Page 6 of 8 FirstFirst ... 2345678 LastLast
Results 76 to 90 of 110
http://idgs.in/66527
  1. #76

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    Quote Originally Posted by desolate View Post
    mana ni coy updatenya???
    jgn mentang2 pembacanya cman demolist
    kamunya jadi lama updatenya ya
    bukan gtu kk,kmrn saya ujian.Blum remednya.Senen saya persiapan dpt rapot,sport jantung deh.Seninlah,sori2

  2. Hot Ad
  3. #77
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    es wee teee...yg baca thread ini byk kalee..bukan cuma saya kk .... =="

  4. #78

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default Sory kelamaan,coz,rada pusing mikirin kelanjutannya

    Chapter two

    Anti Mage


    Ziiiing kilasan masa laluku kembali muncul.Sudah 3 kali aku terus bermimpi tentang saudaraku,Terrorblade.Aku bangun kemudian pergi keluar dari tendaku.


    "Di mana Magina,di mana dia!"terdenagr Furion sedang berteriak-teriak.
    "Di sana tuan!"kata Sven sambil menunjuku.
    "Ah,di sana dia ternyata.Terima kasih Rogue Knight!"kata Furion sambil berjalan ke arahku.

    Kulihat dia membawa sebuah mitrihl hamer.Wajahnya terlihat berseri-seri.

    "Ada apa dad?"tanyaku padanya.

    "Lihat Magina!Lihat!Aku telah mengambil mitrhil hamer ini dari Terrorblade!"katanya dengan bangga.

    "Oh,jadi ini untukku?"kataku sambil mengambil palu besar itu.

    "Ya,ini untukmu.Dengan ini kau dapat membuat Cranium Basher."katanya sambil memegang janggutnya yang hampir setinggi 30 cm.

    "Oh,mmmm,ya sudah trims dad!"kataku sambil membawa palu ini.

    "Jangan panggil aku dad!Aku harus meberi perlakuan sama kepada para prajurit sentinel lain,dan tidak mengistimewakan kau!"bentaknya padaku.


    Kemudian.aku berjalan ke salah satu penempa senjata.Kemudian aku menyakan bahan Cranium Basher.Setelah mengetahuinya.Aku langsung dikejutkan dengan teriakan seseorang.Begitu berbalik sesosok raksasa berjalan ke arahku dengan menggendong Traxex.


    "Ada apa Tiny?"ujrku sambil menengadahkan kepalaku ke atas.

    "Grrraurg,rororogh grauh,groaor,grog-grog."ucapnya sambil menunjuk ke jalur atas.

    "Yah,aku mengerti sobat!"kataku sambil berlari menuju ke jalur atas.


    Sesampainya di atas,merasa bahwa tubuhku perlahan menjadi transparan.Ini pasti ulah Mirana,pikirku.Tepat!Aku melihat Mirana sedang melambaikan tangannya padaku di pepohonan bagian Scourge.Aku menghampirinya dan berkata:


    "Ada apa dengan Traxex?"kataku padanya.

    "Ia habis dihajar oleh Krobelus dan Pugna.Untung saja ada Tiny.Kalau tidak,ia pasti sudah mati."kata Mirana padaku.

    "Baik,Mirana,kau buka serangan dulu dengan Elune arrowmu.Dan setelah itu kita hajar bersama2.

    "Baik!"katanya sambil mengambil panah yaang sudah diberkati oleh Dewi Elune,dan bersiap menembakannya kepada Krobelus.


    Begitu panah menyusur udara.Aku langsung mem-blink ke arah Krobelus begitu juga Mirana yang langsung loncat dengan leapnya.Cres!Panah tepat mengenai tubuh Krobelus.Kemudian aku langsung memukul Pugna dengan mithril hamerku supaya ia menjauh dari Krobelus.


    "Mirana,aku Krobelus kau Pugna!"teriaku sambil menghujamkan beberapa tusukan pada tubuh Krobelus.


    Tampaknya Mirana sudah mengerti apa yang hendak kukatakan sebelum kukatakan.Ia langsung menstarfall kedua prajurit scourge itu.


    "Sial,rasakan Carrion swarmku!"teriak Krobelus.

    "Rasakan juga nether blastku!"kata Pugna tak mau kalah.


    Semua serangan tepat mengenai Mirana.Aku sadar mereka menyerang Mirana terus!Aku semakin membabi buta tubuh Krobelus.Perlahan ia mulai melemah.


