@[A]ristoteles: Yah, ini juga just FYI kok
@Seneca: Thx for support dude..
@easy: swt dah, ternyata ada juga yang lompat langsung ke point nomor 10 ya
Konfirmasi:
Saya TIDAK mendukung reset, selama alasannya tidak tepat.
Sebaliknya, saya MENDUKUNG reset, selama alasannya tepat.
Tapi...
Saya PASRAH dengan keputusan pengelola PS, karena ini toh:
a. Mesin mereka
b. Bandwith mereka
c. SDM mereka
d. Biaya mereka
e. Pokoke ini PS mereka mau diapain juga terserah mereka toh? Bagi yang main di sini yaa resiko kita sendiri kan?
@indianicrasta:
Kamu bilang
"terkadang" kan? kalo saya pake istilah di point 8
"kebetulan"
Pada banyak kesempatan frasa
"terkadang" memiliki makna yang sama dengan
"kebetulan", apalagi pada konteks pembicaraan kita ini... so menurut dugaan gw sebenernya kita sepaham cuma beda istilah aja brur
Back to karya tulis (lol) ...
11. Bisa jelasin sedikiiit aja gak soal lika-liku bug yang ngeselin ini?
Dalam setiap siklus pengembangan software, apapun, termasuk MaNGOS, amat sulit menghindari munculnya suatu bug, tidak perduli seberapa profesional para codernya (contoh klasik: produk micro$oft banyak bug, tapi tidak berarti Linux dan turunan Unix lain bebas bug), tidak perduli seberapa besar digajinya team coder (lihat contoh klasik tadi) yang namanya bug dalam rekayasa software selalu akan menghantui para developer software di manapun.
Bug dalam penulisan software secara umum bisa dikatagorikan menjadi 2:
a. Bug Penulisan
Adalah kesalahan dalam disiplin penulisan source code. Bug ini bisa ditemukan dan diperbaiki secara cepat karena dapat diburu-sergap pada saat kompilasi source code, selama menggunakan kompiler yang baik.
b. Bug Sistemik
Bug ini jenis yang lebih sulit ditemukan karena baru muncul pada saat run-time, misalnya suatu program dirancang lewat beberapa tahun silam, telah berjalan baik dan memuaskan, tiba-tiba baru-baru ini dia nge crash sama sekali ketika dijalanin di komputer terbaru dan tercanggih, tanya kenapa?
Ternyata penyebabnya sederhana saja, program itu memang tidak dirancang untuk mesin secanggih itu. Ini kisah nyata loh (Turbo Pascal).
Kalau dalam konteks yang kita-kita alami: bugger baru kepergok saat sedang by one vs Nefarian, misalnya
Disamping kedua bug tersebut, masih ada sejenis bug yang lebih mengerikan:
Bug Berantai, dari namanya sudah kelihatan: Jenis ini akan membuat team coder sakit jiwa karena jika 1 bug diperbaiki, muncul sodaranya, dan seterusnya dan seterusnya mati satu tumbuh seribu, hiiii....
Bug jenis ini hanya bisa terlahir karena buruknya perancangan suatu sistem software dan atau buruknya kerjasama dan komunikasi pada team pembuat software itu sendiri.
Beberapa orang telah merasa curiga bahwa bug jenis ini telah menghinggapi MaNGOS.
Kalau MENURUT SAYA PRIBADI:
Untuk source code core MaNGOS sendiri saya percaya sudah dirancang cukup profesional dan modular, artinya setiap anggota team sudah punya bagiannya sendiri untuk dikerjakan, jadi tidak serabutan dan "kacau" seperti source code hasil kerjaan satu orang saja, dengan demikian team MaNGOS sudah berusaha mengambil langkah pencegahan munculnya bug tipe kedua di atas, termasuk juga kemungkinan munculnya Bug Berantai.
Jadi yang ingin saya sampaikan di poin ini adalah, sangat sukar bagi manusia dengan segala keterbatasannya (secara akal dan secara teknologi pada saat tulisan ini dibuat) untuk dapat memprediksi dan menangkal semua bug jenis kedua (sistemik) tadi.
Maybe someday we will... who knows?
Demikian dari saya, untuk perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Weee....
Share This Thread