Results 1 to 4 of 4
http://idgs.in/71923
  1. #1
    Trademaks's Avatar
    Join Date
    Oct 2006
    Location
    Indonesia
    Posts
    1,946
    Points
    3,106.70
    Thanks: 3 / 3 / 3

    Thumbs up Produk Lokal, Kualitas Internasional




    PRODUK lokal ataupun budaya lokal tidak seharusnya menjadi konsumsi masyarakat lokal. Tetapi harus disukai secara nasional dan memiliki kualitas internasional.

    Begitulah pesan yang disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Surya Dharma Ali saat ditemui okezone di acara Pameran Adiwastra Nusantara 2008.

    "Kita harus belajar dari batik. Batik itu adalah produk lokal, tetapi lama-kelamaan orang suka dan dipakai oleh etnik apapun," katanya.

    Hanya, Surya tak menampik bahwa kini banyak pengrajin yang gelisah dengan kenaikan harga bahan baku, sehingga menyebabkan harga jual produknya pun jadi tinggi. Kenaikan itu tentu akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat yang tidak sebanyak dahulu.

    "Kenaikan semacam itu memang tidak bisa dihindari. Makanya para pedagang pun menyesuaikan diri dengan tidak menjual rugi," jelasnya.

    Menurut Surya, produk kreatif seperti ini memang berbeda dengan produk makanan. Untuk produk kreatif, biasanya pengrajin tidak akan mengorbankan kualitas. Semisal, warna yang seharusnya merah menyala, kemudian diganti dengan merah muda.

    "Kalau makanan (tahu atau tempe) bisa diubah bentuknya. Semisal ukurannya agak kecil, tetapi harga tetap. Kalau kain-kain begini tidak mungkin," jelasnya.

    Pun berhadapan dengan masalah kenaikan bahan baku, tak kemudian pengrajin membuat kualitas yang buruk. Lebih-lebih untuk menghadapi pasar global, para pengrajin pun terus dituntut mempertahankan kualitas dan melakukan inovasi terkini.

    "Saya kira mereka (pengrajin) sudah melakukan itu. Artinya, para pengrajin sudah punya kekuatan, dengan menampilkan motif-motif pada kain secara menarik, kemudian punya kreatifitas yang kaya, dan pasar yang luas pula. Itulah yang menjadi keunggulan kita. Nah, tinggal bagaimana kita meningkatkan itu semua," pungkasnya.


    referensi : lifestyle.okezone.com : produk lokal, kualitas internasional


    Katakan saja " Aku cinta produk Indonesia "

  2. Hot Ad
  3. #2
    romanstics's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    DI Kamar Kost
    Posts
    904
    Points
    183.00
    Thanks: 4 / 0 / 0

    Default

    Pasti dong itu di buatnya gk maen" susah banget harus super teliti
    orang yang bikinnya juga pasti kreatif abis gak pake cetakan langsung cucus ^^
    Be The Best - Do The Best


  4. #3
    fadillah46's Avatar
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    where the mud is blow up
    Posts
    1,673
    Points
    2,006.30
    Thanks: 1 / 0 / 0

    Default

    uda ngerasaain sulitnya nge batik.... >,<

    wlaupun di kertas bisa... begitu ambil kain, taruh canting... wiiih... smuanya kebalik....

    uda ga bisa dihapus... klo canting buntu di tengah2 jalan... bikin stress...

    blum ntar kalo ketetesan malamnya...

  5. #4
    the_omicron's Avatar
    Join Date
    Oct 2006
    Location
    di Cinere say........... Ongoing Novel: S|L|M
    Posts
    3,908
    Points
    13,246.30
    Thanks: 6 / 116 / 69

    Default

    :: sayang patennya dah diambil malay..



    ada yg pernah perhatiin mantan Sekjen PBB Kofi Annan sering pakai batik semenjak ke Indonesia dulu??

    mungkinkah beliau menjadi penggemar batik??


    saya pun suka batik, abis enak dipake si


    Go GO Produk Indonesia!


    Click To Read Sweet~.

    Mari Menulis Disini

    Quote Originally Posted by dono View Post
    Dilihat dari system server kami, dikarenakan sudah lebih dari 2000 pages kami mengambil keputusan untuk menutup thread in, karena menyebabkan ada nya keberatan dari server forum sendiri. Mohon maap dan terimakasih.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •