iya ko ..
saya jga dukung Jokowi- ahok ..
cmn yang anehnya. .
misalnya dalam PILKADA FOke kalah, apakah yg akan terjdi dengan Jakarta ??
takutnya ada hal-hal macam, yang tidak di inginkan..
iya ko ..
saya jga dukung Jokowi- ahok ..
cmn yang anehnya. .
misalnya dalam PILKADA FOke kalah, apakah yg akan terjdi dengan Jakarta ??
takutnya ada hal-hal macam, yang tidak di inginkan..
Orang Yang jahat itu TIDAK menakutkan, Yang paling Menakutkan adalah Orang yang Pura-pura BAIK.
Melanggar Janji itu adalah sifat yg sangat SAMPAH, tapi lebih SANGAT Sampah lagi kalo Menghianati TEMAN .. <<
baru kelar nontonnya
keluar kan tuh arogansi + emosi Foke . Jokowi aja stay cool
dan yak, Nara kalo dibandingin sama Basuki dalam hal debat sangat amat jauh .
dan di video itu Foke-Nara cuma menang teori (dan emosi mungkin), tapi Jokowi-Basuki menang hati dan telinga rakyat .
Spoiler untuk 20 Sept 2012 :
btw, yg di post #1 itu yg debat tanggal 15 sept kan ?
yg semalem udah ada di youtube belom ya ?
kalo ada share dong please~
anyway nice share ko ed![]()
Share lg.
http://metro.news.viva.co.id/news/re...-pada-al-quran
Foke: Yang Saya Kerjakan Merujuk Pada Al-Quran
"Kalau gak bisa baca Quran, bagaimana bisa mimpin sesuai kitab suci."
Comment gw :Foke: Yang Saya Kerjakan Merujuk Pada Al-Quran
"Kalau gak bisa baca Quran, bagaimana bisa mimpin sesuai kitab suci."
VIVAnews - Calon gubernur DKI Jakarta incumbent, Fauzi Bowo kembali berkampanye di kawasan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu 15 September 2012. Dalam kampanyenya, Foke, sapaan akrabnya, menyebut sederet prestasinya saat menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.
Misalnya, dia mengklaim telah sukses mengatasi banjir, sukses wajib belajar 12 tahun dan pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Menurut Foke, apa yang dia kerjakan adalah berkah dari Tuhan.
"Wajib belajar sudah berlaku di sini? Betul? Dari mana datangnya? Semua ini berkah dari Allah," kata Foke di Kawasan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu 15 September 2012.
Atas pencapaiannya ini, Foke melanjutkan, karena dalam memimpin Jakarta, dirinya berpedoman dari Alquran. "Muslim ini punya pedoman. Jadi apa yang saya kerjakan merujuk kepada perintah Allah dalam kitab suci Al-Quran," kata dia.
Menurutnya, jika ada seorang pemimpin yang tak mengerti ajaran Al-Quran, bagaimana dia bisa memimpin warganya. "Kalau yang mimpin kagak ngarti, bagaimana bisa memimpin. Kalau yang mimpin kagak bisa baca Quran, bagaimana bisa memimpin sesuai kitab suci," lanjutnya.
Sebagai muslim, menurutnya, harus memperhatikan kesejahteraan warga. Bukan hanya warganya yang muslim, tpai juga warganya yang non muslim.
"Saya muslim, tapi saya juga memperhatikan kesejahteraan umat lain. Kalau ada orang miskin mendapat obat gratis adalah haknya. Dan itu kewajiban kita untuk mmberikan hak ini kepada yang miskin. Ajakan saya cuma satu, mari kita bawa kota Jakarta ini deket ke jalan Allah," ujarnya. (eh)
Jgn sampe loe ye nanti bener2 terbukti Korupsi !
kalo bener2 loe sampe korupsi, maka FOKE = MERUSAK dan menghina nilai2 islam.
http://kompasiana.com/post/politik/2...jadi-bumerang/
NARA RASIS ! eneg gwCandai Ahok, Lelucon Nara Jadi Bumerang
OPINI | 16 September 2012 | 21:57 Dibaca: 13293 Komentar: 105 30 dari 34 Kompasianer menilai aktual
13478073441043791299
sumber foto: submitlist.info
Saya sedikit terlambat saat menonton acara Debat Cagub DKI Jakarta di Metro TV malam ini yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB. Namun, saat menonton acara tersebut, betapa kagetnya saya ketika menyaksikan lelucon tak lucu yang dilontarkan Nara kepada Ahok, rivalnya dalam merebut posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
“Haiyah, Ahok, haiyaaahhhh…” ujar Nara, sebelum membuka opininya, kalau saya tidak salah tentang manajemen transportasi (MRT dan Transjakarta).
