SURABAYA, KOMPAS.com - Pihak produsen motor roda tiga Kingtama Indonesia mengaku tidak memiliki maksud khusus terkait iklan motor pemadam kebakaran yang diunggah di situs jual beli online tokobagus.com yang akhir-akhir ini oleh beberapa pihak dijadikan sebagai bahan perbandingan dengan produk yang sama, yang diluncurkan oleh Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini.
"Promosi yang saya lakukan melalui website jual beli online itu murni aktivitas bisnis perusahaan, dan tidak ada kaitannya dengan aktivitas politik di Jakarta," kata salah satu pegawai pemasaran Kingtama Indonesia, Mei, Minggu (2/9/2012).
Dalam promosi itu, kendaraan roda 3 pemadam kebakaran 150 cc yang dilengkapi dengan tangki kecil dan selang dijual Rp 24,9 juta per unit. Harga belum termasuk selang spiral biru, selang putih, mesin dan nozel.
Sementara, Pemprov DKI menyatakan, satu unit kendaraan serupa menelan dana APBD senilai Rp 260 juta dengan spesifikasi tertentu. Menurut Mei, yang dipromosikan melalui dunia maya itu adalah produk perusahaannya dengan spesifikasi paling rendah.
"Harga juga bisa berlipat-lipat jika pembeli menginginkan spesifikasi tertentu," jelasnya kepada Kompas.com saat ditemui di kantornya di Jalan Ngagel Madya 14, Surabaya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyebar 110 motor pemadam kebakaran yang bisa menjangkau jalan sempit di lima wilayah Jakarta. Pengadaan motor Damkar itu memakan biaya senilai Rp 23 miliar termasuk untuk biaya pelatihan operatornya.
Namun dana pengadaan motor Damkar tersebut dinilai tidak wajar, karena di situs jual beli online tokobagus.com, ditemukan motor Damkar yang diduga serupa dengan harga hanya Rp 24,9 juta.
http://regional.kompas.com/read/2012...tivitas.Bisnis
paling mentok juga 50juta 1 unit kalau diganti spec, itu pun mau ganti spec apalagi? yang bisa kaya transformer bisa berubah2? ini dipatok 260juta 1 unit. selisihnya buat bayar simpatisan kali yah?
Share This Thread