    "Rasakan Exorcismku,para banshee di tubuhku,serang mereka!"kata Krobelus dengan penuh kemenangan.


    Tapi apa yang terjadi?Tidak terjadi apa2,tampaknya Krobelus tidak memiliki mana lagi.Dan sekarang Pugna dan Krobelus mencoba kabur. mencoba kabur.


    "Mirana kejar Krobelus.Aku akan mengejar Pugna."kataku sambil memblink ke depan Pugna.

    "Kau mau melawanku!Melawan saudaramu saja kau tak mampu.Hhahahahaha"katanya sambil mengeluarkan Nether wardnya.


    Pertarungan kami berjalan sengit,ia terus menerus mendecrepfy aku dan menther blastku.Tetapi bagiku itu tak terlalu menyakitkan,karena sejak kecil aku memiliki kekebalan terhadap semua jenis serangan magic.Perlahan tapi pasti,aku mendominasi pertarungan ini.Sampai ia mengeluarkan Life drainnya.Tetapi aku tak pantang menyerah.Aku terus menyerangnya karena aku yakin,manya akan habis.Sekali lagi dugaanku tepat.Baru beberapa detik,Mananya tak mencukupi untuk menlife drain.Sekarang ia kabur.Aku memblink lagi ke depannya dan melemparkan Mithril hamerku ke kepalanya.Dia terjatuh ke tanah.


    "Aaargh,terkutuklah pedangmu itu yang dapat menguras manaku ini!"raungnya sambil menunjuk pedangku.

    "Ini bukan masalah pedangku,atau bukan,ini memang kemampuanku.Dan kau tahu aku akan mengeluarkan apa selanjutnya?"kataku sambil tersenyum padanya.

    "Jangan,tolong jangan Anti Mage!"teriak Pugna memohon.

    "Jadi kau sudah tahu nama julukanku,hmmm?Sekarang,rasakan Mana voidku ini!"kataku pada Pugna.


    Dari kedua pedangku,keluar seberkas cahaya putih yang langsung masuk ke tubuh Pugna.Kemudian,tubuh Pugna terpental,dan dapat kurasakan aura kehidupannya tidak ada lagi.Lalu aku berjalan meninggalkan tubuh Pugna.Baru berjalan beberapa meter,kembali aku dikejutkan dengan sesosok arwah,melintas di hadapanku,diikuti oleh loncatan seorang penunggang macan,yang kusadari bahwa mereka adalah............


    To be continue

  5. #79

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    wah,gaq laku crita gue deh

  6. #80
    chrnos's Avatar
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Reality Marble
    Posts
    1,768
    Points
    650.85
    Thanks: 39 / 17 / 17

    Default

    Blom . .cuman gak sadar . . .nice story . .kalo diupdate tiap hari pasti laku deh xD . .

  7. #81
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    heheh sori br buka forum lg om doon..maap kemaren seharian wkt abiz di greja heheh

  8. #82
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    wah nice story om doom cuma updatenya jgn lama2 dunk...uda trima rapot kan??tentunya naek kelas dunk ehheheheh ^^

  9. #83
    desolate's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    In tHe DEatH
    Posts
    1,716
    Points
    1,918.30
    Thanks: 0 / 9 / 8

    Default

    updatenya jgn lama2 pliz
    nanti pembaca sedikit lo

  10. #84
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    yoi....mana neh ceritanya ehehhe

  11. #85

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    Chapter three

    Too Late!!!!


    Kedua makhluk yang melintas di hadapanku adalah Nessaj dan Mortred.Mereka berlari dikejar Yurnero.Tanpa komando dari Yurnero,aku langsung ikut mengejar mereka.Dengan mudah aku memblink ke arah Nessaj dan menubruknya jatuh dari kudanya.Mortred dengan lekas memblink-strike ke arahku.


    "Baik sekali Magina,sekarang tinggal finishing!"kata Yurnero sambil mengomnislash.

    "Aku minta jatah,Mortred saja."kataku padanya sambil melihat kedua prajurit scourge itu meringis kesakitan.


    Begitu selesai mengomnislash,kami berdua bersiap mengakhiri nyawa kedua hero tersebut.Belum kami menyerang mereka,dari langit muncul geledek yang mengakhiri nyawa Mortred dan Nessaj.