Wajah Ahok terlihat terkejut, namun dia berhasil tetap tenang menghadapi candaan Nara. Purnawirawan yang juga Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta itu pun melanjutkan dengan nada bercanda, “kita kan sodala ya, sodala..”.
Betapa herannya saya dengan lelucon yang dilontarkan oleh Nara itu. Entah apa tujuannya. Apakah memang sekadar bercanda? Atau memang sengaja dituturkan untuk menyudutkan ke-China-an Ahok di mata publik? Lupakah Nara bahwa warga Jakarta terdiri dari beragam etnis? Atau bila memang pemilih prioritas mereka adalah warga Betawi, apakah Nara terlalu naif dan tidak menyadari bahwa warga Betawi pun memiliki sejarah dan garis keturunan yang sangat dekat dengan etnis China?
Masih segar dalam ingatan saya tentang berita hari ini yang mengabarkan kunjungan Foke ke Klenteng Dharma Bhakti. Foke menjanjikan untuk mendirikan China Town yang diberi nama sesuai sastrawan China, Kwee Tek Hoay. Ini jelas merupakan salah satu langkah dalam menghapus opini publik tentang bau SARA yang kental dalam beberapa kampanye cagub petahana tersebut. Sebuah langkah yang saya akui positif dan berpotensi untuk merebut suara warga Tionghoa.
Sayangnya semua usaha Foke sepertinya luntur hanya dalam waktu 3 detik saat Nara, wakil yang digandengnya dalam pilkada kali ini, mencandai Ahok demikian. Bila saya yang bukan etnis China saja tidak suka dan eneg melihat gaya bercanda Nara, apalagi warga Jakarta keturunan yang disindirnya? Sungguh sebuah blunder yang sangat disayangkan terjadi dan malah semakin mempertajam opini banyak orang bahwa cagub-cawagub tersebut memang rasis dan tidak menghargai perbedaan.
kalo Nara maen di public server, IDnya udah diban permanen ini mah.
SISI POSITIF FAUZI BOWO DI MATA JOKOWI
Metrotvnews.com, Jakarta: Jokowi menilai Fauzi Bowo punya sisi positif sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.
"Pak Fauzi Bowo ini, bertahun-tahun menjadi birokrat di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pernah jadi sekretaris daerah, wakil gubernur, dan gubernur. Seharusnya, dengan pengalaman yang banyak beliau harusnya langsung
action," kata Jokowi saat ditanya ihwal sisi positif oleh Najwa Shihab dalam Debat Pilkada DKI di MetroTV, Ahad (16/9) malam.
Namun, Najwa Shihab selaku pemandu debat menanyakan ulang ihwal sisi positif itu. "Ya itu positif. Dia sudah punya rencana meski tak dilaksanakan. Itu lebih baik daripada tak punya rencana," tegasnya.
Ow gt toh sisi positifnya, baru tahu ... @.@
Punya rencana buanyak, solusi ada semua, tapi ga dipraktekkan ?
Ini mah tong kosong nyaring bunyinya,
ngomong indah2 doang... haizz ..
tambah anti foke gw.
eh lebih tepatnya, anti NARA
Last edited by Edy; 17-09-12 at 14:00.
win-win solution adalah anak kecil dibully sama orang gede terus dikasih permen biar diem
:D
The Following 2 Users Say Thank You to Edy For This Useful Post: | ||
Part II di metro TV kemaren
http://www.youtube.com/playlist?list...wvu9OQds0GBb9C
Cekidot.
win-win solution adalah anak kecil dibully sama orang gede terus dikasih permen biar diem
:D
The Following 3 Users Say Thank You to Edy For This Useful Post: | ||
sumpah gw nonton itu semalem
dan sama percis yg ko ed beritakan di atas
gw aja ampe keki sendiri itu sama si nara
kok bisa2nya ngomong kek gitu
DI HADAPAN NTAH BERAPA JUMLAH ORANGNYA
geleng2 dah
Nara parah abis mah.
Foke kok segoblok itu pilih cawagub pasangan dia.
yg bener dikit napa,
ini orang macem kampung yg diajak.
bukannya ngajak bener, malah ngajak mundur.
win-win solution adalah anak kecil dibully sama orang gede terus dikasih permen biar diem
:D
banggalah karna ciri khas chinesse diungkapkan dihadapan jutaan org.. ambil positif nya aja, hasilnya juga udah ketahuan.. tunggu kasusnya aja
cawagub kok tukang sara
macam preman pasar aja bahasanya
terus point yg di post ko ed yg
facepalm aja liat yg kek giniSISI POSITIF FAUZI BOWO DI MATA JOKOWI
Metrotvnews.com, Jakarta: Jokowi menilai Fauzi Bowo punya sisi positif sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.
