buat kalian para cewek cewek yg masi lajang dan ingin mencari pasangan yg baik di kemudian hari dan masa depan tentunya!
sebaiknya baca yg satu ini.Agar tidak ada kata 'penyesalan' kemudian
Karna hal ini tidak ada ruginya buat kalian...
Bila saatnya tiba, kita tdk lagi mencari teman kencan, tp teman sejiwa yaitu Soulmate.
Tahukah perbedaan antara pria yg bisa diajak kencan dan pria yg bisa diajak menikah?
Pria yg bisa di ajak kencan, memberikan saat-saat indah, tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk kita.
Pria yg bisa di ajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yang justru mengawali dengan tdk terburu-buru akan menjalani proses dengan baik & berakhir dg bahagia. Dalam mencari jodoh yang harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu.
Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari SAHABAT TERBAIK, bukan PECINTA ULUNG!. Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan, "Pasangan saya merupakan sahabat terbaik!". Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis menarik hati anda. Maksudnya pasangan hidup anda hrs yg nyambung!
JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU
Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho, tampan, punya mobil bagus, bla..bla..) Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar-benar diinginkan.
CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN
Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa di ajak menikah dan yg bisa diajak kencan. Biasanya pria yg bisa diajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.
JANGAN TERJEBAK DENGAN ILUSI ROMANTIS
Hati-hati dengan pria yang biasanya hanya bersenang2: memberikan bunga, "permen"/perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat-saat berat. Pria yang mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tdk hanya yang baik-baik saja. Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.
TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
Ada beberapa pria yg tdk bisa diajak serius. Mereka mempunyai kecenderungan tdk setia & selalu mencari yg "lebih" lagi, seperti ungkapan "RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU" Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba-coba menjalin hubungan dengannya. Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous... (anda pasti tahu dimana dia becanda ato serius saat melirik wanita lain). Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang-ulang menyakiti hati anda, Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa-apa, sama artinya dengan "dia dpt memperlakukan anda seenak perutnya".
TULISLAH KUALITAS YG DI BUTUHKAN DARI SEORG PRIA
Misalnya, jika anda membutuhkan seseorg yg benar-benar sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yang tampan tapi pendiam. Jangan buang waktu berkencan dangan pria yang pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia. Jika anda tahu apa yang di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.
JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali wanita membuat kesimpulan keliru tentang hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yang berbeda pula. Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yang nggak-nggak. Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia... anggap saja dia montir bengkel mobil anda.
PAHAMI TERLEBIH DAHULU, KENCAN, SEPERTI JUGA PERNIKAHAN,MERUPAKAN PROSES
Seperti juga persahabatan, kencan yang serius membutuhkan waktu. Dalam tahap ini mulailah mencari tahu spt apa pria yg berkencan dengan anda. Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yg tdk menyenangkan hari ini. Bila ia tdk bertanya MENGAPA??? dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak di ajak "berbagi" perasaan. Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat. Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak. Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dmn terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran, dan banyak lagi.
MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SBG PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk mantan2 pacar anda). Apapun yg menimpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa dijadikan pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan / kegagalan sebelumnya. Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.
JGN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN ANDA
Wanita seringkali terpaku pd pola harapan yg lazim tentang cinta. Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor. Jangan takut mencoba sesuatu yang tampak tidak bisa membuat anda bahagia. Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami. Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yang ada pada seseorang, andakan tdk berkencan dg serangkaian tipe itu, melainkan secara keseluruhan. Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya diinginkan. Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, "berkencan dengan orang yg sesuai tipenya". Ini adalah suatu fobia (ketakutan) thd komitmen.
JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Jangan "berpura2" dlm berhubungan, percuma dan tidak akan ada hasilnya. Ada empat kualitas utama dari seseorang, entah itu pria atau wanita, yg bisa membuat org lain tertarik: 1. AUTENTIK (asli) 2. DAPAT DI PERCAYA 3. GENUINE (tulen/rajin) 4. TIDAK PLIN - PLAN alias KONSISTEN (isuk dele .... sore wes dadi tempe) Pria dan wanita yang bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan & akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!!
Share This Thread