TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku pusing melihat para pegawai kementeriannya tak cekatan. Susi mencontohkan, salah satu pegawai bisa menyebutkan ada ribuan kasus seputar kelautan, namun tak memahami lokasi dan inti masalah tersebut. (Baca: Menteri Susi Disemprot Nelayan)
"Bayangkan coba. Bagaimana kepala saya tidak mau pecah?" ujar Susi ketika diwawancarai Tempo, Rabu, 12 November 2014. (Baca: Jadi Menteri Jokowi, Mengapa Susi Lapor Mega?)
Menurut perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat, itu, kementeriannya juga terlalu gemuk. Menurut dia, jumlah pejabat eselon I terlalu banyak, sehingga dia tak bisa bekerja dengan maksimal. Sebaliknya, dia malah pusing. "Saya akan dengan senang hati berbagi pegawai dengan Pak Indro (Menteri Koordinator Kemaritiman)," ujar Susi. (Baca: Menteri Susi Sebut Subsidi BBM Sumber Maksiat)
Karena masalah-masalah tersebut, Susi berencana mereformasi kementeriannya. Ia akan mengajak orang profesional untuk menangani hal ini dalam waktu dua minggu.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
When leader need a change, subordinates must follow the change.
tapi sayangnya kalau udh dulu terbiasa kerjanya slow maka akan terbiasa dengan cara kerja begitu.
akan sangat susah untuk berubah
pelan-pelan tapi pasti
haha itu menterinya bisa menilai pegawai kementeriannya kurang cekatan, semga menterinya tidak dinilai rakyat kurang cekatan ya...
banyak kontroversial mengenai menteri kelautan ini salah satunya karena pendidikan terakhirnya yg cuman smp, tp semoga kebijakannya dalam bekerja tidak menimbulkan kontroversi lain...
================================
NQ itu beritanya setiap paragraf ada keterangan baca itu agak bisa merancaukan pembaca yg gak ngerti...
kalo diliat disumber asli pembaca pasti dapat memahami bahwa maksud dari baca itu adalah saran untuk membaca artikel terkait...
tp kalau pembaca tidak membuka sumber maka pembaca dapat beranggapan bahwa setelah baca itu merupakan kesimpulan...
misal dalam cerpen wah saya harus berusa hidup hingga akhir bulan (baca:lagi bokek) seperti itulah kira2...
Nah, makanya sengaja gw tidak kasih link untuk section Bacanya supaya
mereka tertarik untuk membuka sumber link yang gw kasih
hal ini untuk membangun rasa penasaran idgser untuk membuka linknya
dan membaca lebih lanjut di sana
Share This Thread