"Pak Fauzi Bowo ini, bertahun-tahun menjadi birokrat di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pernah jadi sekretaris daerah, wakil gubernur, dan gubernur. Seharusnya, dengan pengalaman yang banyak beliau harusnya langsung
action," kata Jokowi saat ditanya ihwal sisi positif oleh Najwa Shihab dalam Debat Pilkada DKI di MetroTV, Ahad (16/9) malam.
Namun, Najwa Shihab selaku pemandu debat menanyakan ulang ihwal sisi positif itu. "Ya itu positif. Dia sudah punya rencana meski tak dilaksanakan. Itu lebih baik daripada tak punya rencana," tegasnya.
mending di jalanin 1 aja
ene 1 aja belom pas di tanyain sama jokowi semalem
kocak bener dah
terus masuk reportase barusan
ampe kebukti bener2 ngasih sumbangan ke itu gereja
bakal roto dah!!!
Last edited by Z-CYBER; 17-09-12 at 14:14.
bener2 gaje
Nara ini emang intelektualnya paling rendah dibanding 3 orang lainnya, fauzi bowo salah milih partner kali ini
Orang jadi gak simpatik dengan team Foke karena hal2 kayak gini, gara2 perkataan ceplas ceplos . . .
gak dipikir dulu sebelum berkata
~if u stand still . . . nothing changes, but if u take even a step forward . . . I have a feeling something'll change and . . . something good'll happen~
thanks ko ed
asli seru Nara vs Ahok
mereka saling menjatuhkan, tapi kalo Nara pake cara kampungan .
kalo Ahok masi pake otak bahasanya lol
tapi nanceb juga si Ahok .
"Masa baru diberlakukan pas udah mau turun bang? Hehehehehe.."
anjir ngakak wkaoakeoawk
dan masih, Foke terlalu tinggi arogansinya . ga kena deh kayaknya ama style masyarakat Jakarte..
liat debat di metro...sumpah ngakak abis...
jujur gw...kecewa ama 2 calon..foke-nara maupun jokowi-ahok...
debat ga bermutu..adanya saling menjatuhkan..menganggap dirinya yang paling baik semua...
calon pemimpin hebat...bukanlah orang yang menjatuhkan musuhnya dengan cara2 debat2 kotor macam tersebut....
dan yang paling parah...ini si NARA orang berpendidikan apa kagak seh...
ga bisa bedakan debat resmi dengan bercanda...
mungkin gw klo ngumpul ama temen2 gw yang **** ato ambon ato madura..mungkin gw pasti panggil temen gw yang **** nyo..yang ambon dipanggil ambon..yang madura kupanggil dhuro....
tapi klo lagi meeting kantor yang resmi ampe manggil kek gitu..namanya itu kurang ajar...ga waras...
gitu juga si ahok ampe kepancing juga emosinya...
doh doh..
tapi mo gmn lagi pilihannya hanya 2...
secara kecerdasan mungkin foke-nara emang lebih unggul...tapi dalam berkomunikasi...jokowi-ahok lebih unggul..
dalam tatanan pemerintahan...kecerdasan nomor 2..tapi komunikasi lah yang paling utama...
semoga..para pembaca2 disni...lebih konservatif dan pandai memilah2 mana yang patut dicontoh dan mana yang patut diabaikan dari calon2 pemimpin jakarta ini...
harapan gw..semoga jakarta lebih baik...
orang boleh pinter IQ tapi kalo EQnya jeblok gimana? perusahaan sekarang bener-bener ngelakuin tes EQ untuk pengangkatan dari jabatan manager ke atas.
tapi ini kok jadi gubernur EQnya ga dites dulu ya?
maka itu.. IQ boleh diatas rata2..tapi klo udah ga punya moral...mo jadi apa sudah...
contoh...klo ada yang bilang gayus BODOH...berarti lagi mabok...
tapi sayang..dia pINTAR ga ada moral...jadinya amblas sudah uang negara.... jangan sampe JAKARTA dipimpin ama orang yang moralnya tipis...
kapan ya punya pemimpin macam presiden **** Hu Jintao...... yang dengan lantang...
sediakan 1 peti mati..jika saya melakukan korupsi......
pemimpin itu penting kawan...
soale apa... atasnya ga bersih...kebawah juga ikut ga bersih..walaupun mulanya dibawah bersih...
Last edited by dexmas; 17-09-12 at 21:28.
kalo menurut gw si permainan kata foke nara kurang bagus pas debat
terlalu terbawa emosi
kenapa bisa emosi ya? EA
kalo menurut gw pribadi itu nara kek orang ga disekolahin uda final aja masi sara
Share This Thread