    "AAAAAAAARRRGGGGGGGGG,ZEUS!!!!!!!!!!!!"teriak Yurnero sambil dibarengi beberapa teriakan hero sentinel di dataran felwood ini.

    "Ayo Yurnero,ikut portalku ini,lalu kita habisi Zeus!"kataku menahan geram.


    Begitu sampai di base kami.Kami melihat Zeus sedang dikerebuti oleh hampir seperempat hero setinel.Dai tampak begitu ketakutan,bangga,dan senang.Muak rasanya melihatnya begitu.Lalu Furion datang dan berkata:


    "Para prajurit sentinel,mengapa kalian begitu marah pada Zeus?"kata Furion bijaksana.

    "Kami tidak dapat menahan emosi lagi,lihat dia telah melakukan triple kill 2x berturut2,dengan kata lain ia telah membunuh 6 prajurit scourge sekaligus."kata Tinker.

    "Dasar kalian bodoh,ya kita seharusnya bangga dong Zeus dapat melakukan begitu!"ujar Furion membentak.

    "Dia membunuhnya dengan menyampah dari kami!!!!"teriak Rylai diamini oleh yang lain.

    "Memangnya hanya kalian yang kesal,aku juga kesal,aku hampir saja membunuh Meepo,jika tidak ada Zeus,tapi kita ini satu kesatuan,dan denagn masalah sepele saja kita tercerai berai?Aku rasa itu adalah tindakan paling bodoh sedaratan ini!"ucap Furion panjang lebar.

    "BTW,aku dapat upah tidak Furion?"tanya Zeus.

    "Upahmu dipotong untuk kerusakan yang disebabkan massa(para prajurit sentinel)yang mengamuk karena anda."ucap Furion panjang lebar.


    Setelah keributan sedikit mereda,kami semua melanjutkan kehidupan seperti biasa.Ada yang sibuk ngegosip,ada yang sibuk adu panco,adu minum flsk of sphire water,dan lain2.Aku hanya duduk di sebelah fountai of power.Dan tertidur.


    "Magina,Magina!!"ayahmu sedang bertarung dengan Terrorblade!!!"teriak Ursa Warrior yang membangunkanku.

    "Apa!?Di mana sekarang Furion?"tanyaku padanya sambil berdiri.

    "Di jalur atas,lebih baik kau cepat ke sana!"kata Ursa.


    Hatiku begitu dongkol mendengar Furion sedang berkelahi dengan Terrorblade.Terakhir kali pertarungan juga,Terrorblade dengan mudah mengalahkan Furion,untung saja ada Mirana saat itu yang datang tepat sebelum Furion dibunuh.Aku terus memblink,blink,dan blink sampai aku mendengar suara Furion sedang berteriak.Zreeeeet,tiba2 dari arah sungai kecil,ada sebuah tali yang menarikku jauh ke sungai kecil.Aku terus tertarik sampai aku tahu yang menarikku adalah Pudge.Dia cengengesan melihatku,dan langsung menggigitku.Tak tinggal diam,aku membalasnya dengan beberapa serangan.Keadaan semakin parah ketika ia mengaktifkan rotnya.


    "Hahahahha,dasar makhluk bodoh,kaukira kau bisa mengalahkanku??Melawan kakakku saja kau tak mampu."ejek Pudge sambil terus memukuliku.

    "Diam makhluk *******!Kau tak perlu mencampuri urusanku dengan Terrorblade!"kataku sembari memberinya tebasan terbaikku.


    Berhasil!Pudge sedikit terpental.Lalu aku berlari menuju tempat Furion bertarung.Semakin lama2,aku semakin dapat mendengar suara Furion yang menahan sakit.


    "Kembali kau!"teriak Pudge sambil mengekjarku.


    Aku menghiraukan teriakan Pudge.Aku menerobos masuk hutan.Begitu aku dapat melihat Terroblade yang sedang memethamorphosis dirinya,aku langsung memblink.Aku sudah bersiap menyerang Terrorblade sambil meblink.Tapi kurasakan aku mulai menjauh lagi dari mereka.Ini disebabkan karena aku ditarik Pudge lagi.Kemudian aku dihantamnya.Aku tertunduk dan mendengar teriakan Furion.Teriakan yang menyedihkan.Tubuhku seakan bergetar,aku tak dapat menahan emosi lagi.Aku bangkit dan berkata


    "Pudge kau tahu,kau akan mati dalam waktu 13 detik?"kataku sambil meremas tanganku.

    "Hahahahaha,apakah kau tahu,bahwa Terrorblade jauh lebih baik darimu?"ejek Pudge lagi.

    "Tapi,aku ragu apakah Terrorblade dapat melakukan ini,heeeah!!!!"teriakku sambil memblink ke arahnya.


    Aku langsung menubruk tubuhnya yang besar.Ia terjatuh,kemudian aku loncat ke atas tubuhnya,lalu mulai merobek,menguliti,dan menusuk mukanya berkali2.Dai hanya dapat berteriak2.Kuhiraukan pukulannya,yang kumau ia MATI.Setelah ia sekarat aku memana voidnya.Tapi itu belum cukup untuk membunuhnya,jadi aku menghunuskan pedangku padanya lalu merobek perutnya.Setelah itu ia mati.Setelah itu,aku memblink ke arah pertarungan Furion dan Terrorblade.Tapi Furion dan Terrorblade sudah tidak ada.Lalu aku melihat tanduk Furion yang patah serta bercak2 darah Furion.Ini membuatku khawatir.Lalu aku melihat ada jejak api menuju Frozen Throne.Itu pasti jejak Terrorblade.Jadi dapat kusimpulkan Terrorblade yang menang dalam pertempuran ini.Lalu aku kembali ke base sentinel,dan berkata pada Rooftrelen.


    "Roof,apa kau merasakan aura kehidupan Furion?"tanyaku penuh harap.

    "Memang kenapa?"ujarnya sambil memejamkan matanya.

    "Ada tidak?"kataku penuh harap.

    "Furion tampaknya telah meninggal.Aku tak dapat merasakan auranya sedikitpun."katanya kecewa.


    Aku serasa disambar geledek.Lalu aku bertemu Rexxar dan ia berkata:


    "Magina,tadi burungku melihat bahwa nyawa Furion telah diserap oleh Terrorblade,dengan kata lain,Furion tidak dapat dibangkitkan lagi."kata Rexxar tergesa2.

    "Tidaaaaaaaaaaaaaak!!!!!"


    To be continued

  12. #86
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    mantep om doom...makin menarik ceritanya..lanjoooootttttt

  13. #87

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    demolist,dan desolate,pembaca setiaku,nti nih crita g update kira2 hari rabu,coz g mo berlibur dulu

  14. #88
    desolate's Avatar
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    In tHe DEatH
    Posts
    1,716
    Points
    1,918.30
    Thanks: 0 / 9 / 8

    Default

    wkwkwkwkwkwk
    si zeus tau aja klo ada hero sekarat

  15. #89
    Demolist's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    213
    Points
    239.00
    Thanks: 0 / 0 / 0

    Default

    jelas zeus raja last hit kl nda ke kill hero na wkakaka...jelas lha pembaca setia lha wong ol setiap saat ngeliatin idgs forum molo hihihihihihiih

  16. #90

    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Bandung,Indonesia
    Posts
    2,236
    Points
    550.87
    Thanks: 54 / 102 / 50

    Default

    Chapter Four

    No Father No cry


    Aku tidak dapat merasakan apa2 lagi,semuanya hampa.Lalu aku berjalan ke tendaku dan tidur terus sampai beberapa hari kemudian.Hingga aku terbangun karena mendengar suara Mirana.Lalu ia mengajakku keluar.Di luar ia mengucapkan belasungkawanya padaku.

    "Sudahlah Mirana,tidak usah dipikirkan lagi masalah Furion,"kataku tak bersemangat.

    "Kau juga jangan bersedih lagi,toh di dunia ini semua makhluk hidup juga pasti mati."ucap Mirana.

    "Lalu bagaimana dengan jabatan pemimpin sentinel yang ditinggalkan Furion?"tanyaku padanya.

    "Semua ditentukan di pertemuan besok."jawab Mirana sambil mengecupku.


    Keesokan harinya,semua pasukan Snetinel telah berkumpul.Lalu majulah Rooftrelen sebagai wakil Furion,ia berkata:

    "Wahai para prajurit sentinel,kita di sini berkumpul untuk mencari penggantinya Furion!"kata Rooftrelen.

    "Aku mencalonkan diri sebagai pengganti Furion!"teriak Nortrom.

    "Tidak aku saja!"kata Rylai tak mau kalah.

    "Magina,ya Magina,dia adalah putra Furion,jadi secara tidak langsung dialah yang berhak mendapatkan tahta itu."kata Mirana sambil berjalan ke depan.


    Lalu beberapa prajurit sentinel mengagguk setuju,tapi sebagian juga mengerutu tidak puas.Lalu kami semua dikejutkan oleh teriakan beberapa Druid Of Talon yang mengatakan bahwa Scourge akan menyerang habis-habisan sentinel.Lalu para prajurit sentinelpun mulai sibuk mempersiapkan diri untuk mendefense.Lalu aku menghampiri Rigwarl,Huskar,dan Mangix.Aku menyuruh mereka untuk membunuh titan legendaris,Roshan dan mengambil artifak milik dewa yang pernah diceritakan Furin padaku.Kemudian aku ikut berperang dengan Mirana dan yang lain.Aku putuskan untuk mendefense tower tengah.Musuhku adalah Spectre,Balanar,Bnaehallow,Leoric,dan Lich!.

    "Mirana,buka serangan dengan starfall!"teriakku pada Mirana.

    "Rexxar,gunakan wild axemu dan bersiaplah untuk mengeluarkan primal roarmu"kataku kepada Rexxar.

    "Dan,Ezalor keluarkan Iluminatemu."kataku lagi pada Ezalor.


    Aku langsung berduel dengan Lich,dia begitu santai melawanku,pukulan demi pukulan kuhantamkan padanya.Tiba2 aku ditarik oleh Leoric dan dibantingnya ke depan Banehallow yang bersama serigalanya langsung menggigitiku.Aku memblink ke arah Leoric yang terkena efek Primal Roar,aku pukuli dia,sampai ia berbalik ke arah tower,namun,baru beberapa langkah,ia terjatuh,akibat panah elune Mirana.Kesempatan ini tak kusia2kan,aku langsung membunuh Leoric.

    Begitu berbalik,Spectre menyerangku.Aku terpental dan melihat Banehallow yang sudah sekarat,berlari di hadapanku.Aku memblink ke depannya dan tiba2 aku di frost nova Lich,jadi aku gagal membunuh Banehallow.Lalu kulihat Rexxar yang sekarang dikeroyok Spectre dan Balanar.Aku mengisyaratkan supaya Mirana mengaktifkan Moonlight Shadownya sehingga Rexxar dapat kabur dengan tenang.Lalu aku melihat Balanar yang menancapkan Sentry Ward tepat di hadapan Mirana.Setelah itu Mirana habis dirempuk Spectre dan Balanar,sedang Lich hanya berdiri dengan muka yang sedingin es.

    Kemudian Mirana meleap dan kabur ke home base.Aku memblink,dan mengejar Mirana.Tepat dugaanku,kulihat Mirana sedang diserang Spectre yang mengeluarkan jurus Hauntnya.Aku langsung menubruk Spectre dan menusuknya,ia mengeluarkan Spectral daggernya dan balas memukulku.Tiba2 Spectre tergeletak tak berdaya,begitu kusadar Zeus mengeluarkan Thunder Godwrathnya.Lalu aku kembali ke markas dahulu untuk memulihkan keadaan.Setelah sedikit membaik aku menteleport diri dan kudapati tower tengah telah kosong,tak ada satupun prajurit Scourge yang menjaga towernya.

    Lalu aku memimpin pasukan treant menyerang tower scourge.Sampai tower itu berapi2,dan pasukan ghoul mulai bermunculan,aku langsung pergi ke Roshan untuk mencek keadaan Rigwarl,Mangix dan Huskar.Begitu sampai ke tempat Roshan,aku mendapati Yurnero tergeletak,Jahrakal sekarat,dan hanya Tiny yang masih dapat kukatakan "sehat".Lalu kutanyakan pada mereka.

    "Di mana Rigwarl dan yang lainnya?"kataku pada Jhrakal.

    "Lich,dan Terrorblade mengacaukan segalanya,kamipun dipaksa bertekuk lutut dengan cahin frostnya.sekarang mereka menuju ke Frozen Throne."kata Jahrakal sambil muntah darah.

    "Baik,kalian semua mundur dulu,tts time for reunion with brother!"kataku sambil memblink ke arah yang ditunjuk Jahrakal.

    The End

Page 6 of 8 FirstFirst ... 2345678 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •