Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day).
VIVAnews - Sebanyak 100 ribu buruh hari ini, Kamis 1 Mei 2014, akan memadati beberapa kota di Tanah Air. Mereka menggelar aksi memperingati hari buruh internasional atau May Day.
Tahun ini baru kali pertama May Day dijadikan hari libur nasional. Walau libur, tak menyurutkan semangat para buruh menggelar aksi demi menuntut perbaikan kesejahteraan kepada pemerintah dan pengusaha.
Setiap organisasi buruh saling klaim akan menggelar aksi yang melibatkan banyak orang.
Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan turun dengan 10.000 orang, khusus di Jakarta. Mereka kumpul di Bundaran Hotel Indonesia pukul 09.00 WIB.
Mereka akan menyerukan 10 tuntutan kepada pemerintah, di antaranya masalah outsourcing, jaminan sosial, upah layak nasional, perlindungan terhadap buruh perempuan dan buruh migran, meminta diturunkannya harga kebutuhan pokok, dan lainnya.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengerahkan 30 ribu anggota yang akan diangkut oleh 1.000-1.200 bus dari beberapa daerah di Jakarta. Khususnya yang terbesar dari Bekasi Kabupaten dan Tangerang. Mereka kumpul di HI dan akan konvoi menuju Istana.
Aksi rencananya akan diakhiri pada pukul 17.30. Sasaran lain adalah Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Tugu Proklamasi.
Sementara di daerah aksi akan difokuskan di kantor gubernur masing–masing provinsi untuk menyuarakan tuntutan yang sama.
Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) mengerahkan masa sekitar 1.000 orang. Mereka menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bekasi.
Pengamanan juga fokus di tol Bekasi Barat satu dan dua, serta gerbang tol Bekasi Timur dua dan tiga. Langkah ini untuk mengantisipasi agar aksi tidak ada aksi pemblokiran tol.
Di Tangerang, aksi juga dilakukan, pengamanan wilayah vital seperti Bandara Soekarno Hatta dan jalan tol juga dijaga.
Markas Besar Kepolisian RI menurunkan 250 ribu personel polisi di seluruh Indonesia. (ren)
================================================== ===============
Setiap ulang tahun dilakukan demonstrasi, untuk apa coba?itu hanya akan menyebabkan kemacetan.
Lebih baik melakukan musyawarah kepada dengan Pemerintah.
Seharusnya para buruh patut bangga karena masih mendapatkan perkerjaan, karna banyak orang di luar sana tidak mendapat pekerjaan.
Share This Thread