Pada suatu masa, dimana hewan-hewan menyatu dengan manusia, air terjun dapat memulihkan luka dan kelelahan, terdapat suatu kelompok yang memiliki kekuatan spesial.
Mereka menamakan diri mereka sebagai "The Jumper"
Mereka adalah Furion the Prophet, Magina the Anti-Mage, dan Akasha the Queen of Pain. Furion yang merupakan pemimpin The Jumper telah ratusan tahun mempelajari teknik jumper dia sejak tahun 5.84c.
Suatu hari Magina dan Akasha sedang berlatih kemampuan jumper mereka, mereka berlomba-lomba untuk melakukan jumper yang paling jauh dan cepat. Magina dan Akasha menamakan kemampuan jumper mereka sebagai blink. Magina meninggalkan cahaya kebiruan setelah melakukan blink, sedangkan Akasha meninggalkan bayangan hitam setelah melakukan blink.
Suatu ketika Magina terlalu bersemangat berlatih blink, dia berlatih di hutan Lordaeron siang malam, namun hal sial terjadi padanya. Sebuah ranting yang terbuat dari besi (Ironwood Branch) mengenai mata Magina sehingga dia terjatuh dengan mata yang masih tertancap Ironwood Branch. Magina memotong ranting itu dari matanya dengan MoonBladenya, namun ternyata ranting itu merupakan tanaman beracun yang dapat melumpuhkan syaraf mata. Akhirnya Magina mengalami kebutaan permanent.
Furion, Magina, dan Akasha bertualang bersama untuk menjalankan sebuah jasa pengiriman barang dengan nama perusahaan TIPE (Titipan Petir). Mereka dikenal selalu mengirimkan barangnya tepat waktu dan dapat dipercaya. Kepopuleran mereka pun akhirnya sampai di telinga "bangsa yang tidak bermuka". DarkTerror, ketua dari "bangsa yang tidak bermuka" marah atas tindakan trio jumper itu. Jasa pengiriman DarkTerror menjadi tidak laku sejak adanya TIPE. Akhirnya dia melakukan latihan terus menerus dan akhirnya dia dapat menguasai teknik yang mirip dengan Jumper, dia menamakan teknik miliknya itu sebagai TimeWalk. Setelah latiahan bertahun-tahun akhirnya dia dapat melampaui kemampuan Magina dan Akasha dalam segi jarak, namun tidak dalam segi kecepatan.
DarkTerror tidak puas karena dia belum dapat melampaui Furion, akhirnya dia mengerahkan prajuritnya yaitu Gondar dan BoneClink untuk menemukan mahluk yang dapat melampaui Furion. Setelah bertahun-tahun mencari, akhirnya pada tahun 6.44 BoneClink menemukan yang dicari oleh DarkTerror. Dia bernama Pit Lord, dia dapat membuka gerbang yang menuju ke segala penjuru. Namun karena kegendutannya dia tidak leluasa dalam membuka gerbang tersebut.
Perang dari kedua kubu pun terus berjalan, masing-masing pihak mengeluarkan kelebihannya. Pada 6.50 Akasha telah menemukan inovasi baru sehingga blink milik Akasha kini dapat mendekati kemampuan TimeWalk milik DarkTerror..
Share This Thread