tidak sopan . Bila perlu lakukan pemecatan , Pelayan seperti itu tidak layak dipekerjakan , karena menjadi iklan yang buruk serta merusak citra restoran dan tentu saja merugikan usaha .

    Di tengah-tengah kehidupan kita, apapun pekerjaan kita , maka sebagai anak-anak Tuhan kita diinginkan untuk memiliki hati seorang hamba yang selalu siap melayani. Kristus memberikan teladan bagi kita melalui hidup-Nya . Meski Yesus adalah anak Allah Yang Maha Tinggi , namun Dia memberi dan merendahkan hatiNya di hadapan manusia sebagai seorang hamba dan pelayan. Yesus menundukkan diri dalam ketaatanNya kepada kehendak Bapa dengan menjadikan diriNya sebagai korban demi keselamatan kita. Adakah kita lebih tinggi dari Yesus? Tentu tidak ! . Karena itu ingatlah bahwa siapapun kita dan dimanapun kita berada .... kita adalah para utusan Allah yang diutus untuk melayani dan membagi hidup dengan tulus dan rendah hati buat sesama .


    Have a Joy Day . Happy Sunday . Gbus
    Last edited by kissmeplzxd; 03-06-12 at 11:55.

  4. #3
    kissmeplzxd's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    PORTRESS
    Posts
    5,155
    Points
    500.35
    Thanks: 85 / 307 / 134

    Default

    11 Juni 2012

    Marten sibuk mencari sesuatu di pinggir jalan dibawah penerangan lampu lintas. Kelihatan dia cermat memeriksa bagian pinggir jalan. Nampaknya ada sesuatu yang terjatuh sehingga dia harus menemukannya. Aktivitas Marten itu menarik perhatian Niko. Niko mendatangi dan menyapa Marten ,

    Code:
    Niko     : Selamat malam Marten , sedang mencari apa?
    Marten   : Saya kehilangan kunci rumah karena terjatuh .
    
    Niko berusaha membantu dan bertanya lagi ,
    
    Niko     : Kira-kira sebelah mana tadi jatuhnya?
    Marten   : Di sebelah sana , dibawah pohon rambutan itu.
    
    Niko kaget dan heran , mengapa Marten mencarinya di tempat yang salah , lalu Niko berkata ;
    
    Niko     : Lho .... kalau begitu mengapa kamu cari disini?
    Marten   : Karena disana gelap , jadi saya cari disini saja , karena disini terang sebab ada lampunya.
    Terasa aneh pasti perilaku Marten , mengapa mencari kuncinya yang hilang di tempat yang salah. Tapi di sisi lain , memang benar juga bahwa di tempat gelap tidak kelihatan apa-apa. Dalam kegelapan apapun tak terlihat , semuanya terasa hitam pekat , suasana sekeliling terasa tertutup bahkan ada yang takut di tempat gelap. Di tempat terang , benda-benda akan jelas terlihat baik warna maupun bentuknya. Di tempat gelap , kita hanya bisa berhenti dan tidur saja , tetapi di tempat terang , kita dapat beraktivitas karena semuanya nampak jelas. Di tempat gelap , perasaan terasa dibatasi dan terisolir , tetapi di tempat terang kita dapat merasa lebih lega dan dapat bekerja dengan lebih baik dan benar. Hidup kita dapat dimaknai secara rohani dalam arti kata terang. Hidup dalam terang berarti hidup dalam kebenaran , tidak samar-samar. Orang yang hidup dalam kegelapan akan merasa bahwa hidup ini sama saja , tidak dapat memahami apa yang baik dan buruk , sekalipun mereka tahu membedakannya , mereka akan selalu cenderung melakukan hal-hal buruk karena tidak ada motivasi dan kemampuan untuk melakukan apa yang baik. Tetapi orang yang pikirannya terang karena sudah diterangi akan dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk ... apa yang pantas dan apa yang tidak pantas .



    Jangan malu menjadi berbeda dengan orang lain asal itu baik dan benar , dan jangan mengingini milik orang lain .

  5. #4
    levialexander9's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    5,671
    Points
    778.48
    Thanks: 100 / 289 / 266

    Default

    maaf bro...
    lanjutin disini aja : http://idgs.in/525305...
    tq ~

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •