JAKARTA - Hingga hari terakhir masa sanggah, seluruh kontraktor pemenang tender konstruksi fisik pembangunan jalur bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT) tidak ada yang mengajukan sanggahan. Alhasil peluncuran (soft launching) megaproyek ini bakal segera dilangsungkan.
"Kalau nanti sore sudah clear, baru kita bisa umumkan. Karena batas masa sanggah masih sampai pukul 17.00 WIB," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2013).
Jokowi optimis bila sampai batas akhir tidak akan ada yang menyanggah dengan hasil penetapan. Kondisi ini sekaligus akan mempercepat pembangunan. Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan, setelah soft launching, pemenang tender bisa langsung memulai pekerjaan, dengan target penyelesaian pada 2017 mendatang.
"Kontraktor bisa memulai pekerjaannya, besok pagi atau bulan depan mau mulai silakan. Tapi pada tahun 2017 harus sudah selesai. Setelah ini, apakah bayar uang muka ke kontraktor atau gimana saya kurang tahu. Kontraktor juga perlu persiapan, penyediaan alat bor misalnya," tutur Jokowi.
Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menegaskan, soft launching MRT akan dihelat Kamis, 2 Mei besok di Bunderan Hotel Indonesa (HI).
“Iya, katanya begitu, besok soft launching-nya di Bunderan HI. Saya tidak ikut soalnya. Jangan mubazirlah dua orang ke satu tempat seremonial. Saya lebih baik pimpin rapat,” kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta.
Hingga saat ini, informasi yang dihimpun adalah pemenang lelang tiga paket underground senilai Rp4,5 triliun yaitu ada dua konsorsium yang dipilih dari 10 konsorsium gabungan perusahaan Jepang dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Perusahaan tersebut adalah Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Construction Joint Venture untuk dua paket, sementara Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation dipilih untuk satu paket.
(ded)
sumber
Share This Thread