Metrotvnews.com, Jakarta: Terobosan anak bangsa melalui ojek berbasis sistem online memang menjadi primadona. Terutama di Ibu Kota dalam menembus kemacetan yang ada. Jalanan memang tidak bertuan, sehingga potensi kecelakaan, bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun.
CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim akan memberikan asuransi penuh, baik kepada pengemudi maupun kepada pelanggan. "Go-Jek akan mengasuransi 100 persen penumpang dan pengemudi sampai dengan Rp10 juta untuk kecelakaan,"kata Nadiem kepada wartawan di Hall Basket Ball, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Namun, Nadiem punya syarat khusus yang tidak bisa dibantah. Pengangkutan penumpang itu harus melalui sistem online, bukan yang tiba-tiba menumpang di tengah jalan tanpa aplikasi. "Orderan lewat aplikasi. Enggak, bisa ambil tengah jalan," tegas Nadiem.
Nadiem yakin, pengemudi Go-Jek tidak akan mau mengambil penumpang tanpa aplikasi. Hal itu, juga sudah diwanti-wanti Nadiem saat proses rekrutmen. Hingga hari ini, Nadiem mengklaim sudah memiliki lebih dari 30 ribu pengemudi yang tersebar se-Indonesia. Khususnya kawasan Jabodetabek.
Share This Thread